Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS

Said Aqil Siroj: Kita Bela Tanah Air, Bukan Bela Islam seperti FPI

JAKARTA (VoA-Islam) –Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj yang dinobatkan sebagai Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) dalam sambutannya di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (1 Juni 2012), mengatakan, hari ini tidak ada lagi prasangka (suuzon) diantara ormas Islam. LPOI dideklarasikan bukan karena untuk kepentingan politik ataupun kekuasaan, tapi persaudaraan dengan semua umat Islam. Biar beda tapi sama.

“Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari, sepulang dari Makkah bercita-cita untuk mewujudkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah insaniyah. Adapun ukhuwah Islamiyah adalah sebuah ikatan persaudaraan yang didasarkan oleh iman dan akidah yang sama. Dengan spirit persaudaraan, apapan mahzabnya, apapun ormas, dan tempat kelahirannya, kita adalah bersaudara.”

Said Aqil mengatakan, untuk menghindari sikap jumud, radikal, dan teroris, ukhuwah Islamiyah saja tidak cukup, harus disertai dengan ukhuwah wathoniyah, yakni persaudaraan sebangsa dan setanah air, apapun agamanya.

“Ukhuwah Wathoniyah saja juga tidak cukup, nanti bisa jadi abangan dan sekuler. Jadi harus menyatu antara ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathoniyah. Seperti kita ketahui, bahwa Indonesia terdiri dari 17 ribu pulau, 400 suku, diapit oleh dua negara besar. Cina dan Australia tidak senang jika umat Islam Indonesia kuat,” kata Said.

Di satu sisi, lanjut Said Aqil, kalau Islam di Indonesia terlalu keras, maka negara ini akan di “Irakkan”, di “Afghanistankan”, di “Libyakan”, dan di “Syiriakan”. Kalau Islamnya terlalu lemah, juga pasti akan diinjak-injak.“Kalau kebenaran dikalahkan oleh kepentingan politik golongan pasti ancur,” ujarnya.

Said menjelaskan, kita sepakat Indonesia adalah negara kebangsaan, bukan negara agama. Indonesia adalah negara Darussalam bukan Darul Islam. “Tujuh kata yang dicoret dalam Piagam Jakarta -- “berkewajiban menjalankan syariat Islam – adalah sesuatu yang eksklusif dan menimbulkan gap. Sehingga KH. Wahid Hasyim setuju agar 7 kata itu dicoret dalam Piagam Jakarta. Namun beliau mengusulkan agar ada Kementerian agama untuk menjaga kualitas pemahaman agama umat Islam di Indonesia,” jelas Said.

Said Agil Siroj juga menyindir Front Pembela Islam (FPI), bahwa seharusnya yang dibela itu adalah tanah air, bukan Islam. “Ketika itu Soekarno, Muhammad Hatta, Jenderal Soedirman bertanya kepada KH. Hasyim di Tebu Ireng, apa hukumnya membela tanah air. Jadi bukan membela Islam, seperti FPI. Tapi membela Tanah Air.”

Selanjutnya dikatakan Said, jika ukhuwah Islamiyah dan wathoniyah sudah mapan, maka berlanjut pada misi ukhuwah insaniyah, yang dipersambahkan untuk dunia. Dengan demikian, dunia ini bebas perang. Setiap menyelesaikan konflik harus diselesaikan dengan dialog. “Sesungguhnya tidak ada istilah perang suci, itu sebuah kesalahan sejarah. “

Sosok ulama sekaliber Yusuf Qaradhawi saja, kata Said, tidak mampu meredam konflik di Timur tengah. Diharapkan ormas Islam yang tergabung di LPOI bisa menjadi penengah dan kekuatan sosial, civil society, penjaga keutuhan masyarakat kita.

“Jika pada 1 Juni lalu terjadi Insiden Monas, maka 1 Juni 2012 LPOI ini dibentuk dan dideklarasikan. Jika sebelumnya terjadi peristiwa berdarah-darah di Monas, dan polisi tahu siapa pelakunya, maka disini kita menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara,” ungkap Said lagi-lagi menyindir FPI.

Said Aqil mengingatkan, ormas apapun yang merongrong Pancasila, mengganggu stabilitas dan keutuhan NKRI harus dilarang. Anggap saja ormas yang melakukan itu adalah ormas kriminal. Tapi jika ada ormas yang memperkuat Pancasilan dan NKRI, maka harus didukung. Ini harus tegas, tidak bisa dibiarkan. “Saya mohon pada pemerintah agar tegas untuk membubarkan ormas kriminal.”

Ketika ditanya wartawan, LPOI untuk menghadapi FUI dan FPI? Said Aqil mengatakan, kita tidak sedang menghadapi siapa-siapa. “Tidak ada tandingan-tandingan,” tukas Said.  Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri

Menerima Pendaftaran Mahasantri Baru (Putra-Putri) Tahun Ajaran 2014/2015. Mencetak kader penerus ulama berstandar Hafidzul Quran yang berjiwa dai dan mujahid serta berakhlaq mulia.
http://www.voa-islam.com/ads/baitulquranwonogiri/

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Rumah Dijual di Solo, Cluster Minimalis

Jual rumah minimalis dengan konsep mini-cluster (hanya 9 unit saja). Lokasi di Kartasura, Sukoharjo. Lt 80 m2, Lb 60 m2, SHM. Lokasi Strategis, khusus MUSLIM. Telp/SMS/WA: 081320582868
http://rumahmurahsolo.wordpress.com/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Perjalanan rohani Hidayatullah Ong Liong Ju dari penginjil Kristen menjadi aktivis Islam sungguh terjal. Kini ia mendapat ujian dengan musibah penyakit anaknya yang harus dioperasi...

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

Kerasnya ujian hidup tak melemahkan mental para istri mujahidin untuk mandiri dan berdakwah. IDC akan membekali mereka dengan skill Thibbun Nabawi, perlu dana Rp 35 Juta....

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Setelah dirawat inap selama sepuluh hari, kondisi Zulfa sudah membaik. Tagihan yang sudah mencapai Rp 22 juta akan terus meroket, karena belum bisa dipastikan kapan diizinkan pulang....

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Sehubungan dengan upgrade HP Blackberry admin Infaq Dakwah Center, maka dengan ini kami umumkan bahwa PIN BBM IDC yang baru adalah: 2AF8061E...

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Saat sang abi menghadapi ujian penjara thaghut karena jihad fisabilillah, balita Zulfa Khanza Sabitah menghadapi ujian tak kalah hebatnya. Ia berjuang melawan masa kritis di rumah sakit....

Latest News




Must Read!
X