Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.045 views

Umat Islam Jangan Sampai Diracuni Dengan Budaya Natal

JAKARTA (voa-islam.com) - Hari raya natal yang diperingati umat Kristiani sudah menjadi budaya di negeri-negeri mayoritas Kristen. Natal yang tidak pernah ada contohnya dan diperintahkan dalam bible ini oleh Herbert W. Amstrong dalam bukunya The Plain Truth about Christmas terang-terangan dikritik lantaran budaya natal ini berasal dari budaya pagan.

Masih dalam buku tersebut, atribut-atribut natal seperti pohon cemara juga merupakan budaya pagan kuno, pohon itu disebut "Mistletoe" yang dipakai pada saat perayaan musim panas, karena mereka harus memberikan persembahan suci kepada matahari, yang telah memberikan mukjizat penyembuhan.

Sementara kisah Sinterklas atau Santa Claus asalnya adalah Santo Nicolas seorang pendeta yang diagung-agungkan oleh bangsa Yunani dan Latin.

Dari sinilah kemudian budaya natal mendunia di tengah-tengah kaum kristiani dengan atribut-atribut pohon natal dan Sinterklas. Budaya ini pun lama kelamaan menjalar ke berbagai negeri muslim seperti di Indonesia. Ironisnya yang ikut meramaikan syiar agama Kristen ini adalah umat Islam sendiri baik secara sukarela maupun terpaksa. Fakta ini bisa kita lihat di berbagai perusahaan ataupun  ritail-ritail di mal di mana mereka yang mengenakan atribut natal seperti Sinterklas adalah karyawan-karyawan muslim.

Melihat fenomena tersebut Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) pusat KH. Ahmad Cholil Ridwan, Lc. mengungkapkan bahwa bagaimana pun perayaan natal merupakan bagian dari perang budaya yang dilancarkan oleh barat terhadap Islam. Lebih lanjut ia mengibaratkan budaya seperti bunga dalam satu pohon sedangkan rantingnya adalah syari’at dan akarnya adalah ‘aqidah.

“Natalan itu saya kira budaya, di mana sekarang itu sedang perang budaya Islam  dengan budaya barat. Budaya itu ibarat bunga bagi pohon, batangnya dengan rantingnya itu kan syari’at ibadah, ‘aqidahnya itu akar. Seperti pakaian menutup aurat itu syari’at tapi bentuk warna, bahan, corak pakaian yang menutup aurat itu budaya. Seperti di timur tengah, orang laki-laki Indonesia pecinya hitam, syari’atnya adalah menutup kepala, cara menutup kepala apakah pakai peci atau blangkon itu budaya,” jelasnya kepada voa-islam.com Senin (19/12).

Budaya menurut ulama yang juga pimpinan SKPPMI (Syabakah Konsumen Pengusaha Produsen Muslim Indonesia) ini bukanya tidak berbahaya, justru menurutnya jika budaya ini telah terkontaminasi maka laksana pestisida yang ditaburkan, meski awalnya hanya mengenai daun nantinya ranting hingga akarnya pun juga akan kering bahkan mati.

“Budaya ini bukan tidak berbahaya justru sangat berbahaya. Apabila pohon itu daunnya disemprot dengan racun, maka nanti seminggu daunnya rontok sampai nanti kemudian anting dan cabangnya ikut kering, tiga minggu hingga sebulan nanti akarnya ikut kering lalu matilah pohon itu secara total, seperti petani kalau menghilangkan hama kan begitu,” paparnya.

Akhirnya pengasuh Ponpes Al Husnayain ini mengimbau agar umat Islam menolak budaya yang jelas-jelas bertentangan dengan Islam seperti budaya mengucapkan selamat natal atau mengenakan atribut-atribut natal.

“Nah, budaya barat itu racun, kalau pohon Islam itu sudah diracuni dengan budaya barat dengan Sinterklas, ucapan selamat natal dan lain sebagainya, akarnya itu akan ikut rusak. Jadi umat Islam harus menyerukan bahwa budaya yang bertentangan dengan syari’at Islam itu harus ditolak karena budaya itu harus sesuai dan sejalan dengan syari’at Islam,” tutupnya. (Ahmed Widad)

Marakanya pegawai atau karyawab muslim yang mengenakan atribut natal di berbagai perusahaan, ritail di mal-mal hingga took-toko, membuat  KH. Cholil Ridwan ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) pusat prihatin.

Ia mengatakan bahwa jika umat Islam saja haram mengikuti perayaan natal bersama apalagi mengenakan atribut-atribut natal sebab itu sama saja mendukung perayaan nata.

“Sebenarnya sudah ada fatwa MUI, di zaman Buya HAMKA itu telah dikeluarkan fatwa MUI bahwa natalan bersama itu haram, kalau kemudian kita sendiri menggunakan atribut-atribut natalan berarti kan kita bukan hanya ikut tapi mendukung apalagi berhari-hari kan, sebelum tanggal 25 sudah pakai,” kata Kyai Cholil, sapaan akrabnya kepada voa-islam.com Senin (19/12/2011).

Ulama asli Betawi itu juga menyayangkan sikap pemerintah yang tidak mengawal fatwa MUI dan tidak melindungi ‘aqidah umat sehingga membiarkan umat Islam melawan arus kristenisasi.

“Dari situ memang teruji iman seseorang, bahwa ia harus bekerja apalagi kalau tidak pakai atribut natal dipecat. Inilah karena tidak ada proteksi dari pemerintah, pemerintah kan mestinya memproteksi fatwa MUI supaya jalan kemudian memelihara ‘aqidah umat seperti di Malaysia, bedanya dengan Indonesia d Malaysia itu Islam agama negara sehingga diproteksi baik Islamnya maupun umatnya, nah kita ini tidak umat dibiarkan saja untuk berhadapan saja dengan arus ‘kristenisasi’” jelasnya.

Lebih lanjut KH. Cholil Ridwan mengungkapkan bahwa akibat kelemahan dari pemerintah dan ketidak pedulian ulama untuk melindungi ‘aqidah umat, maka fatwa haram mengikuti natal bersama yang pernah difatwakan Prof. Dr. Buya HAMKA akhirnya hanya menjadi fosil.

“Walaupun natalan itu budaya tapi itukan kristenisasi juga kalau kita ikuti kita akan terpengaruh. Ini saya pikir kelemahan pemerintah dan ulama-ulama juga membiarkan. Fatwa haramnya natal bersama itu kan sekarang tidak ada suaranya lagi, fatwa itu jadi fosil di museum yang tidak efektif lagi digunakan,” ungkapnya.

Pengasuh Ponpes Al Husnayain ini mengisahkan bagaimana Buya HAMKA dengan berani harus mengorbankan jabatannya sebagai ketua umum MUI dari pada harus mencabut fatwa haramnya natal bersama. Lebih lanjut ia kembali menegaskan yang membuat Buya HAMKA teguh mempertahankan fatwa tersebut sehingga masih berlaku hingga saat ini adalah larangan dalam hadits untuk menyerupai suatu kaum.

“Kalau saya sudah sendiri sudah ngomong di mana-mana kalau natalan itu haram, sampai saya bilang Buya HAMKA itu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua umum MUI karena disuruh mencabut fatwa itu dan sampai sekarang fatwa itu tidak pernah dicabut, artinya fatwa itu masih berlaku  bahwa  haram ikut natalan bersama apalagi dia aktif sebagai orang yang menggunakan atribut Sinterklas. Dasarnya itu kan ada sebuah hadits;

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa ‘ala aalihi wasallam bersabda: ”Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut.” (HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban).”  Kenapa masjid tidak pakai bel karena itu kan milik gereja karena itulah turun syari’at adzan, jadi tidak boleh kita menggunakan atribut mereka,” kisah KH. Cholil.

Pengurus Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) ini menilai, jika selama ini sikap lembaga-lembaga Kristen saja selalu tidak mengindahkan aturan-aturan yang berlaku, apalagi sekedar himbauan untuk tidak memerintahkan karyawan atau pegawai muslim menggunakan atribut natal.  

“Dia sendiri merasa menjalankan perntah agama untuk mendakwahi agamanya, ada kesempatan di mana pemerintah dan ulamanya tidak ketat, ya dia ambil kesempatan itu. Jadi himbauan itu tidak ada artinya bagi mereka, undang-undang yang mengatakan bahwa sekolah-sekolah wajib menyediakan buku-buku agama untuk mengajarkan agama yang sama dengan anak didik itu kan tidak dilakukan oleh lembaga-lembaga Kristen. Kalau muridnya Islam kan wajib menyediakan guru agama Islam, tapi itu tidak dilakukan apalagi soal perusahaan yang pegawainya Islam,” tuturnya.

Ulama yang aktif di DDII ini pun menyarankan sebuah solusi yang komprehensif mulai dari toleransi para pengusaha Kristen, Pemerintah juga perlu membuat undang-undang yang mengaturnya hingga kekompakan umat Islam untuk tidak ikut merayakan natal bersama.

“Mestinya dia kalau mau hidup rukun beragama dengan pemeluk Islam pegawai dia yang Islam itu tidak perlu menggunakan atribut natal. Pemerintah juga mestinya membuat aturan, Perda atau apa pun bahwa perusahaan yang memiliki pegawai yang muslim dan bukan beragam Kristen tidak boleh diperintah untuk menggunakan atribut-atribut natalan itu seperti Sinterklas dan lain sebagainya. Tapi umat Islamnya juga mesti harus kompak tidak ikut merayakan natalan,” tandasnya.

Terakhir, pengurus SKPPMI (Syabakah Konsumen Pengusaha Produsen Muslim Indonesia) ini memaparkan bahwa meski natal adalah sebatas budaya namun tetap berbahaya lantaran bisa menyebabkan tercabutkan ‘aqidah seorang muslim.

“Natalan itu saya kira budaya, di mana sekarang itu sedang perang budaya Islam  dengan budaya barat. Budaya itu ibarat bunga bagi pohon, batangnya dengan rantingnya itu kan syari’at ibadah, ‘aqidahnya itu akar. Seperti pakaian menutup aurat itu syari’at tapi bentuk warna, bahan, corak pakaian yang menutup aurat itu budaya. Seperti di timur tengah, orang laki-laki Indonesia pecinya hitam, syari’atnya adalah menutup kepala, cara menutup kepala apakah pakai peci atau blangkon itu budaya.

Budaya ini bukan tidak berbahaya justru sangat berbahaya. Apabila pohon itu daunnya disemprot dengan racun, maka nanti seminggu daunnya rontok sampai nanti kemudian anting dan cabangnya ikut kering, tiga minggu hingga sebulan nanti akarnya ikut kering lalu matilah pohon itu secara total, seperti petani kalau menghilangkan hama kan begitu. Nah, budaya barat itu racun, kalau pohon Islam itu sudah diracuni dengan budaya barat dengan Sinterklas, ucapan selamat natal dan lain sebagainya, akarnya itu akan ikut rusak. Jadi umat Islam harus menyerukan bahwa budaya yang bertentangan dengan syari’at Islam itu harus ditolak karena budaya itu harus sesuai dan sejalan dengan syari’at Islam,” tutupnya          

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Tentara Yaman Tembak Jatuh Drone Buatan Iran Milik Syi'ah Houtsi di Hodeidah

Tentara Yaman Tembak Jatuh Drone Buatan Iran Milik Syi'ah Houtsi di Hodeidah

Senin, 18 Jun 2018 14:42

Lima Catatan Akademisi Soal Kunjungan Yahya Staquf ke Israel

Lima Catatan Akademisi Soal Kunjungan Yahya Staquf ke Israel

Senin, 18 Jun 2018 13:44

Pembinaan Islam di Perguruan Tinggi, Penyebaran Paham Radikal?

Pembinaan Islam di Perguruan Tinggi, Penyebaran Paham Radikal?

Senin, 18 Jun 2018 12:44

Idul Fitri 1439 H, Gardah: Tidak Hanya Kembali Tapi Jadilah yang Memelihara Fitrah

Idul Fitri 1439 H, Gardah: Tidak Hanya Kembali Tapi Jadilah yang Memelihara Fitrah

Senin, 18 Jun 2018 10:55

Beda Keyakinan, Ayah Ustaz Felix Siauw Dukung Dakwah Sang Anak Serta Khawatirkan Persekusi

Beda Keyakinan, Ayah Ustaz Felix Siauw Dukung Dakwah Sang Anak Serta Khawatirkan Persekusi

Senin, 18 Jun 2018 09:59

Sempat Jadi Polemik, Hari Ini Eks Kapolda Metro Jaya Akan Dilantik Jadi Pjs Gubernur Jabar

Sempat Jadi Polemik, Hari Ini Eks Kapolda Metro Jaya Akan Dilantik Jadi Pjs Gubernur Jabar

Senin, 18 Jun 2018 09:49

Sejarah Kami Tak Bisa Dihapus

Sejarah Kami Tak Bisa Dihapus

Senin, 18 Jun 2018 09:34

Kembali Fitrah, Raih Takwa Sesungguhnya

Kembali Fitrah, Raih Takwa Sesungguhnya

Senin, 18 Jun 2018 07:40

Jaringan '98: Menarik Bila 2019 Prabowo-Anies Versus Jokowi-Puan

Jaringan '98: Menarik Bila 2019 Prabowo-Anies Versus Jokowi-Puan

Senin, 18 Jun 2018 07:27

Hampir 100 Pemberontak Syi'ah Houtsi Tewas dalam Serangan Tentara Yaman di Hodeidah

Hampir 100 Pemberontak Syi'ah Houtsi Tewas dalam Serangan Tentara Yaman di Hodeidah

Ahad, 17 Jun 2018 21:45

Taliban: Gencatan Senjata dengan Pemerintah Berakhir, Pertempuran Akan Dilanjutkan

Taliban: Gencatan Senjata dengan Pemerintah Berakhir, Pertempuran Akan Dilanjutkan

Ahad, 17 Jun 2018 21:18

20 Persen PT Kembali Diujikan ke MK oleh Belasan Tokoh

20 Persen PT Kembali Diujikan ke MK oleh Belasan Tokoh

Ahad, 17 Jun 2018 20:15

Pemerintah mesti Beri Teguran ke Yahya Staquf atas Kunjungannya ke Israel

Pemerintah mesti Beri Teguran ke Yahya Staquf atas Kunjungannya ke Israel

Ahad, 17 Jun 2018 19:15

Fadli sebut Kunjungan Staquf Rentan Pengakuan Keberadaan Israel

Fadli sebut Kunjungan Staquf Rentan Pengakuan Keberadaan Israel

Ahad, 17 Jun 2018 18:15

Pasukan Khusus Prancis Bekerjasama dengan Militer UEA di Yaman

Pasukan Khusus Prancis Bekerjasama dengan Militer UEA di Yaman

Ahad, 17 Jun 2018 17:30

Kunjungan Staquf ke Israel Melanggar Konstitusi

Kunjungan Staquf ke Israel Melanggar Konstitusi

Ahad, 17 Jun 2018 17:15

Jokowi Jual Tol untuk Bangun Tol, Tokoh: Sebutkan Satu Tol yang Baru tanpa Utang

Jokowi Jual Tol untuk Bangun Tol, Tokoh: Sebutkan Satu Tol yang Baru tanpa Utang

Ahad, 17 Jun 2018 16:15

Laku Kampungan Ini Buat Anies Potensi jadi Presiden dan akan Buat Malu Jokowi

Laku Kampungan Ini Buat Anies Potensi jadi Presiden dan akan Buat Malu Jokowi

Ahad, 17 Jun 2018 15:15

Mereka yang Fitnah HRS di Medsos Disarankan Meminta Maaf karena Berpotensi Melanggar UU ITE

Mereka yang Fitnah HRS di Medsos Disarankan Meminta Maaf karena Berpotensi Melanggar UU ITE

Ahad, 17 Jun 2018 14:15

Syarat Nyapres Nol Persen, Piala Dunia, dan Hattrick Ronaldo

Syarat Nyapres Nol Persen, Piala Dunia, dan Hattrick Ronaldo

Ahad, 17 Jun 2018 13:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X