Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
42.194 views

Kok Hidayat Nurwahid Menolak Syariah Islam & Tidak Melarang Miras?

Mungkin tidak dapat dimengerti oleh kalangan umat Islam, bahwa Hidayat Nurwahid (HNW), ketika berlangsung acara “Indonesia Lawyer Club” yang diselenggarakan TV One, Rabu malam, di mana saat itu, pemandu acara Karni Ilyas, menanyakan kepada “Ustadz” (HNW), apakah akan menegakkan syariah Islam di Jakarta, bila terpilih menjadi Gubernur DKI?

HNW yang doktor di bidang aqidah dari Madinah itu, menjawab dengan sangat tegas, bahwa ia tidak akan menegakkan syariah Islam di Jakarta. HNW juga menegaskan tidak akan melarang miras (minuman keras), serta membuat peraturan yang akan melarang miras. Menurut HNW tidak boleh ada peraturan daerah yang bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi, yaitu UUD’45 dan Pancasila.

Mantan Presiden PKS dan Ketua MPR itu, memberikan gambaran para kader PKS yang menjadi pejabat, tidak ada yang melaksanakan syariah Islam dalam mengelola pemerintahannya. HNW mencontohkan seperti di Depok, di mana Walikota Depok, Dr.Nurmahmudi Ismail, tetapi ia tidak menerapkan dan menegakkan syariah Islam di wilayah itu.

Memang, tidak ada wacana menegakkan syariah Islam, di mana kader PKS menjadi pejabat. Di Bekasi, Sa’duddin saat menjadi bupati, atau Jawa Barat yang dipimpin kader PKS, Ahmad Heriawan, tak pula ada wacana menegakkan syariah Islam. Di Padang, Gubernur Sumatera Barat, Prof.Dr. Irwan Prayitno, dan Sumatera Utara, Gubernur Gatot Pudjo, juga tidak ada wacana menegakkan syariah.

Di Depok pun, Walikota Nurmahmudi Ismail, malah tak memenuhi aspirasi umat Islam, yang menginginkan pembubaran Ahmadiyah. Ahmadiyah dibiarkan eksis. Padahal tuntutan pembubaran Ahmadiyah itu sudah menjadi aspirasi umat Islam di Depok. Sedihnya, Depok yang  dipimpin kader PKS itu, disebutkan berdasarkan survey dari KPK merupakan kota terkorup nomor dua di seluruh Indonesia.

Sementara itu, menurut HNW yang melaksanakan perda-perda “syariah”, yang melarang minuman keras dan pelacuran yang merupakan penyakit masyarakat itu, bukan dari kader PKS. HNW menyebutkan seperti Walikota Tangerang Wahidin Halim, Kabupaten Bandung, dan satu lagi kabupaten di luar Jawa. Inilah yang dijelaskan oleh HNW, saat berlangsung acara di “Indonesia  Lawyer Club”, TV ONE, Rabu malam.

Nampaknya, HNW sudah benar-benar masuk dalam jebakan demokrasi, yang lebih berorientasi kepada kuantitas. Karena demokrasi itu tak lain, anak kandungnya adalah pemilu. Pemilu yang menang yang didukung suara mayoritas (terbanyak).

...Lalu dengan apa kota Jakarta ini dibangun? Dapatkah Jakarta dibangun tanpa dikaitkan dengan nilai-nilaiIslam?...

Asumsi HNW, karena masyarakat di Jakarta penduduknya  majemuk, dan dari segi keagamaan masih sangat tipis, maka HNW harus menyesuaikan dengan kehidupan rakyat. Jadi kalau rakyatnya masih jahiliyah, maka tidak perlu ada wacana tentang penegakan syariah.

Masalahnya sikap HNW itu, benar-benar bersifat  i’tiqodi (diyakini) atas penolakannya menegakkan syariah Islam, atau memang ini sebagai langkah pendekatan semata?

Lalu dengan apa membangun kota Jakarta ini? Dengan pendekatan apa membangun Jakarta ini? Dapatkah pembangunan kota Jakarta, tanpa dikaitkan dengan nilai-nilai agama (Islam)? Karena kehidupan kota Jakarta semakin rusak dan hancur, bersamaan dengan masuknya berbagai budaya dan ideologi yang begitu deras masuk dalam kehidupan.

Rakyat Jakarta ingin model kepemimpinan baru yang lebih jelas dasar orientasinya dalam mengelola Jakarta. Kalau yang menjadi wacana hanya tentang kemacetan, banjir, penataan kota, dan sejumlah masalah lainnya, serta HNW tanpa mengedepankan nilai-nilai Islam dalam melakukan pembangunan kota Jakarta,  tentu tidak ada yang membedakan antara HNW dengan kader yang diusung PDIP, Golkar dan Demokrat.

Tidak ada yang baru ditawarkan oleh HNW dalam membangun kota Jakarta, yang sangat membutuhkan pemimpin yang mempunyai cara-cara dan pendekatan baru mengubah kota Jakarta. Tidak konvensional. Wallahu a’lam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Abu Sayyaf Disebut Punya Mata-Mata di Indonesia, Pengamat : Informasi Masih Mentah

Abu Sayyaf Disebut Punya Mata-Mata di Indonesia, Pengamat : Informasi Masih Mentah

Selasa, 27 Sep 2016 21:42

Muslimah Dewan Dakwah Aceh Bina Warga Lapas Perempuan

Muslimah Dewan Dakwah Aceh Bina Warga Lapas Perempuan

Selasa, 27 Sep 2016 20:02

Lecehkan Al-Quran, Ahok Dilaporkan Sekelompok Advokat ke Bawaslu

Lecehkan Al-Quran, Ahok Dilaporkan Sekelompok Advokat ke Bawaslu

Selasa, 27 Sep 2016 19:55

Taufik Ismail: Kebangkitan Komunis Gaya Baru Sangat Merisaukan

Taufik Ismail: Kebangkitan Komunis Gaya Baru Sangat Merisaukan

Selasa, 27 Sep 2016 19:29

Nusron Wahid Sebut Tokoh Muslim yang Menolak Ahok adalah Anti-Pancasila dan Pengusung Syariat Islam

Nusron Wahid Sebut Tokoh Muslim yang Menolak Ahok adalah Anti-Pancasila dan Pengusung Syariat Islam

Selasa, 27 Sep 2016 18:27

Teror Keji 'Kejahatan Seksual' Anak

Teror Keji 'Kejahatan Seksual' Anak

Selasa, 27 Sep 2016 18:20

Facebook Minta Maaf Telah Nonaktifkan Akun 2 Situs Palestina Pengecam Israel

Facebook Minta Maaf Telah Nonaktifkan Akun 2 Situs Palestina Pengecam Israel

Selasa, 27 Sep 2016 17:00

Diprotes karena Berstatus Pejabat Negara, Nusron Wahid Dilengserkan dari Ketua Tim Sukses Ahok

Diprotes karena Berstatus Pejabat Negara, Nusron Wahid Dilengserkan dari Ketua Tim Sukses Ahok

Selasa, 27 Sep 2016 13:31

Erdogan: Pertempuran untuk Mengusir Islamic State (IS) dari Mosul Akan Dimulai 19 Oktober

Erdogan: Pertempuran untuk Mengusir Islamic State (IS) dari Mosul Akan Dimulai 19 Oktober

Selasa, 27 Sep 2016 13:30

Dewan Dakwah: PKI Dalang Peristiwa 1965

Dewan Dakwah: PKI Dalang Peristiwa 1965

Selasa, 27 Sep 2016 13:08

Gerakan Beli Indonesia Agendakan Pameran dan Kongres Retas Kebangkitan Ekonomi

Gerakan Beli Indonesia Agendakan Pameran dan Kongres Retas Kebangkitan Ekonomi

Selasa, 27 Sep 2016 12:27

Menyertakan Allah dalam Ruang Ujian

Menyertakan Allah dalam Ruang Ujian

Selasa, 27 Sep 2016 12:15

Mencintaimu yang Telah Dimilikinya

Mencintaimu yang Telah Dimilikinya

Selasa, 27 Sep 2016 10:53

Usung Ahok Tukang Gusur, AMJU: PDIP Bukan Pembela Wong Cilik tapi Pengembang

Usung Ahok Tukang Gusur, AMJU: PDIP Bukan Pembela Wong Cilik tapi Pengembang

Selasa, 27 Sep 2016 08:49

Pesawat Tempur Rusia Secara Keliru Serang Pos Pemeriksaan Rezim Assad di Homs

Pesawat Tempur Rusia Secara Keliru Serang Pos Pemeriksaan Rezim Assad di Homs

Selasa, 27 Sep 2016 08:15

Mengurai Kepentingan Geostrategis China atas Indonesia

Mengurai Kepentingan Geostrategis China atas Indonesia

Selasa, 27 Sep 2016 07:45

Banjir Bandang di Garut, Jurnalis Filantropi Minta Pemerintah Sensitif Kebencanaan Nasional

Banjir Bandang di Garut, Jurnalis Filantropi Minta Pemerintah Sensitif Kebencanaan Nasional

Selasa, 27 Sep 2016 07:14

Iran Kutuk Pembunuhan Penulis Kristen Yordania Penghina Islam

Iran Kutuk Pembunuhan Penulis Kristen Yordania Penghina Islam

Selasa, 27 Sep 2016 06:55

PDIP Dukung Ahok, FPI: Ada Kekuatan Asing yang Bermain

PDIP Dukung Ahok, FPI: Ada Kekuatan Asing yang Bermain

Selasa, 27 Sep 2016 06:00

Banjir Bandang Garut; Ujian Ataukah Teguran?

Banjir Bandang Garut; Ujian Ataukah Teguran?

Senin, 26 Sep 2016 23:39


Must Read!
X