Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.563 views

Keresahan Warga Non-Muslim di Papua Terhadap Miras (Bagian I)

PAPUA (VoA-Islam) – Pejabat di Papua mengatakan, tingginya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Merauke sebagian besar disebabkan oleh miras. Berdasarkan data Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Merauke, selama tahun 2011 terdapat 64 kasus KDRT serta kekerasan dan pelecehan terhadap hak perempuan. Banyak warga membuat miras sebagai mata pencarian.

Ternyata, masyarakat Merauke pun membutuhkan peraturan daerah yang mengatur tentang pembuatan dan peredaran minuman keras. Perda dibutuhkan untuk menekan angka kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan terhadap perempuan.

Menarik untuk disimak, seorang warga Papua bernama Yermias Degei dalam sebuah blog pribadinya (www.ferifile.co.cc)menyatakan keresahan dan kegalauannya terhadap minuman keras (miras). Menurutnya miras itu adalah candu masyarakat, yang bisa merusak moral masyarakat Papua.

Seperti diketahui, minuman keras tradisional yang disebut sofi banyak dibuat oleh warga dari meniris bunga kelapa. Bahkan, membuat sofi sudah menjadi mata pencarian yang sulit ditinggalkan karena keuntungan dan kemudahan membuat. Sofi biasa dijual seharga Rp 30.000 per botol minuman kemasan ukuran 600 mililiter.

Dikatakan Yermias, miras menjadi salah satu masalah di antara banyak masalah di tanah Papua. Miras telah menjadi kepala batu dan membunuh orang Papua. Angka kematian orang Papua saat ini semakin tinggi. Sementara itu, angka kelahiran sungguh sedikit. Hampir setiap saat orang Papua banyak yang mati, diantaranya mati karena alcohol. Pokoknya, mati banyak!

Realitasnya alkohol memang membunuh. Tetapi, pemerintah bilang miras itu untuk Pendapatan Asli Daerah. Hingga saat ini, miras terus didatangkan ke Papua dengan perlindungan hukum dari pemerintah daerah setempat. Pelarangan miras hanya terkesan retorika belaka.

Jika membuka lembaran sejarah Papua, kebiasaan minum alkohol muncul di kalangan orang Papua, menurut Yermias, adalah melalui kontak orang-orang kulit putih dari Eropa, Melayu dan orang Timor dari Tidore Ternate. Orang pegunungan di Papua, sama sekali tidak mengenal minuman beralkohol. Tidak ada tradisi pesta minuman keras, karena tidak ada baku untuk produksi alkohol.

Daerah pesisir pantai Papua lebih dahulu sudah melakukan kontak dengan orang luar Papua dan telah mengenal minuman beralkhohol dari pohon kelapa ataupun aren yang disebut sagero(saguer/bobo). Namun, minuman keras tradisional itu tidak membunuh seorang aktivis Aborigin. Charles Perkin menuliskan, bahwa orang Aborigin sering minum dalam pertemuan-pertemuan tradisional.

Bahaya Miras

Di kalangan para pecandu alkohol di Papua. Kadang minum hanya untuk mencari perhatian, ataupun untuk melampiaskan emosi. Dengan demikian mereka terlihat sebagai manusia yang tidak dewasa menyelesaikan masalah.

Beberapa teman mengakui bahwa, dengan minum alkohol (mabuk) membuat mereka percaya diri, berani tampil di depan umum untuk mengekspresikan diri tentang bakatnya yang terpendam. Ataupun berani untuk membuat kegaduhan, bahkan ada yang menjadi berani untuk terlibat dalam kasus pemerkosaan, perkelahian dan pembuhuhan. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Komisaris Besar Drs. Daud Sihombing SH.

“Dari catatan polisi setiap laporan akhir tahun, semua kejadian kriminal seperti pembunuhan, pemerkosaan, penganiayaan, pencurian, penipuan, pemerasan, teror dan seterusnya berawal dari miras. Miras ini membuat orang menjadi pemalas, bermental santai tetapi ingin mendapat untung besar, dan semangat belajar para siswa sekolah pun menurun. Ini terjadi, karena nalar seorang alkoholik sudah tidak berfungsi sebagai manusia normal, bahkan seperti orang kelainan jiwa alias gila,” kata petinggi polisi tersebut.

Pecandu alkohol di Papua terus bertambah. Sudah menjarah di kalangan muda dan tua. Miras menyebakan meningkatnya tingkat kriminalitas di kota maupun di perkampungan. Dan saat ini, pembunuhan bermotif alkohol semakin gencar untuk melakukan tindakan genosida di Papua.

Ada beberapa kasus, misalkan pada tahun 1999, seorang intelek Papua, Obet Badii, Dosen Filsafat Fajar Timur yang dibunuh oknum tertentu. Untuk menghilangkan jejak, pembunuh lalu menumpahi minuman beralkohol di bagian mulutnya. Padahal yang sebenarnya ia tidak biasa mengonsumsi minuman beralkohol.

Salah satu masalah utama yang saat ini sedang dihadapi orang Papua adalah alkoholisme atau sering disebut kecanduan alkohol (alkoholik). Ini tidak berarti semua anggota masyarakat Papua alkoholik, tetapi alkohol sudah meradang bagaikan penyakit kanker yang lama kelamanan membunuh.

Banyak orang Papua mati karena mengonsumsi miras. Miras telah membunuh, baik membunuh secara fisik maupun karakter sebagai orang Papua. Membunuh secara fisik karena (1) miras bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, liver dsb; (2) Seorang bisa membunuh setelah dia minum sampai mabuk. (Desastian/blog)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Mari Salurkan Zakat Fitrah kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat Fitrah kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat Fitrah. IDC siap menyalurkan zakat fitrah kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Alhamdulillah, 1.800 Buku Panduan Ramadhan Sudah Bagikan, Stok Habis Sedang Dicetak Ulang

Alhamdulillah, 1.800 Buku Panduan Ramadhan Sudah Bagikan, Stok Habis Sedang Dicetak Ulang

Buku Panduan Ramadhan yang dibagikan Program Sedekah Buku ludes habis. Buku sedang proses cetak ulang....

Ibunda Dua Yatim Mujahid ini Butuh Rp 35 Juta untuk Melunasi Biaya Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Ibunda Dua Yatim Mujahid ini Butuh Rp 35 Juta untuk Melunasi Biaya Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Seluruh hidupnya diinfakkan untuk Islam. Kedua anak yatimnya dilepas berjihad. Ia aktif membantu pendanaan beberapa pesantren. Saat ini butuh bantuan Rp 35 juta untuk biaya rumah sakit....

Latest News
Athena, Yunani Tanpa Masjid dan Kuburan Bagi Muslim, Sekarang Bangkrut

Athena, Yunani Tanpa Masjid dan Kuburan Bagi Muslim, Sekarang Bangkrut

Rabu, 08 Jul 2015 08:41

El-Baradei : Utusan Uni Eropa Bernardino Leon Mastermind Penggulingan Mursi

El-Baradei : Utusan Uni Eropa Bernardino Leon Mastermind Penggulingan Mursi

Rabu, 08 Jul 2015 08:11

Vatikan: Kemenangan Pernikahan Gay Adalah Kekalahan Umat Manusia

Vatikan: Kemenangan Pernikahan Gay Adalah Kekalahan Umat Manusia

Rabu, 08 Jul 2015 06:27

Kado Ramadhan 1436H: Ensiklopedi Hadits 9 Imam versi Mobile

Kado Ramadhan 1436H: Ensiklopedi Hadits 9 Imam versi Mobile

Rabu, 08 Jul 2015 06:09

Dukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia Simbol Penantang Allah

Dukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia Simbol Penantang Allah

Rabu, 08 Jul 2015 05:25

Kenapa Kaum LGBT Memilih Pelangi Sebagai Simbol Mereka?

Kenapa Kaum LGBT Memilih Pelangi Sebagai Simbol Mereka?

Rabu, 08 Jul 2015 05:05

 Perkosaan di Angkutan Umum, Buah dari Sistem Rusak

Perkosaan di Angkutan Umum, Buah dari Sistem Rusak

Rabu, 08 Jul 2015 05:00

Katibah Jalankan Program Peduli Muslim Rohingya dan Ramadhan Berbagi

Katibah Jalankan Program Peduli Muslim Rohingya dan Ramadhan Berbagi

Rabu, 08 Jul 2015 01:00

Jadi Pendeta 22 Tahun Petrus Masuk Islam, Gerejanya di Sulawesi Akan Dijadikan Masjid

Jadi Pendeta 22 Tahun Petrus Masuk Islam, Gerejanya di Sulawesi Akan Dijadikan Masjid

Selasa, 07 Jul 2015 23:14

Hary Tanoe Pegang Al Quran: Tak Terima Dipegang Orang Kafir, Pemuda Aceh Layangkan Surat Terbuka

Hary Tanoe Pegang Al Quran: Tak Terima Dipegang Orang Kafir, Pemuda Aceh Layangkan Surat Terbuka

Selasa, 07 Jul 2015 23:01

LSM: Anak-anak Gaza Masih Alami Stress Akibat Perang Israel 2014

LSM: Anak-anak Gaza Masih Alami Stress Akibat Perang Israel 2014

Selasa, 07 Jul 2015 19:35

Dokumen Rahasia Ungkap Sejauh Mana Dukungan Iran kepada Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Dokumen Rahasia Ungkap Sejauh Mana Dukungan Iran kepada Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Selasa, 07 Jul 2015 19:18

Ratusan Detonator dan Puluhan Granat Dicuri dari Markas Militer di Prancis

Ratusan Detonator dan Puluhan Granat Dicuri dari Markas Militer di Prancis

Selasa, 07 Jul 2015 18:45

Cari Muka pada Lobby Yahudi, Hillary Clinton Kecam Kampanye Anti-Israel di AS

Cari Muka pada Lobby Yahudi, Hillary Clinton Kecam Kampanye Anti-Israel di AS

Selasa, 07 Jul 2015 18:30

Qatar Membiayai Ifthar Untuk 20.000 Warga Muslim di Gaza City

Qatar Membiayai Ifthar Untuk 20.000 Warga Muslim di Gaza City

Selasa, 07 Jul 2015 15:20

Biadab! Ustadz Ali 'Eks Syiah' diculik dan dianiaya oleh 4 orang anggota Syiah

Biadab! Ustadz Ali 'Eks Syiah' diculik dan dianiaya oleh 4 orang anggota Syiah

Selasa, 07 Jul 2015 15:11

Kronologi Penculikan Ustadz Ali Syaifurrahman 'Eks Syiah', diracun hingga Rencana Pembunuhan

Kronologi Penculikan Ustadz Ali Syaifurrahman 'Eks Syiah', diracun hingga Rencana Pembunuhan

Selasa, 07 Jul 2015 15:06

Mantan Juara Dunia Kickboxer asal Jerman yang Bergabung dengan IS Dilaporkan Gugur di Suriah

Mantan Juara Dunia Kickboxer asal Jerman yang Bergabung dengan IS Dilaporkan Gugur di Suriah

Selasa, 07 Jul 2015 14:05

Melegalkan Pernikahan Sesama Jenis Berarti Menantang Turunnya Azab Allah

Melegalkan Pernikahan Sesama Jenis Berarti Menantang Turunnya Azab Allah

Selasa, 07 Jul 2015 14:00

Saksikan Video Motivasi 'Bacalah Al-Qur'an Setiap Hari'!

Saksikan Video Motivasi 'Bacalah Al-Qur'an Setiap Hari'!

Selasa, 07 Jul 2015 13:28



Must Read!
X