Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.932 views

Mustofa Nahrawardaya: Kompolnas Itu Bukan Kaki Tangan Polisi

JAKARTA (voa-islam.com) – Koordinator Indonesia Journalist Forum (IJF) Mustofa B Nahrawardaya ditanya wartawan usai peresmian Media Center di Gedung Dakwah Muhammadiyah, bagaimana seharusnya sikap jurnalis dalam mengungkap kebenaran ketika tahu ada kejanggalan-kejanggalan yang dilakukan Densus 88 terkait isu terorisme? Sementara seorang jurnalis tidak bisa berbuat banyak ketika Pemimpin Redaksinya lebih berkuasa mengendalikan informasi terkait terorisme.

Menurut Mustofa, media itu punya tim kerja. Tidak bisa seperti menulis di Blog atau Citizen Journalism. Dalam kasus teroris, wartawan yang sudah terbiasa meliput kriminal tentu tahu mana kebohongan dan mana rekayasa.  

“Saya 10 tahun liputan criminal, maka saya bisa merasakan kebohongan yang dilakukan. Ansyad Mbai kan ngaku sendiri, bahwa setiap operasi yang dilakukan Densus atas nama pemberantasan terorisme adalah sebuah pengalihan isu.”

Dikatakan Mustofa, kejujuran seorang jurnalis itu tetap nomor satu. Setidaknya bersikap kritis. Itu penting. Media bisa saja dibungkam, tapi tidak semua media bisa dibungkam. Kalau media seragam dalam memberitakan, ini namanya kejanggalan.

“Semua berita terorisme itu janggal. Saya menilai, pemberitaan tentang terorisme cenderung tidak fair. Semua media tidak coverbohtside soal terorisme. Media hanya mengandalkan satu mulut dari pihak kepolisian, yang sebetulnya tidak cukup dipercaya untuk memberi informasi. Yang namanya berita itu harus seimbang. Kalau hanya menjadikan polisi sebagai sumber, bagamana kita mempertanggungjawabkannya kepada masyarakat,” ungkap Mustofa.

Kompolnas Dipertanyakan

Lebih lanjut Mustofa mengatakan, sekarang terduga teroris sudah ditembak mati, sementara media hanya melalui satu pintu dari polisi sebagai satu-satunya sumber. Ada kesan, media dipaksa untuk mengakui bahwa informasi itu benar. Padahal, bagaimana kita bisa menjadikan polisi sebagai rujukan utama, sementara banyak juga oknum polisi yang nakal. Harusnya ada narsum lain yang bisa mengimbangi itu.

“Kita ketahui, Kompolnas bisa dibilang mandul. Padahal kerja Kompolnas itu seharusnya menjadi pengawas kepolisian, mengevaluasi dan menginformasikan kepada media, bukan malah menjadi kaki tangan polisi. Yang menjadi pertanyaan besar adalah apa yang membedakan Kompolnas dengan polisi?” tanya Mustofa,

Sangat disayangkan, jika antara pengawas dan yang diawasi sama, akibatnya jadi timpang. Silahkan masyarakat menyikapi dengan kritis. Jika sebelumnya masyarakat menilai polisi (densus) itu hebat, sekarang sudah berubah sikap dan pemikirannya. “Sekarang orang tidak bisa dibohongi dengan sandiwara seperti itu selamanya, mengingat polanya sama.” [desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Latest News
Riba Dosanya Gede Banget, Mending Ikut Solusi Pikulbareng.com

Riba Dosanya Gede Banget, Mending Ikut Solusi Pikulbareng.com

Kamis, 24 Aug 2017 13:07

135 Anggota Sayap Kanan Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

135 Anggota Sayap Kanan Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Kamis, 24 Aug 2017 12:30

Jokowi Temui Sekjen Partai Komunis Vietnam, DSKS: Seharusnya Pemerintah Selektif Jalin Kerjasama

Jokowi Temui Sekjen Partai Komunis Vietnam, DSKS: Seharusnya Pemerintah Selektif Jalin Kerjasama

Kamis, 24 Aug 2017 11:52

Rincian Puasa di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Rincian Puasa di Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Kamis, 24 Aug 2017 11:49

Menghentikan Ketergantungan Impor Garam

Menghentikan Ketergantungan Impor Garam

Kamis, 24 Aug 2017 11:27

Soal Perppu Ormas, Perhimpunan Al Irsyad: Pemerintah Perlu Kaji Ulang

Soal Perppu Ormas, Perhimpunan Al Irsyad: Pemerintah Perlu Kaji Ulang

Kamis, 24 Aug 2017 10:52

Kuasa Hukum Nilai Dakwaan JPU terhadap Alfian Tanjung Tidak Jelas

Kuasa Hukum Nilai Dakwaan JPU terhadap Alfian Tanjung Tidak Jelas

Kamis, 24 Aug 2017 10:41

Tim Advokasi Alfian Tanjung Ajukan Penangguhan Penahanan

Tim Advokasi Alfian Tanjung Ajukan Penangguhan Penahanan

Kamis, 24 Aug 2017 10:29

Keren! Universitas Indonesia temukan tablet berbahan rumput laut

Keren! Universitas Indonesia temukan tablet berbahan rumput laut

Kamis, 24 Aug 2017 10:23

Ini 10 Fakta Soal Murtadin 'Penghina Nabi' Fadil Mulya yang Mengaku Ustadz

Ini 10 Fakta Soal Murtadin 'Penghina Nabi' Fadil Mulya yang Mengaku Ustadz

Kamis, 24 Aug 2017 10:22

Vaksin Rubella Disebut Halal, Indonesia Halal Watch: Kemenkes Lakukan Kebohongan Publik

Vaksin Rubella Disebut Halal, Indonesia Halal Watch: Kemenkes Lakukan Kebohongan Publik

Kamis, 24 Aug 2017 10:11

Ustadz Bey

Ustadz Bey "Pendeta Islam" Naik Haji

Kamis, 24 Aug 2017 09:29

Duta Besar Rusia untuk Sudan Ditemukan Tewas di Kediamannya di Khartoum

Duta Besar Rusia untuk Sudan Ditemukan Tewas di Kediamannya di Khartoum

Kamis, 24 Aug 2017 06:45

Pelakor, Saat Perempuan Hobi Menyakiti Sesamanya

Pelakor, Saat Perempuan Hobi Menyakiti Sesamanya

Kamis, 24 Aug 2017 00:14

Niatkan Lelahmu karena Lillah, Wahai Para Ikhwah!

Niatkan Lelahmu karena Lillah, Wahai Para Ikhwah!

Rabu, 23 Aug 2017 22:01

Yusril: Sebagai Pewaris Pemikiran Masyumi, PBB Tegas Tidak Kompromi dengan Komunis!

Yusril: Sebagai Pewaris Pemikiran Masyumi, PBB Tegas Tidak Kompromi dengan Komunis!

Rabu, 23 Aug 2017 21:43

Chad Tutup Kedubes Qatar, Beri Tenggat Waktu 10 Hari Pada Seluruh Staf Untuk Pergi

Chad Tutup Kedubes Qatar, Beri Tenggat Waktu 10 Hari Pada Seluruh Staf Untuk Pergi

Rabu, 23 Aug 2017 21:33

Sindikat Pemain Isu SARA Diduga Bermain di DKI dan Jabar, Andi: Di DKI Sudah Keok

Sindikat Pemain Isu SARA Diduga Bermain di DKI dan Jabar, Andi: Di DKI Sudah Keok

Rabu, 23 Aug 2017 20:43

Sambutan Jokowi ke Sekjen Partai Komunis Vietnam seperti Kepala Negara Dinilai Berlebihan?

Sambutan Jokowi ke Sekjen Partai Komunis Vietnam seperti Kepala Negara Dinilai Berlebihan?

Rabu, 23 Aug 2017 19:49

Jika Tampilkan Pramugari Berbikini, FAUIB Magelang Minta Pemerintah Batalkan Izin Vietjet Air

Jika Tampilkan Pramugari Berbikini, FAUIB Magelang Minta Pemerintah Batalkan Izin Vietjet Air

Rabu, 23 Aug 2017 19:30


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X