Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.054 views

Menjelang UN Ramai-Ramai Ke Makam Gus Dur?

Makam mantan presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dijejali  pelajar. Mereka datang sembari berdoa. Para pelajar yang datang dari berbagai kota itu, ingin memiliki kesiapan mental saat mengerjakan Ujian Nasional (UN).

Peristiwa ini bukan hanya berlangsung di makam Gus Dur, tetapi di tempat-tempat lainnya, banyak dikunjungi para pelajar, yang ingin lulus saat UAN. Termasuk banyak sekolah-sekolah yang menyelenggarakan istighosah, saat menghadapi UN.

Ini menjadi tren di hampir setiap sekolah diberbagai kota di Indonesia, yang melakukann kunjungan ke makam ulama, tokoh, yang dianggap keramat. Mereka bukan hanya berdoa, tetapi mereka mengharapkan doa dari para ulama dan tokoh yang sudah meninggal.

Pengurus Ponpes Tebuireng Jombang, Teuku Azwani, mengatakan, peziarah di makan Gus Dur didominasi kalangan pelajar sejak sepekan terakhir ini. Mereka datang berombongan ditemani urunya.

Bahkan, sebelumnya, banyak penziarah yang datang ke makam Gus Dur, yang mengambil tanah yang ada di atas makam Gus Dur, yang dianggap dapat memberikan berkah, dan digunakan jimat. Sehingga, hal  ini menjadi kepercayaan sendiri, dikalangan penduduk, yang ada di sekitar Jombang, bahkan sampai kota Kediri dan kota Jawa Timur lainnya.

Sementara itu, menurut Azwani,  "Ini sudah menjadi tren setiap menjelang UN. Seperti tahun-tahun sebelumnya, makam Gus Dur selalu ramai menjelang UN", kata santri asal Aceh ini, Sabtu (14/4/2012).

Begitu sampai di lokasi makam, para pelajar ini duduk bersimpuh sembari membaca surat Yasin dan Tahlil. Tak jarang mereka meneteskan air mata. Usai berdoa dan memohon, mereka kembali ke sekolah masing-masing secara berombongan ditemani seorang guru.

Ayu Safitri, pelajar dari MAN Jombang menuturkan, kedatangannya ke makam Gus Dur bermunajat dan memohon  doa. Harapannya, ia dan teman-temannya bisa lulus dalam UN yang digelar 16-19 April. "Semoga diberi kemudahan dalam mengerjakan ujian," kata Safitri usai mengikuti doa bersama di makam Gus Dur Tebuireng.

"Ke makam Gus Dur ini hanya salah satu dari ikhtiar. Selain itu kami juga tetap belajar," kata pelajar berjilbab ini. Tapi mengapa mereka harus ke makam? Mengapa harus berdoa di makam? Adakah ini ada tuntunannya atau kafiatnya dalam Islam? Menjelang UN ramai-ramai pergi ke makam atau ke kuburan? (af/ilh)


Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X