Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.629 views

Inilah Kebiadaban Densus 88, Seret Petinggi Densus ke Pengadilan HAM !

 

JAKARTA (voa-islam.com) – Tujuh orang yang belum jelas kesalahannya ditembak mati Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di tiga tempat berbeda. Meski tidak terbukti, polisi menyatakan ketujuh orang tersebut terkait jaringan Poso. Mereka dituduh ikut bertanggungjawab terhadap penyerangan anggota polisi di Poso.

Tentu saja, mereka yang mati ditembak densus, tak bisa dikonfirmasi, apalagi membela diri, karena nyawanya sudah dihabisi aparat densus. Padahal menurut saksi mata yang ditemui di lapangan menyatakan, tidak terjadi tembak menembak. Yang terjadi adalah tembak di tempat terhadap orang-orang yang tidak dalam posisi melawan.

Di Makassar, dua orang yang diterjang peluru tajam oleh densus baru saja menunaikan shalat Dhuha di Masjid al-Afifah di komplek Rumah sakit Wahidin Sudirohusodo. Mereka ditembak saat masih berada di serambi masjid. Terlihat darah yang mengalir hingga ke pelataran, karena jenazahnya diseret aparat “keparat”.

Sehari berikutnya, di Bima – NTB, Bakhtiar ditembak ketika sedang dibonceng temannya yang naik motor. Tuduhan yang sama juga dilemparkan pada Bakhtiar, terlibat jaringan Poso. Padahal Tim Pencari Fakta dan Rehabilitasi (TPFR) yang dibentuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat bersama ormas Islam dan LSM lokal, menemukan bukti bahwa Bakhtiar tidak pernah pergi ke Poso dalam dua tahun terakhir.

Kemudian di Dompu di hari yang sama. Tiga orang yang sedang di sawah, dekat Terminal Gante Dompu ditembak oleh Densus 88.  Hingga kini wartawan belum mendapat informasi identitas korban penembakan.

Tentu saja ini menjadi pertanyaan besar kita semua, siapa sesungguhnya yang teroris? Mengapa mereka ditembak dalam posisi yang tidak melawan. Benarkah mereka teroris seperti yang ditudukan densus atau korban salah tembak?

Setiap kali digelar jumpa pers, polisi menyatakan punya bukti tentang kepemilikan senjata api berupa pistol atau bom rakitan. Tapi tuduhan itu semua adalah informasi datang secara sepihak dari pihak kepolisian, tanpa ada pembanding. Andai korban yang mati bisa berbicara, akan terkuaklah segala kedustaan densus 88.

Sebelum penembakanberlangsung, beberapa waktu sebelumnya polisi secara semana-mena menyik sa 14 orang warga Poso. Mereka ditangkap dari tempat tinggal mereka dan dituding terlibat dalam penembakan terhadap empat anggota Brimob. Mereka ditahan selama tujuh hari. Dalam tahanan itulah mereka babak belur dihajar aparat kepolisian, mulai dari dipukul, disetrum, hingga dijepit kaki kursi. Mereka dilepas dengan kondisi terluka.

Pelanggaran HAM Berat

Komisioner Komnas HAM menyebut tindakan Densus 88, melakukan penggaran HAM berat, karena membunuh orang di luar pengadilan (extra judicial killing). Wakil Ketua Ketua Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron dalam diskusi bulanan yang digelar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Gedung Dewan Pers, Jakarta, mengatakan, kejadian di Makassar cenderung diskenariokan atau rekayasa.

Mantan Komisioner Komnas HAM Saharuddin Daming menyebut tindakan densus sebagai pelanggaran HAM berat. Karena itu, densus dan petingginya yang terlibat pelanggaran HAM, patut diseret ke penyelidikan projustisia pelanggaran HAM berat. Yang juga bisa diseret adalah pimpinan Polri secara berurutan, karena dari merekalah Densus 88 memperoleh mandat untuk melakukan operasi extra judicial killing.

Tindakan Densus melanggar UU 39 tahun 1999, khususnya pada penjelasan Pasal 104 junto UU 26 tahun 2000 tentang pengadilan HAM pasal 7 sub B dan Pasal 9, masing-masing dengan unsur pembunuhan, penghilangan orang, penyiksaan, teror, dan perbuatan lain yang sangat memenuhi syarat sebagaimana mandat kedua UU tersebut.

Selain itu, operasi Densus juga melanggar UU No.5 tahun 1998 tentang ratifikasi Konvensi PBB tentang anti penyiksaan dan perendahan martabat manusia dan penghukuman yang merendahkan martabat manusia. “Semua ini sudah cukup bukti awal bahwa Densus 88 layak diseret ke depan pengadilan,” kata Daming. [Desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Jum'at, 30 Sep 2022 22:20

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Jum'at, 30 Sep 2022 15:21

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Jum'at, 30 Sep 2022 15:00

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Jum'at, 30 Sep 2022 13:48

Jahatkah Jokowi?

Jahatkah Jokowi?

Jum'at, 30 Sep 2022 13:05

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Jum'at, 30 Sep 2022 09:35

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kamis, 29 Sep 2022 20:10

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Kamis, 29 Sep 2022 20:09

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Kamis, 29 Sep 2022 16:00

Save the Children dengan Islam

Save the Children dengan Islam

Kamis, 29 Sep 2022 15:32

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Kamis, 29 Sep 2022 15:23

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Kamis, 29 Sep 2022 15:18

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Kamis, 29 Sep 2022 15:00

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Kamis, 29 Sep 2022 09:21

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

Kamis, 29 Sep 2022 09:10

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Rabu, 28 Sep 2022 21:50

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Rabu, 28 Sep 2022 21:25

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Rabu, 28 Sep 2022 20:49

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Rabu, 28 Sep 2022 20:17

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Rabu, 28 Sep 2022 17:47


MUI

Must Read!
X

Kamis, 29/09/2022 15:32

Save the Children dengan Islam