Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.201 views

Akbar Tanjung : Ada Tangan KIH Dibalik Perpecahan Golkar

JAKARTA (voa-islam.com) - Menurut Akbar Tanjung, konflik di internal tak dapat dilepaskan dari tangan-tangan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Tokoh-tokoh yang ingin menjungkirkan Aburizal Bakrie, tak lain, mereka itu tokoh yang sudah 'kebelet' dengan kekuasaan, dan semula mereka sudah berniat bergabung dengan PDIP dan Jokowi.

Hal ini, seperti dikemukakakn oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung bahwa, ada beberapa bakal calon ketua umum Partai Golkar yang ingin mengalihkan dukungan ke pemerintahan Jokowi.

"Memang ada calon yang juga ikut dalam proses pemilihan ini, kalau dia terpilih akan membawa partai ini untuk mendukung KIH," kata Akbar, saat jumpa pers, di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (26/11/2014).

Akbar meminta agar semua pihak bisa menahan diri. Sebab, apapun hasil keputusan Munas Partai Golkar di Bali nanti, tidak akan merubah kebijakkan partai untuk tetap bersama Koalisi Merah Putih (KMP) mengawal pemerintahan Jokowi selama lima tahun ke depan.

"Kita sepakat bahwa dalam Munas Golkar tetap di KMP. Dalam konteks itu siapapun yang terpilih nanti harus taat pada keputusan munas bahwa Partai Golkar tetap di KMP," tegas Akbar.

Dalam kesempatan itu, Akbar mengingatkan kepada seluruh kader Partai Golkar untuk menahan diri dan tetap berada pada garis kebijakan partai. Sebab, konflik yang terjadi dapat memecah belah partai.

"Konflik yang terjadi saat ini bisa mengarah ke perpecahan. Jangan sampai mengganggu daripada keutuhan soliditas partai. Kami siap sebagai wantim untuk memediasi komunikasi itu," kata Akbar.

Sebelumnya, kericuhan saat rapat pleno Partai Golkar disinyalir atas keterlibatan pihak dari luar partai berlambang pohon beringin itu. Sebab, kericuhan itu tidak akan terjadi jika memiliki tujuan yang sama, yakni membesarkan partai.

"Kalau kita lihat banyak sekali calon-calon ketua umum, ada salah satu dari mereka jika jadi ketua umum, ingin membawa Golkar ke KIH," kata Ketua OC Munas, Ahmadi Noer Supit, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/11/2014). 

Sementara itu, mantan Ketua Umum Partai Demokrat,  Anas Urbaningrum mengamini jika ada keterlibatan pihak eksternal dalam konflik yang terjadi di Partai Golkar.

Pasalnya konflik yang terjadi saat ini berbeda dan kuat aroma keterlibatan pihak di luar Golkar.

"Sbg partai yg sudah makan asam garam politik, Golkar pasti paham realitas konflik skrg ini bisa berbahaya," ujar Anas lewat akun twitternya @anasurbaningrum, Kamis (26/11/2014).

Anas menilai, partai politik sekelas Golkar diyakini sudah berpengalaman dalam mengelola konflik di inetrenal. Sebab Golkar terdiri dari banyak faksi-faksi di dalamnya.

"Faktanya, Golkar adalah salah satu aset bangsa dan kekuatan demokratisasi yg penting, dgn kelebihan dan kekurangannya," katanya.

Anas mengatakan, konflik yang terjadi di internal Golkar sudah membahayakan masa depan parpol tersebut. Sebab dengan menunjukan konflik hingga berujung adu fisik dipastikan akan mempengaruhi citra dimata publik.

"Berbahaya bagi percobaan politik sbg oposisi dan mengancam masa depannya sendiri. Alarm internalnya pasti berbunyi. Belum lagi dgn kemungkinan ikut sertanya pihak lain masuk dalam pusaran dinamika internal partai," katanya.

Untuk itu, para elit Golkar diimbau untuk segera mengambil langkah politik agar konflik ini bisa secepatnya diselesaikan.

"Kerugian bagi Indonesia dan demokrasi kita jika konflik internal yg tak lazim ini tdk berhasil ditemukan solusinya," katanya.

Nampaknya, rezim Jokowi mempraktekan cara-cara Orde Baru dan Soeharto, menghancurkan dan melemahkan kekuatan-kekuatan politik yang tidak sesuai dengan prinsip kekuasaanya, dan menjadi oposisi.

Penghancuran Golkar itu dengan cara memanfaatkan orang-orang di dalam Golkar, yang sudah 'kebelet', ingin berkuasa, yaitu Agung Laksono cs.

Maka, sekarang ada skenario seperti yang dijalankan seperti pada PPP terhadap Golkar. Dengan bergabungnya Golkar ke KIH, akan oposisi di parlemen tamat. Rezim tiran baru muncul di Indonesia, di bawah Jokowi. [dimas/dbs/voa-islam.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Masalah Bendera

Masalah Bendera

Kamis, 22 Aug 2019 11:39

Muhammadiyah Sampaikan Strategi Kebijakan Penanggulangan Bencana di Forum ASEAN

Muhammadiyah Sampaikan Strategi Kebijakan Penanggulangan Bencana di Forum ASEAN

Kamis, 22 Aug 2019 11:23

Musuh Abadi Rakyat: Pemimpin Berjiwa Feodal

Musuh Abadi Rakyat: Pemimpin Berjiwa Feodal

Kamis, 22 Aug 2019 11:15

Pemerintah Yaman Ancam Ambil Langkah Hukum untuk Hentikan Dukungan UEA pada Separatis

Pemerintah Yaman Ancam Ambil Langkah Hukum untuk Hentikan Dukungan UEA pada Separatis

Kamis, 22 Aug 2019 10:35

#IndonesiaTanpaJIL, Komunitas Santai yang Ngegas Saat Bela Agama

#IndonesiaTanpaJIL, Komunitas Santai yang Ngegas Saat Bela Agama

Kamis, 22 Aug 2019 10:15

Menteri Israel Ancam Serangan Berikutnya ke Gaza Akan Lebih Parah dari 2014

Menteri Israel Ancam Serangan Berikutnya ke Gaza Akan Lebih Parah dari 2014

Kamis, 22 Aug 2019 09:34

AS Tawarkan Hadiah 5 Juta USD untuk Informasi Keberadaan 3 Pimpinan Islamic State

AS Tawarkan Hadiah 5 Juta USD untuk Informasi Keberadaan 3 Pimpinan Islamic State

Kamis, 22 Aug 2019 08:33

Bekasi dan Depok Ingin Gabung Jakarta, Fahira: Ide yang Menarik

Bekasi dan Depok Ingin Gabung Jakarta, Fahira: Ide yang Menarik

Kamis, 22 Aug 2019 01:13

Mendadak Ajal, 'Cuma' Begini Saja?

Mendadak Ajal, 'Cuma' Begini Saja?

Rabu, 21 Aug 2019 23:53

Infrastruktur Ibu Kota Baru Dibiayai Swasta, Mardani: Dapat Ancam Kedaulatan Nasional

Infrastruktur Ibu Kota Baru Dibiayai Swasta, Mardani: Dapat Ancam Kedaulatan Nasional

Rabu, 21 Aug 2019 23:26

Demokrasi bukan Habitat Umat Islam

Demokrasi bukan Habitat Umat Islam

Rabu, 21 Aug 2019 22:47

FDP dan Dewan Dakwah Aceh Biayai Kuliah 35 Mahasiswa Kurang Mampu

FDP dan Dewan Dakwah Aceh Biayai Kuliah 35 Mahasiswa Kurang Mampu

Rabu, 21 Aug 2019 22:16

Serangan Udara Rezim Teroris Assad Kembali Hantam Rumah Sakit di Wilayah Oposisi Suriah

Serangan Udara Rezim Teroris Assad Kembali Hantam Rumah Sakit di Wilayah Oposisi Suriah

Rabu, 21 Aug 2019 22:15

UAS Sampaikan Penjelasan kepada MUI

UAS Sampaikan Penjelasan kepada MUI

Rabu, 21 Aug 2019 21:08

Kembali Serangan Udara Rezim Suriah dan Rusia Tewaskan Warga Sipil di Idlib

Kembali Serangan Udara Rezim Suriah dan Rusia Tewaskan Warga Sipil di Idlib

Rabu, 21 Aug 2019 20:50

Pakistan akan Bawa Masalah Kashmir ke Mahkamah Internasional

Pakistan akan Bawa Masalah Kashmir ke Mahkamah Internasional

Rabu, 21 Aug 2019 20:45

Dituduh Hina Salib, ITJ: UAS Korban Pluralisme

Dituduh Hina Salib, ITJ: UAS Korban Pluralisme

Rabu, 21 Aug 2019 20:35

PLTU, Swasta Kemaruk PLN Bisa Terpuruk

PLTU, Swasta Kemaruk PLN Bisa Terpuruk

Rabu, 21 Aug 2019 19:54

Pergeseran Paradigma Politik Keamanan Austria Terhadap Islam

Pergeseran Paradigma Politik Keamanan Austria Terhadap Islam

Rabu, 21 Aug 2019 18:24

Mendagri Turki Sebut AS Bertemu dengan Kelompok Komunis Turki yang Terlarang

Mendagri Turki Sebut AS Bertemu dengan Kelompok Komunis Turki yang Terlarang

Rabu, 21 Aug 2019 18:19


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X