Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.017 views

Hijaukan Ibadah: Gerakan 100 Ribu Selamatkan Sawah Produktif

BANDUNG (voa-islam.com) - Untuk mewujudkan semesta yang hijau, dan menumbuhsuburkan ibadah kepada Allah Swt, hari ini, Ahad, 30 Juni 2013, akan digelar Malam Cinta Lingkungan “Hijaukan Ibadah”, sekaligus launching “Gerakan 100ribu Selamatkan Sawah Produktif”.

Acara akan berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (SABUGA) ITB, Jl. Taman Sari, Bandung. Selain itu juga akan diadakan Press Conference, pukul 18.00 s/d 19.00 WIB, serta Launching Program: Pukul 19.00 s/d selesai

Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain: Prof. Dr. KH. Miftah Faridl (Ketua MUI Jawa Barat, Ketua Umum MUI Kota Bandung), Ahmad Heryawan (Gubernur Jawa Barat ), H. Rachmat Badruddin (Ketua Dewan Teh Indonesia), Ridwan Kamil (Walikota Bandung Terpilih Periode 2013-2018), beserta para Inohong, dan segenap elemen umat, yang concern terhadap isu lingkungan.

Acara akan dimeriahkan Live Performance Abah Iwan “Melati Dari Jayagiri” Abdulrahman (Aktivis Lingkungan cum Maestro Pop Balada Reliji).

Berdasarkan data BPS, angka produksi padi tahun 2012 sebesar 11.271.860 ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 7.071.965 ton beras. Produksi ini turun sebesar 3,11 % bila dibandingkan dengan tahun 2011 yang mencapai 11.633.890 ton GKG atau setara 7.299.103 ton beras.

Selain itu terjadi juga penurunan produktivitas sebesar 0,81 % dari 59,22 kuintal /hektar di tahun 2011 menjadi 58,74 kuintal /hektar pada tahun 2012. Luas lahan persawahan, setiap harinya semakin berkurang.

“Jika tak ada lagi sawah, maka bagaimana dengan kebutuhan pokok beras masyarakat Indonesia? Haruskah negeri yang subur ini untuk urusan beras tergantung kepada negara lain? Akankah negeri ini terjajah kembali dalam pemenuhan kebutuhan beras, sebuah tempat yang seharusnya padi bisa tumbuh dengan subur?” tanya Hendi Suhendi, Direktur Sinergi Foundation - Dompet Dhuafa, medio Juni 2013 lalu.

Karenanya, untuk menjawab pertanyaan  ini, Sinergi Foundation – Dompet Dhuafa menginisiasi ‘Gerakan 100 Ribu: Selamatkan Sawah Produktif, Ciptakan Lumbung Desa’. Sebuah gerakan masyarakat yang peduli akan ketahanan pangan, peduli kepada para petani, dan peduli kepada sumber daya alam yang perlu dilestarikan.

“Bentuk gerakan ini adalah penyelamatan sawah masyarakat dari alih fungsi lahan, baik melalui proses pembelian sawah dan atau pencetakan sawah baru, juga dengan menjaga dan meningkatkan produktivitas dengan pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Hendi.

“Sedangkan ‘Lumbung Desa’ merupakan program ketahanan pangan dalam bentuk gerakan pembentukan usaha produktif yang berbasis kepada potensi lokal pedesaan, seperti : sawah, kebun, ternak, maupun home industry. Upaya ini diwujudkan melalui proses peningkatan produksi, pengelolaan, dan pemasaran pangan yang dikelola dengan pendekatan social enterprise, sehingga akan tercipta desa mandiri pangan,” tambah Hendi.

Mengapa 100 Ribu?

Sinergi Foundation menamai gerakan 100 Ribu karena dalam angka 100 ribu, terdapat pelbagai makna optimis. 100 Ribu merupakan ajakan berdonasi minimal Rp 100 ribu sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pangan Indonesia dan kesejahteraan masyarakat miskin yang mayoritas sebagai buruh tani dan petani kecil.

“Targetnya adalah menyelamatkan 100 ribu hektar sawah. Mimpi untuk pemberdayaan 100 ribu sarjana pertanian guna mendukung pendampingan program. Dan dari 100 ribu hektar sawah,Insya Allah akan memberdayakan 1 juta petani dan dhuafa sebagai penerima manfaat program,” tegas Hendi.

Dengan gerakan 100 Ribu, Sinergi Foundation- Dompet Dhuafa akan mengembangkan program-program nyata guna menyelamatkan sawah produktif. Adapun strategi pengelolaan gerakan ini melalui 4 tahap yaitu (1) Pemberdayaan, (2) bisnis, (3) keuntungan, (4) aspek legal lahan.

“Pola pemberdayaan dilakukan dalam pengelolaan lahan. Setiap lahan seluas 10.000m2, dibentuk satu kelompok pengelolaan dari para petani di daerah sekitar lahan sawah produktif. Satu kelompok didampingi satu sarjana pertanian yang merupaan pendamping dan pengelola usaha,” kata Hendi.

Mengenai langkah bisnis, menurut Hendi, bahwa hasil pengolahan sawah produktif akan dipasarkan melalui jejaring Sinergi Foundation- Dompet Dhuafa, dan elemen umat lainnya yang memiliki kesamaan visi, dengan pola keuntungan untuk pengembangan asset, pengelolaan, dan juga program pemberdayaan. Mengenai lahan  yang dibeli dan digunakan untuk sawah, akan dijadikan wakaf. “Status lahan itu berupa wakaf, yang kedepannya akan menjad aset wakaf untuk daerah pemberdayaan mitra tersebut,” tambahnya.

Hendi berharap, dengan gerakan 100 ribu ini, setiap kita dapat berperan membantu dengan langkah nyata.” Dengan berbagai langkah dan upaya tersebut, maka diharapkan kita dapat menyelamatkan sawah produktif, meningkatkan taraf hidup petani, dan membantu terwujudnya kedaulatan pangan. Mimpi besar yang bukanlah mustahil, bila melangkah dengan ikhtiar dan kesadaran bersama untuk bahu-membahu,” pungkas Hendi. [desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X