Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.700 views

Pasca Penyerangan Perusuh Salibis: Pengungsi Muslim Amaci Ambon Menagih Janji

AMBON (voa-islam.com) – Pemandangan menyedihkan akan tersaji kita melihat kondisi pengungsi muslim Amaci (Air Mata Cina), apalagi jika kita mau mendengarkan keluhan mereka.

Masjid At-Taqwallah yang sempit menjadi tempat mereka berteduh sekaligus saksi penderitaan mereka yang menjadi korban kebiadaban perusuh Kristen.

Tiga hari sudah mereka berhimpitan dalam sempitnya ruangan masjid yang harus menampung ratusan pengungsi. Mereka mengeluhkan minim dan lambatnya bantuan untuk mereka dan juga tidak adanya perhatian akan nasib mereka. Para pengungsi Amaci juga menyayangkan tidak adanya perhatian dari para tokoh umat Islam dan ormas-ormas islam seperti MUI (Majelis Ulama Indonesia), NU, Muhammadiyah ataupun yang lainnya. Padahal seharusnya lembaga-lembaga agama seperti itu tanggap dalam melihat kondisi umat.

”Bapak-bapak itu jangan cuma datang kepada kami ketika menjelang pemilu, tapi tidak mau datang ketika kondisi kami seperti ini dan memerlukan bantuan,” ujar Ibu Midah (60) seorang pengungsi yang rumahnya habis dibakar perusuh Salibis.

Senada itu, ketua RT 001 RW 02 kampung Amaci, Anasufi banawi juga menyayangkan sikap para tokoh Ambon yang minim perhatian terhadap nasib derita umat Islam. “Seharusnya tokoh-tokoh masyarakat Islam peduli dengan nasib pengungsi muslim Amaci dan jangan menjadikan kasus-kasus seperti ini sebagai komoditas politik,” ujarnya.

Pengungsi Amaci juga mempertanyakan tentang janji MUI Kota Ambon yang dalam statemennya pada tanggal 13 desember 2011 lalu dihadapkan wartawan dan masyarakat Amaci. Saat itu, MUI Kota Ambon yang diwakili oleh La Suryadi menegaskan, ”Jika aparat keamanan dalam waktu 2x24 jam tidak menangkap pelaku penyerangan pemukiman muslim Air Mata Cina, maka ormas-ormas Islam akan mengadakan aksi demo besar-besaran.”

Sehari sebelumnya, kepada voa-islam.com, La Suryadi mengonfirmasi bahwa dirinya masih melakukan koordinasi dengan ormas Islam untuk mengadakan aksi setelah shalat Jum’at. Namun sampai pagi hari Jum’at berlalu, aksi yang dijanjikan belum terealisasi

La Suryadi kembali mengonfirmasi alasan batalnya demo tersebut. Dirinya tidak bisa memastikan dan hanya mengatakan, ”Kita lihat saja nanti”.

Batalnya aksi demo untuk memperjuangkan penderitaan para pengungsi Ambon yang dizalimi perusuh Salibis itu, spontan menuai kecaman warga. “Mana itu janji akan ada aksi demo setelah 2x24 jam? Orang Ambon bilang itu bicara parlente saja,” kecam seorang ibu pengungsi Amaci dengan penuh emosi. (Parlente dalam bahasa Ambon artinya bohong).

Wan seorang pengungsi yang rumahnya habis dibakar perusuh salibis mengatakan,

”Orang MUI, kalau membuat pernyataan itu harus yang jelas dan konsekuen, sebab kapasitas MUI sebagai lembaga itu kapasitasnya jelas. Karena itu kalau MUI tidak mau memperhatikan nasib umat sebaiknya angkat bendera perang saja melawan Yahudi-Yahudi itu dan kami siap untuk menjadi mujahidin,” ujar Wan, seorang pengungsi yang rumahnya ludes dibakar perusuh Kristen.

Pernyataan Wan disambut teriakan takbir oleh ibu-ibu pengungsi di Masjid Amaci, hingga ruangan masjid tersebut bergemuruh dengan suara takbir. Dengan penuh semangat, bahkan seorang ibu dengan lantang berkata, ”Saya siap berjihad membela agama, kita siap untuk perang,” teriaknya.

Sampai siang ini, Sabtu 17 desember 2011 belum ada aksi demo di kota Ambon dari ormas Islam seperti pernyataan 4 hari lalu. Padahal ini sangat diharapkan oleh pengungsi muslim Amaci agar nasib mereka diperhatikan oleh pemerintah dan ada upaya penegakkan hukum yang transparan tanpa diskriminatif terhadap para pelaku teror dan penyerangan terhadap permukiman muslim Amaci.

Karena itu kepada mereka yang mengatasnamakan tokoh umat islam agar berhati-hati dalam membuat janji dan pernyataan, dan jangan sekali-kali berjanji kalau tidak mampu menepati. Sebab setiap perkataan akan dimintakan pertanggung jawaban baik di hadapan Allah. [af]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Kaum muslimin wajib menyantuni anak-anak yatim para syuhada dan mujahidin. Jangan sampai kita semua berdosa karena ada anak Yatim Syuhada yang terlantar akibat ketidakpedulian kita...

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Wahdah Islamiyah Targetkan Cetak 1000 Hufazh dan 1000 Dai Hingga 2020

Wahdah Islamiyah Targetkan Cetak 1000 Hufazh dan 1000 Dai Hingga 2020

Rabu, 04 May 2016 12:49

Saudi Binladin Group Kehilangan Pendapatan Miliaran Dolar Sejak Insiden Jatuhnya Crane di Makkah

Saudi Binladin Group Kehilangan Pendapatan Miliaran Dolar Sejak Insiden Jatuhnya Crane di Makkah

Rabu, 04 May 2016 12:30

Rencana Akan Berdiri Mall di Luar Batang, Yusril: Pemda Sebaiknya Tahan Diri

Rencana Akan Berdiri Mall di Luar Batang, Yusril: Pemda Sebaiknya Tahan Diri

Rabu, 04 May 2016 11:01

Warga Utara Ingatkan Pemda DKI untuk Tidak Mencoba Menyuap Korban Penggusuran

Warga Utara Ingatkan Pemda DKI untuk Tidak Mencoba Menyuap Korban Penggusuran

Rabu, 04 May 2016 09:01

Pejuang Islamic State (IS) Kembali Tewaskan Seorang Tentara AS di Irak

Pejuang Islamic State (IS) Kembali Tewaskan Seorang Tentara AS di Irak

Rabu, 04 May 2016 08:34

Jelajah Pustaka 2016 di Surabaya Islamic Book Fair, Menanamkan Cinta Membaca pada Remaja

Jelajah Pustaka 2016 di Surabaya Islamic Book Fair, Menanamkan Cinta Membaca pada Remaja

Rabu, 04 May 2016 05:41

Warga Jakarta Siap Revolusi dan Dududki Balai Kota jika Ahok Tidak Mundur dari Gubernur

Warga Jakarta Siap Revolusi dan Dududki Balai Kota jika Ahok Tidak Mundur dari Gubernur

Selasa, 03 May 2016 23:01

Kekejian Ahok Melampaui Kejinya Penjajah Belanda

Kekejian Ahok Melampaui Kejinya Penjajah Belanda

Selasa, 03 May 2016 21:01

Aleppo Krisis Kemanusiaan, Siswa SD di Bandung Kirim Surat ke PBB

Aleppo Krisis Kemanusiaan, Siswa SD di Bandung Kirim Surat ke PBB

Selasa, 03 May 2016 20:48

Muktamar Tokoh Umat HTI Bojonegoro, Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin

Muktamar Tokoh Umat HTI Bojonegoro, Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin

Selasa, 03 May 2016 20:25

Bakorpa: Kita Ingin Hukum Ditegakkan dan Ade Armando Berhenti Hina Islam

Bakorpa: Kita Ingin Hukum Ditegakkan dan Ade Armando Berhenti Hina Islam

Selasa, 03 May 2016 19:57

Isu yang Dibawa Buruh Saat May Day Tidak Lagi Mempunyai Daya Tarik Publik

Isu yang Dibawa Buruh Saat May Day Tidak Lagi Mempunyai Daya Tarik Publik

Selasa, 03 May 2016 19:01

Trump Sesumbar Akan Bebaskan Dokter Kaki Tangan CIA dari Penjara Pakistan dalam '2 Menit'

Trump Sesumbar Akan Bebaskan Dokter Kaki Tangan CIA dari Penjara Pakistan dalam '2 Menit'

Selasa, 03 May 2016 19:00

MUI Akan Surati Pemda DKI Terkait Luar Batang

MUI Akan Surati Pemda DKI Terkait Luar Batang

Selasa, 03 May 2016 18:50

Islamic State (IS) Jebol Pertahanan Pasukan Peshmerga Kurdi di Irak Utara

Islamic State (IS) Jebol Pertahanan Pasukan Peshmerga Kurdi di Irak Utara

Selasa, 03 May 2016 17:30

Resmi, Dewan Dakwah Dukung Yusril Jadi Gubernur DKI Jakarta

Resmi, Dewan Dakwah Dukung Yusril Jadi Gubernur DKI Jakarta

Selasa, 03 May 2016 17:03

Jamaah Ansharusy Syariah Gelar Aksi Solo Peduli Aleppo

Jamaah Ansharusy Syariah Gelar Aksi Solo Peduli Aleppo

Selasa, 03 May 2016 16:43

Paket Ekonomi Hanya Alibi Pemerintah untuk Berutang kepada Asing

Paket Ekonomi Hanya Alibi Pemerintah untuk Berutang kepada Asing

Selasa, 03 May 2016 16:01

Muslimah Kulit Hitam Gugat Polisi AS karena Copot Paksa Jilbabnya di Depan Umum

Muslimah Kulit Hitam Gugat Polisi AS karena Copot Paksa Jilbabnya di Depan Umum

Selasa, 03 May 2016 16:00

MUI Sebut Kondisi Warga Luar Batang Lebih Memprihatinkan dari Pengungsi Rohingya di Aceh

MUI Sebut Kondisi Warga Luar Batang Lebih Memprihatinkan dari Pengungsi Rohingya di Aceh

Selasa, 03 May 2016 15:30


Must Read!
X