Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.030 views

Mendiamkan Maksiat, Said Aqil Berarti Setuju Atas Perbuatan Maksiat

JAKARTA (voa-islam.com) – Dalam jawaban syar'i untuk komentar Said Aqil tentang sweeping yang tak syar'i, ustadz Fuad Al-Hazimi menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW memang tidak pernah melakukan sweeping karena pada zamannya sedikit sekali perbuatan maksiat.

Kalaupun ada, lanjut Ketua Masyarakat Peduli Syari’at Islam (MPSI) Grabag Magelang ini, Rasulullah maupun para sahabat akan langsung menindak dan menghukum para pelaku kemungkaran dan kemaksiatan sebagaimana hadits dari Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda (yang artinya) :

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya. Sungguh, aku pernah bertekad untuk menyuruh orang membawa kayu bakar dan menyalakannya, kemudian aku akan perintahkan orang untuk mengumandangkan adzan untuk shalat (berjama'ah) kemudian akan aku suruh salah seorang untuk mengimami orang-orang (jama'ah) yang ada lalu aku akan berangkat mencari para lelaki yang tidak ikut shalat berjama’ah itu supaya aku bisa membakar rumah-rumah mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

...Mengajak kepada yang ma’ruf dan mencegah dari kemungkaran adalah salah satu pokok Dienul Islam, merupakan tujuan terbesar diutusnya para Rasul dan hukumnya adalah fardhu ‘ain bagi semua manusia, baik individu maupun kelompok, sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki...

Selain itu, pengurus Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia (DDII) kabupaten Magelang ini menjelaskan, bahaya orang yang cenderung kepada dunia dan mendustakan ayat-ayat Allah SWT.

“Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri daripada ayat-ayat itu lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat”.

“Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat) nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir”.

...Dien ini tidak akan tegak kecuali dengan Al Kitab (Al Qur’an dan Sunnah), Neraca (keadilan) dan Besi (kekuatan)...

“Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir. Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat zalim”.

“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi”. (QS. Al A’raaf 7 : 175 – 178)

Siasat atau apapun namanya dalam beramal, kata ustadz Al-Hazimi hendaklah tetap mengacu kepada ayat dan sabda Rasulullah serta nasehat para ulama berikut ini. Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya) :

“Perumpamaan orang yang menegakkan syari’ah Allah dan yang melanggarnya adalah seperti sekelompok orang yang menaiki kapal. Sebagian di atas sebagian yang di bawah. Mereka yang berada di bawah jika ingin minum, harus ke atas terlebih dahulu karena persediaan air ada di atas. Lalu mereka berkata : “Seandainya kita lubangi saja kapal ini, tentu kita tidak akan repot-repot ke atas”. Jika mereka tidak dilarang, pastilah seluruh kapal akan tenggelam. Namun jika ada yang melarang, niscaya mereka semua akan selamat”. (HR. Bukhari)

...Barangsiapa yang menyaksikan kemungkaran, maka wajib baginya untuk merubah dengan tangannya (kekuatannya), jika ia tidak mampu maka ia wajib menggunakan lisannya, jika ia tidak mampu maka ia wajib menggunakan hatinya, dan itu adalah iman yang paling lemah...

“Tidak ada satu pun Nabi yang diutus Allah pada suatu ummat sebelumku kecuali mereka memiliki hawariyyun (para pendukung) dari ummat itu serta para sahabat yang mengamalkan sunnah-sunnahnya dan mengikuti perintahnya. Kemudian akan muncul setelah mereka, para penerus yang mengucapkan apa yang tidak mereka lakukan dan melakukan apa yang tidak diperintahkan. Maka barangsiapa yang berjihad melawan mereka dengan tangannya, ia adalah seorang mukmin, barangsiapa yang berjihad melawan mereka dengan lisan (mulut) nya ia adalah seorang mukmin, dan tidak ada setelah itu sedikit pun iman walaupun sebesar biji sawi (dzarrah)”. (HR. Muslim)

Mantan Imam Masjid Al Hijrah Sydney NSW Australia ini juga menerangkan balasan bagi orang yang tidak mau beramar ma’ruf nahi mungkar. Allah Azza wa Jalla berfirman :

لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ

“Orang-orang kafir dari Bani Israil telah dilaknat Allah dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka lakukan. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu”. (QS. Al Maa-idah 5 : 78 – 79)

الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ نَسُوا اللَّهَ فَنَسِيَهُمْ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang mungkar dan melarang berbuat yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik”. (QS. At Taubah 9 : 67)

...Kalau orang Arab yang lurus aqidahnya pasti akan langsung protes orang seperti ini dikasih nama Said (Bahagia) Aqil (Cerdas atau berakal) Siradj (Penerang). Bisa jadi sebagai wujud protesnya, mereka akan langsung nambah satu kata : LAA (tidak)...

- Ibnul Araby menjelaskan :

“Mengajak kepada yang ma’ruf dan mencegah dari kemungkaran adalah salah satu pokok Dienul Islam, salah satu tonggak di antara tonggak-tonggak kaum muslimin dan khilafahnya Rabbul ‘Alamin, merupakan tujuan terbesar diutusnya para Rasul dan hukumnya adalah fardhu ‘ain bagi semua manusia, baik individu maupun kelompok, sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki”. (Aridhotul Ahwadzy juz 9 hal 31)

- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata :

“Dien ini tidak akan tegak kecuali dengan Al Kitab (Al Qur’an dan Sunnah), Neraca (keadilan) dan Besi (kekuatan)”. Allah Ta’ala Berfirman (artinya) :

“Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa”. (QS. Al Hadid 57 : 25)

...Namanya jadi LAA SAID WA LAA AQIL WA LAA SIRADJ alias orang yang tidak bahagia, tidak berakal dan tidak memberi penerangan. Gampang tho? Tinggal ngasih LAA ditengahnya...

“Dengan Al Qur’an dan Sunnah, Ilmu dan Ad Dien ditegakkan, dengan keadilan hukum dan undang-undang, kekuasaan diterapkan dan dengan besi (kekuatan) hudud (sanksi dan hukuman) dilaksanakan terhadap orang-orang Kafir dan munafiq”. (Majmu’atul Fatawa)

Ustadz Al-Hazimi menambahkan bahwa semaksimal mungkin, umat Islam harus melakukan amar ma’ruf nahi mungkar atau imannya dalam kondisi paling lemah terus. Adapun pilihan bentuk nahi mungkar apa yang boleh dipilih, berikut penjelasan Syaikh Abdullah Azzam, Asy Syahid -kamaa nahsabuh-.

“Adapun urutan amar ma'ruf nahi mungkar adalah sesuai hadits Nabi SAW :

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الإِيمَانِ

“Barangsiapa yang menyaksikan kemungkaran, maka wajib baginya untuk merubah dengan tangannya (kekuatannya), jika ia tidak mampu maka ia wajib menggunakan lisannya, jika ia tidak mampu maka ia wajib menggunakan hatinya, dan itu adalah iman yang paling lemah”. (HR. Muslim)

“Maka tidak diperbolehkan menggunakan lisan (saja) bagi orang yang mampu menggunakan pedang dalam menghapus kemungkaran, juga tidak diperbolehkan hanya mengingkari dengan hati jika ia mampu mengkritik, mengungkap keburukannya dan mengingatkan pelakunya agar takut kepada Allah dari kemungkaran itu”.

...Sama seperti Hosni Mubarak (yang diberkahi). Mereka (rakyat Mesir) kemudian merubahnya menjadi Hosni LAA Mubarak...

Dan juga penjelasan Imam Al Jashshosh dalam Kitab Ahkamul Qur'an tulisan Imam Al Jashshosh, dikutip sebuah penjelasan dari Muhammad bin Al Hanafiyyah -putra Ali Bin Abi Thalib dari istri keduanya- berikut ini :

“Dan penghilangan kemungkaran dengan menggunakan tangan dapat diwujudkan dalam beberapa bentuk, di antaranya :

Jika kemungkaran itu tidak mungkin dapat hilang kecuali dengan pedang dan pelakunya harus didatangi, maka orang tersebut harus melakukan hal tersebut, seperti saat seseorang hendak membunuhnya atau membunuh orang lain, atau hendak merampoknya atau memperkosanya dan yang semisal dengan itu, sedang orang itu mengetahui bahwa perbuatan itu tidak mungkin berhenti hanya dengan sebatas peringatan lisan atau melawannya namun tidak dengan senjata, MAKA IA WAJIB MELAWAN ORANG ITU DENGAN SENJATA”.

Hal ini didasarkan hadits : “Barangsiapa yang menyaksikan kemungkaran, maka wajib baginya untuk merubah dengan tangannya (kekuatannya)”.

Jika tidak mungkin merubah atau mencegahnya kecuali dengan membunuhnya, maka ia wajib membunuhnya. Namun jika menurutnya cukup dengan menggunakan kekuatan tangan saja tanpa harus menggunakan senjata dan si pelaku sudah berhenti dari kemungkaran itu, maka ia tidak boleh mendahulukan menggunakan senjata (membunuhnya).

Akan tetapi jika tidak mungkin mencegah kemungkaran tersebut kecuali dengan menggunakan senjata (membunuhnya) tanpa terlebih dahulu memberikan peringatan maka ia wajib melakukan hal itu”. (Ahkamul Qur'an lil Jashshsosh 2/713)

...Bukankah mendiamkan kemungkaran berarti setuju akan kemungkaran itu?...

Ustadz Al-Hazimi juga mengkritisi nama yang dipakai oleh Said Aqil. Menurutnya, nama tersebut terlalu bagus disematkan bagi orang yang sering mendiskreditkan Islam dan ajaran Islam.

“Kalau orang Arab yang lurus aqidahnya pasti akan langsung protes orang seperti ini dikasih nama Said (Bahagia) Aqil (Cerdas atau berakal) Siradj (Penerang). Bisa jadi sebagai wujud protesnya, mereka akan langsung nambah satu kata : LAA (tidak),” kata ustadz Al-Hazimi.

“Namanya jadi LAA SAID WA LAA AQIL WA LAA SIRADJ alias orang yang tidak bahagia, tidak berakal dan tidak memberi penerangan. Gampang tho? Tinggal ngasih LAA ditengahnya,” imbuhnya.

“Sama seperti Hosni Mubarak (yang diberkahi). Mereka (rakyat Mesir) kemudian merubahnya menjadi Hosni LAA Mubarak,” terangnya.

Terakhir, ustadz Al-Hazimi menegaskan, jika ada seseorang yang mendiamkan perbuatan mungkar dan maksiat, sedangkan ia tau akan kemaksiatan tersebut, maka ia sama saja dengan menyetujui perilaku mungkar dan maksiat tersebut.

“Bukankah mendiamkan kemungkaran berarti setuju akan kemungkaran itu?,” pungkasnya. [Khalid Khalifah]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas Dalam Bentrokan Dengan Islamic State Di Homs

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas Dalam Bentrokan Dengan Islamic State Di Homs

Ahad, 17 Jan 2021 21:00

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Ahad, 17 Jan 2021 20:45

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS Di Hari Pertama Menjabat Presiden

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS Di Hari Pertama Menjabat Presiden

Ahad, 17 Jan 2021 20:22

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Ahad, 17 Jan 2021 20:14

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Ahad, 17 Jan 2021 19:54

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Ahad, 17 Jan 2021 19:43

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Ahad, 17 Jan 2021 19:42

Pro Kontra Vaksin

Pro Kontra Vaksin

Ahad, 17 Jan 2021 19:19

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27


MUI

Must Read!
X