Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
8.413 views

Biadab! Ketua BNPT: Melanggar HAM Itu Sah-sah Saja, Karena Ada UU-nya

MAKASSAR (voa-islam.com) – "Meskipun ada anggapan pekerjaan polisi 100 persen melanggar HAM saat menangkap dan memburu teroris, tetapi itu sah-sah saja menurut UU yang berlaku. Sebab kita ini berhadapan dengan teroris." Demikian dikatakan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Pusat Ansyad Mbai. Dengan bangga Ansyad menyatakan, dalam penanganan teroris, Indonesia mendapat pujian dari berbagai negara karena mampu menangkap teroris.

Berdasarkan data dari 2002 jumlah kasus terorisme mencapai 840 kasus. Indonesia pun menjadi model penanganan teroris di dunia."Indonesia menjadi model di dunia dalam penangaan teroris. Indonesia konsisten dalam supermasihukum, tidak perlu pakai rudal seperti dilakukan di negara lainnya menangkap teroris," katanya saat diskusi BNPT bersama Jurnalis di Makassar, Rabu (6/3).

Sesumbar, Ansyad Mbai mengatakan, Indonesia dinilai berhasil dalam penanganan teroris tanpa melibatkan sejumlah pasukan besar seperti di negara-negara lainnya. Dalam hal penanganan teroris di Indonesia, “Densus 88 Anti teror mampu bekerja dengan baik,” ujarnya.  

Belum puas melakukan pelanggaran HAM berat, Ketua BNPT itu menilai bahwa UU Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme masih lemah dan belum mengikat sepenuhnya."Ini adalah salah satu kelemahan. Terus terang sampai hari ini, saya tidak mengatakan UU Terorisme kita itu paling `lembek`," kata Ketua BNPT Pusat Ansyad Mbai.

Menurut pria kelahiran Buton ini, kini Indonesia masuk dalam kelompok 20 masih diakui dunia internasional dalam hal ekonomi dan meskipun ada teror.. Tapi, yang pasti, beberapa NGO, seperti Komnas HAM, Kontras, Indonesia Policy Watch, dan sejumlah ormas Islam, telah membenarkan adanya pelanggaran HAM berat yang dilakukan Densus 88 terkait beredarnya video kekerasan yang terjadi di Poso. MUI, Muhammadiyah dan beberapa ormas islam lainnya mendesak agar Densus 88 dibubarkan.

Papua Merdeka Motif Ekonomi

Usai diskusi bersama Jurnalis Ansyad Mbai mengatakan, mengapa selalu ada gerakan teroris dan sepertinya sistematis, padahal sudah beberapa pelaku yang ditangkap dan dihukum mati, itu karena produk hukumnya. "Kenapa teroris itu selalu terus-terus melakukannya, padahal sudah ditangkap tapi masih melakukan lagi. Karena apa, kegiatan-kegiatan awal yang mengarah kepada terorisme belum terjangkau oleh hukum kita," ungkapnya.

Ansyad menuduh Ustadz Abubakar Ba`syir lari dari Malaysia karena takut ditangkap dengan melihat produk hukumnya, makanya di daerah ini dia bebas."Kalau di sulsel ada teroris dan jelas masih kita harus waspadai, masih ada sisa-sisa gerakan itu," ketusnya.

Semua kelompok teroris, sebut Ansyad, diduga masih punya kaitan dengan jaringan Negara Islam Indonesia (NII). "Bisa jadi NII itu induk dari gerakan gerakan radikal yang mengatasnamakan agama ini," sebutnya.

Saat ditanyai mengenai kasus teror di Papua, kata dia, di Papua itu bermacam macam karena luas geografis tidak bisa disamakan dan berbeda. Ada model separatis, ada yang motif ekonomi seperti di Timika."Banyak motif salah satunya ekomomi dan dibeberapa tempat ada motif politik," ucapnya

Lanjutnya, "Sebetulnya itu sudah di kategorikan teroris, sampai saat ini pemerintah masih belum memberlakukan UU terorisme untuk kasus itu. Tapi kalau kita lihat di dunia internasional, Uni Eropa itu sudah masuk kategori teroris," sebutnya.

Terkait belum diberlakukan UU Teroris di papua, pria kelahiran Buton ini menjelaskan, ini konsekwensi, daripada prinsip demokrasi yang harus di jalankan sebegaimana mestinya.

"Pemerintah tidak bisa secara otoriter langsung memperlakukan hal itu karena agenda utama kita sebetulnya bukan soal teroris, tapi bagaimana mempertahankan proses demokrasi di negeri ini," tandasnya. Hal itu kata Ansyad, tergantung situasi yang berkembang di Papua apakah akan diberlakukan di Papua yang bisa saja mengarah kepada aksi terorisme. [Desastian/dbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
Dicegat dan Dikriminalisasi Polisi Singapura, Ustadz Angga Beserta Istri Gagal Berangkat Umrah

Dicegat dan Dikriminalisasi Polisi Singapura, Ustadz Angga Beserta Istri Gagal Berangkat Umrah

Sabtu, 21 Jan 2017 19:37

GMBI Dinilai Lebih Dulu Provokasi Massa Umat Islam lalu Menyerang dengan Membabibuta

GMBI Dinilai Lebih Dulu Provokasi Massa Umat Islam lalu Menyerang dengan Membabibuta

Sabtu, 21 Jan 2017 19:36

Pelaku Penyerangan Terhadap Massa FPI Harus Segera Ditindak

Pelaku Penyerangan Terhadap Massa FPI Harus Segera Ditindak

Sabtu, 21 Jan 2017 19:08

Takut Ditangkap, Mantan Menlu Zionis Israel Tzivni Livni Batalkan Perjalanan ke Belgia

Takut Ditangkap, Mantan Menlu Zionis Israel Tzivni Livni Batalkan Perjalanan ke Belgia

Sabtu, 21 Jan 2017 18:15

Myanmar Tentang Seruan OKI untuk Hentikan Kekejaman Terhadap Muslim Rohingya

Myanmar Tentang Seruan OKI untuk Hentikan Kekejaman Terhadap Muslim Rohingya

Sabtu, 21 Jan 2017 17:00

Dr. Tiar: Pemblokiran Media Islam Merupakan Tindakan Diktator dan Anti-Kritik

Dr. Tiar: Pemblokiran Media Islam Merupakan Tindakan Diktator dan Anti-Kritik

Sabtu, 21 Jan 2017 14:54

Anggota Islamic State (IS) Pelaku Penyerangan Klub Malam Reina Mengaku Tidak Menyesali Perbuatannya

Anggota Islamic State (IS) Pelaku Penyerangan Klub Malam Reina Mengaku Tidak Menyesali Perbuatannya

Sabtu, 21 Jan 2017 11:30

217 Orang Ditangkap Selama Demonstrasi Pelantikan Donald Trump Sebagai Presiden AS

217 Orang Ditangkap Selama Demonstrasi Pelantikan Donald Trump Sebagai Presiden AS

Sabtu, 21 Jan 2017 10:05

Keren! Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Buka Laporan Keuangan ke Publik

Keren! Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Buka Laporan Keuangan ke Publik

Sabtu, 21 Jan 2017 09:55

Sandiaga Uno Buka Muswil Syabab Hidayatullah Jabodebek

Sandiaga Uno Buka Muswil Syabab Hidayatullah Jabodebek

Sabtu, 21 Jan 2017 09:45

Ketua PB Al Washliyah: Polri Saat Ini Jadi Alat Kekuasaan

Ketua PB Al Washliyah: Polri Saat Ini Jadi Alat Kekuasaan

Sabtu, 21 Jan 2017 08:53

Pengurus LUIS Ditangkapi Polisi, Amar Ma'ruf Nahi Munkar di Solo Tak Boleh Kendur

Pengurus LUIS Ditangkapi Polisi, Amar Ma'ruf Nahi Munkar di Solo Tak Boleh Kendur

Sabtu, 21 Jan 2017 07:45

Inilah Delapan Penyebab Baterai Smartphone Anda Cepat Habis

Inilah Delapan Penyebab Baterai Smartphone Anda Cepat Habis

Sabtu, 21 Jan 2017 07:24

Praktisi Hukum: Kalau Tak Sesuai Ketentuan Tak Bisa Disebut Bendera, tapi Sebatas Kain Merah Putih

Praktisi Hukum: Kalau Tak Sesuai Ketentuan Tak Bisa Disebut Bendera, tapi Sebatas Kain Merah Putih

Sabtu, 21 Jan 2017 05:50

Islamic State (IS) Kembali Hancurkan Bagian Kota Kuno Palmyra

Islamic State (IS) Kembali Hancurkan Bagian Kota Kuno Palmyra

Jum'at, 20 Jan 2017 22:00

Hampir 180.000 Warga Suriah Lahir di Turki Sejak Pecah Perang Tahun 2011

Hampir 180.000 Warga Suriah Lahir di Turki Sejak Pecah Perang Tahun 2011

Jum'at, 20 Jan 2017 15:15

Serangan Udara AS Tewaskan Seorang Pemimpin Terkemuka Bekas Afiliasi Al-Qaidah di Suriah

Serangan Udara AS Tewaskan Seorang Pemimpin Terkemuka Bekas Afiliasi Al-Qaidah di Suriah

Jum'at, 20 Jan 2017 11:00

Rezim Teroris Assad Tetap Larang Konvoi Bantuan PBB Masuki Daerah yang Mereka Kepung

Rezim Teroris Assad Tetap Larang Konvoi Bantuan PBB Masuki Daerah yang Mereka Kepung

Jum'at, 20 Jan 2017 09:42

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Jum'at, 20 Jan 2017 09:00

Saat Debat Pilgub Lalu Ahok Nampak Haus Kekuasaan

Saat Debat Pilgub Lalu Ahok Nampak Haus Kekuasaan

Jum'at, 20 Jan 2017 08:01


Must Read!
X