Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
105.546 views

Mega : Jokowi Capres PDIP, Indonesia Dikangkangi Konglomerat Cina

JAKARTA (voa-islam.com) - Ketua Umum PDIP, Megawati, sudah tidak tahan lagi, menghadapi desakan dari kalangan konglomerat Cina, yang sudah begitu luar biasa memberikan dukungan kepada Jokowi, yang sejatinya masih keturunan Cina, maju menjadi calon presiden pada pilpres 2014, Jum’at, 14/3/2014.

Sebenarnya Jokowi adalah punya nama Cina yaitu Wie Jo Koh. Nama ini diberikan oleh orang tuanya berdasarkan nama seorang leluhurnya yang pertama kali datang ke  Indonesia, Wie Jok Nyan. Sehingga jelaslah Jokowi adalah seorang Cina bermarga Wie.

Sejak Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta, belum ada progres apapun, seperti mengatasi banjir, kemacetan, dan sejumlah masalah sosial di Jakarta, termasuk soal korupsi, sebaliknya dalam pengadaan 1.000 bus Transjakarta, yang senilai Rp 1 triliun, sudah terbukti adanya kolusi dan korupsi, dan melibatkan pendukungnya.

Bagaimana kalau jadi presiden, pasti akan mengulangi sejarah Megawati, yang memberikan ampunan konglomerat Cina, yang sudah merampok dan ngemplang dana  BLBI Rp. 650 triliun?

Akibat kasus bail out BLBI itu, bangsa Indonesia menjadi 'kere dan jembel', dan uang itu dikeruk para konglomerat Cina, tidak dibayar, sementara sampai sekarang pemerintah melalui APBN harus masih terus membayar bunganya, setiap tahun, puluhan triliun, sampai tahun 2030!

Tetapi konglomerat Cina, diantaranya James Riyadi, pemilik LIPPO yang sudah menjadikan Jokowi sebagai ‘boneka’, melalui media massa, termasuk media sosial, dan sejumlah sukarelawan menggelembungkan nama Jokowi, ke tingkat paling atas.

Sekarang 'boneka' itu benar-benar dimainkan menjadi calon presiden,  guna merengkuh kekuasaan. Bahkan, di situs-situs dan media massa, sudah menampilkan gambar Jokowi sudah menggunakan seragam presiden dan berada di Istana.

Jasmev (Jokowi-Ahok sosial media valunteer), membanjiri berbagai tulisan yang menyanjung Jokowi, kemudian membuat survei secara konsisten dengan menempatkan Jokowi diurutan paling atas diantara para calon presiden. Inilah yang mempengaruhi opini nasional, seakan Jokowi manusia 'ajaib' yang bisa memberikan obat mujarab bagi bangsa Indonesia. 

Kelompok-kelompok 'politik' pendukung Jokowi dengan menggunakan nama PDIP ‘Projo’ (Pro-Jokowi) terus mendesakkan kepada Mega agar segera menetapkan Jokowi, sebagai calon presiden dari PDIP dalam pemilu presiden tahun 2014 ini. Nampaknya, desakan-desakan berbagai kelompok kepentingan, membuat Mega harus menerima, dan kemudian mendeklarasikan pencalonan Jokowi sebagai calon presiden dari PDIP.

Skenario yang bakal terjadi pasca pemilu legislatif dan pemilu presiden 2014, di mana PDIP mendapat suara mayoritas di parlemen, dan Jokowi menang, maka sekaligus presiden Indonesia keturunan Cina, dan ibukota Republik Indonesia, Jakarta, beralih ke tangan A Hok.

Benar-benar seperti dalam cerita silat, sekali tepuk ‘dua nyawa’. Cina mengangkangi Republik Indonesia, sekaligus mengangkangi ibukota Jakarta. Pribumi hanya menjadi 'budak' dan 'kuli' orang Cina. (aby/dbs/voa-islam.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Ahad, 25 Aug 2019 00:20

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Sabtu, 24 Aug 2019 23:58

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Sabtu, 24 Aug 2019 23:57

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

Sabtu, 24 Aug 2019 22:52

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Sabtu, 24 Aug 2019 22:48

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Sabtu, 24 Aug 2019 22:05

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Sabtu, 24 Aug 2019 21:45

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Sabtu, 24 Aug 2019 21:39

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Sabtu, 24 Aug 2019 21:30

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

Sabtu, 24 Aug 2019 21:15

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Sabtu, 24 Aug 2019 20:45

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 20:38

Membangun Militansi Indonesia

Membangun Militansi Indonesia

Sabtu, 24 Aug 2019 20:32

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Sabtu, 24 Aug 2019 20:15

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

Sabtu, 24 Aug 2019 20:10

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Sabtu, 24 Aug 2019 19:31

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

Sabtu, 24 Aug 2019 19:23

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Sabtu, 24 Aug 2019 19:03

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 18:57

Indonesia Masuk ke Dalam Perangkap Utang Cina?

Indonesia Masuk ke Dalam Perangkap Utang Cina?

Sabtu, 24 Aug 2019 18:31


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X