Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
29.029 views

Hartono Ahmad Jaiz: Sudah Difatwakan Sesat Dilarang Sebar Kesesatannya

Yang Difatwakan Sesat Atau Harus Diwaspadai Tidak Layak Menyiarkan Kesesatannya

Suatu aliran atau pemahaman yang telah difatwakan sesat atau harus diwaspadai karena akan membahayakan akidah Umat Islam dan sebagainya, maka bila diuraikan kesesatannya itu justru menyelamatkan masyarakat dari bahaya kesesatan aliran atau faham yang telah difatwa sesat tersebut.

Apabila pihak yang telah difatwa sesat atau harus diwaspadai itu menuntut agar dibolehkan bicara sebagai apa yang mereka sebut hak jawab, itu berarti sama dengan minta diberi kesempatan untuk menyebarkan kesesatannya atau hal yang membahayakan bagi aqidah umat Islam dan sebagainya.

Tentu saja berbeda dengan aliran atau pemahaman yang belum/ tidak ada fatwa sesat dan semacamnya. Apa yang disebut perlu adanya keseimbangan, itu hanya terhadap yang belum ada indikasi pemahamannya tertolak, atau cacat.

Sebagaimana  saksi dalam suatu perkara pun akan tertolak bila sudah ada indikasi yang mengharuskan tertolaknya, misalnya karena sakit jiwa.

Ketika suatu aliran difatwakan sesat menyesatkan, lalu kesesatannya itu diuraikan dalam suatu media agar Umat Islam ini terselamatkan dari kesesatannya, maka tidak diperlukan bantahan dari pihak yang difatwakan sesat oleh Ulama (dengan dalil-dalil yang shahih).

Bila kemudian pihak yang telah difatwakan sesat itu dibolehkan membantah dengan media yang sama sebagai bantahan dari penjelasan yang sudah disiarkan, berarti lebih bahaya dibanding mempersilakan orang yang sakt jiwa didudukkan sebagai saksi dalam suatu perkara.

Kenapa? Karena orang yang sakit jiwa ketika jadi saksi (dan itu sudah tidak boleh) tidak ada unsure ajakan untuk jadi orang yang sakit jiwa seperti dia.

Sedangkan pihak aliran sesat, ketika diberi peluang untuk menyiarkan fahamnya (apalagi misalnya dianggap punya hak jawab) maka akan membahayakan dan merusak. Karena punya daya tekad dan upaya kuat untuk menjadikan orang jadi sesat seperti pihaknya.

Oleh karena itu di dalam Islam, yang namanya kemunkaran (keburukan, kesesatan, kemaksiatan dan sebagainya) itu bukan untuk diberi peluang untuk disebarkan oleh pelakunya, pengusungnya, penganjurnya dan sebagainya; tetapi adalah untuk diberantas.

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ 

"Siapa saja yang melihat kemungkaran hendaknya ia mengubah dengan tangannya. Jika dengan tangan tidak mampu, hendaklah ia ubah dengan lisannya; dan jika dengan lisan tidak mampu maka ubahlah dengan hatinya; dan ini adalah selemah-lemah iman." [HR. Muslim] 

Dengan demikian, seperti kasus Khazanah Trans7 yang menyiarkan Idul Ghadir Syiah, lalu pihak IJABI dari Syiah menuntut hak jawab, sebagai keseimbangan atau bahkan ada suara-sauara yang menginginkan agar pentolannya seperti Jalaludin Rakhmat dijadikan salah satu nara sumber, itu suatu yang aneh.

Menganggap suatu yang sudah difatwakan sesat menyesatkan atau harus diwaspadai faham syiahnya itu, dianggap sama dengan pihak yang tidak ada masalah sama sekali.

Coba kita pikir, barang keluaran pabrik saja yang sudah disortir oleh petugasnya, dinyatakan cacat maka tidak boleh dipajang di etalase toko disamakan dengan yang tidak cacat.

Lebih tidak masuk akal lagi bila dipajang sama-sama didudukkan secara bersama-sama agar seimbang antara yang mulus dan yang cacat. Itu benar-benar tidak masuk akal, kecuali bagi yang tidak menggunakan akal.

Bila tetap dilakukan, maka dapat ditelusuri, apakah memang sengaja untuk menipu para pembeli, atau untuk menjatuhkan pabrik dan sebagainya.

Nah, dengan demikian, kita perlu sangat cermat dalam mempertimbangkan. Apalagi ini cacatnya saja melalui penelitian cermat, kemudian baru dikeluarkan fatwa ulama bahwa syiah itu sesat dan menyesatkan, seperti fatwa MUI Jawa Timur yang oleh MUI Pusat (KH Ma’ruf Amien) dinyatakan fatwa itu sah.

Ketika fatwa yang menyatakan Syiah itu sesat menyesatkanitu dinyatakan sah, berarti ibaratnya, Syiah telah tersortir bagi Umat Islam.  Misalnya itu barang produk suatu pabrik, barang sudah disortir, lalu minta dipajang di etalase, karena yang tidak cacat dipajang  maka dia juga harus dipajang, dengan alasan agar seimbang.

Tentu saja pihak toko akan menolak. Karena kalau dilaksanakan, maka akan dituduh oleh para pembeli, bahwa toko itu melakukan penipuan. Bahkan bisa juga dituduh oleh pabrik bahwa toko itu mau menjatuhkan pabrik.

Jika pihak penayang Khazanah Trans7 tentang Idul Ghadir Syiah itu menuruti desakan syiah IJABI, resikonya akan bisa dianggap menipu Umat Islam dengan menyebarkan faham Syiah. Bahkan mungkin ada yang menuduhnya bersekongkol menjatuhkan Islam dengan menyebarkan faham dari pihak Syiah.

(Hartono Ahmad Jaiz)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

Sabtu, 18 Sep 2021 20:25

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Sabtu, 18 Sep 2021 19:48

 HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

Sabtu, 18 Sep 2021 16:55

Arah Demokrasi Terpimpin

Arah Demokrasi Terpimpin

Sabtu, 18 Sep 2021 16:47

Ah Dudung, Memang Parah

Ah Dudung, Memang Parah

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Sabtu, 18 Sep 2021 15:45

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Sabtu, 18 Sep 2021 15:41

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

Sabtu, 18 Sep 2021 09:36

Pesta Miras Berujung Nahas, Islam Punya Solusi Tuntas!

Pesta Miras Berujung Nahas, Islam Punya Solusi Tuntas!

Sabtu, 18 Sep 2021 09:10

Cara Promosi 'A to Z' Bisnis Kuliner Agar Raih Puluhan Juta

Cara Promosi 'A to Z' Bisnis Kuliner Agar Raih Puluhan Juta

Sabtu, 18 Sep 2021 08:17

Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jum'at, 17 Sep 2021 23:55


MUI

Must Read!
X