Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.829 views

Pasca Penyerangan Perusuh Salibis: Pengungsi Muslim Amaci Ambon Menagih Janji

AMBON (voa-islam.com) – Pemandangan menyedihkan akan tersaji kita melihat kondisi pengungsi muslim Amaci (Air Mata Cina), apalagi jika kita mau mendengarkan keluhan mereka.

Masjid At-Taqwallah yang sempit menjadi tempat mereka berteduh sekaligus saksi penderitaan mereka yang menjadi korban kebiadaban perusuh Kristen.

Tiga hari sudah mereka berhimpitan dalam sempitnya ruangan masjid yang harus menampung ratusan pengungsi. Mereka mengeluhkan minim dan lambatnya bantuan untuk mereka dan juga tidak adanya perhatian akan nasib mereka. Para pengungsi Amaci juga menyayangkan tidak adanya perhatian dari para tokoh umat Islam dan ormas-ormas islam seperti MUI (Majelis Ulama Indonesia), NU, Muhammadiyah ataupun yang lainnya. Padahal seharusnya lembaga-lembaga agama seperti itu tanggap dalam melihat kondisi umat.

”Bapak-bapak itu jangan cuma datang kepada kami ketika menjelang pemilu, tapi tidak mau datang ketika kondisi kami seperti ini dan memerlukan bantuan,” ujar Ibu Midah (60) seorang pengungsi yang rumahnya habis dibakar perusuh Salibis.

Senada itu, ketua RT 001 RW 02 kampung Amaci, Anasufi banawi juga menyayangkan sikap para tokoh Ambon yang minim perhatian terhadap nasib derita umat Islam. “Seharusnya tokoh-tokoh masyarakat Islam peduli dengan nasib pengungsi muslim Amaci dan jangan menjadikan kasus-kasus seperti ini sebagai komoditas politik,” ujarnya.

Pengungsi Amaci juga mempertanyakan tentang janji MUI Kota Ambon yang dalam statemennya pada tanggal 13 desember 2011 lalu dihadapkan wartawan dan masyarakat Amaci. Saat itu, MUI Kota Ambon yang diwakili oleh La Suryadi menegaskan, ”Jika aparat keamanan dalam waktu 2x24 jam tidak menangkap pelaku penyerangan pemukiman muslim Air Mata Cina, maka ormas-ormas Islam akan mengadakan aksi demo besar-besaran.”

Sehari sebelumnya, kepada voa-islam.com, La Suryadi mengonfirmasi bahwa dirinya masih melakukan koordinasi dengan ormas Islam untuk mengadakan aksi setelah shalat Jum’at. Namun sampai pagi hari Jum’at berlalu, aksi yang dijanjikan belum terealisasi

La Suryadi kembali mengonfirmasi alasan batalnya demo tersebut. Dirinya tidak bisa memastikan dan hanya mengatakan, ”Kita lihat saja nanti”.

Batalnya aksi demo untuk memperjuangkan penderitaan para pengungsi Ambon yang dizalimi perusuh Salibis itu, spontan menuai kecaman warga. “Mana itu janji akan ada aksi demo setelah 2x24 jam? Orang Ambon bilang itu bicara parlente saja,” kecam seorang ibu pengungsi Amaci dengan penuh emosi. (Parlente dalam bahasa Ambon artinya bohong).

Wan seorang pengungsi yang rumahnya habis dibakar perusuh salibis mengatakan,

”Orang MUI, kalau membuat pernyataan itu harus yang jelas dan konsekuen, sebab kapasitas MUI sebagai lembaga itu kapasitasnya jelas. Karena itu kalau MUI tidak mau memperhatikan nasib umat sebaiknya angkat bendera perang saja melawan Yahudi-Yahudi itu dan kami siap untuk menjadi mujahidin,” ujar Wan, seorang pengungsi yang rumahnya ludes dibakar perusuh Kristen.

Pernyataan Wan disambut teriakan takbir oleh ibu-ibu pengungsi di Masjid Amaci, hingga ruangan masjid tersebut bergemuruh dengan suara takbir. Dengan penuh semangat, bahkan seorang ibu dengan lantang berkata, ”Saya siap berjihad membela agama, kita siap untuk perang,” teriaknya.

Sampai siang ini, Sabtu 17 desember 2011 belum ada aksi demo di kota Ambon dari ormas Islam seperti pernyataan 4 hari lalu. Padahal ini sangat diharapkan oleh pengungsi muslim Amaci agar nasib mereka diperhatikan oleh pemerintah dan ada upaya penegakkan hukum yang transparan tanpa diskriminatif terhadap para pelaku teror dan penyerangan terhadap permukiman muslim Amaci.

Karena itu kepada mereka yang mengatasnamakan tokoh umat islam agar berhati-hati dalam membuat janji dan pernyataan, dan jangan sekali-kali berjanji kalau tidak mampu menepati. Sebab setiap perkataan akan dimintakan pertanggung jawaban baik di hadapan Allah. [af]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Agar Tidak Ingkar Janji, DPD Sarankan Masyarakat Sodorkan Kontrak Politik ke Cagub DKI

Agar Tidak Ingkar Janji, DPD Sarankan Masyarakat Sodorkan Kontrak Politik ke Cagub DKI

Senin, 26 Sep 2016 18:31

Ahok Disebut Bohong Sediakan Rusun Layak Huni untuk Korban Gusuran

Ahok Disebut Bohong Sediakan Rusun Layak Huni untuk Korban Gusuran

Senin, 26 Sep 2016 17:35

Shalat Sunnah Menambal Kekurangan pada Shalat Fardhu

Shalat Sunnah Menambal Kekurangan pada Shalat Fardhu

Senin, 26 Sep 2016 16:15

Perawi Hadits Tidak Luput dari Dosa?

Perawi Hadits Tidak Luput dari Dosa?

Senin, 26 Sep 2016 15:05

Pengorbanan Atas Nama Persahabatan, Adakah?

Pengorbanan Atas Nama Persahabatan, Adakah?

Senin, 26 Sep 2016 15:05

Ikutilah! Seminar dan Pelatihan 'Strategi Membangun Ghirah Jurnalis Muslim' di Bogor

Ikutilah! Seminar dan Pelatihan 'Strategi Membangun Ghirah Jurnalis Muslim' di Bogor

Senin, 26 Sep 2016 15:03

Allahu Akbar! Masjid Istiqomah Tetap Tegak Berdiri Diterjang Banjir Bandang Garut

Allahu Akbar! Masjid Istiqomah Tetap Tegak Berdiri Diterjang Banjir Bandang Garut

Senin, 26 Sep 2016 14:46

Istiqlal dan MTW Kerjasama Bangun Perekonomian Umat Berbasis Masjid

Istiqlal dan MTW Kerjasama Bangun Perekonomian Umat Berbasis Masjid

Senin, 26 Sep 2016 14:37

Pasukan Afghanistan Tewaskan Seorang Komandan Tingkat Atas Taliban Pakistan

Pasukan Afghanistan Tewaskan Seorang Komandan Tingkat Atas Taliban Pakistan

Senin, 26 Sep 2016 11:30

Rezim Assad Paksa Tahanan untuk Berperang Melawan Islamic State (IS) di Deir Al-Zor

Rezim Assad Paksa Tahanan untuk Berperang Melawan Islamic State (IS) di Deir Al-Zor

Senin, 26 Sep 2016 10:00

KH Cholil Ridwan: Umat Islam Hadapi Pertarungan Abadi Ideologi

KH Cholil Ridwan: Umat Islam Hadapi Pertarungan Abadi Ideologi

Senin, 26 Sep 2016 09:01

Istana Kepresidenan Membantah Dugaan bahwa Gerindra Diintervensi Soal Cagub DKI

Istana Kepresidenan Membantah Dugaan bahwa Gerindra Diintervensi Soal Cagub DKI

Senin, 26 Sep 2016 08:31

323 Warga Sipil Tewas dalam Bombardir Serampangan Rezim Assad dan Rusia di Aleppo

323 Warga Sipil Tewas dalam Bombardir Serampangan Rezim Assad dan Rusia di Aleppo

Senin, 26 Sep 2016 08:30

Amien Rais Sebut Pilkada DKI Jakarta Pertarungan AS dan China

Amien Rais Sebut Pilkada DKI Jakarta Pertarungan AS dan China

Senin, 26 Sep 2016 08:24

Tidak Meliput, Reporter Metro TV Melongo Melihat Aksi Cekatan FPI Bantu Korban Banjir Bandang Garut

Tidak Meliput, Reporter Metro TV Melongo Melihat Aksi Cekatan FPI Bantu Korban Banjir Bandang Garut

Senin, 26 Sep 2016 07:36

Penulis Kristen Yordania Pro-Assad Ditembak Mati Saat Akan Jalani Sidang Penghinaan Terhadap Islam

Penulis Kristen Yordania Pro-Assad Ditembak Mati Saat Akan Jalani Sidang Penghinaan Terhadap Islam

Senin, 26 Sep 2016 07:03

Antara Parmusi dan Nokia

Antara Parmusi dan Nokia

Senin, 26 Sep 2016 06:19

Megawati pun Sampai Turun Gunung Menjadi Jurkam di Pilgub DKI, Ada Apa?

Megawati pun Sampai Turun Gunung Menjadi Jurkam di Pilgub DKI, Ada Apa?

Senin, 26 Sep 2016 05:31

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Senin, 26 Sep 2016 03:51

Idul Adha Bukan Ajang Bergensi Kurban, Namun Simbol Ketaatan Umat Islam

Idul Adha Bukan Ajang Bergensi Kurban, Namun Simbol Ketaatan Umat Islam

Ahad, 25 Sep 2016 21:45


Must Read!
X

Ahad, 25/09/2016 05:49

Dua Cara Memudahkan Mahar dalam Islam