Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
27.515 views

Mantan Ketua PRD Andi Arif : Seharusnya Jokowi-JK yang Dipolisikan

JAKARTA (voa-islam.com) - Mantan pendiri PRD (Partai Rakyat Demokrat), dan sekondannya Budiman Sudjatmiko, yang sekarang menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial, Andi Arief, menanggapi pernyataan anggota Tim Hukum Kampanye Nasional Jokowi-JK, Firman Jaya Daeli.

Pernyataan Firman yang dimaksud soal pelaporan pemimpin redaksi tabloid Obor Rakyat, Setiyardi Boediono, ke kepolisian. Andi Arief tidak sepakat dengan rencana itu. "Belum berkuasa saja sudah main polisi-polisian. Apa karena ' Sate Senayan Gate?" katanya, Jakarta, Sabtu (14/9/2014).

'Sate Senayan-Gate' yang disebut Andi itu merujuk pada kasus pertemuan antara anggota tim hukum Jokowi, Trimedya Panjaitan dengan perwira tinggi Polri Komjen Budi Gunawan dan anggota Komisi Pemilihan Umum Hadar Gumay pada Sabtu malam pekan lalu.

Kalau mau objektif, menurut Andi Arief, yang perlu dipolisikan itu, pertama, pernyataan Jokowi pada September 2012 yang menyatakan akan memimpin Jakarta selama lima tahun. "Ketika dilantik berada di bawah sumpah agama Islam dan Kristen bersama Ahok ketika dilantik Mendagri," imbuhnya.

Selain itu, yang perlu dipolisikan adalah mantan wakil presiden, Jusuf Kalla, terkait pernyataannya dalam wawancara dengan sebuah stasiun televisi swasta yang menuduh Prabowo melakukan pelanggaran HAM.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi (Pemred) Tabloid Obor Rakyat Setyardi Budiono kecewa, karena hasil karya yang diterbitkannya dianggap sebagai black campaign atau kampanye hitam.

"Di era keterbukaan informasi ini, Setyardi merasa seperti era Orde Baru ketika informasi ditutup-tutupi," kata Setyardi di Jakarta, Sabtu (14/6/2014).

Menurut dia, di era reformasi saat ini kebebasan berpendapat harus dijaga karena pada 1999 pemerintah melalui DPR menerbitkan Undang-Undang Pokok Pers. "Fungsi pers sebarluaskan opini, UU by law mengakui dan melindungi setiap warga negara dalam produk pers," ujarnya.

Dia menegaskan Obor Rakyat merupakan produk pers yang secara hukum dilindungi undang-undang. "Kalau kembali ke Orba, ketika semua orang berekpresi, sekarang tidak. Setiap saat, itu buat portal, tabloid, koran dan majalah," tandas Pemred Obor Rakyat.

Dibagian lain, lembaga pemantau Polri - Indonesia Police Watch (IPW) memandang, pertemuan antara politisi PDIP Trimedya Panjaitan dan Komjen Pol Budi Gunawan tetap harus diinvestigasi.

IPW bahkan mendesak Bawaslu sebagai pengawas pemilu dan pilpres perlu melakukan investigasi dan pengusutan serta memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam pertemuan antara Trimedya dan Komjen Budi. Ketua Presidium IPW, Neta S Pane menilai polemik yang muncul akibat pertemuan itu sudah sangat memojokkan Polri dan mengganggu netralitas Polri di Pilpres 2014.

Terlebih, berkembangnya polemik itu tak terlepas dari tiga hal. Pertama, masyarakat masih trauma dengan peristiwa Pemilu 2004 di mana sejumlah jenderal aktif Polri berpihak ke PDIP dan para jenderal senior yang sudah pensiun itu kini aktif menjadi Timses Jokowi-JK.

Kedua, Komjen Pol Budi Gunawan yang hadir dalam pertemuan itu adalah mantan ajudan Presiden Megawati sehingga dikhawatirkan terjadi pemihakan. Ketiga, Polri sedang dicengkram kekhawatiran karena beredar kabar bahwa pemerintahan baru akan menempatkan Polri di bawah Kemdagri. "Ketiga faktor ini akan terus berkembang jika polemik tidak disudahi," kata Neta, Kamis (12/6).

Neta menjelaskan peran Bawaslu menjadi sangat penting di sini. Sama ketika isu Babinsa berkembang, Bawaslu langsung turun tangan hingga polemiknya mereda. Untuk itu, lanjut Neta, Bawaslu perlu mengusut, apakah benar pengakuan Polri bahwa pertemuan jenderalnya dengan Timses Jokowi-JK hanya sebuah kebetulan? Lalu kenapa dalam pertemuan itu ikut hadir staf ahli Kapolri dan pamen dari Baharkam Polri? Lalu kenapa pengusaha perjudian TK juga hadir di tempat itu? Benarkah kehadiran HG, anggota KPU hanya kebetulan? Kenapa kok semuanya serba kebetulan?

"Fakta-fakta inilah yang harus diungkap Bawaslu untuk kemudian diumumkan ke publik agar transparan, sehingga Pilpres 2014 berjalan lancar, aman, dan netralitas Polri tetap terjaga," pungkasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi kepada Tim Kuasa Hukum Pemenangan Prabowo-Hatta, Habiburokhman mengaku jika timnya sudah melaporkan masalah pertemuan antara Trimedya dan Komjen Pol Budi Gunawan ke Bawaslu. "Sudah kami laporkan," kata Habiburokhman.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Muhammad menyatakan jika pihaknya telah menerima laporan dari tim kuasa hukum pemenangan Prabowo-Hatta terkait kasus pelaporan atas pertemuan Ketua Tim Hukum Jokowi-JK Triemdya Pandjaitan dan Komjen Pol Budi Gunawan di salah satu restoran.

Menurutnya setiap kasus atau laporan yang masuk ke lembaganya akan dikaji dahulu sebelum nantinya akan diputuskan apakah memang layak diteruskan atau tidak.

"Untuk kasus atau laporan itu, akan kita kaji apa penting untuk memanggil atau tidak. Karena di Bawaslu ada standar kajiannya sebelum kita memutuskan memanggil para pihak terkait untuk dimintai klarifikasi atas hal tersebut," kata Muhammad di kantor Bawaslu.

Saat ditanya kapan rencana pasti Bawaslu menindak laporan dari Tim Hukum Pemenangan Prabowo-Hatta? Muhammad menyatakan jika dalam waktu dekat akan ada rapat pleno komisioner untuk menentukan apakah kasus ini layak atau tidak diteruskan. "Kita Rapat Pleno dahulu. Nanti akan kita putuskan karena tidak adil kita memanggil suatu pihak tanpa ada keputusan dari rapat pimpinan Bawaslu," tegasnya.

Kenapa Bawaslu bungkam tidak berani menindak dan membuka persoalan pertemuan antara Tim Hukum Jokowi-JK Trimedya Panjaitan dengan Komjen Budi Gunaman? (jj/dbs/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Sabtu, 17 Apr 2021 21:34

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Sabtu, 17 Apr 2021 21:15

Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Global Mencapai Tiga Juta Orang

Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Global Mencapai Tiga Juta Orang

Sabtu, 17 Apr 2021 20:46

Benteng Ummat Islam

Benteng Ummat Islam

Sabtu, 17 Apr 2021 13:14

Berharap kepada Allah

Berharap kepada Allah

Sabtu, 17 Apr 2021 12:59

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Sabtu, 17 Apr 2021 12:44

Hal-hal yang Tidak Merusak Puasa

Hal-hal yang Tidak Merusak Puasa

Sabtu, 17 Apr 2021 12:27

MUI dan PKS Disebut Miliki Kesamaaan Ruh Perjuangan dalam Melayani Umat

MUI dan PKS Disebut Miliki Kesamaaan Ruh Perjuangan dalam Melayani Umat

Sabtu, 17 Apr 2021 12:02

Ramadhan, Momentum Pas Berhenti Merokok

Ramadhan, Momentum Pas Berhenti Merokok

Sabtu, 17 Apr 2021 11:40

Silaturahim Kebangsaan PKS dan PPP Hasilkan 7 Poin Kesepahaman Bersama

Silaturahim Kebangsaan PKS dan PPP Hasilkan 7 Poin Kesepahaman Bersama

Sabtu, 17 Apr 2021 11:35

Percepat Layanan Halal, BPJPH-LPPOM MUI Siapkan Integrasi SIHALAL-CEROL

Percepat Layanan Halal, BPJPH-LPPOM MUI Siapkan Integrasi SIHALAL-CEROL

Sabtu, 17 Apr 2021 11:25

Muktamar XIII Pemuda Persis, Semangat Baru Peradaban

Muktamar XIII Pemuda Persis, Semangat Baru Peradaban

Sabtu, 17 Apr 2021 06:28

Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Jum'at, 16 Apr 2021 23:56

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Jum'at, 16 Apr 2021 23:10

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Jum'at, 16 Apr 2021 22:05

Pakistan Blokir Media Sosial Di Tengah Kekhawatiran Protes Nasional

Pakistan Blokir Media Sosial Di Tengah Kekhawatiran Protes Nasional

Jum'at, 16 Apr 2021 21:45

Israel Batasi Muslim Palestina Yang Akan Lakukan Shalat Jum'at Di Masjid Al-Aqsa

Israel Batasi Muslim Palestina Yang Akan Lakukan Shalat Jum'at Di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 16 Apr 2021 21:30

Erdogan: Yunani Tidak Berhak Menunjuk Mufti Umat Muslim

Erdogan: Yunani Tidak Berhak Menunjuk Mufti Umat Muslim

Jum'at, 16 Apr 2021 21:04

Larangan Mudik, Kebijakan Basa Basi Menurunkan Covid-19

Larangan Mudik, Kebijakan Basa Basi Menurunkan Covid-19

Jum'at, 16 Apr 2021 19:35

Ramadhan Menjelang, Harga Pangan Menjulang

Ramadhan Menjelang, Harga Pangan Menjulang

Jum'at, 16 Apr 2021 19:21


MUI

Must Read!
X