Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.541 views

Ganyang Menteri Miras, Tumbangkan Rezim Maksiat, Buat UU Anti Miras!!

JAKARTA (Voa-Islam) – Ratusan laskar FPI berseragam putih-putih, kemarin siang, Kamis (12/1) mengepung kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat untuk menolak kebijakan Mendagri Gamawan Fauzi yang telah mencabut Perda Anti Miras di sejumlah daerah. Orasi belum dimulai, sejumlah laskar langsung saja melempar telur busuk ke arah gedung Kemendagri tersebut.

Sebelumnya, laskar FPI berkumpul di markaz FPI di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta, kemudian melakukan konvoi dengan kendaraan bermotor menuju Monas melalui bundaran Hotel Indonesia (HI) dengan pengawalan dari pihak kepolisian. Setiba di depan kantor Kemendagri, laskar FPI membentangkan spanduk dan poster di depan pintu masuk kantor tersebut.

Diantara spanduk dan poster itu berbunyi: “Ayo…Buat Undang-undang Anti Miras!”, “Tumbangkan Rezim Maksiat!”, Gamawan Fauzi Bandar Narkoba & Miras”, “Ayo Ganyang Menteri Miras”, “Ayo..Cabut Keppres Miras No. 3 Tahun 1977!” dan sebagainya. Secara bersamaan, beberapa laskar FPI juga memberi tekanan dengan melempar telur busuk dan gelas aqua ke kantor Menteri Dalam Negeri Gamawa Fauzi itu.

Tidak hanya FPI yang melakukan aksi, beberapa ormas Islam lainnya turut bergabung dan memberikan orasi, diantaranya dari GARIS, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), HASMI, Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU), Majelis Taklim Dzikrul Maut pimpinan Habib Metal, dan ormas Islam lainnya.

Aksi yang dipimpin oleh Ustadz Awit Mashuri, salah seorang pimpinan FPI, dalam orasinya menyatakan, bahwa FPI siap perang melawan miras. Kebijakan Mendagri Gamawan Fauzi mencabut Perda Anti Miras, sungguh menyakiti hati umat Islam. FPI menyesalkan sikap Mendagri yang telah berkilah bahwa dirinya tidak pernah mencabut Perda Anti Miras. Buktinya,  ada surat Mendagri perihal Klarifikasi Peraturan Daerah yang ditujukan kepada Bupati Indramayu tertanggal 16 November 2011.

Dalam surat tersebut, Mendagri Gamawan Fauzi meminta Bupati Indramayu agar menghentikan pelaksanaan Perda, dan selanjutnya segera mengusulkan proses pencabutan kepada DPRD. Kemudian, pelaksanaan penghentian dan proses pencabutan nanti agar dilaporkan kepada Mendagri selambat-lambatnya 15 hari sejak diterimanya surat ini.

“Inilah kebohongan Gamawan Fauzi yang mengatakan bahwa dirinya difitnah dan ada upaya adu domba. Jelas-jelas, Mendagri telah meminta Bupati Indramayu agar menghentikan pelaksanaan Perda. Dan ternyata, Gamawan Fauzi bukan hanya menginstruksikan kepada Bupati Indramayu, tapi juga Walikota Bandung untuk menghentikan pelaksanaan Perda Anti Miras. Ini sama saja, Mendagri telah melegalkan miras. Jangan-jangan menterinya doyan mabok. Kita tidak mau dipimpin oleh menteri yang goblok” tegas Ustadz Awit yang disambut dengan pekikan takbir.

Dikatakan Ustadz Awit, kalau pun Mendagri mencabut Perda Anti Miras, seharusnya melalui Keppres, bukan SK Menteri. Ia mempertanyakan, kenapa peredaran miras di Indonesia begitu dahsyat. Ternyata di Indonesia ada dua Keppres. Aneh. Kepperes pertama dibuat pada zaman Orde Baru (era Soeharto). Kepress kedua di era Reformasi yang dipimpin SBY. Seharusnya SBY mencabut Keppres sebelumnya yang membolehkan peredaran miras, bukan malah membiarkan.

“Seperti diketahui, Mahkamah Agung (MA) sudah menyatakan penolakannya terhadap gugatan para pengusaha miras di Indramayu. Ini menandakan, Perda Anti Miras tetap harus dilaksanakan para pimpinan daerah yang memberlakukan perda tersebut,” tukas Awit.

FPI menyesalkan kebohongan Gamawan Fauzi. Katanya hari ini ada di Aceh, ternyata dia berada di DPR.  FPI mendesak, agar Gemawan Fauzi menemui dengan FPI dan pimpinan ormas Islam lainnya untuk menjelaskan dan mempertanggungjawabkan kebijakannya mencabut Perda Anti Miras. “Mendagri Gamawan Fauzi harus bertanggung jawab pada rakyat Indonesia,” ujar Awit.

Mendagri Teroris Moral

Sementara itu, Ustadz Ja’far dari FPI dalam orasinya mengatakan, miras dapat menyebabkan kerusakan otak kita. Mengutip dr. Dadang Hawari , jika kita minum satu mili alcohol, maka mengakibatkan 5000 sel mati dalam otak kita. Karena itu, melagalisasikan miras dengan mencabut Perda Anti Miras, tak ubahnya meneror moral rakyat Indonesia, khususnya umat Islam. Maka Gamawan Fauzi adalah teroris moral, yang membiarkan masyarakat kita mabok dimana-mana. Kriminal pun kian  merajalela, dan tentu saja bisa merepotkan polisi.

“Pelan-pelan, negeri ini hancur karena ulah pemimpinnya yang melegalkan miras. Karena itu,  jangan salahkan umat kalau tidak bisa menahan diri, dengan membakar pabrik miras. Bila umat telah bertindak dengan caranya sendiri, maka yang harus bertanggungjawab adalah Gamawan Fauzi selaku Mendagri,” kata Ustadz Jafar. (Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Nikah Muda, Why Not?

Nikah Muda, Why Not?

Senin, 08 Mar 2021 18:47

Sejalan dengan Muhammadiyah, Fraksi PKS Tegaskan Agama Jadi Bagian Integral Visi Pendidikan Nasional

Sejalan dengan Muhammadiyah, Fraksi PKS Tegaskan Agama Jadi Bagian Integral Visi Pendidikan Nasional

Senin, 08 Mar 2021 18:13

Mulianya Perempuan dengan Jilbab

Mulianya Perempuan dengan Jilbab

Senin, 08 Mar 2021 17:51

Pemerintah Rencana Impor 1 Juta Ton Beras, Legislator Pertanyakan Food Estate

Pemerintah Rencana Impor 1 Juta Ton Beras, Legislator Pertanyakan Food Estate

Senin, 08 Mar 2021 17:21

Mendidik Anak dari Rumah

Mendidik Anak dari Rumah

Senin, 08 Mar 2021 16:47

Moeldoko Merampas Partai Mau Menjadi Presiden?

Moeldoko Merampas Partai Mau Menjadi Presiden?

Senin, 08 Mar 2021 16:11

Llyod Austin Sebut AS Akan Balas Menyerang Jika Kepentingannya Diganggu

Llyod Austin Sebut AS Akan Balas Menyerang Jika Kepentingannya Diganggu

Senin, 08 Mar 2021 16:00

Ketum Muhammadiyah Soroti Tak Ada Frasa Agama di Draf Peta Jalan Pendidikan

Ketum Muhammadiyah Soroti Tak Ada Frasa Agama di Draf Peta Jalan Pendidikan

Senin, 08 Mar 2021 15:23

Pemerintah Terlihat Bingung

Pemerintah Terlihat Bingung

Senin, 08 Mar 2021 15:00

Di Negeri Kartun, Orang Mati Jadi Tersangka

Di Negeri Kartun, Orang Mati Jadi Tersangka

Senin, 08 Mar 2021 13:08

Benang Merah Arab Spring dan Seabad Nihilnya Khilafah Islam

Benang Merah Arab Spring dan Seabad Nihilnya Khilafah Islam

Senin, 08 Mar 2021 11:02

Pedasnya Harga Cabai, Pemerintah Diam Saja?

Pedasnya Harga Cabai, Pemerintah Diam Saja?

Senin, 08 Mar 2021 10:47

Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Senin, 08 Mar 2021 09:25

Perkuat Profesional Muslim, Forum Duta Amaliah Astra Gagas Syiar Kreatif

Perkuat Profesional Muslim, Forum Duta Amaliah Astra Gagas Syiar Kreatif

Senin, 08 Mar 2021 06:37

Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Ahad, 07 Mar 2021 20:30

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Ahad, 07 Mar 2021 19:30

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

Ahad, 07 Mar 2021 17:08

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Ahad, 07 Mar 2021 14:08

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Sabtu, 06 Mar 2021 21:05

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Sabtu, 06 Mar 2021 20:00


MUI

Must Read!
X