Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.906 views

Perjalanan Panjang Umat Islam & Pemkot Bogor terhadap GKI Yasmin

Bogor (voa-islam) – Kendati ditolak warga, pihak gereja tetap ngotot mendirikan rumah ibadah dengan segala cara. Pemerintah Kota yang membekukan IMB gereja pun digugat. Ironisnya, pihak gereja justru memenangkan perkara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Kok bisa?

Awalnya -- ketika kali pertama kasus ini muncul --  masyarakat Muslim Bogor betul-betul kecewa dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang telah memberi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gereja Kristen Indonesia (GKI) yang berlokasi di Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Taman Yasmin, Bogor. Akibat itu, warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Muslim Indonesia (Forkami) protes, meminta pertanggungjawaban Pemkot.

Hingga kini, GKI Yasmin memang belum dibangun, hanya bedeng dan pagar saja. Namun, jemaatnya nekad tetap melakukan kebaktian setiap hari Minggu di trotoar dan jalan, depan bangunan gereja yang belum jadi tersebut.

Desakan warga sejak tahun 1996 membuahkan hasil. Pemkot Bogor akhirnya melakukan pembekuan IMB sesuai dengan aturan yang ada. Menyerahkah pihak gereja? Tidak, mereka terus melakukan perlawanan dengan menggugat Pemkot Bogor ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Bandung, tepatnya tahun 1998. GKI Yasmin berdalih, proses keluarnya pembekuan oleh walikota Bogor tidak sesuai prosedur.

Tapi apa yang terjadi? Dalam persidangan PTUN, Majelis Hakim telah memenangkan GKI selaku penggugat. Tentu saja, ini menjadi pertanyaan umat Islam, pemkot saja bisa kalah. Jika begitu, untuk apa ada pemerintahan? Menurut Tim Pengacara Muslim (TPM) Sahal SH yang ketika itu ditunjuk Forkami sebagai kuasa hukum, kekalahan itu dikarenakan Biro Hukum Pemkot Bogor tidak melibatkan warga yang sejak awal menentang keberadaan gereja di wilayahnya. Ditambah lagi, dasar-dasar yang diajukan Pemkot untuk mengeluarkan pembekuan IMB ini tidak lengkap.


Kalah di PTUN, Pemkot Bogor mengajukan banding ke tingkat Pengadilan Tinggi (PT) PTUN, tapi tragisnya, Pemkot kembali menelan kekalahan. Menurut Majelis Hakim PT PTUN, keputusan sebelumnya sudah sesuai dan telah kuat. Untuk selanjutnya (2009), Pemkot Bogor terus membawa perkara hukum ini ke tingkat kasasi, yakni Mahkamah Agung (MA). Tapi MA menolak pengajuan kasasi tersebut. MA beralasan, ini bukan yuridiksi  kewenangannya. Urusan IMB ini skupnya lokal, sedangkan MA skupnya nasional. TPM sempat menunggu Peninjauan Kembali (PK) dari pihak PT PTUN.

Seperti diberitakan sebelumnya, banyak hal yang belum dibuka dalam kasus ini. Pemkot tidak secara menyeluruh melakukan investigasi di lapangan, apakah rencana pendirian gereja itu sudah mendapat persetujuan warga atau belum? Apakah sudah mendapat rekomendasi dari FKUB dan pihak Depag atau belum?

”Kenyataannya di lapangan, pihak gereja selonong boy  alias tidak minta izin. Itu yang menimbulkan keresahan warga. Jika pihak gereja keberatan dengan pembekuan IMB-nya, sedangkan warga terkait prosedur pendiriannya. Yang jelas, kita tidak membenci adanya rumah ibadah pemeluk agama lain, tapi kita tidak mentolerir cara-cara yang tidak fair. Sudah jelas, syarat pendirian  rumah ibdah harus mengacu pada SKB Dua Menteri. Aturan ini justru diabaikan. Pantas jika warga kesal. Bagi saya, ini sama saja memberi sumbu pendek yang bisa berakibat konflik horinsontal,” kata Sahal dari TPM. 

 

Berdasarkan pengakuan warga, TPM menemukan, ada unsur penipuan informasi. Warga yang disodorkan tanda tangan diberitahukan untuk pendirian RS Hermina, tapi nyatanya malah mendirikan gereja. Adalah Munir Karta, seorang Ketua RT yang tinggal di wilayah itu, telah menyembunyikan informasi kepada warga.

Warga tanda tangan dengan cop yang berbeda. Ketika itu warga meyakini tanda tangan itu hanya sebagai tanda kehadiran. Jadi bukan persetujuan pendirian gereja. Ironinya, mereka tanda tangan di ruang kantor lurah. Yang menjadi masalah, kenapa warga tidak diberi informasi yang seluas-luasnya. Dengan akal-akalan Munir Karta dan Lurah setempat, kehadiran warga dengan tangannya dianggap sebagai tanda persetujuan pendirian gereja.

TPM kemudian meminta pertanggungjawaban Munir Karta dan Lurah untuk diproses secara hukum. ”Kami telah mempidanakan pihak-pihak yang terlibat  melakukan penipuan. Setelah dilakukan penyidikan terkait penipuan, akhirnya Munir Karta dan Lurah telah dinyatakan oleh Polresta Kota Bogor sebagai tersangka. Bahkan perkaranya telah dilimpahkan ke kejaksaan dan di meja hijaukan. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
FWB, Worth it Kah?

FWB, Worth it Kah?

Selasa, 09 Aug 2022 08:34

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

Selasa, 09 Aug 2022 07:59

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Selasa, 09 Aug 2022 07:26

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Senin, 08 Aug 2022 22:04

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Senin, 08 Aug 2022 21:05

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Senin, 08 Aug 2022 20:31

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Senin, 08 Aug 2022 17:21

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Senin, 08 Aug 2022 08:12

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Senin, 08 Aug 2022 08:04

Ummu Imarah

Ummu Imarah

Senin, 08 Aug 2022 07:42

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Ahad, 07 Aug 2022 21:50

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Ahad, 07 Aug 2022 21:25

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Ahad, 07 Aug 2022 21:15

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

Ahad, 07 Aug 2022 20:59

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Ahad, 07 Aug 2022 20:55

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Ahad, 07 Aug 2022 20:41

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Ahad, 07 Aug 2022 16:00

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Ahad, 07 Aug 2022 15:55

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 22:36

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Sabtu, 06 Aug 2022 21:31


MUI

Must Read!
X

Selasa, 09/08/2022 08:34

FWB, Worth it Kah?