Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.141 views

Dituding Pro Teroris, Komnas HAM Anggap Polri Tak Mengerti HAM

POSO (voa-islam.com) – Tim Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) berkunjung ke Poso, Sulawesi Tengah, pada Selasa (27/82013) dan berada di Poso selama tiga hari terhitung sejak hari itu.

Tim dari Komnas HAM yang dipimpin Siane Indriani tersebut ke Poso untuk bertemu dengan jajaran Polres Poso. Pertemuan dilakukan terkait penanganan tindak terorisme.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Poso, AKBP Susnadi mengeluhkan sikap Komnas HAM yang dinilai berat sebelah. Polri menuding Komnas HAM pro dengan “teroris” dan para keluarganya.

Ia pun meminta pada Komnas HAM agar tidak berat sebelah dalam menanggapi kegiatan penegakan hukum, dan berharap agar Komnas HAM lebih berimbang menanggapi operasi kepolisian di wilayah Poso.

...Kalau aparat kan penegak hukum. Kalau aparat misalnya ada korban dari bawah berarti yang bertanggung jawab komandannya, sudah ada...

”Keluhan-keluhan dari rekan yang menjadi korban, baik istrinya maupun anggota itu sendiri, kalau di tanggapan anggota kok sepertinya Komnas HAM berat sebelah. Ini penyampaian dari anggota, saya sampaikan jadi sepertinya Komnas HAM itu berpihak ke teroris,” paparnya, Rabu (28/8/2013).

“Maaf nih, ini bahasa anggota kan seperti itu dalam penanganan di sini. Tapi saya sampaikan tidak seperti itu. Mungkin Komnas HAM juga punya standar tersendiri dalam hal penegakan hukum,” imbuhnya.

Mendengar tudingan tersebut, Siane Indriani menanggapi pernyataan Susnadi dengan mengatakan bahwa pada prinsipnya, Komnas HAM melindungi setiap pihak yang menjadi korban.

Selain itu, ungkap Siane, sebenarnya setiap anggota Polri yang bertugas sudah mendapat perlindungan dari institusinya.

Ini berbeda dengan masyarakat yang ketika menjadi korban, tidak memiliki tempat untuk mengadu, terlebih bila hal itu justru dilakukan oleh aparat penegak hukum.

...Tapi kalau masyarakat kan tidak, siapa yang akan melindungi?...

“Sebetulnya begini, bukannya kami tidak concern, bukan. Kalau aparat kan penegak hukum. Kalau aparat itu misalnya ada korban dari bawah berarti yang bertanggung jawab komandannya, sudah ada,” jawab Siane.

Namun, lanjut Komisioner Komnas HAM Subkomisi Pemantauan dan Penyelidikan ini, lain halnya dengan masyarakat jika menjadi korban tindak kekerasan dan tidak kejahatan lainnya.

Ketika masyarakat yang menjadi korban tidak kekerasan seperti yang dilakukan Densus 88 atau aparat penegak hukum lainnya, mereka tidak ada yang melindungi.

“Tapi kalau masyarakat kan tidak, siapa yang akan melindungi?,” tanyanya.

“Tapi kami memang melindungi semua pihak. Termasuk kalau ada polisi yang mengadu ke kami. Tapi, itu pengaduan tidak terbuka. Tidak terbuka karena tidak enak sama komandannya,” ungkapnya. [Khal-fah/dbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah yang ditinggali keluarga yatim Ibu Turyati (34) ludes terbakar saat ditinggal berbuka puasa bersama dan sholat Tarawih. Kebakaran pada Kamis malam (23/3/2023) itu tak menyisakan barang...

Berbagi Keberkahan, Bantuan Modal Usaha Untuk Muallaf

Berbagi Keberkahan, Bantuan Modal Usaha Untuk Muallaf

Tak punya kedua orang tuanya sejak 2017, Monica Kenyo Wulan Hapsari (27) hidup sendiri di kos berukuran sempit 2 x 3 meter. Sempat kelaparan dan hanya mampu jual sepatu dan tas ke rosok untuk...

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X

Jum'at, 22/09/2023 20:09

6 Faidah Shalat Shubuh Berjamaah