Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
5.235 views

Buku Berkedok Pendidikan Karakter: Dari Syiah, Inklusif, hingga Gender

JAKARTA (VoA-Islam) – Masih membedah buku Materi Pangayaan Pendidikan Karakter untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat SMA yang diterbitkan oleh Maarif Institute. Pada Bab 3 tentang Hak Menjalankan Praktik Keagamaan, memuat peristiwa yang disadur dari pemberitaan di media massa, terkait soal kekerasan terhadap kaum Syiah di Sampang, Madura.

Berikut sepenggal cerita yang bertajuk Gali Ide:

“Kebhinekaan di Tanah Air kembali dinodai. Kekerasan atas nama agama kembali terjadi. Menjelang pergantian tahun, Kamis, 29 Desember sekitar pukul 9:15, pesantren milik warga Syiah di Nangkernang, Sampang, Madura, dibakar massa. Meski tidak menimbulkan korban, aksi ini menghanguskan tiga rumah dan satu musholla….”

Dalam peristiwa itu juga mengutip pernyataan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif yang mengutuk aksi kekerasan terhadap Syiah. Juga disinggung soal pengusiran terhadap aliran Ahmadiyah.

Ternyata, oh ternyata, beberapa lembaga non pemerintah juga turut berperan dalam mengkampanyekan wacana dan praktek pendidikan karakter seperti yang dilakukan oleh Sekolah Plus Muthahari, Bandung yang punya kepentingan untuk membela dirinya sebagai warga Syiah.  

Dari berita tersebut, siswa diminta untuk merenungkan dan menjawab pertanyaan, salah satunya: Bagaimana pandanganmu terhadap beberapa perda, kebijakan dan tindakan diskriminatif pihak berwajib yang berisi pelarangan pendirian tempat ibadah bagi agama tertentu?

Kemudian dalam pengayaan dibuku tersebut, dijelaskan: Mari kita coba menelaah dan memahami isi SKB 3 Menteri tentang pembangunan rumah ibadah dengan logika.

Ada ketidakjujuran penulis buku tersebut dalam mengurai fakta. Kenapa tidak disinggung pihak gereja yang telah menyalahi aturan SKB 3 Menteri. Seolah problema toleransi itu ada di kalangan umat Islam. Juga tidak dsebut, apakah ajaran Syiah itu? Bagaimana kesesatannya? Seharusnya, buku Materi Pendidikan Agama Islam (PAI) seperti ini menjelaskan tentang bagaimana kesesatan Syiah, dan pelanggaran yang dilakukan pihak gereja liar yang menyalahi aturan pemerintah setempat.

Lucunya lagi, dalam Bab 7, buku ini juga membahas soal Demokrasi. Seolah demokrasi berasal  dari Islam. Dengan mencomot dalil Al Qur’an (QS. Ali Imran: 159 dan As-Syura: 28), dijelaskan, tujuan pembelajaran  diharapkan agar peserta didik dapat berperilaku hidup demokratis dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih aneh lagi, sistem pemilihan dengan suara terbanyak (votting) dianggap sebagai bagian dari ajaran Islam. Bahkan, Nabi Muhammad dinilai sebagai sosok pribadi yang demokratis dalam kehidupan social.

Inklusif & Kesetaraan Gender

Terdapat dua bab (Bab 13 dan Bab 14) yang memasukkan pesan inklusif dalam buku pendidikan karakter Pendidikan Agama Islam tersebut. Dalam Bab 13, dijelaskan tujuan pembelajaran dari topic “Inklusif sebagai Semangat Peradaban Islam”, yakni peserta didik dapat memahami contoh-contoh terbaik praktek kehidupan social-keagamaan yang inklusif pada masa abad pertengahan.

Sedangkan pada Bab 14 berjudul Karakter Inklusif Islam Nusantara. Dijelaskan dalam ringkasan materi: “…Islam telah memberi warna kebudayaan bagi sejarah bangsa ini. Maka Islam tidak seharusnya dipisahkan atau dipertentangkan dengan budaya Nusantara.”

Tujuan pembelajaran adalah agar peserta didik memahami dan menerapkan upaya dakwah di Indonesia yang dilakukan dengan damai tanpa kekerasan ataupun peperangan.

Yang jelas, buku ini tidak memuat sejarah secara utuh. Ketahuilah, bahwa Islam menghadapi ujiannya ketika dihadang dan dikibiri oleh bangsa penjajah. Dengan dakwah dan jihad, Islam tegak di muka bumi Indonesia.

Kemudian, inti pelajaran yang dipetik dari siswa (menurut buku tersebut) adalah umat Islam sebagai penduduk mayoritas Nusantara, semestinya tidak lagi mempersoalkan hubungan Islam, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Ketiga konsep itu haruslah senafas agar Islam yang berkembang di Indonesia merupakan agama yang ramah, inklusif dan terbuka terhadap keragaman budaya.

Lalu disimpulkan, budaya Nusantara tersebut tidak semestinya dipertentangkan dengan Islam, sebab justru akan menambah khasanah dan kekayaan Islam yang rahmatan lil alamin.

Yang menjadi pertanyaan, apakah semua keragaman budaya bisa diterima oleh Islam? Tentu saja tidak. Budaya yang mengandung kemusyrikan sangat bertentangan dengan Islam itu sendiri. Dan satu hal, Islam itu bukanlah budaya, sehingga harus dipisah antara Islam sebagai agaman dan budaya itu sendiri.

Selanjutnya dalam Buku Materi Pengayaan Pendidikan Karakter untuk Mata Pelajaran PKn (Pendidikan Kewarganegaraan) dalam Bab I (Bhineka Tunggal Ika) diajarkan soal nilai-nilai pluralism. Sedangkan dalam Bab 2 dijelaskan soal Kesetaraan Gender.

Dijelaskan, Bhineka Tunggal Ika itu berisi konsep pluralitas dan multikulturalitas dalam kesatuan kehidupan yang utuh. Salah satu prinsip yang terkandung dalam Bhineka Tunggal Ika yang bersifat inklusif dimaknai bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak dibenarkan merasa dirinya yang paling benar, paling hebat, dan tidak mengakui harkat dan martabat pihak lain..”

Bagi yang kurang cermat membaca buku ini, akan terjebak dengan hal-hal yang kelihatannya normatif dan universal. Padahal dibalik itu terselubung kesesatan yang terbungkus oleh nilai-nilai. Sepertinya, kaum liberal dan Syiah bersatu untuk menyesatkan umat Islam melalui buku pelajaran yang menjadi bahan belajar mengajar di sekolah.

Bagi para guru PAI da PKn, berhati-hatilah. Jika tidak mau tersesat, abaikan buku materi pengayaan berkedok Pendidikan Karakter yang diterbitkan Maarif Institute itu. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Mahasiswi Berprestasi Penghafal Al-Qur'an Butuh Biaya Kuliah Kebidanan, Ayo Bantu!!

Mahasiswi Berprestasi Penghafal Al-Qur'an Butuh Biaya Kuliah Kebidanan, Ayo Bantu!!

Mahasiswi berprestasi ini ingin berkhidmat untuk umat Islam di bidang kebidanan. Pekerjaan sang ayah sebagai guru jauh dari cukup untuk memenuhi biaya kuliah sekira Rp 60 juta....

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Kapitalisme dan Hegemoni Asing Ancaman Hakiki NKRI

Kapitalisme dan Hegemoni Asing Ancaman Hakiki NKRI

Jum'at, 02 Dec 2016 23:53

Bukan Sekedar Berbeda, Berbhineka itu  Keanekaragaman yang Bertenggang Rasa

Bukan Sekedar Berbeda, Berbhineka itu Keanekaragaman yang Bertenggang Rasa

Jum'at, 02 Dec 2016 23:47

Ikut Aksi 212, Limbad Berharap Ahok Segera Ditahan

Ikut Aksi 212, Limbad Berharap Ahok Segera Ditahan

Jum'at, 02 Dec 2016 19:25

Tiga Juta Lebih Umat Islam Putihkan Kawasan Monas Tuntut Ahok Dipenjara

Tiga Juta Lebih Umat Islam Putihkan Kawasan Monas Tuntut Ahok Dipenjara

Jum'at, 02 Dec 2016 16:02

Beri Sambutan pada Aksi Bela Islam III, Kapolri Disoraki dan Diteriaki

Beri Sambutan pada Aksi Bela Islam III, Kapolri Disoraki dan Diteriaki "Tangkap Ahok"

Jum'at, 02 Dec 2016 09:54

Jangan Biarkan Penguasa Lindungi Penista Al-Qur'an

Jangan Biarkan Penguasa Lindungi Penista Al-Qur'an

Jum'at, 02 Dec 2016 06:44

GNPF MUI Perkirakan Massa Aksi 212 Dua Juta Lebih

GNPF MUI Perkirakan Massa Aksi 212 Dua Juta Lebih

Jum'at, 02 Dec 2016 00:15

Politisi Ini Yakin, Banyaknya Umat Aksi Damai 212 Ada Satu Doa yang Dikabulkan Allah

Politisi Ini Yakin, Banyaknya Umat Aksi Damai 212 Ada Satu Doa yang Dikabulkan Allah

Kamis, 01 Dec 2016 21:59

Hambat Peserta Aksi 212, KB-PII Kecam Aparat Keamanan

Hambat Peserta Aksi 212, KB-PII Kecam Aparat Keamanan

Kamis, 01 Dec 2016 20:37

Inilah Prediksi yang Terjadi jika Hasil Aksi Super Damai Bela Islam III Tidak Sesuai Harapan

Inilah Prediksi yang Terjadi jika Hasil Aksi Super Damai Bela Islam III Tidak Sesuai Harapan

Kamis, 01 Dec 2016 18:59

Pesantren Ustadz Yusuf Mansur Sumbang 10 Ribu Sajadah untuk Aksi Bela Islam III

Pesantren Ustadz Yusuf Mansur Sumbang 10 Ribu Sajadah untuk Aksi Bela Islam III

Kamis, 01 Dec 2016 18:11

Dinilai Koorperatif dan Sudah Dicekal, Kejaksaan Agung Putuskan Tidak Tahan Ahok

Dinilai Koorperatif dan Sudah Dicekal, Kejaksaan Agung Putuskan Tidak Tahan Ahok

Kamis, 01 Dec 2016 17:05

Sehari Sebelum Aksi 212, Massa Papua Ditangkap Polisi karena Demo di Bundaran HI Bawa Bendera OPM

Sehari Sebelum Aksi 212, Massa Papua Ditangkap Polisi karena Demo di Bundaran HI Bawa Bendera OPM

Kamis, 01 Dec 2016 16:38

Peserta Aksi Bela Islam dari Sejumlah Daerah Mulai Penuhi Kantor Dewan Dakwah Pusat

Peserta Aksi Bela Islam dari Sejumlah Daerah Mulai Penuhi Kantor Dewan Dakwah Pusat

Kamis, 01 Dec 2016 16:18

Faksi Oposisi Suriah Usir Pasukan Pro-Assad dari Lingkungan Sheikh Saeed Aleppo

Faksi Oposisi Suriah Usir Pasukan Pro-Assad dari Lingkungan Sheikh Saeed Aleppo

Kamis, 01 Dec 2016 16:05

Besok Turun Aksi Bela Islam, Alumni IPB Desak Kejagung Tahan Ahok

Besok Turun Aksi Bela Islam, Alumni IPB Desak Kejagung Tahan Ahok

Kamis, 01 Dec 2016 15:05

Membuat Jengkel & Ciut Nyali Musuh Islam Adalah Ibadah & Amal Shalih

Membuat Jengkel & Ciut Nyali Musuh Islam Adalah Ibadah & Amal Shalih

Kamis, 01 Dec 2016 14:27

Spanduk Penggembosan Aksi Bela Islam Menjamur di Solo

Spanduk Penggembosan Aksi Bela Islam Menjamur di Solo

Kamis, 01 Dec 2016 14:26

Santri Daarut Tauhid Yakini Ulama Penggerak Kemerdekaan

Santri Daarut Tauhid Yakini Ulama Penggerak Kemerdekaan

Kamis, 01 Dec 2016 12:33

AS Sebut Pelaku Penyerangan di Universitas Ohio Tidak Terkait Langsung dengan Kelompok Jihad

AS Sebut Pelaku Penyerangan di Universitas Ohio Tidak Terkait Langsung dengan Kelompok Jihad

Kamis, 01 Dec 2016 08:45


Must Read!
X