Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.824 views

Said Aqil Sebut Amalkan Pancasila Wujud Tegakkan Syariat, Ini Komentar Ketua Pemuda Persis Jabar

BANDUNG (voa-islam.com) - Saat memberikan sambutan pada acara Munas Ulama dan istighotsah menyambut Ramadan, Ketum PBNU Said Aqil Siradj mengatakan bahwa mengamalkan Pancasila adalah wujud menegakkan syariat Islam.

"Bagi para ulama NU baik itu Wahid Hasyim dan yang lain seperti Hasyim Asy'ari memandang bahwa Pancasila adalah ahlusunnah wal jama'ah. Maka NU menegaskan bahwa pengamalan Pancasila adalah wujud menegakkan syariat Islam," katanya di Jakarta. (baca selengkapnya: Ketua PBNU Said Aqil Siradj: Mengamalkan Pancasila Adalah Menegakkan Syariat Islam).

Pernyataan Said Aqil Siradj ini ditanggapi oleh Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Persis Jabar Ustadz Syarif Hidayat, M.Pdi. Menurutnya, pernyataan “Mengamalkan Pancasila berarti menegakkan Syari’at Islam” adalah pernyataan yang bisa benar dan bisa juga salah.

"Benar bila yang dimaksud Pancasila adalah rumusan dalam piagamSo Jakarta yang dipahami oleh founding father negeri ini. Yakni, Pancasila yang dilandasi kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi para pemeluknya," katanya dalam rilis yang diterima voa-islam.com, Selasa (16/06).

...wajar bila kemudian ada sebagian Ikhwah yang menilai Pancasila itu telah menjadi thãghût. Sebab, bila ada aturan selain aturan Allah yang dianggap sacral dan sempurna sesempurna Islam tentu saja secara akidah salah besar

Selanjutnya Ustadz Syarif mengatakan, kita tidak bisa memungkiri kenyataan, bahwa rumusan Pancasila itu  digali dari nilai-nilai agama dan budaya bangsa saat itu, termasuk Islam di dalamnya. Sayangnya, tujuh kata yang telah kita maklumi di atas dicoret oleh sebagian founding father negeri ini.

"Padahal, bila dicermati seksama nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila tidak ada yang bertentangan dengan Islam, kecuali sila pertama yang menjadi bias maknanya," ujarnya.

Pancasila mengalami sakralisasi dan kristalisasi. Seolah-olah Pancasila falsafah Negara yang sempurna dan harga mati. Dan diperparah dengan kenyataan di lapangan, tidak ada seorang anak bangsa di negeri ini yang bisa dijadikan figure Pancasialis sejati

Amat disesalkan di kemudian hari, kata Ustadz Syarif, Pancasila mengalami sakralisasi dan kristalisasi. Seolah-olah Pancasila falsafah Negara yang sempurna dan harga mati. Dan diperparah dengan kenyataan di lapangan, tidak ada seorang anak bangsa di negeri ini yang bisa dijadikan figure Pancasialis sejati.

"Sehingga, wajar bila kemudian ada sebagian Ikhwah yang menilai Pancasila itu telah menjadi thãghût. Sebab, bila ada aturan selain aturan Allah yang dianggap sacral dan sempurna sesempurna Islam tentu saja secara akidah salah besar," tuturnya seraya menyitir surat Al-Maidah ayat 50 yang artinya. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?.

Selain itu Ustadz Syarif juga menyitri surat Fushilat ayat 33 yang artinya Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata, ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?’"(Q.S. Fushilat, ayat 33)

"Jadi, bagaimanapun juga Pancasila jangan disetarakan dengan Islam sebagai agama Allah satu-satunya yang mutlak benar dan yang diridhai-Nya," tegas Ustadz yang sedang menempuh pendidikan Doktora di UIKA Bogor

Pancasila, terang Ustadz Syarif memang telah menjamin umat Islam untuk menjalankan aktivitas ibadah dan amaliah ritual sebatas hubungan hablun minallah wa hablun min al-nas.

"Tetapi, Pancasila tidak mengizinkan umat Islam menjalankan Syari’at Islam dalam ranah hokum dan siyãsah jinãyah. Sehingga, bisa dikatakan umat Islam leluasa menjalankan Syari’at Islam di negeri ini asalkan jangan menegakkan hudûd dan qishãsh. Dengan kata lain, Syari’at Islam minus hokum jinãyah. Islam yang tidak kaffah," paparnya.

Karena itu, sambungnya lagi sebenarnya bila ada kemauan untuk mengizinkan umat Islam menjalankan seluruh aspek ajarannya, niscaya Pancasila sebagai falsafah Negara mungkin takkan ada yang ‘menggugat’.

"Oleh karenanya, ungkapan menjalankan Pancasila sama dengan menjalankan Syari’at Islam belum tentu benar. Apalagi Pancasila sebagai teks mati bisa ditafsirkan oleh siapa saja dan apa saja. Berbeda dengan al-Qur’an dan Hadits yang notabene memiliki batasan-batasan ilmiah dan aturan baku dalam penafsirannya. dengan demikian, boleh jadi bagi umat Islam Pancasila itu begini, tetapi bagi umat lain Pancasila itu begitu. Mana yang benar? Wallahu a’lam, " jelasnya.

Ketuhanan yang Maha Esa hemat saya kurang islami, sebab Ketuhanan tidak mencerminkan ajaran Tauhid, buktinya semua agama mengaku semuanya berketuhanan yang Maha Esa walau faktanya berakidah syirik

Alhasil, menurut pengajar di sekolah menenga Islam ini, ajaran Pancasila tidak seratus persen mencerminkan ajaran Islam, namun demikian bukan pula Pancasila bertentangan dengan Islam seratus persen. Artinya, ada nilai-nilai ajaran Islam di dalamnya semisal rumusan musyawarah mufakat, keadilan bagi seluruh rakyat, dan kemanusiaan yang adil dan beradab, justeru sarat dengan nilai-nilai Islam, bahkan boleh diklaim berjiwakan Islam, karena adil, adab, dan musyawarah belum tentu terdapat dalam ajaran agama lain. Atau mungkin itulah nilai-nilai universal dari Pancasila.

"Adapun Ketuhanan yang Maha Esa hemat saya kurang islami, sebab Ketuhanan tidak mencerminkan ajaran Tauhid, buktinya semua agama mengaku semuanya berketuhanan yang Maha Esa walau faktanya berakidah syirik," pungkasnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Ahad, 28 Feb 2021 22:36

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

Ahad, 28 Feb 2021 21:06

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

Ahad, 28 Feb 2021 18:52

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Ahad, 28 Feb 2021 18:20

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Ahad, 28 Feb 2021 18:18

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Ahad, 28 Feb 2021 16:45

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Ahad, 28 Feb 2021 15:48

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Ahad, 28 Feb 2021 10:52

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Ahad, 28 Feb 2021 10:48

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Ahad, 28 Feb 2021 10:18

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Sabtu, 27 Feb 2021 20:56

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Sabtu, 27 Feb 2021 20:47

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Sabtu, 27 Feb 2021 20:38


MUI

Must Read!
X