Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.432 views

Fahira Idris: Tongkrongan Anak Muda "Sevel" Pun Jajakan Miras

JAKARTA (voa-islam.com) – “Nggak keren kalo nggak mabok.  Boleh minum asal nggak mabok.” Begitulah grand desaign dan opini yang dibangun oleh perusak moral anak bangsa. Sangat disesalkan, jika tempat nongkrong anak muda seperti Seven Eleven (Sevel) dan sejenisnya menjajakan miras yang konsumennya kebanyakan anak muda.

“Saya dapat informasi, remaja yang suka nongkrong di Sevel, suka beli miras jenis Mix Max. Namun, untuk mengelabui orang tua dan gurunya, mereka  menggantinya dengan botol Myzone. Airnya dibuang lalu dituang Mix Max (yang beralkohol itu) ke dalam botol Myzone,” ungkap Ketua Gerakan Anti Miras, Fahira Idris dalam talkshow "Nongkrong Keren Tanpa Miras" di Restauran Steakology Jl. Tebet Barat Raya No. 38, Jaksel. Jumat (21/6) malam.

Seperti diberitakan media massa, Kementrian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan akan menertibkan retail yang sudah menyimpang dari ketentuan yang ada. Penertiban tersebut didasarkan pada akan Peraturan Menteri Perdagangan mengenai penyelenggaraan waralaba. Peraturan tersebut merupakan revisi pp no. 42 tahun 2007.

Kabarnya, Kemendag sudah melayangkan surat teguran untuk dua retail besar seperti Sevel Dan Lawson, karena mereka mengelola retailnya keluar dari izin.

Misalnya untuk retail, tidak boleh menjual minuman beralkohol. Adapun pemantauan penyelenggaraan waralaba berada dibawah wewenang pemda, yaitu Bupati Dan Gubernur.

Fahira Idris mengaku prihatin dengan pemerintah yang tidak serius membahas RUU Miras. Seperti diketahui, RUU ini telah masuk prolegnas urutan 63. Fahira berharap, Menkes juga mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP).

“Melalui talkshow ini, diharapkan dapat mengedukasi pengusaha resto, warung, minimarket, supermarket, hingga hotel untuk tidak menjual miras.  Kami Generasi Anti Miras menghimbau kepada pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan tidak menjual miras selama bulan Ramadhan dan segera membuat regulasi yang jelas tentang miras,” kata Fahira. 

Dalam waktu dekat ini akan dideklrasikan Gerakan Anti Miras hingga ke seluruh Indonesia. Fahira juga menggelar sejumlah diklat kepada pelajar SMA dan mahasiswa terkait tentang bahaya miras, baik di sekolah-sekolah, maupun di tempat tongkrongan anak muda.

DPR Dukung Gerakan Anti Miras

Sementara itu dikatakan Wakil Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Umum DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin,  saat ini baru ada dua fraksi di DPR yang mendukung diterbitkannya UU Miras, yaitu fraksi PPP dan PKS. Partai lain barus sebatas personal, belum melembaga.

“Pembahasan itu tergantung fraksi lain. Semoga saja di akhir tahun ini atau 2014 nanti bisa digodok secara serius,” kata Lukman yang mengaku isu miras punya banyak kepentingan, terutama kepentingan bisnis.

Lukman meyakinkan, komunitas gerakan anti miras bisa saja melakukan loby-Loby kepada pihak pemerintah, dalam hal ini Menkes agar mengeluarkan PP.  Tak kalah penting adalah peran insan pers dan sosial media untuk menyadarkan masyarakat secara keseluruhan ihwal bahaya miras.

“Saya setuju miras adalah kejahatan Negara, bukan lagi individu. Ini tanggungjawab negara.  Tapi, jangan andalkan sepenuhnya pada negara. Masyarakat sipil juga bisa bergerak melakukan proses penyadaran,”tandasnya.

Narasumber lain, dipaparkan dosen Universitas Ibnu Khaldun, Akmal Syafril. “Dalam sudut pandang agama Islam, mabok atau tidak, miras tetap haram. Miras tidak dibatasi oleh umur.  Dari anak-anak sampai orangtua, miras sama merampas akal kita. Miras itu lebih besar keburukannya daripada manfaatnya.

Dalam talkshow tersebut juga diumumkan pemenang dari para bloger yang mengikuti gerakan anti miras yang digelar sejak dua bulan yang lalu. Ada 32 bloger yang ikut lomba. Juara I, II, III, didominasi oleh blogger asal Bandung.

Yang menarik,  resto dan café yang digunakan untuk talkshow ini tidak menjajakan miras atau makanan dengan menggunakan wine. Cak eko adalah pemiliknya. Ia punya banyak cabang di Indonesia, bahkan luar negeri. “Kami mendukung Gerakan Penyelamatan Bangsa,” ujarnya semangat. [desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Latest News
Bapack-Bapack Lyfe

Bapack-Bapack Lyfe

Jum'at, 28 Jan 2022 14:53

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Jum'at, 28 Jan 2022 09:58

Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Kamis, 27 Jan 2022 20:29

Pasukan Pemerintah Yaman Tewaskan Lusinan Pemberontak Syi'ah Houtsi Di Distrik Abedia Marib Tengah

Pasukan Pemerintah Yaman Tewaskan Lusinan Pemberontak Syi'ah Houtsi Di Distrik Abedia Marib Tengah

Kamis, 27 Jan 2022 19:45

1 Tentara Filipina Tewas 2 Terluka Dalam Serangan Abu Sayyaf Di Sulu

1 Tentara Filipina Tewas 2 Terluka Dalam Serangan Abu Sayyaf Di Sulu

Kamis, 27 Jan 2022 19:00

Publikasi Daftar Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris oleh BNPT Timbulkan Kecemasan Masyarakat

Publikasi Daftar Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris oleh BNPT Timbulkan Kecemasan Masyarakat

Kamis, 27 Jan 2022 18:15

Prancis Akan Tutup Situs Web Islam Karena Bertentangan Dengan 'Nilai-nilai Nasional'

Prancis Akan Tutup Situs Web Islam Karena Bertentangan Dengan 'Nilai-nilai Nasional'

Kamis, 27 Jan 2022 18:15

Sesajen dan Seribu Dupa Mengiringi Doa, Layakkah Dilakukan?

Sesajen dan Seribu Dupa Mengiringi Doa, Layakkah Dilakukan?

Kamis, 27 Jan 2022 10:29

Peluang 2022: Kemitraan Padang Pariaman Raih Omset Puluhan Juta

Peluang 2022: Kemitraan Padang Pariaman Raih Omset Puluhan Juta

Kamis, 27 Jan 2022 07:23

Lantik Dewan Pakar, PKS Siap Bersinergi Bangun Indonesia

Lantik Dewan Pakar, PKS Siap Bersinergi Bangun Indonesia

Kamis, 27 Jan 2022 04:20

Api Bandung Menghangatkan Purnawirawan

Api Bandung Menghangatkan Purnawirawan

Rabu, 26 Jan 2022 23:14

Pernyataan Kepala BNPT Soal Pesantren Terafilisasi Jaringan Teroris Perlu Diluruskan

Pernyataan Kepala BNPT Soal Pesantren Terafilisasi Jaringan Teroris Perlu Diluruskan

Rabu, 26 Jan 2022 23:12

Legislator: Sejahterakan Rakyat, Penerimaan Pajak Akan Meningkat

Legislator: Sejahterakan Rakyat, Penerimaan Pajak Akan Meningkat

Rabu, 26 Jan 2022 23:10

Ketua MIUMI Aceh Isi Pengajian 'Urgensi dan Keutamaan Belajar Ilmu Syari' di Dayah Arun Lhokseumawe

Ketua MIUMI Aceh Isi Pengajian 'Urgensi dan Keutamaan Belajar Ilmu Syari' di Dayah Arun Lhokseumawe

Rabu, 26 Jan 2022 22:46

Israel Bersiap Untuk Evakuasi Ribuan Warga Yahudi Ukraina Di Tengah Ancaman Invasi Rusia

Israel Bersiap Untuk Evakuasi Ribuan Warga Yahudi Ukraina Di Tengah Ancaman Invasi Rusia

Rabu, 26 Jan 2022 21:45

5 Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Semenanjung Sinai

5 Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Semenanjung Sinai

Rabu, 26 Jan 2022 21:20

Kewajiban Suami dan Bapak terhadap Keluarganya

Kewajiban Suami dan Bapak terhadap Keluarganya

Rabu, 26 Jan 2022 21:00

Mahasiswa Peternakan Universitas PERSIS Berinovasi dalam Pupuk Organik

Mahasiswa Peternakan Universitas PERSIS Berinovasi dalam Pupuk Organik

Rabu, 26 Jan 2022 17:13

Ketua Kadin: PERSIS Miliki Potensi Kembangkan Ekonomi Syariah

Ketua Kadin: PERSIS Miliki Potensi Kembangkan Ekonomi Syariah

Rabu, 26 Jan 2022 17:06

Yair Lapid: Israel Ingin Bangun Hubungan Diplomatik Dengan Indonesia Dan Saudi, Tapi Butuh Waktu

Yair Lapid: Israel Ingin Bangun Hubungan Diplomatik Dengan Indonesia Dan Saudi, Tapi Butuh Waktu

Rabu, 26 Jan 2022 16:00


MUI

Must Read!
X