Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.620 views

Farid Okbah: Ulama Tidak Menyerukan Jihad,Tidak Sempurna Keimanannya

Jakarta (VoA-Islam) – Ustadz Farid Ahmad Okbah menegaskan, saat ini mujahidin di Suriah sedang berhadapan melawan Rezim Syiah. Seperti diketahui, rezim Basyar Asad dibantu oleh Iran, Rusia dan Cina.  Bahkan Rezim tersebut mendapat bantuan dari Hizbullah – Lebanon, yang menganut paham Syiah Itsna Asy’ariyah, termasuk bantuan kaum Syiah di Irak.  

“Iran mati-matian membela rezim Basyar Asad. Bahkan rezim tersebut mendapat bantuan dana sekitar 5 milyar dolar untuk membantai muslim ahlusunnah di Suriah. Jadi, tak perlu ragu, yang  membela rezim Basyar Asad adalah orang syiah,” ujar Ustad Farid dalam Tabligh Akbar dan penggalangan dana untuk Muslim Suriah di Masjid Al-Azhar, Ahad (4/11) kemarin.  

Pimpinan Pesantren al-Islam ini menjelaskan, Syiah yang berkuasa di Suriah adalah Syiah Nushoiriyah, yakni Syiah ekstrim  dan kebatinan yang tidak mewajibkan shalat dan puasa. Sejak Iran menancapkan pengaruhnya di Suriah, aliran Syiah Itsna Asy’ariyah kini telah masuk dan bergabung dengan Syiah Nushoiriyah.  Sebagai catatan, 70 persen dari penduduk Suriah, merupakan Syiah Imamiyah Itsna Asy-‘ariyah.

Bantu Mujahidin Suriah

Dikatakan Ustadz Farid Ahmad Okbah, seseorang tak cukup mengaku dirinya muslim atau mukmin. Untuk menentukan kualitas iman seorang mukmin, Allah akan menguji keimanannya. Itulah sebabnya, hanya sedikit sekali orang mukmin.  

Dalam QS al Hujurat (15), Allah Swt berfirman: “Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.”

Dikatakan Ustadz Farid yang juga anggota MIUMI (Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia), ayat ini diturunkan sebagai ujian bagi orang yang mengaku mukmin.  Karena itu, orang yang ragu bukanlah kategori orang mukmin, itu sifat orang munafik. Orang mukmin tidak pernah ragu, sehingga ia berjihad dengan harta dan jiwanya.

“Berjihad dengan harta itu jauh lebih mudah ketimbang dengan jiwa. Maka, jangan berharap berjihad dengan jiwa, jika kita pelit untuk berjihad dengan hartanya.  Setelah  berjihad dengan harta, maka ia akan siap berjihad dengan jiwanya.”

Ustadz Farid sangat menyayangkan, jika ada ustad atau ulama yang tidak bicara soal jihad. Ulama yang tidak mau bicara jihad, sesungguhnya ia bermain-main dengan agamanya, dan imannya tidak sempurna. Rasulullah saja berharap untuk syahid di medan jihad.

Betapa banyak mujahidin yang berjihad di medan jihad, tapi ia tidak juga mati syahid. Maka, manfaatkan kesempatan ini untuk berjihad di Suriah, baik dengan harta maupun jiwa.  Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X