Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.211 views

Preman Bertato Rusak Masjid Nurul Ikhlas Cihampelas Hingga Tak Bisa Digunakan

BANDUNG (voa-islam) - Segerombolan preman bertato mengeksekusi sebuah kawasan hunian dan Masjid Nurul Ikhlas Cihampelas No 149 Senin (05/05/2014) kemarin. Kejadian berlangsung sejak pukul 08.00– 16.00 WIB. Beruntung tidak terjadi korban jiwa, namun kerugian materil belum bisa dihitung.  

Ketua DKM Masjid Nurul Ikhlas, Hari Nugraha menceritakan, para preman tersebut menjarah barang-barang dan infrastruktur dirusak secara membabi-buta.

 “Mereka (preman.red) datang bersama polisi dan petugas PT KAI. Mereka mengklaim bahwa rumah dan kawasan Cihampelas No 149 yang sedang ditempati ahli waris Hadiwinarso adalah aset PT KAI dan tidak boleh dihuni oleh warga umum,” paparnya di kantor Polrestabes Kota Bandung, Jumat (9/05/2014).

 Menurut Nugraha, ketika pihak keluarga menanyakan surat tugas dan perintah eksekusi dari instansi yang berwenang, petugas PT KAI dan kuasa hukumnya enggan menunjukannya. Tak lama setelah itu, tiba-tiba masuklah puluhan preman dan langsung membongkar pintu, jendela, dan fasilitas infrastruktur yang ada.

 “Yang kami tidak terima, saat itu mereka menjarah barang-barang, kemudian masuk ke masjid dengan menggunakan sepatu sambil merusak fasilitas masjid. Saat itu, ada satu orang yang menginstruksikan untuk merusak semuanya, sambil mengatakan masjid yang dibangun ini hanyalah kedok,” jelas Nugraha.

 

Hal tersebut sangat membuat pihak keluarga geram dan sakit hati. Menurut Nugraha, tindakan tersebut sudah masuk kriminalitas dan penodaan agama. “Berani sekali mereka mengatakan itu,” tandasnya.

Bermula Sengekta Lahan

Masjid Nurul Ikhlas sendirit berada dalam tanah yang diwakafkan dan sekarang dikelola pleh ahli waris tanah. Saat itu pihak keluarga termasuk ahli waris bangunan dan tanah tersebut, Sadilla Hadiwinarso, hanya bisa meminta agar pihak petugas PT KAI beserta segerombolannya untuk menghentikan aksi anarkis tersebut dan menyelesaikan perkara tersebut lewat pengadilan.

Namun, preman-preman itu, termasuk petugas PT KAI, tidak memerdulikannya sambil berkata bahwa lahan tersebut adalah aset PT KAI dan tidak perlu melalui proses pengadilan.

 Hal yang disayangkan oleh pihak keluarga dan ahli waris penghuni lahan tersebut, keberadaan polisi di sana hanya ‘menonton’. Lalu di sore harinya, pihak polisi memasang police line agar tempat tersebut dikosongkan dan statusnya sementara menjadi tanpa pemilik.

 Akibat dari penutupan tersebut, puluhan warga Cihampelas binaan Masjid Nurul Ikhlas menjadi terlantung. Bahkan, masjid satu-satunya yang ada di kawasan Cihampelas tersebut tidak bisa dipergunakan untuk ibadah, termasuk salat Jumat. (alhikmah)

Ormas Islam Laporkan Insiden Pengrusakan Masjid Nurul Ikhlas Cihampelas ke Polrestabes Bandung

Sejumlah Ormas Islam, DKM Nurul Ikhlas, dan Ahli waris alm. Hadiwinarso, Sadilah beserta beberapa warga Cihampelas mendatangi Kantor Polrestabes Bandung Jum’at (09/05/2014) untuk memohon agar garis polisi di kawasan rumah huni di Jalan Cihampelas No 149, Bandung dibuka. 

Dalam surat permohonan tersebut, dilampirkan pula surat-surat penting yang dianggap bisa membuktikan bahwa lahan Cihampelas 149 tersebut bukanlah aset PT KAI sebagaimana yang mereka klaim.

Berdasarkan pantauan Alhikmah, berkas yang dilampirkan itu adalah Surat Izin Penghunian Tetap No 6 Tahun 1950, Surat dari Departemen Perhubungan Sekretariat Jenderal Tahun 2006 yang menjelaskan bahwa Cihampelas 149 tidak termasuk ke dalam 43 aset yang dimiliki PT KAI. 

Tampak sejumlah ormas Islam, seperti Front Pembela Islam (FPI) dan Pagar Akidah (Gardah), Tim Advokasi Forum Islami Jabar, dan beberapa warga binaan Masjid Nurul Ikhlas Cihampelas  ikut menghadiri audiensi bersama perwakilan dari Polrestabes Kota Bandung tersebut.

 “Ada beberapa poin yang ingin kami bicarakan kepada Kapolrestabes. Pertama, segera membuka police line, Karena dengan begitu ahli waris bisa menempati rumahnya dan aktivitas keislaman Masjid Nurul ikhlas bisa normal kembali. Kedua, untuk segera mengusut tuntas barang-barang yang dijarah, dan orang-orang yang menghina masjid sebagai sebuah kedok untuk diusut tuntas,” papar Hari.

Dalam pertemuan tersebut, yang diwakili oleh Wakil Kepala Polrestabes Kota Bandung mengatakan tidak bisa begitu saja membuka police line, sebab itu ada aturannya. Apabila sudah ada keputusan dari persidangan, baru bisa dibuka. 

Sementara itu, mengenai berkas-berkas  bukti yang diberikan kepada pihak kepolisian, akan dirapatkan bersama tim untuk mengusut tuntas masalah tersebut. Kepolisian juga menjanjikan  memfasilitasi kedua pihak yang bersengketa untuk mediasi terlebih dahulu, namun sampai berita ini diturunkan informasi hasil rapat kepolisian belum diterima Alhikmah.

 Sebelum pertemuan itu, Hari Nugraha beserta Perwakilan ormas bertemu dengan Kepala Unit III Bidang Sosbud, Melkiyas, yang menangani enam bidang, beberapa di antaranya bidang agama, aliran, dan Ormas. Melki mengatakan, ada dua jalur yang bisa ditempuh untuk menyelesaikan sengketa tersebut. Pertama jalur hukum, kedua, musyawarah.

 “Bila ingin menempuh jalur hukum, perdatanya tinggal diberikan di kepolisian untuk kemudian di proses. Tapi bila ingin diselesaikan lewat musyarawah. Silakan berembuk dan bertemu dengan notaris, dan aktanya dilaporkan kepada pihak kepolisian,” paparnya.

 Melki juga menghimbau agar Ormas Islam menahan diri untuk tidak terprovokasi. Apalagi merusak police line, karena itu merupakan pelanggaran hukum. [alhikmah/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Senin, 01 Mar 2021 17:03

Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Ahad, 28 Feb 2021 22:36

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

Ahad, 28 Feb 2021 21:06

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

Ahad, 28 Feb 2021 18:52

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Ahad, 28 Feb 2021 18:20

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Ahad, 28 Feb 2021 18:18

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Ahad, 28 Feb 2021 16:45

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Ahad, 28 Feb 2021 15:48

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Ahad, 28 Feb 2021 10:52

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Ahad, 28 Feb 2021 10:48

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Ahad, 28 Feb 2021 10:18

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Sabtu, 27 Feb 2021 20:56

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Sabtu, 27 Feb 2021 20:47


MUI

Must Read!
X