Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
29.297 views

Indikasi Kuat Syiah di Balik 'Serangan' ke Acara Khalifah Trans7 & Ustadz Arifin Nugroho

JAKARTA (voa-islam.com) – Sejumlah situs Syiah (baik syiah yang terang-terangan atau yang berbaju lain) serentak menyerang program acara Khalifah di Trasn7 yang mengangkat tema “Imam Al-Ghazali Pembela Akidah Islam”, yang tayang pada 4 April 2015 lalu.

Adalah sumber Ustadz Arifin Nugroho Lc. sebagai pemandu program tersebut menjadi sasaran utamanya. Ustadz Arifin dituduh merendahkan Imam Al-Ghazali. Bahkan satu situs meragukan latar-belakangan pendidikannya sambil menghadirkan kutipan penjelasan beliau di acara tersebut.

“….Hanya memang kalau kita lihat, beberapa pendapat ahli sejarah mengatakan, ada sedikit yang kurang dari beliau adalah, beliau kurang mendalami Al-Qur’an dan Hadits, maka subhanallah kalau lihat perjalanan beliau setelah dari Damaskus, setelah dari Damaskus pulang ke kampung halaman beliau di Thus, beliau justru disini memperdalam dua kitab, shahihain, Bukhari dan Muslim”, papar Ustadz Arifin Nugroho.

Jika diperhatikan dengan seksama, tidak ada yang salah dari penjelasan di atas. Ustadz Arifin menyandarkan penjelasanya kepada ulama ahli sejarah. Dan memang tidak sedikit ulama sunnah memberikan kritik terhadap beliau dan karya-karyanya.

Melihat gencarnya serangan tersebut, Ustadz Abu Husein At-Thuwailibi, pemerhati gerakan syi’ah Indonesia, mencurigai makar Syi’ah yang ingin membentuk opini negatif di masyarakat tentang Stasiun TV Trans 7 yang selama ini tayangannya membongkar ajaran-ajaran sesat dan kufur semisal menyembah kubur, dan lain-lain yang notabennya ajaran tersebut bersumber dari Syiah.

Menurut dai muda yang cukup aktif di sosial media ini, Syi’ah sedang melakukan siasat adu domba dengan menggunakan tangan NU. “Seperti biasa, de vide it impirea, politik adu domba,” tuturunya dalam tulisan “Astaghfirullah, TV Trans 7 Difitnah Syiah!” yang dipublish di situs syiahindonesia.com.

Ustadz Arifin Nugroho yang membahas mengenai sosok Imam Al-Ghazali lantas di rendahkan dan di cekal oleh fihak-fihak yang punya kepentingan.

Abu Husain menilai, sikap menghina dan mencekal Ustadz Arifin Nugroho yang membahas mengenai sosok Imam Al-Ghazali oleh pihak-pihak tertentu yang punya kepentingan adalah contoh sikap beragama yang tidak baik.

“Emosional, marah-marah, dan kurang menjaga akhlak. Kelihatan sekali gaya-gaya Syi'ah Rafidhah,” tuturnya mengutip dari Ustadz Abu Muhammad Waskito.

Sebenarnya Khalifah di trans 7 memuji-muji Imam Al Ghazalisepanjang acara. “Porsinya 90 persen lebih,” tutur UUstadz Arifin kepada voa-islam, Sabtu (16/05/2015) kemarin.

Namun, tiba-tiba kaum Syi'ah yang berpura-pura menjadi pendukung beliau marah-marah. Ngomong apa saja. Termasuk menyerang "Salafi/Wahabi" yang tak ada kaitannya dengan acara itu.

Berikut ini kami kutipkan pembelaan dari Ustadz Abu Husain:

Inti kritiknya begini: Al-Ghazali disebut kurang mendalam ilmu Al Qur'an dan Hadits-nya. Di akhir hayat, wafat sambil memeluk kitab Shahih Bukhari. Ini sebenarnya hanya tentang REDAKSI KRITIK saja. Semua ulama juga begitu posisinya, punya segudang kebaikan, ada kekurangan pada hal-hal tertentu. Wajar kan. Toh, seorang imam bukan Nabi yang bebas dari kesalahan/kekurangan. Malah dalam "ilmu jurnalistik" tidak boleh isinya MEMUJI DOANG, itu tidak seimbang. Harus cover both side. Dua sisi plus minus ditampilkan. Kalau bagus semua, bukan jurnalistik namanya, tapi PROPAGANDA.!

Sebenarnya ini hal sepele, hal kecil, tapi dibesar-besarkan. Tujuannya membentuk opini buruk tentang tayangan acara Khalifa di Trans7 agar masyarakat menilainya jelek. Ini sudah biasa. Kalau memang mereka NU tulen dan pecinta Imam Al-Ghazali, seharusnya mereka TERIMA KASIH ke Trans7 karena sudah menayangkan acara "full pujian" untuk Iman Al-Ghazali. Masyarakat jadi tahu, siapa itu Imam Al-Ghazali. Kalau mereka tulis 1000 artikel memuji Iman Al-Ghazali, belum tentu akan dibaca orang awam tentunya.

Dibandingkan kritik Imam Ibnu Qudamah & Imam Ibnul Jauzy kepada Al-Ghazali dalam kitab Minhajul Qasidin; kritik acara Khalifah itu sangat sopan. Hanya SALAH REDAKSI DOANG. Sedangkan kedua ulama itu (yakni Imam Ibnu Qudamah dan Imam Ibnul Jauzy) sudah memvonis kitab Imam Al-Ghazali Ihya' 'ulumuddin tidak boleh jadi rujukan. Sebagai gantinya, mereka datangkan kitab Minhajul Qasidin.

Atau kalau mau, mereka itu masuklah ke TV-TV itu. Lalu bikinlah acara yang memuji ulama-ulama idola. Tapi tetap harus obyektif, karena jurnalistik beda dengan PROPAGANDA. Bahkan dalam ilmu hadits juga ada: jarh wa ta'dil (kritik & pujian). Lha ini gimana, mendahulukan emosi & amarah. Super sensi dan sok latah. Ada sedikit saja kesalahan orang, langsung "radar anti wahabi" menyala. Apa saja bisa dihubung-hubungkan ke "Wahabi". [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Indonesia Terjebak Hutang Semakin Dalam

Indonesia Terjebak Hutang Semakin Dalam

Ahad, 24 Jun 2018 23:27

GMPK: Pengangkat Penjabat Gubernur Jabar Komjen Pol. M. Iriawan Khianati Perjuangan Reformasi '98

GMPK: Pengangkat Penjabat Gubernur Jabar Komjen Pol. M. Iriawan Khianati Perjuangan Reformasi '98

Ahad, 24 Jun 2018 23:16

Kabar Duka: Ustadz Hari Moekti Meninggal Dunia

Kabar Duka: Ustadz Hari Moekti Meninggal Dunia

Ahad, 24 Jun 2018 22:47

Kapolri: Netralitas Kepolisian dalam Pilkada Harga Mati

Kapolri: Netralitas Kepolisian dalam Pilkada Harga Mati

Ahad, 24 Jun 2018 22:10

Fatamorgana Petani Sejahtera

Fatamorgana Petani Sejahtera

Ahad, 24 Jun 2018 21:17

Ulama, Tokoh, dan Aktivis Islam Solo Serukan Pilih Pemimpin dengan Dasar Fatwa MUI No 16/2009

Ulama, Tokoh, dan Aktivis Islam Solo Serukan Pilih Pemimpin dengan Dasar Fatwa MUI No 16/2009

Ahad, 24 Jun 2018 21:16

Sikap Mahasiswa dalam Menghadapi Isu Deradikalisasi

Sikap Mahasiswa dalam Menghadapi Isu Deradikalisasi

Ahad, 24 Jun 2018 20:33

Laporan: Syi'ah Houtsi Baru Bersedia Serahkan Pelabuhan Hodeidah ke PBB Setelah Hampir Kala

Laporan: Syi'ah Houtsi Baru Bersedia Serahkan Pelabuhan Hodeidah ke PBB Setelah Hampir Kala

Ahad, 24 Jun 2018 20:00

FIFA Denda Tim Sepak Bola Mesir Karena Pemainnya Menolak Berbicara dengan TV Qatar

FIFA Denda Tim Sepak Bola Mesir Karena Pemainnya Menolak Berbicara dengan TV Qatar

Ahad, 24 Jun 2018 19:30

Kata Siapa Khilafah Tak Cocok Diterapkan?

Kata Siapa Khilafah Tak Cocok Diterapkan?

Ahad, 24 Jun 2018 19:01

3 Tentara Israel Terluka Ditabrak Sopir Palestina di Tepi Barat

3 Tentara Israel Terluka Ditabrak Sopir Palestina di Tepi Barat

Ahad, 24 Jun 2018 19:00

Pelatih Tunisia: Yang Menyerang Saya Karena Membaca Fatiha Perlu Mencari Perawatan Medis

Pelatih Tunisia: Yang Menyerang Saya Karena Membaca Fatiha Perlu Mencari Perawatan Medis

Ahad, 24 Jun 2018 18:15

Sudahkah Menjadikan Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup?

Sudahkah Menjadikan Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup?

Ahad, 24 Jun 2018 17:41

Ulama Saudi Ingatkan Wanita di Kerajaan untuk Kenakan Pakaian Sederhana saat Mengemudi

Ulama Saudi Ingatkan Wanita di Kerajaan untuk Kenakan Pakaian Sederhana saat Mengemudi

Ahad, 24 Jun 2018 17:30

Pilkada Jabar, Pengamat: SBY Mulai Naik Panggung Mirip di Pilkada DKI, 2019GantiPresiden?

Pilkada Jabar, Pengamat: SBY Mulai Naik Panggung Mirip di Pilkada DKI, 2019GantiPresiden?

Ahad, 24 Jun 2018 16:39

Taliban Pakistan Tunjuk Noor Wali Mehseud sebagai Amir Baru Menggantikan Mullah Fazlullah

Taliban Pakistan Tunjuk Noor Wali Mehseud sebagai Amir Baru Menggantikan Mullah Fazlullah

Ahad, 24 Jun 2018 16:17

Pilkada Padang, PAN-PKS Dukung Mahyeldi-Hendri karena Terbukti Pro Umat dan Pro Rakyat

Pilkada Padang, PAN-PKS Dukung Mahyeldi-Hendri karena Terbukti Pro Umat dan Pro Rakyat

Ahad, 24 Jun 2018 15:39

Islamphobia Akut di Negeri Mayoritas

Islamphobia Akut di Negeri Mayoritas

Ahad, 24 Jun 2018 15:31

Pesan Hadapi Pilkada dari Tokoh Islam: Pilih yang Menjaga Agama

Pesan Hadapi Pilkada dari Tokoh Islam: Pilih yang Menjaga Agama

Ahad, 24 Jun 2018 14:39

Ummu 'Umarah, Sang Pejuang Yang Berani Berkorban

Ummu 'Umarah, Sang Pejuang Yang Berani Berkorban

Ahad, 24 Jun 2018 14:20


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 22/06/2018 21:00

Rezeki yang Melupakan Ibadah