Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
15.748 views

HKBP Bekasi Makin Anarkis, Ustadz Ditodong Pistol Saat Kerja Bakti di Musholla

BEKASI (voa-islam.com) – Pendeta dan Jemaat Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Philadelphia Jejalen Jaya Tambun Bekasi makin beringas dan anarkhis. Demi membangun gereja liar menempuh cara licik dan anarkhis. Tak puas dengan menipu tanda tangan warga, Pendeta HKBP dengan beringas melakukan tindakan anarkhis dengan menganiaya ustadz, dengan tujuan untuk menaikkan nama Yesus yang mereka anggap tuhan di seantero Bekasi. Ustadz yang dianggap jadi penghalang mereka pukuli. Biadabnya, jemaat HKBP yang juga menjabat sebagai anggota Densus Antiteror berani memakai korp kepolisian untuk meneror Ustadz saat kerjabakti di lahan musholla. Ustadz diteror dengan ditodong pistol sembari mengancam: “Gua habisin semua!!”

Inilah testimoni eksklusif Ustadz Abdul Aziz kepada voa-islam.com tentang insiden teror yang dilakukan Ipda Domu Samosir, seorang anggota Densus 88 Antiteror:

Seperti acara rutin sebelumnya, pagi itu, Ahad tanggal 4 Maret 2012, warga desa Jejalen Jaya mengadakan kerjabakti di lahan musholla warga, yang lokasinya tak jauh dari lahan kosong milik HKBP yang akan dibangun gereja.

Saat kerja bakti, warga menyalakan berbagai nasyid, shalawatan dan lagu-lagu penyemangat kerja dengan memakai alat pengeras suara (sound system). Sementara itu, di depan lahan kosong milik gereja, jemaat HKBP menggelar kebaktian di pinggir jalan, dengan menyanyikan berbagai lagu memuji Yesus berbahasa Batak, yang juga memakai pengeras suara.

Warga Muslim yang sedang kerjabakti di musholla tak merespon suara keras HKBP meskipun lagu-lagu pujian yang bertentangan dengan akidah Islam itu masuk ke telinga mereka. Namun jemaat HKBP marah-marah mendengar nasyid dari lahan musholla.

“Seorang jemaat HKBP menghampiri saya kemudian dia menanyakan status tanah tersebut. Kemudian saya jawab, tanah tersebut sudah kami beli dan menjadi hak kami,” tutur Ustadz Abdul Aziz kepada voa-islam.com di Sekretariat RW 10/II desa Jejalen Jaya.

Jemaat itu tak mau terima dengan penjelasan Ustadz Abdul Aziz. Ia membalas dengan nada emosi: “Barang luh jangan sampai ke tempa gua!” bentaknya, meminta agar sound system milik musholla dipindahkan ke tempat lain.

Tak gentar, Ustadz Abdul Aziz menjawab dengan nada datar. “Maaf Pak. Bapak lihat sendiri ada nggak barang saya di tempat Bapak?” jawabnya dengan bijak.

Sang jemaat HKBP makin emosi dan membentak untuk kedua kali. “Saya cuma memperingatkan, tahu!”

Tak mau terpancing, Ustadz Abdul Aziz menjawab dengan suara kalem. “Bapak boleh peringatkan kami, kalau kami sudah melanggar.”

Melihat lawan bicaranya tak gentar dan tak terpancing, sang jemaat HKBP tak bisa lagi menahan emosinya. Dia pun mengeluarkan pistol sembari menodongkan senjata dan berteriak mengancam ustadz. “Gua habisin semua!”

“Maksud kata ‘semua’ ini adalah semua umat Islam yang ada di situ mau dihabisin,” jelas Ustadz Abdul Aziz.

Saat situasi memanas, warga segera melerai. Pendeta Palti Panjaitan juga turut berusaha mendinginkan suasana, tapi Domu Samosir mengacungkan pistolnya.

Setelah situasi reda, Ustadz Abdul Aziz dan para pengurus Forum Komunikasi Umat Islam (FKUI) Jejalen Jaya melapor kepada Bimas Pol yang saat itu sedang apel siaga jelang Pilkada Kabupaten Bekasi.

“Saya memberikan laporan bahwa ada jemaat HKBP yang menodongkan pistol kepada saya. kemudian saya minta diproses. Pak camat dan pak Kapolres datang lalu saya laporkan secara lisan,” papar Abdul Aziz.

Setelah diusut, ternyata jemaat HKBP yang melakukan kebaktian sambil membawa pistol untuk meneror Ustadz Abdul Aziz itu adalah seorang anggota Densus 88 Antiteror. “Kemudian Jemaat HKBP itu dipanggil dan ditanya-tanya, baru ketahuan kalau dia adalah Ipda Domu Samosir, anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri,” jelas Abdul Aziz. “Saya menindaklanjuti laporan ke Polsek Tambun Selatan lalu diteruskan ke Polres Kabupaten Bekasi pada tanggal 7 Maret 2012,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan voa-islam.com terdahulu, kasus penolakan berdirinya Gereja HKBP Philadelphia ini dilakukan oleh warga sejak tahun 2009. Warga menolak keberadaan gereja Batak ini karena proses awalnya dilakukan dengan tipuan tanda tangan warga.  Warga diminta tanda tangan diatas kertas dengan blangko kosong dan menyerahkan photo copy KTP. Katanya untuk mendapatkan bantuan dana BLT (bantuan langsung tunai), tapi disalahgunakan sebagai berkas mengurus perizinan pendirian Gereja.

Merasa dibohongi dan dibodohi oleh oknum HKBP, 256 warga yang menandatangi blangko tersebut telah melayangkan surat pernyataan mencabut tanda-tangan blangko yang disalahgunakan tersebut.  

Mendapat penolakan warga, jemaat dan pendeta HKBP makin nekad dan menghalkan segala cara untuk bisa membangun gereja, antara lain dengan tindakan anarkis. Tindakan kekerasan terbaru dilakukan Pendeta HKBP Palti Hatoguan Panjaitan dengan menganiaya Ustadz Abdul Aziz tepat pada malam Natal, Senin malam (24/12/2012) di RT o1/RW 04 desa Jejalen Jaya, Tambun Kabupaten Bekasi, sekitar 200 meter dari lahan kosong milik HKBP Philadelphia. Disaksikan ribuan mata, di antaranya Kapolsek Tambun Selatan Kompol Andri Ananta, anggota provos dan puluhan personel, Pendeta Palti berani memukuli Ustadz Abdul Aziz.

Dengan teriakan premanisme “Bangsat lu!!” Pendeta Palti mengumbar amarahnya saat memukuli ustadz di hadapan jemaat HKBP dari luar desa Jejalen Jaya disaksikan ratusan warga Jejalen. Entah di mana slogan kasih yang selama ini digembor-gemborkan para pendeta?  [taz, wid]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
Buruh Ingatkan Pemerintah Tidak Beri Janji Palsu

Buruh Ingatkan Pemerintah Tidak Beri Janji Palsu

Selasa, 01 Sep 2015 11:26

 Ribuan Buruh Melakukan Aksi Demo Menolak PHK  dan Longmarc Menuju Istana

Ribuan Buruh Melakukan Aksi Demo Menolak PHK dan Longmarc Menuju Istana

Selasa, 01 Sep 2015 10:19

Muslimah Thailand 'Tersangka' Pemboman di Bangkok Bantah Terlibat dalam Serangan

Muslimah Thailand 'Tersangka' Pemboman di Bangkok Bantah Terlibat dalam Serangan

Selasa, 01 Sep 2015 09:15

MetroTV Sudah Mulai Malu Memberitakan Jokowi?

MetroTV Sudah Mulai Malu Memberitakan Jokowi?

Selasa, 01 Sep 2015 07:20

Islamic State (IS) Mendekati Jantung Ibukota Damaskus

Islamic State (IS) Mendekati Jantung Ibukota Damaskus

Selasa, 01 Sep 2015 05:34

Kebiadaban Israel Berlanjut dengan Mencekik Anak Palestina

Kebiadaban Israel Berlanjut dengan Mencekik Anak Palestina

Senin, 31 Aug 2015 23:55

Fokus Pencitraan, Presiden Diminta Turun dari Kursinya

Fokus Pencitraan, Presiden Diminta Turun dari Kursinya

Senin, 31 Aug 2015 23:50

Ekonomi Memprihatinkan, Mantan Panglima TNI: Tetap Waspada

Ekonomi Memprihatinkan, Mantan Panglima TNI: Tetap Waspada

Senin, 31 Aug 2015 23:45

TNI-Polisi Bentrok (lagi), Menpan: Memalukan, Memalukan!

TNI-Polisi Bentrok (lagi), Menpan: Memalukan, Memalukan!

Senin, 31 Aug 2015 23:15

Pernyataan Sering Membingungkan, Presiden Diminta Tidak Ikut Campur

Pernyataan Sering Membingungkan, Presiden Diminta Tidak Ikut Campur

Senin, 31 Aug 2015 22:45

Ahok Rugikan Pemprov DKI Jakarta Rp. 800 Miliar, Bukan Rp. 191 Miliar

Ahok Rugikan Pemprov DKI Jakarta Rp. 800 Miliar, Bukan Rp. 191 Miliar

Senin, 31 Aug 2015 22:30

Ubah Adzan: Lebih Baik Sholat daripada Facebook-an, Pria Dihukum

Ubah Adzan: Lebih Baik Sholat daripada Facebook-an, Pria Dihukum

Senin, 31 Aug 2015 22:15

Polri Terkesan Main-main dan Tidak Profesional Menegakkan Hukum

Polri Terkesan Main-main dan Tidak Profesional Menegakkan Hukum

Senin, 31 Aug 2015 21:15

Rihlah: Menyusuri Keindahan Toledo di Andalusia, Spanyol

Rihlah: Menyusuri Keindahan Toledo di Andalusia, Spanyol

Senin, 31 Aug 2015 19:07

Laut Tercemar Akibat Reklamasi Teluk Jakarta, DPR RI akan Panggil Ahok

Laut Tercemar Akibat Reklamasi Teluk Jakarta, DPR RI akan Panggil Ahok

Senin, 31 Aug 2015 18:45

Operasi Gabungan Akan Segera Bebaskan Yaman dari Syi'ah Houthi

Operasi Gabungan Akan Segera Bebaskan Yaman dari Syi'ah Houthi

Senin, 31 Aug 2015 18:15

Jokowi Biarkan Buruh Cina Membludak, Ratusan Ribu Buruh Indonesia DiPHK

Jokowi Biarkan Buruh Cina Membludak, Ratusan Ribu Buruh Indonesia DiPHK

Senin, 31 Aug 2015 18:13

Ke Indonesia, Porsi Terbesar Investasi Dipegang oleh China

Ke Indonesia, Porsi Terbesar Investasi Dipegang oleh China

Senin, 31 Aug 2015 17:45

Polisi Buru Wanita Thailand  yang Dituduh Terlibat Pemboman Kuil Erawan

Polisi Buru Wanita Thailand yang Dituduh Terlibat Pemboman Kuil Erawan

Senin, 31 Aug 2015 17:30

Anggota Dewan Akui Kinerjanya Tidak Sesuai Harapan Masyarakat

Anggota Dewan Akui Kinerjanya Tidak Sesuai Harapan Masyarakat

Senin, 31 Aug 2015 16:45



Must Read!
X