Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.508 views

KH. Cholil Ridwan: Bila Syi'ah Besar Ia Akan Merebut Kekuasaan

JAKARTA (voa-islam.com) - Paham Syi’ah yang terus berkembang di Indonesia begitu meresahkan umat Islam. Insiden pembakaran pesantren Syi’ah di Madura merupakan salah satu puncak keresahan umat Islam terhadap Syi’ah yang sangat agresif menyebarkan kesesatannya secara door to door ke tengah masyarakat muslim Ahlus Sunnah.

Bahkan seolah ingin menunjukkan tajinya, beberapa kali acara tabligh akbar maupun seminar yang membahas soal bahaya dan kesesatan Syi’ah selalu diteror.

Kantor berita voa-islam.com yang pernah meliput beberapa acara yang berbicara tentang Syi’ah mencatat di antaranya, teror dari orang tak dikenal terhadap ketua DKM Masjid Sholihin yang berbuntut dibatalkannya seminar "Menghadapi Makar Syi’ah Dalam Revolusi dan Aqidah" yang sedianya diadakan oleh Gema Salam di masjid Sholihin Condet pada tanggal 30 April 2011.

Berikutnya insiden gerombolan preman yang tertangkap basah menyebarkan fatwa MUI palsu saat tabligh akbar "Membongkar Kekufuran Syi'ah" di Masjid Jami’ Amar Ma’ruf Bulak Kapal, Bekasi Timur pada Ahad, 22 Mei 2011.

Hal yang sama yaitu menyebarkan selebaran pro Syi’ah juga terjadi dalam acara Tabligh Akbar sekaligus deklarasi “Ahlussunnah Bersatu Menolak Syi’ah” di Masjid Al-Furqan DDII, Jalan Kramat Raya 45 Jakarta Pusat, Jum’at 10 Juni 2011.

Lalu di Masjid Baitul Kamal, Depok sekelompok orang membuat kegaduhan dan memprotes saat sesi Tanya jawab berlangsung dalam Tabligh Akbar ”Mengenal Hakikat Syi’ah” pada Ahad 12 Juni 2011.

Fenomena di atas harusnya menjadi catatan tokoh-tokoh Islam yang memiliki peran besar di negara ini untuk mengambil sikap tegas jika ingin stabilitas keamanan di Indonesia tetap terjaga.

Namun anehnya Menteri Agama Suryadharma Ali seperti dilansir detik.com Selasa (3/1/2012) justru ikut-ikutan menyatakan bahwa Syi’ah masih dalam koridor.

Berbeda dengan KH. Umar Shihab dan Menteri Agama Suryadharma Ali, KH. Ahmad Cholil Ridwan yang menjabat sebagai ketua MUI Pusat berpendapat untuk menyikapi soal Syi’ah yang begitu meresahkan ia memperingatkan agar Iran jangan mengekspor paham Syi’ah ke Indonesia, sebab dengan menyebarnya Syi’ah di Indonesia justru mengganggu stabilitas di Indonesia.

“Kalau pendapat pribadi saya, biarkanlah Iran itu tenang, stabil dengan paham Syi’ahnya, kita tidak perlu ekspor paham Sunni ke Iran tetapi biarkan Sunni itu tenang, stabil di Indonesia dengan pengertian Iran pun jangan mengekspor Syi’ah ke Indonesia. Karena kalau Iran berusaha; anak-anak Indonesia diberi beasiswa ke Iran lalu pulang menjadi Syi’ah dan menyebarkan paham Syi’ah pasti Indonesia pada suatu saat tidak akan stabil, tidak akan damai,” ungkapnya kepada voa-islam.com, Senin (2/1/2012).

Ia menambahkan lantaran agresifitas Syi’ah, di mana ada Syi’ah di negeri Sunni pasti terjadi keributan, hal ini terjadi karena Syi’ah adalah mazhab politik yang terlahir dari perebutan kekuasaan.

“Jadi kita tidak ekspor Sunni ke Iran dan Iran jangan ekspor Syi’ah ke Indonesia dong. Karena di mana ada Syi’ah di negeri Sunni pasti akan terjadi keributan, karena Syi’ah itu sangat agresif, dia mazhabnya mazhab politik, dia lahir karena perebutan kekuasaan, pada zaman Utsman ibnu Affan dan Ali bin Abi Thalib terbunuh baru lahirlah Syi’ah. Syi’ah itu pada zaman Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam belum ada, pada zaman Abu Bakar belum ada yang ada Islam saja makanya diberi nama Sunni, Islam yang bukan Syi’ah itu Sunni karena memang belum ada pada zaman Nabi Muhammad Syi’ah itu,” imbuh Kyai yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Dakwa Islamiyah Indonesia (DDII) pusat ini.

Mengingat paham Syi’ah sangat berbahaya bagi ketahanan nasional, Kyai Cholil meminta kepada pemerintah untuk mengambil sikap tegas dan mencegah maraknya paham Syi’ah di Indonesia.

“Syi’ah itu kan artinya kelompok atau sempalan, jadi sangat berbahaya kalau pemerintah tidak mengambil sikap tegas dan perhatian untuk mencegah maraknya paham Syi’ah di Indonesia. Pemerintah mesti jeli, demi ketahanan nasional jangan membesarkan Syi’ah di Indonesia,” jelas alumnus Perguruan Tinggu Arab Saudi ini.

Lebih lanjut, sebagai bukti bahwa Syi’ah begitu berbahaya ia memaparkan bagaimana jama’ah haji Syi’ah asal Iran yang begitu militant melakukan demonstrasi di negeri orang (Arab Saudi)

“Buktinya pada sekitar tahun 70-an terjadi demo jama’ah haji Iran di Mekkah, jema’ah haji Syi’ah laki dan perempuan itu demo akhirnya dihadang oleh polisi Saudi Arabia, mati 140 orang Syi’ah. Jadi jema’ah haji Iran berani demo di luar negeri bawa pisau, obeng dan segala macam, akhirnya mereka mati 140 dan dalam peti mayat itu dipulangkan ke Iran. Jadi mereka itu militant, mazhabnya mereka itu begitu, mau merebut kekuasaan, kapan dia besar dia akan rebut kekuasaan. Tandasnya. (Ahmed Widad)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur

Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur

Sabtu, 28 Nov 2020 12:05

Bulu Kucing Najis?

Bulu Kucing Najis?

Sabtu, 28 Nov 2020 11:15

Legislator: Utang Pemerintah Makin Mengkhawatirkan

Legislator: Utang Pemerintah Makin Mengkhawatirkan

Sabtu, 28 Nov 2020 09:27

Bupati dan Gabungan Ormas Islam Halau Pengikut Syiah di Takalar

Bupati dan Gabungan Ormas Islam Halau Pengikut Syiah di Takalar

Sabtu, 28 Nov 2020 08:59

WHO: Orang Dewasa dan Anak Harus Banyak Gerak Saat Pandemi

WHO: Orang Dewasa dan Anak Harus Banyak Gerak Saat Pandemi

Sabtu, 28 Nov 2020 07:53

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

Jum'at, 27 Nov 2020 23:06

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Jum'at, 27 Nov 2020 22:38

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Jum'at, 27 Nov 2020 21:45

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Jum'at, 27 Nov 2020 21:14

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Jum'at, 27 Nov 2020 21:05

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Jum'at, 27 Nov 2020 21:00

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Jum'at, 27 Nov 2020 20:46

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Jum'at, 27 Nov 2020 19:00

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Jum'at, 27 Nov 2020 16:45

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

Jum'at, 27 Nov 2020 11:39

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Jum'at, 27 Nov 2020 10:36

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Jum'at, 27 Nov 2020 09:21

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 08:25

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Jum'at, 27 Nov 2020 07:16

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Jum'at, 27 Nov 2020 05:32


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X