Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.782 views

Muzakarah Ulama dan Intelektual Gugat Stigma Teroris dan Radikal

JAKARTA (voa-islam.com) - ‘’Muzakarah menolak kecenderungan sebagian pihak yang membuat stigma terorisme dan ekstrimisme secara khusus kepada Islam dan Umat Islam. Gejala Islamophobia ini, jika dibiarkan, berpotensi menciptakan iklim konflik Islam dan non-Islam.’’

Demikian salah satu dari tujuh butir Resolusi Ulama dan Da’i Malaysia dan Indonesia, yang dihasilkan dari muzakarah di Jakarta, Kamis, 9 April 2015.

Muzakarah Serantau yang digelar oleh Yayasan Dakwah Islamiyah Malaysia (Yadim) dan Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia, itu diikuti 50 ulama dan da’i serta intelektual dari kedua negara. Di antaranya adalah Mufti Wilayah Persekutuan Malaysia Datuk Dr Zulkifli Al Bakri, Profesor Ulung ISTAC dan UIAM Tan Sri Prof Dr Mohd Kamal Hassan, Rektor Universitas Islam Antar Bangsa Malaysia (UIAM) Prof Dato Sri Dr Zaleha Bt Kamaruddin, Yang Dipertua Yadim Senator Dato Sr Asyraf Wajdi Dato Haji Dusuki bersama wakilnya Dr Yusri bin Mohamad.

Hadir juga Datuk Razali bin Shahabuddin (JAKIM),  Datuk Haji Zainal Abidin (MAIWP), Dato Nik Mustapha Nik Hassan (IKIM), Dato Haji Nooh bin Gadot (MAI Negeri Johor), Prof Dato Sidek bin Baba (UIAM), Prof Datin Noor Aziah (UKM), Prof Dato Haji M Nasir Disa (UKM), dan Prof Madya M Azam M Adil (IAIS).

Peserta dari Malaysia lainnya adalah utusan dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Institut Wasathiyyah, Pertubuhan Kebajikan Islam Malaysia (Perkim), Universitas Utara Malaysia, Pusat Penyelidikan dan Advokasi HAM (Centhra), dan Pertubuhan Muafakat Sejahtera Malaysia.

Dari Indonesia hadir antara lain KH Kholil Ridwan (MUI), Ustadz Fahmi Salim (MIUMI), Dr Adnin Armas (INSIST), Heru Susetyo (PAHAM), H Mubarok Masoul (Istiqlal), H Amin Djamaluddin (LPPI), Ustadz Amlir Syaifa Yassin dan H Ade Salamun (Dewan Da’wah), dan KH Muhyiddin Junaidi (MUI).

Peserta lainnya dari Muhammadiyah, NU, Dewan Masjid Indonesia, dan Wahdah Islamiyah. Dari unsur pemerintah hadir Sekretaris Dirjen Bimas islam Kemenag Prof Muhammad Amin.

Muzakarah dibuka oleh Timbalan Perdana Menteri Malaysia YAB Tan Sri Dato’ Haji Muhyiddin Haji Mohd Yassin.

Dalam diskusi transnasional tersebut, KH Kholil Ridwan menyampaikan ‘’kebingungan’’ umat Islam awam tentang pengertian teror.

‘’Al Qur’an jelas mengajarkan teror untuk menghadapi musuh, tapi kenapa orang Islam malah dipersalahkan ketika mengamalkannya?’’ kata dia. Kyai Kholil menjelaskan, kata “teror”, dalam bahasa Arab disebut dengan “irhab”. Misalnya dalam surat Al Anfal ayat 60: 

Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan  dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu), kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak  mengetahuinya, sedang Allah mengatahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya.” 

Kamus Al Munawwir mendefinisikan rahiba – ruhbatan, waruhbanan, wa rahaban, wa ruhbanan sebagai khaafa (takut). Sedangan al-irhab diterjemahkan sebagai “intimidasi, ancaman”.Raghib Al Asfahani dalam Mufradaat u’jam Lialfaadhil Quran, menjelasan kata irhab sebagai makhafatun ma’a taharruzin wa idlthirabin (ketakutan yang disertai dengan kehati-hatian dan kepanikan). Jika kata irhab dalam bahasa Arab modern digunakan sebagai pengganti kata “teror”, kata Kyai Kholil, maka bisa disimpulkan bahwa Allah memerintahkan agar kaum muslimin menjadi “teroris”; Yakni menimbulkan rasa takut dan gentar pada musuh-musuh Allah dan musuh kaum muslimin.

Menurut Direktur Pusat Advokasi Hukum dan HAM Heru Susetyo, saat ini ada 104 definisi tentang terorisme dan tidak ada satupun yang disepakati dunia internasional.

Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current English mengartikan kata terror sebagai great fear; terrorism diartikan sebagai use of violance and intimidation; dan terrorist diartikan supporter of terrorism atau participant in terrorism.

Pers Barat menggunakan frasa war on terrorism untuk menyebut usaha pemerintah kolonial Inggris membereskan kelompok Yahudi pembangkang di Palestina pada akhir tahun 1940. Namun setelah Negara Yahudi Israel berdiri pada 1948, mereka menggunakan label ‘’teroris’’ untuk menyebut gerakan perlawanan Palestina menentang penjajahan Israel.

Ustadz Fahmi Salim mencontohkan, co-pilot Germanwings Andreas Lubitz yang sengaja menjatuhkan pesawat terbang yang dikemudikannya, tidak disebut ‘’teroris’’. Tapi, katanya, akan lain kalau pelakunya muslim atau penampilannya berciri seperti pemeluk Islam. ‘’Pasti akan disebut teroris atau dikait-kaitkan dengan terorisme,’’ katanya.

Wakil Sekjen MIUMI itu juga meluruskan pengertian kata ‘’radikal’’. Menurutnya, kata radikal tidak selalu bermakna negatif.

‘’Radikal dalam beragama, yaitu memiliki aqidah yang kuat menghunjam, itu justru suatu keharusan,’’ katanya.

Sedang sikap radikal negatif adalah yang disertai violence (kejahatan) atau vandalisme (kebrutalan).

Menurut Wakil Sekjen MUI Natsir Zubaidi, para pahlawan Indonesia adalah tokoh-tokoh radikal. Misalnya Pangeran Diponegoro, Cut Nya’ Dien, Sultan Ageng Tirtayasa, dan sebagainya. Jadi, tandasnya, kemerdekaan NKRI diperjuangkan oleh para pahlawan yang disebut radikal itu.

Dosen STID M Natsir Ustadz Jeje Zaenuddin mengatakan, saat ini penguasa cenderung menyerobot domain (ranah) para ulama dalam pemahaman tentang keagamaan. Akibatnya, muncullah istilah-istilah teorisme, radikal, dan ekstrimisme yang distempelkan secara keliru kepada umat Islam.

‘’Kasus pemblokiran situs-situs Islam yang dilakukan secara ngawur tanpa konsultasi dengan MUI, itu menujukkan bahwa negara menyerobot kewenangan ulama,’’ Jeje memberi contoh.

Agama Kristen juga terang-terangan menganut militansi dan radikalisme spiritual. Misalnya seperti yang tertuang dalam buku berjudul "Kami Mengalami Yesus di Bandung" (Jakarta: Metanoia Publishing, 2011).

Daniel H Pandji, tokoh Kristen yang juga Koordinator Jaringan Doa Nasional, dalam buku itu memberikan komentar:

“Buku ini menguak suatu kebenaran sejarah yang sangat penting bagaimana saat ini banyak  pemimpin-pemimpin rohani yang telah menyebar ke seluruh bangsa bahkan berbagai belahan dunia, hal itu dimulai dari gerakan doa yang militan pada tahun 1980 an, lalu memunculkan gerakan penginjilan yang menyentuh berbagai bidang. Buku ini harus dibaca oleh orang-orang yang mau memiliki semangat untuk mengubahkan bangsa.”

Kelompok Kristen ini menyatakan kebanggaannya, bahwa saat ini, telah muncul anak-anak muda Kristen yang “dibangkitkan untuk mengikut Tuhan secara radikal.” (hal. 23).

Mereka memiliki sikap radikal dalam beberapa aspek: Radikal dalam Pemberian, berdoa, membayar harga (risiko), kekudusan hidup, memberitakan Injil, dan memberikan waktu untuk pelayanan(hal. 23-26).

Oleh karena itu pada butir keempat resolusi, para ulama, da’i dan intelektual Indonesia-Malaysia menyatakan, penanggulangan gejala ekstrimisme terutama oleh penguasa harus dengan pendekatan berdasarkan pengertian dan pemahaman yang tepat tentang ekstrimisme. Jangan terburu-buru dan kelewat batas sehingga menyasar kepada korban yang tidak semestinya. [syahid/nurbowo/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Selasa, 14 Jul 2020 07:55

Ironi Komunisme

Ironi Komunisme

Selasa, 14 Jul 2020 07:27

LGBT Menurut Pandangan Islam

LGBT Menurut Pandangan Islam

Selasa, 14 Jul 2020 06:51

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Selasa, 14 Jul 2020 06:15

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Selasa, 14 Jul 2020 06:06

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

Senin, 13 Jul 2020 22:39

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Senin, 13 Jul 2020 21:57

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Senin, 13 Jul 2020 21:07

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Senin, 13 Jul 2020 21:05

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Senin, 13 Jul 2020 19:21

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Senin, 13 Jul 2020 18:05

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Senin, 13 Jul 2020 17:21

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

Senin, 13 Jul 2020 17:11

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Senin, 13 Jul 2020 17:05

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Senin, 13 Jul 2020 16:45

Ayasofya Camii!

Ayasofya Camii!

Senin, 13 Jul 2020 16:31

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Senin, 13 Jul 2020 16:25

Siapa Tonjok Jokowi?

Siapa Tonjok Jokowi?

Senin, 13 Jul 2020 15:21

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Senin, 13 Jul 2020 15:20

Gerak Jabar Siap Mengawal Maklumat MUI Soal RUU HIP

Gerak Jabar Siap Mengawal Maklumat MUI Soal RUU HIP

Senin, 13 Jul 2020 15:14


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X