Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.962 views

Mantan Penginjil di Gunung Sindur: Katolik itu Selalu Berkamuflase

Bogor (VoA-Islam) – Menyikapi isu adanya pondok pesantren di kawasan Gunung Sindur- Bogor, Jawa Barat, yang hendak dijual oleh Dewan Gereja, tokoh masyarakat Ustadz Bukhori Firmansyah yang juga mantan Katolik ini mengaku terkejut.

“Terus terang, saya terkejut mendengar isu ada pesantren, tak jauh di tempat saya tinggal, yang katanya mau dijual oleh gereja yang dananya dibiayai langsung dari Vatikan. Saat ke Bekasi, saya ditegur oleh seorang kawan sesama aktivis dakwah, yang memberi tahu tentang kabar pesantren yang dijual kepada gereja. Sebagai warga Gunung Sindur, saya malah tidak tahu ada informasi seperti itu,” kata Bukhori yang mantan penginjil itu kepada Voa-Islam di kediamannya di Gunung Sindur.  

Sejak itulah Bukhori mencari tahu kebenaran berita itu. Sekaligus melakukan tabayun alias check and riceck kepada pihak keluarga pengelola pesantren Darul Ihsan yang berlokasi di Kelurahan Curug, Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

“Alhamdulillah, saya berhasil menemui pengelola pesantren Darul Ihsan, Ibu Nurhasanah, dan langsung saya tanyakan, apa benar pesantren hendak dijual ke gereja? Ternyata, Ibu Nurhasanah membantah rumor bahwa pihak keluarga telah menjual ke gereja. Mendengar itu saya sangat lega, dan bersyukur bahwa Ibu Nurhasanah dan pihak keluarga termasuk muslimah yang masih istiqomah dan komitmen terhadap Islam. Secara pribadi, ia sendiri merasa berat hati untuk menjual pesantren yang didirikan oleh almarhum ayahnya,” tukas Bukhari dengan logat Jawanya yang masih kental.

Sebagai mantan misionaris Katolik, Bukhori mengakui, bahwa kawasan Gunung Sindur memang sudah lama menjadi target Kristenisasi. Mereka mengincar Gunung Sindur untuk dijadikan basis yang diduga memiliki link (hubungan erat) dengan Lembah Karmel yang ada di Cianjur. Seperti diketahui, agama Katolik adalah agama yang terbesar di dunia. Mereka mempunyai khilafah, dimana ucapan  seorang Paus adalah fatwa yang akan didengar oleh umat Katolik di seluruh dunia.

“Sementara umat Islam tidak punya khilafah lagi, sejak runtuhnya Khilafah Utsmani. Hizbut Tahrir yang selama ini mengusung khilafah, atau Ikhwanul Muslimin yang menjadi penguasa harus diakui belum bisa bersinergis satu sama lain,” kata Bukhari menyayangkan.

Bisa dibayangkan, lanjut Bukhari, dengan isu lahan dan aset pesantren akan dijual kepada pihak gereja. Tentu, mereka bisa dapat untung besar, kalau membawa isu itu keluar, sehingga mereka akan mendapat kucuran dana yang sangat besar. “Kalau cuma beli lahan kosong itu sih biasa, dan agak sulit lembaga asing mengucurkan dana. Tapi, kalau membeli lahan atau pesantren  milik umat Islam, bisa dipastikan gelontoran dana yang masuk bisa mencapai triliunan rupiah,” kata Bukhari tahu persis.

Betul saja, ternyata ada pihak calon pembeli pesantren yang berani membeli dengan harga tinggi, yakni sebesar Rp. 20 M. Padahal, pihak keluarga pengelola pesantren akan melepas harga Rp. 8 M. “Kalau dilelang, umat Islam berani bayar berapa. Kalau mereka berani beli dan membayar 20 M, umat Islam masih berpikir seribu kali. Akhirnya kita kalah di pelelangan.”

Pesantren Seharusnya Berstatus Wakaf

Sebagai pelajaran bagi pesantren-pesantren yang lain, Bukhari menyarankan kepada pihak pengelola pesantren di Tanah Air, hendaknya membenahi dan perlu dilakukan penertiban terhadap pemberian status pesantren, yakni dengan mengurus wakafnya. Jangan sampai lahan kepemilikan pesantren masih berstatus milik pribadi, akibatnya terjadi konflik di dalam keluarga, terlebih  jika suatu ketika ahli waris tidak mendapat wasiat hitam di atas putih dari orang tua yang ditinggalkan.  

“Kasus pesantren bangkrut, sebetulnya menjadi tugas Kementerian Agama, Majelis Ulama dan lembaga-lembaga formal lainnya, dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, sampai pusat. Pemerintah harus peduli dan segera action, masalah ini jangan dianggap kecil dan remeh, karena sangat berdampak luas,” tandas Bukhari.

Jika sampai terjadi, pesantren dibeli Dewan Gereja yang dananya dibiayai dari Vatikan, Bukhari yakni, masalah ini bisa berbuntut panjang. “Kalau sampai benar-benar terjadi, bisa jadi SARA, meski awalnya adalah salah umat Islam itu sendiri yang tidak mau tahu urusan seperti ini.”

Mantan Katolik itu memberi warning, Katolik itu akan selalu berkamuflase. Ngakunya mau bual sarana pendidikan, perumahan, mall, panti jompo, panti asuhan dan lembaga social lainnya. Setelah gedungnya berdiri, lalu dibuatlah ruang khusus untuk menggelar acara kebaktian. Umat Islam akan kembali kecolongan dan tertipu dengan akal bulus misionaris Katolik.

Kecolongan itu sudah terjadi, seperti dibangunnya gedung rumah asuh yatim “Abba” di kelurahan Curug-Gunung Sindur.  Bukhari sendiri sudah curiga, kok ada bangunan berbentuk kubah (seperti masjid), tapi dengan nama Abba, yang merupakan bahasa Ibrani yang berarti bapak. Benar saja, rumah asuh itu ternyata dikelola oleh Katolik.

“Warga Gunung Sundur boleh dbilang masih tradisi betul. Masyarakatnya tak terlalu bereaksi ketika mendengar ada pesantren yang akan dijual gereja. Persoalannya, bukan hanya masalah ekonomi saja, rata-rata mereka miskin wawasan keislamannya. Ironisnya, itu terjadi dari generasi ke generasi,” ungkap Bukhari menyesalkan. Desastian

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Sumpah Pemuda Lahir dari Para Pemuda Berjiwa Pendobrak

Sumpah Pemuda Lahir dari Para Pemuda Berjiwa Pendobrak

Kamis, 29 Oct 2020 07:57

Reses di Kota Tual, Legislator PKS Temukan Banyak Desa Belum Teraliri Listrik

Reses di Kota Tual, Legislator PKS Temukan Banyak Desa Belum Teraliri Listrik

Kamis, 29 Oct 2020 07:20

Survei IPO: Kekecewaan Terhadap Kinerja Presiden Meningkat dari 33,5% menjadi 51%

Survei IPO: Kekecewaan Terhadap Kinerja Presiden Meningkat dari 33,5% menjadi 51%

Kamis, 29 Oct 2020 07:06

Isi Masa Reses, Anis Sapa Struktur PKS Jakarta Timur

Isi Masa Reses, Anis Sapa Struktur PKS Jakarta Timur

Kamis, 29 Oct 2020 07:02

Walimah Nikah yang Inspiratif

Walimah Nikah yang Inspiratif

Kamis, 29 Oct 2020 06:47

Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Kamis, 29 Oct 2020 05:04

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kamis, 29 Oct 2020 04:22

Presiden Prancis Macron Dituntut Meminat Maaf Kepada Umat Islam Di Seluruh Dunia

Presiden Prancis Macron Dituntut Meminat Maaf Kepada Umat Islam Di Seluruh Dunia

Kamis, 29 Oct 2020 04:10

Penghinaan Macron terhadap Islam dan Rosulullah SAW Lukai Nalar dan Hati Nurani Muslim Sedunia

Penghinaan Macron terhadap Islam dan Rosulullah SAW Lukai Nalar dan Hati Nurani Muslim Sedunia

Rabu, 28 Oct 2020 23:46

Mati Ketawa Ala Indonesia

Mati Ketawa Ala Indonesia

Rabu, 28 Oct 2020 23:00

Soal Vaksin Covid-19, Legislator: Utamakan Keselamatan Rakyat dan Harus Transparan Uji Klinisnya

Soal Vaksin Covid-19, Legislator: Utamakan Keselamatan Rakyat dan Harus Transparan Uji Klinisnya

Rabu, 28 Oct 2020 21:38

Netanyahu Doakan Sembuh Bloger Saudi Pro-Israel yang Terinfeksi Virus Corona

Netanyahu Doakan Sembuh Bloger Saudi Pro-Israel yang Terinfeksi Virus Corona

Rabu, 28 Oct 2020 21:20

Jokowi Akan Dikudeta?

Jokowi Akan Dikudeta?

Rabu, 28 Oct 2020 20:33

Majelis Mujahidin Indonesia Mengutuk Islamofobia Presiden Perancis Emmanuel Macron

Majelis Mujahidin Indonesia Mengutuk Islamofobia Presiden Perancis Emmanuel Macron

Rabu, 28 Oct 2020 20:28

Munas V Hidayatullah Teguhkan Komitmen Keummatan Menuju Indonesia Bermartabat

Munas V Hidayatullah Teguhkan Komitmen Keummatan Menuju Indonesia Bermartabat

Rabu, 28 Oct 2020 20:10

Peran Herbal dalam Pencegahan Covid-19

Peran Herbal dalam Pencegahan Covid-19

Rabu, 28 Oct 2020 19:55

Komandan Pasukan Armenia Dipecat Menyusul Kekalahan Besar Dalam Perang Melawan Azerbaijan

Komandan Pasukan Armenia Dipecat Menyusul Kekalahan Besar Dalam Perang Melawan Azerbaijan

Rabu, 28 Oct 2020 15:30

UEA AKan Jual Wine Israel yang Diproduksi di Dataran Tinggi Golan Suriah Yang Diduduki

UEA AKan Jual Wine Israel yang Diproduksi di Dataran Tinggi Golan Suriah Yang Diduduki

Rabu, 28 Oct 2020 13:45

Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Rabu, 28 Oct 2020 12:00

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Rabu, 28 Oct 2020 11:54


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X