Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.060 views

Media Sekuler Telah Berdusta Terkait Berita Terbunuhnya Ahmad Nudin

POSO (voa-islam.com) – Masyarakat Poso menyayangkan pemberitaan di media massa, baik cetak maupun elektronik yang tidak berimbang dan terlebih tidak mendekati kebenaran terkait aksi demo warga Poso sesaat setelah Ahmad Nudin dibunuh Densus 88 pada Senin (10/6/2013) sore di jalan Pulau Irian, kota Poso, Sulawesi Tengah.

Sedangkan dari pihak keluarga, lebih sangat menyesalkan lagi. Pasalnya, mereka yang merasakan secara langsung, betapa media massa tidak bisa bersikap obyektif saat memberitakan kematian Ahmad Nudin. Mereka menjelaskan bahwa masyarakat Poso, banyak sekali yang melihat langsung peristiwa dibunuhnya Nudin oleh Densus 88.

Namun media massa sekuler kelihatannya lebih “asyik dan menguntungkan”, jika mengambil sumber berita yang terkait dengan kasus terorisme dari satu pihak saja, yakni kepolisian. Warga dan keluarga pun menyeru masyarakat untuk tidak percaya lagi terhadap media massa yang hanya menjadi corong Densus 88.

...Itu media itu pak, jangan bapak percaya, yang bapak percaya (orang-orang -red) di sini. Karena kita orang banyak informasi yang lihat dengan mata kepala sendiri...

“Itu media itu pak, jangan bapak percaya, yang bapak percaya (orang-orang -red) di sini. Karena kita orang banyak informasi yang lihat dengan mata kepala sendiri,” kata bu Zainab, ibunda Ahmad Nudin kepada voa-islam.com pada Jum’at (14/6/2013) di Poso.

Bu Zainab menegaskan jika media massa khususnya media televisi seperti TV One dan Metro TV yang selama ini selalu setia mengabarkan setiap peristiwa yang terkait terorisme secara live, tak lebih hanya sebagai media pendusta saja.

Dan terkait berita kematian Ahmad Nudin yang dibunuh Densus 88, bu Zainab mengatakan jika sumber yang lebih falid dan bisa dijadikan rujukan sumber berita yang otentik lebih banyak, akan tetapi kenapa media massa tidak mencari sumber berita tersebut?

...Nah itulah, media itu memang media pendusta semua itu. Ndak ada yang dipercaya itu. Karena kenyataannya kita orang di sini (warga masyarakat Poso -red) yang tau kejadian yang sesungguhnya di sini...

“Nah itulah, media itu memang media pendusta semua itu. Ndak ada yang dipercaya itu. Karena kenyataannya kita orang di sini (warga masyarakat Poso -red) yang tau kejadian yang sesungguhnya di sini,” jelasnya.

Ibu yang mempunyai lima orang anak dan dua diantara anaknya sudah meninggal karena dibunuh Densus 88 inipun berpesan dan mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak mempercayai media massa sekuler yang penuh dengan kedustaan dalam mengabarkan berita-berita terkait kasus terorisme.

Media yang harusnya menjadi balance atau penyeimbang dalam sebuah peristiwa yang terjadi, menurutnya  sudah kehilangan kontrol sosialnya dan tak ada gunanya lagi. Lebih dari itu, media massa yang sudah “berubah kelamin” seperti itu menurut bu Zainab sudah tak pantas lagi disebut sebagai media “terpercaya dan terdepan dalam mengabarkan”.

...Makanya kalau ada kejadian (pembunuhan Densus 88 terhadap warga -red) begitu, jangan percaya dengan media-media (sekuler -red) yang tidak berguna, tidak berfungsi, tidak jelas seperti itu. Saya mohon sama bapak dan warga masyarakat lainnya, jangan percaya itu...

“Makanya kalau ada kejadian (pembunuhan Densus 88 terhadap warga -red) begitu, jangan percaya dengan media-media (sekuler -red) yang tidak berguna, tidak berfungsi, tidak jelas seperti itu. Saya mohon sama bapak dan warga masyarakat lainnya, jangan percaya itu,” serunya.

Sedangkan Ummu Hasyim, istri dari Ahmad Nudin juga mengungkap hal yang serupa. Perempuan yang sekarang menjadi janda dan mengasuh satu anak yatim lantaran suaminya dibunuh Densus 88 ini menyatakan jika media massa, khususnya media televisi telah berdusta semua terkait berita kematian suaminya.

“Iya itu pak, saya tidak mau Densus di bilang menembak, dia (Densus 88 -red) itu pembunuh. Tolong ini berita di kabarkan pak. Pendusta semua media (sekuler -red) itu yaa Allah,” ujar Ummu Hasyim sambil menangis. [UD]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Bayi Lahir Keguguran Diusia 7 Bulan; Masih Diberi Nama dan Diaqiqahi?

Bayi Lahir Keguguran Diusia 7 Bulan; Masih Diberi Nama dan Diaqiqahi?

Rabu, 08 Dec 2021 17:00

Erupsi Semeru dan Evaluasi Sistem Mitigasi

Erupsi Semeru dan Evaluasi Sistem Mitigasi

Rabu, 08 Dec 2021 15:39

Kekerasan Seksual Merajalela, Apa yang Salah?

Kekerasan Seksual Merajalela, Apa yang Salah?

Rabu, 08 Dec 2021 15:23

Cacat Logika Kaum Amoral-Liberal dalam Kasus Randi-Novia

Cacat Logika Kaum Amoral-Liberal dalam Kasus Randi-Novia

Rabu, 08 Dec 2021 14:37

Seorang Tersangka Pembunuh Jurnalis Saudi Jamal Khashoggi Ditangkap Di Prancis

Seorang Tersangka Pembunuh Jurnalis Saudi Jamal Khashoggi Ditangkap Di Prancis

Rabu, 08 Dec 2021 09:40

Wujudkan Organisasi Profesional dan Akuntabel, MUI Kembali Raih Sertifikat ISO

Wujudkan Organisasi Profesional dan Akuntabel, MUI Kembali Raih Sertifikat ISO

Rabu, 08 Dec 2021 08:46

Prancis Akan Tutup Klub Malam dan Diskotek Selama Sebulan untuk Cegah Lonjakan Kasus Virus Corona

Prancis Akan Tutup Klub Malam dan Diskotek Selama Sebulan untuk Cegah Lonjakan Kasus Virus Corona

Selasa, 07 Dec 2021 20:40

Pengungsi Rohingya Gugat Facebook 150 Miliar USD Terkait Genosida Myanmar

Pengungsi Rohingya Gugat Facebook 150 Miliar USD Terkait Genosida Myanmar

Selasa, 07 Dec 2021 20:08

Waspada Varian Omicron, Pemerintah Dorong Vaksinasi bagi Kelompok Rentan dan Anak-Anak

Waspada Varian Omicron, Pemerintah Dorong Vaksinasi bagi Kelompok Rentan dan Anak-Anak

Selasa, 07 Dec 2021 19:51

Bukhori Usulkan RUU Bank Makanan dan RUU Tindak Pidana Kesusilaan Masuk Prolegnas Prioritas 2022

Bukhori Usulkan RUU Bank Makanan dan RUU Tindak Pidana Kesusilaan Masuk Prolegnas Prioritas 2022

Selasa, 07 Dec 2021 19:35

Tuhan Kita Bukan Orang Arab

Tuhan Kita Bukan Orang Arab

Selasa, 07 Dec 2021 17:35

Bantahan untuk Zindiq yang Mengingkari Barokah ''Barokah Hanya Mitos''

Bantahan untuk Zindiq yang Mengingkari Barokah ''Barokah Hanya Mitos''

Selasa, 07 Dec 2021 15:05

Pemilu 2019 Banyak KPPS Jadi Korban, Fahri Hamzah Ingatkan Agar Pemilu 2024 Zero Accident

Pemilu 2019 Banyak KPPS Jadi Korban, Fahri Hamzah Ingatkan Agar Pemilu 2024 Zero Accident

Selasa, 07 Dec 2021 12:50

Jazuli Juwaini Instruksikan Anggota Fraksi PKS Potong Gaji untuk Korban Letusan Semeru

Jazuli Juwaini Instruksikan Anggota Fraksi PKS Potong Gaji untuk Korban Letusan Semeru

Senin, 06 Dec 2021 22:19

Pengungsi Banyak yang Bunuh Diri, Solidarity Indonesia for Refugee Minta UNHCR Peduli

Pengungsi Banyak yang Bunuh Diri, Solidarity Indonesia for Refugee Minta UNHCR Peduli

Senin, 06 Dec 2021 21:31

Pejabat Tinggi Isrel Beri 'Dukungan Penuh' Polisi Yang Menembak Mati Warga Palestina Yang Terluka

Pejabat Tinggi Isrel Beri 'Dukungan Penuh' Polisi Yang Menembak Mati Warga Palestina Yang Terluka

Senin, 06 Dec 2021 20:13

Varian Omicron, Dokter Corona Ungkap Pentingnya Percepatan Vaksinasi

Varian Omicron, Dokter Corona Ungkap Pentingnya Percepatan Vaksinasi

Senin, 06 Dec 2021 20:10

Macron: Prancis Dan Beberapa Negara Eropa Pertimbangkan Buka Perwakilan Diplomatik Di Afghanistan

Macron: Prancis Dan Beberapa Negara Eropa Pertimbangkan Buka Perwakilan Diplomatik Di Afghanistan

Senin, 06 Dec 2021 19:15

Bukhori Beberkan Perjuangan Fraksi PKS Wujudkan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Bukhori Beberkan Perjuangan Fraksi PKS Wujudkan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 06 Dec 2021 16:59

Sering Bicara Soal Agama, KH Cholil Nafis Tawarkan KSAD Dudung Ikut Standarisasi Dai MUI

Sering Bicara Soal Agama, KH Cholil Nafis Tawarkan KSAD Dudung Ikut Standarisasi Dai MUI

Senin, 06 Dec 2021 14:49


MUI

Must Read!
X

Selasa, 07/12/2021 17:35

Tuhan Kita Bukan Orang Arab