Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.528 views

Buku Berkedok Pendidikan Karakter: Dari Syiah, Inklusif, hingga Gender

JAKARTA (VoA-Islam) – Masih membedah buku Materi Pangayaan Pendidikan Karakter untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat SMA yang diterbitkan oleh Maarif Institute. Pada Bab 3 tentang Hak Menjalankan Praktik Keagamaan, memuat peristiwa yang disadur dari pemberitaan di media massa, terkait soal kekerasan terhadap kaum Syiah di Sampang, Madura.

Berikut sepenggal cerita yang bertajuk Gali Ide:

“Kebhinekaan di Tanah Air kembali dinodai. Kekerasan atas nama agama kembali terjadi. Menjelang pergantian tahun, Kamis, 29 Desember sekitar pukul 9:15, pesantren milik warga Syiah di Nangkernang, Sampang, Madura, dibakar massa. Meski tidak menimbulkan korban, aksi ini menghanguskan tiga rumah dan satu musholla….”

Dalam peristiwa itu juga mengutip pernyataan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif yang mengutuk aksi kekerasan terhadap Syiah. Juga disinggung soal pengusiran terhadap aliran Ahmadiyah.

Ternyata, oh ternyata, beberapa lembaga non pemerintah juga turut berperan dalam mengkampanyekan wacana dan praktek pendidikan karakter seperti yang dilakukan oleh Sekolah Plus Muthahari, Bandung yang punya kepentingan untuk membela dirinya sebagai warga Syiah.  

Dari berita tersebut, siswa diminta untuk merenungkan dan menjawab pertanyaan, salah satunya: Bagaimana pandanganmu terhadap beberapa perda, kebijakan dan tindakan diskriminatif pihak berwajib yang berisi pelarangan pendirian tempat ibadah bagi agama tertentu?

Kemudian dalam pengayaan dibuku tersebut, dijelaskan: Mari kita coba menelaah dan memahami isi SKB 3 Menteri tentang pembangunan rumah ibadah dengan logika.

Ada ketidakjujuran penulis buku tersebut dalam mengurai fakta. Kenapa tidak disinggung pihak gereja yang telah menyalahi aturan SKB 3 Menteri. Seolah problema toleransi itu ada di kalangan umat Islam. Juga tidak dsebut, apakah ajaran Syiah itu? Bagaimana kesesatannya? Seharusnya, buku Materi Pendidikan Agama Islam (PAI) seperti ini menjelaskan tentang bagaimana kesesatan Syiah, dan pelanggaran yang dilakukan pihak gereja liar yang menyalahi aturan pemerintah setempat.

Lucunya lagi, dalam Bab 7, buku ini juga membahas soal Demokrasi. Seolah demokrasi berasal  dari Islam. Dengan mencomot dalil Al Qur’an (QS. Ali Imran: 159 dan As-Syura: 28), dijelaskan, tujuan pembelajaran  diharapkan agar peserta didik dapat berperilaku hidup demokratis dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih aneh lagi, sistem pemilihan dengan suara terbanyak (votting) dianggap sebagai bagian dari ajaran Islam. Bahkan, Nabi Muhammad dinilai sebagai sosok pribadi yang demokratis dalam kehidupan social.

Inklusif & Kesetaraan Gender

Terdapat dua bab (Bab 13 dan Bab 14) yang memasukkan pesan inklusif dalam buku pendidikan karakter Pendidikan Agama Islam tersebut. Dalam Bab 13, dijelaskan tujuan pembelajaran dari topic “Inklusif sebagai Semangat Peradaban Islam”, yakni peserta didik dapat memahami contoh-contoh terbaik praktek kehidupan social-keagamaan yang inklusif pada masa abad pertengahan.

Sedangkan pada Bab 14 berjudul Karakter Inklusif Islam Nusantara. Dijelaskan dalam ringkasan materi: “…Islam telah memberi warna kebudayaan bagi sejarah bangsa ini. Maka Islam tidak seharusnya dipisahkan atau dipertentangkan dengan budaya Nusantara.”

Tujuan pembelajaran adalah agar peserta didik memahami dan menerapkan upaya dakwah di Indonesia yang dilakukan dengan damai tanpa kekerasan ataupun peperangan.

Yang jelas, buku ini tidak memuat sejarah secara utuh. Ketahuilah, bahwa Islam menghadapi ujiannya ketika dihadang dan dikibiri oleh bangsa penjajah. Dengan dakwah dan jihad, Islam tegak di muka bumi Indonesia.

Kemudian, inti pelajaran yang dipetik dari siswa (menurut buku tersebut) adalah umat Islam sebagai penduduk mayoritas Nusantara, semestinya tidak lagi mempersoalkan hubungan Islam, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Ketiga konsep itu haruslah senafas agar Islam yang berkembang di Indonesia merupakan agama yang ramah, inklusif dan terbuka terhadap keragaman budaya.

Lalu disimpulkan, budaya Nusantara tersebut tidak semestinya dipertentangkan dengan Islam, sebab justru akan menambah khasanah dan kekayaan Islam yang rahmatan lil alamin.

Yang menjadi pertanyaan, apakah semua keragaman budaya bisa diterima oleh Islam? Tentu saja tidak. Budaya yang mengandung kemusyrikan sangat bertentangan dengan Islam itu sendiri. Dan satu hal, Islam itu bukanlah budaya, sehingga harus dipisah antara Islam sebagai agaman dan budaya itu sendiri.

Selanjutnya dalam Buku Materi Pengayaan Pendidikan Karakter untuk Mata Pelajaran PKn (Pendidikan Kewarganegaraan) dalam Bab I (Bhineka Tunggal Ika) diajarkan soal nilai-nilai pluralism. Sedangkan dalam Bab 2 dijelaskan soal Kesetaraan Gender.

Dijelaskan, Bhineka Tunggal Ika itu berisi konsep pluralitas dan multikulturalitas dalam kesatuan kehidupan yang utuh. Salah satu prinsip yang terkandung dalam Bhineka Tunggal Ika yang bersifat inklusif dimaknai bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak dibenarkan merasa dirinya yang paling benar, paling hebat, dan tidak mengakui harkat dan martabat pihak lain..”

Bagi yang kurang cermat membaca buku ini, akan terjebak dengan hal-hal yang kelihatannya normatif dan universal. Padahal dibalik itu terselubung kesesatan yang terbungkus oleh nilai-nilai. Sepertinya, kaum liberal dan Syiah bersatu untuk menyesatkan umat Islam melalui buku pelajaran yang menjadi bahan belajar mengajar di sekolah.

Bagi para guru PAI da PKn, berhati-hatilah. Jika tidak mau tersesat, abaikan buku materi pengayaan berkedok Pendidikan Karakter yang diterbitkan Maarif Institute itu. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Selasa, 01 Sep 2015 18:49

Thailand Klaim Tangkap Tersangka Utama Pelaku Pemboman Kuil Erawan

Thailand Klaim Tangkap Tersangka Utama Pelaku Pemboman Kuil Erawan

Selasa, 01 Sep 2015 18:35

Al-Shabaab Rebut Markas Pasukan Uni Afrika di Somalia Selatan, Tewaskan 50 Tentara

Al-Shabaab Rebut Markas Pasukan Uni Afrika di Somalia Selatan, Tewaskan 50 Tentara

Selasa, 01 Sep 2015 18:00

Buruh Ingatkan Pemerintah Tidak Beri Janji Palsu

Buruh Ingatkan Pemerintah Tidak Beri Janji Palsu

Selasa, 01 Sep 2015 11:26

 Ribuan Buruh Melakukan Aksi Demo Menolak PHK  dan Longmarc Menuju Istana

Ribuan Buruh Melakukan Aksi Demo Menolak PHK dan Longmarc Menuju Istana

Selasa, 01 Sep 2015 10:19

Muslimah Thailand 'Tersangka' Pemboman di Bangkok Bantah Terlibat dalam Serangan

Muslimah Thailand 'Tersangka' Pemboman di Bangkok Bantah Terlibat dalam Serangan

Selasa, 01 Sep 2015 09:15

MetroTV Sudah Mulai Malu Memberitakan Jokowi?

MetroTV Sudah Mulai Malu Memberitakan Jokowi?

Selasa, 01 Sep 2015 07:20

Islamic State (IS) Mendekati Jantung Ibukota Damaskus

Islamic State (IS) Mendekati Jantung Ibukota Damaskus

Selasa, 01 Sep 2015 05:34

Kebiadaban Israel Berlanjut dengan Mencekik Anak Palestina

Kebiadaban Israel Berlanjut dengan Mencekik Anak Palestina

Senin, 31 Aug 2015 23:55

Fokus Pencitraan, Presiden Diminta Turun dari Kursinya

Fokus Pencitraan, Presiden Diminta Turun dari Kursinya

Senin, 31 Aug 2015 23:50

Ekonomi Memprihatinkan, Mantan Panglima TNI: Tetap Waspada

Ekonomi Memprihatinkan, Mantan Panglima TNI: Tetap Waspada

Senin, 31 Aug 2015 23:45

TNI-Polisi Bentrok (lagi), Menpan: Memalukan, Memalukan!

TNI-Polisi Bentrok (lagi), Menpan: Memalukan, Memalukan!

Senin, 31 Aug 2015 23:15

Pernyataan Sering Membingungkan, Presiden Diminta Tidak Ikut Campur

Pernyataan Sering Membingungkan, Presiden Diminta Tidak Ikut Campur

Senin, 31 Aug 2015 22:45

Ahok Rugikan Pemprov DKI Jakarta Rp. 800 Miliar, Bukan Rp. 191 Miliar

Ahok Rugikan Pemprov DKI Jakarta Rp. 800 Miliar, Bukan Rp. 191 Miliar

Senin, 31 Aug 2015 22:30

Ubah Adzan: Lebih Baik Sholat daripada Facebook-an, Pria Dihukum

Ubah Adzan: Lebih Baik Sholat daripada Facebook-an, Pria Dihukum

Senin, 31 Aug 2015 22:15

Polri Terkesan Main-main dan Tidak Profesional Menegakkan Hukum

Polri Terkesan Main-main dan Tidak Profesional Menegakkan Hukum

Senin, 31 Aug 2015 21:15

Rihlah: Menyusuri Keindahan Toledo di Andalusia, Spanyol

Rihlah: Menyusuri Keindahan Toledo di Andalusia, Spanyol

Senin, 31 Aug 2015 19:07

Laut Tercemar Akibat Reklamasi Teluk Jakarta, DPR RI akan Panggil Ahok

Laut Tercemar Akibat Reklamasi Teluk Jakarta, DPR RI akan Panggil Ahok

Senin, 31 Aug 2015 18:45

Operasi Gabungan Akan Segera Bebaskan Yaman dari Syi'ah Houthi

Operasi Gabungan Akan Segera Bebaskan Yaman dari Syi'ah Houthi

Senin, 31 Aug 2015 18:15

Jokowi Biarkan Buruh Cina Membludak, Ratusan Ribu Buruh Indonesia DiPHK

Jokowi Biarkan Buruh Cina Membludak, Ratusan Ribu Buruh Indonesia DiPHK

Senin, 31 Aug 2015 18:13



Must Read!
X