Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.532 views

Pasca Penyerangan Perusuh Salibis: Pengungsi Muslim Amaci Ambon Menagih Janji

AMBON (voa-islam.com) – Pemandangan menyedihkan akan tersaji kita melihat kondisi pengungsi muslim Amaci (Air Mata Cina), apalagi jika kita mau mendengarkan keluhan mereka.

Masjid At-Taqwallah yang sempit menjadi tempat mereka berteduh sekaligus saksi penderitaan mereka yang menjadi korban kebiadaban perusuh Kristen.

Tiga hari sudah mereka berhimpitan dalam sempitnya ruangan masjid yang harus menampung ratusan pengungsi. Mereka mengeluhkan minim dan lambatnya bantuan untuk mereka dan juga tidak adanya perhatian akan nasib mereka. Para pengungsi Amaci juga menyayangkan tidak adanya perhatian dari para tokoh umat Islam dan ormas-ormas islam seperti MUI (Majelis Ulama Indonesia), NU, Muhammadiyah ataupun yang lainnya. Padahal seharusnya lembaga-lembaga agama seperti itu tanggap dalam melihat kondisi umat.

”Bapak-bapak itu jangan cuma datang kepada kami ketika menjelang pemilu, tapi tidak mau datang ketika kondisi kami seperti ini dan memerlukan bantuan,” ujar Ibu Midah (60) seorang pengungsi yang rumahnya habis dibakar perusuh Salibis.

Senada itu, ketua RT 001 RW 02 kampung Amaci, Anasufi banawi juga menyayangkan sikap para tokoh Ambon yang minim perhatian terhadap nasib derita umat Islam. “Seharusnya tokoh-tokoh masyarakat Islam peduli dengan nasib pengungsi muslim Amaci dan jangan menjadikan kasus-kasus seperti ini sebagai komoditas politik,” ujarnya.

Pengungsi Amaci juga mempertanyakan tentang janji MUI Kota Ambon yang dalam statemennya pada tanggal 13 desember 2011 lalu dihadapkan wartawan dan masyarakat Amaci. Saat itu, MUI Kota Ambon yang diwakili oleh La Suryadi menegaskan, ”Jika aparat keamanan dalam waktu 2x24 jam tidak menangkap pelaku penyerangan pemukiman muslim Air Mata Cina, maka ormas-ormas Islam akan mengadakan aksi demo besar-besaran.”

Sehari sebelumnya, kepada voa-islam.com, La Suryadi mengonfirmasi bahwa dirinya masih melakukan koordinasi dengan ormas Islam untuk mengadakan aksi setelah shalat Jum’at. Namun sampai pagi hari Jum’at berlalu, aksi yang dijanjikan belum terealisasi

La Suryadi kembali mengonfirmasi alasan batalnya demo tersebut. Dirinya tidak bisa memastikan dan hanya mengatakan, ”Kita lihat saja nanti”.

Batalnya aksi demo untuk memperjuangkan penderitaan para pengungsi Ambon yang dizalimi perusuh Salibis itu, spontan menuai kecaman warga. “Mana itu janji akan ada aksi demo setelah 2x24 jam? Orang Ambon bilang itu bicara parlente saja,” kecam seorang ibu pengungsi Amaci dengan penuh emosi. (Parlente dalam bahasa Ambon artinya bohong).

Wan seorang pengungsi yang rumahnya habis dibakar perusuh salibis mengatakan,

”Orang MUI, kalau membuat pernyataan itu harus yang jelas dan konsekuen, sebab kapasitas MUI sebagai lembaga itu kapasitasnya jelas. Karena itu kalau MUI tidak mau memperhatikan nasib umat sebaiknya angkat bendera perang saja melawan Yahudi-Yahudi itu dan kami siap untuk menjadi mujahidin,” ujar Wan, seorang pengungsi yang rumahnya ludes dibakar perusuh Kristen.

Pernyataan Wan disambut teriakan takbir oleh ibu-ibu pengungsi di Masjid Amaci, hingga ruangan masjid tersebut bergemuruh dengan suara takbir. Dengan penuh semangat, bahkan seorang ibu dengan lantang berkata, ”Saya siap berjihad membela agama, kita siap untuk perang,” teriaknya.

Sampai siang ini, Sabtu 17 desember 2011 belum ada aksi demo di kota Ambon dari ormas Islam seperti pernyataan 4 hari lalu. Padahal ini sangat diharapkan oleh pengungsi muslim Amaci agar nasib mereka diperhatikan oleh pemerintah dan ada upaya penegakkan hukum yang transparan tanpa diskriminatif terhadap para pelaku teror dan penyerangan terhadap permukiman muslim Amaci.

Karena itu kepada mereka yang mengatasnamakan tokoh umat islam agar berhati-hati dalam membuat janji dan pernyataan, dan jangan sekali-kali berjanji kalau tidak mampu menepati. Sebab setiap perkataan akan dimintakan pertanggung jawaban baik di hadapan Allah. [af]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

Jum'at, 23 Feb 2018 09:36

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Kamis, 22 Feb 2018 23:03

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Kamis, 22 Feb 2018 22:36

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Kamis, 22 Feb 2018 22:30

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Kamis, 22 Feb 2018 22:15

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Kamis, 22 Feb 2018 22:00

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Kamis, 22 Feb 2018 21:37

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Kamis, 22 Feb 2018 19:18

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

Kamis, 22 Feb 2018 19:15

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Kamis, 22 Feb 2018 15:20

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Kamis, 22 Feb 2018 12:10

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

Kamis, 22 Feb 2018 11:21

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Kamis, 22 Feb 2018 11:05

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

Kamis, 22 Feb 2018 11:00

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

Kamis, 22 Feb 2018 10:12

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Kamis, 22 Feb 2018 05:43

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Kamis, 22 Feb 2018 05:29

Dont Worry be an Entreupreneur

Dont Worry be an Entreupreneur

Rabu, 21 Feb 2018 22:47

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Rabu, 21 Feb 2018 21:36

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Rabu, 21 Feb 2018 21:17


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X