Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
26.315 views

Warga Mesuji: Demi Allah Video Penyembelihan Kepala itu Bukan Rekayasa

Jakarta (Voa-Islam) – Warga Mesuji yang ditemui Voa-Islam di sebuah tempat yang disembunyikan di Jakarta memastikan, video yang memperlihatkan gambar penyembelihan kepala warga oleh oknum aparat keparat itu betul-betul terjadi, dan bukan hal yang direkayasa.

“Demi Allah, dunia-akhirat, pembunuhan keji itu betul-betul terjadi. Saya bisa membantah bukti video yang menunjukkan gambar pemotongan kepala warga. Tapi yang jelas, video itu bukan rekayasa. Penyembelihan kepala itu memang benar ada,” kata Abdul Madjid atau yang akrab di sapa Trubus menanggapi pemberitaan yang menyebutkan bahwa video yang menggambarkan pemenggalan kepala itu rekayasa. Trubus adalah salah seorang korban dan bekas Pam Swakarsa yang ditemui di Jakarta, Sabtu (17/11) lalu.

Menurut Trubus, warga Mesuji yang asli Solo itu, dua kepala manusia yang dipenggal, lalu diletakkan di atas kap mobil itu adalah kepala warga Mesuji bernama Kalung dan Macan (nama panggilan, bukan nama asli). Keduanya adalah cucu dari Haji Jalang, salah seorang tokoh masyarakat yang berpengaruh di Mesuji, Lampung.

Seperti diberitakan media massa, ada dugan tayangan gambar kekerasan di Mesuji yang diputar di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (14/12) lalu telah ditambahi materi yang tidak relevan dengan kasus Mesuji. Diduga, sebagian materi video itu berasal dari Thailand Selatan.

“Pembantaian di Mesuji memang ada. Kami mendapat laporan itu sejak sebelum 2009. Hal itu diketahui, ketika perwakilan warga Mesuji memutar kembali video yang berisi rekaman pembantaian di kantor Kontras, Jumat lalu. Film ini diputar setelah warga mengadkan jumpa pers. Ketika diminta menerjemahkan kata-kata yang terekam dalam beberapa bagian video, beberapa warga Mesuji tampak bingung,” kata Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar.

Kuasa hukum warga Mesuji, Bob Hasan, tak membantah ada bagian video yang bukan dari Mesuji. Tapi Bob memastikan sebagian besar isi video itu benar. Misalnya, gambar penggalan kepala yang ditaruh di atas mobil merah dan mayat yang digantung. Juga perusakan rumah dan penembakan terhadap warga. “Kami berharap pemerintah tetap focus menyelesaikan persoalan warga Mesuji dengan perusahaan perkebunan,” kata Bob Hasan.

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Denny Indrayana menyatakan segera memverifikasi video yang diduga dari kawasan Pattani, Thailand Selatan itu. Ia juga menjamin akan meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bersalah dalam kasus ini. Jangan sampai tragedy ini terulang.

Video Paling Biadab

Sangat mengerikan menyaksikan video penyembelihan yang diputar di Komisi III dan kantor Komnas HAM belum lama ini di Jakarta. Ada dua video yang merekam proses pemenggalan dua kepala pria. Terlihat, satu pria bersenjata api laras panjang dengan penutup kepala warna hitam memegang kepala yang telah terpenggal. Selain merekam pembunuh keji, video lain memperlihatkan kerusakan rumah penduduk. Video ini direkam oleh seorang saksi insiden ini yang kabarnya seorang mantan Pam Swakarsa yang membelot. Gambar dalam video tersebut merupakan pembunuhan yang terjadi mulai dari Kabupaten Mesuji sampai wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumabgsel).

Di dalam video tersebut, seseorang berpakaian gelap sedang menyembelih seorang petani di tengah teriakan dan tembakan, kemudian potongan kepala itu dipertontonkan dan di rekam dan difoto dengan telepon seluler. Ditunjukkan pula dua petani yang mati berlumuran darah di tengah lapangan terbuka, di kelilingi aparat berseragam hijau dan hitam. Di akhir pemutaran video, tampak dua kepala diletakkan di atas kap truk, sementara puluhan warga tampak melihat dari kejauhan,

Foto dan video yang berhasil didapatkan voa-islam, juga memperlihatkan dua orang korban yang ditembak aparat keparat di sebuah kampung yang bernama Kampung Pekat atau Nanasan, kawasan Pelita Jaya. Diketahui, kedua korban warga Pelita Jaya, Mesuji, itu bernama Komang dan Made. Adapun Komang ditembak kakinya, saat ini masih hidup dan siap menjadi saksi. Sedangkan Made tertembak mengenai pantat hingga menembus kemaluannya. Made mati di tempat karena kehabisan darah.

Penembakan ini terjadi karena tidak adanya kejelasan mengenai areal yang dihuni warga. Ironisnya, kejadian ini disaksikan langsung oleh Kapolsek setempat dari jarak dekat. Bahkan juga disaksikan oleh para Muspida,Camat, dan Bupati di  wilayah itu. Anehnya, tidak ada laporan apapun dari pimpinan daerah tersebut.

Ada dua perusahaan yang ingin memperluas lahan di atas tanah milik warga, yakni PT. Silva Inhutani dan PT. Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI). Masing-masing berada di wilayah yang berbeda. Adapun perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Silva Inhutani adalah milik warga negara Malaysia bernama Benny Sutanto alias Abeng. Investasi pengusaha Malaysia ini dilakukan sejak tahun 2003, namun upaya PT. Silva Inhutani membuka lahan untuk menanam kelapa sawit dan karet selalu ditentang penduduk setempat.

“Para pengusaha ini meminta bantuan kepada aparat keamanan untuk mengusir penduduk karena tidak mampu mengusir, disamping itu perusahaan ini membentuk Pam Swakarsa yang membenturkan rakyat dengan rakyat. Tetapi di belakangnya adalah aparat kepolisian,” katan Bob Hasan, pengacara warga Mesuji, Lampung. Desastian

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
Jahatnya PKI Terhadap Umat Islam, Gus Dur: PKI Itu Ditulung Mentung

Jahatnya PKI Terhadap Umat Islam, Gus Dur: PKI Itu Ditulung Mentung

Jum'at, 04 Sep 2015 12:32

Para Penakluk Ahzab dalam Lintasan Sejarah (bagian-2 Habis)

Para Penakluk Ahzab dalam Lintasan Sejarah (bagian-2 Habis)

Jum'at, 04 Sep 2015 12:09

Video Ceramah ''Bersama Syuhada Ambon'' di Makam Syuhada'

Video Ceramah ''Bersama Syuhada Ambon'' di Makam Syuhada'

Jum'at, 04 Sep 2015 11:28

Info Bisnis: NABAWI HERBA Distributor Grosir Herbal Bermutu

Info Bisnis: NABAWI HERBA Distributor Grosir Herbal Bermutu

Jum'at, 04 Sep 2015 11:26

Acara ODOJ Untuk Negeri Diikuti 100.000 Umat Islam

Acara ODOJ Untuk Negeri Diikuti 100.000 Umat Islam

Jum'at, 04 Sep 2015 11:11

Mengapa PAN Masuk ke Kapal Oleng Nyaris Tenggelam?

Mengapa PAN Masuk ke Kapal Oleng Nyaris Tenggelam?

Jum'at, 04 Sep 2015 10:50

Kisah Mualaf Masha Alalykina: Model Rusia yang Meninggalkan Ketenaran demi Islam

Kisah Mualaf Masha Alalykina: Model Rusia yang Meninggalkan Ketenaran demi Islam

Jum'at, 04 Sep 2015 10:09

Islamic State Wilayah Damaskus Berlakukan Hukum Islam Terhadap Kaum Nasrani Kota Qaryatain

Islamic State Wilayah Damaskus Berlakukan Hukum Islam Terhadap Kaum Nasrani Kota Qaryatain

Jum'at, 04 Sep 2015 09:24

Jerman Serahkan Perekrut Islamic State Asal Maroko ke Pihak Kepolisian Spanyol

Jerman Serahkan Perekrut Islamic State Asal Maroko ke Pihak Kepolisian Spanyol

Jum'at, 04 Sep 2015 08:54

 Implikasi Pertemuan Raja Salman bin Abdul Aziz dengan Barack Obama?

Implikasi Pertemuan Raja Salman bin Abdul Aziz dengan Barack Obama?

Jum'at, 04 Sep 2015 07:03

RAPBN: Target Pajak Digenjot, Beban Rakyat Ditambah

RAPBN: Target Pajak Digenjot, Beban Rakyat Ditambah

Kamis, 03 Sep 2015 23:15

DDII Bandung: Ganyang PKI, Turunkan Jokowi

DDII Bandung: Ganyang PKI, Turunkan Jokowi

Kamis, 03 Sep 2015 22:55

Mantan Sersan Kepala Angkatan Udara Belanda Bergabung dengan Islamic State?

Mantan Sersan Kepala Angkatan Udara Belanda Bergabung dengan Islamic State?

Kamis, 03 Sep 2015 22:18

MUI Harus Lebih Tegas Memelihara Aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah

MUI Harus Lebih Tegas Memelihara Aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah

Kamis, 03 Sep 2015 22:15

Para Penakluk Ahzab dalam Lintasan Sejarah (bagian-1)

Para Penakluk Ahzab dalam Lintasan Sejarah (bagian-1)

Kamis, 03 Sep 2015 21:50

Turki Kecewa Atas Eropa yang Ubah Lautan menjadi Kuburan

Turki Kecewa Atas Eropa yang Ubah Lautan menjadi Kuburan

Kamis, 03 Sep 2015 21:45

Astagfirullah! Tempat Pelacuran Masuk Brosur Pariwisata Pemda DKI Jakarta

Astagfirullah! Tempat Pelacuran Masuk Brosur Pariwisata Pemda DKI Jakarta

Kamis, 03 Sep 2015 21:30

Masihkah Masyarakat Dunia Menutup Mata atas Penderitaan Mereka?

Masihkah Masyarakat Dunia Menutup Mata atas Penderitaan Mereka?

Kamis, 03 Sep 2015 19:57

Serangan Udara Saudi Hancurkan Gudang Senjata Pemberotak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Serangan Udara Saudi Hancurkan Gudang Senjata Pemberotak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Kamis, 03 Sep 2015 19:35

Junta Militer Mesir Akan Banjiri Terowongan 'Kehidupan' ke Gaza dengan Air

Junta Militer Mesir Akan Banjiri Terowongan 'Kehidupan' ke Gaza dengan Air

Kamis, 03 Sep 2015 19:00



Must Read!
X