Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.111 views

Buka Peluang Bertindak Represif, Aliansi Tokoh Umat Islam Majalengka Tolak Perppu Ormas

 
MAJALENGKA (voa-islam.com) - Penolakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 tahun 2017 tentang Perubahan atas UU No. 17 tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat (Perppu Ormas) yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 10 Juli 2017, terus bergulir di sejumlah daerah.
 
Di Majalengka, sejumlah tokoh dari perwakilan ormas Islam dan komunitas menolak adanya Perppu tersebut. Para tokoh tersebut tergabung dalam Aliansi Tokoh Umat Islam Majalengka.
 
Aliansi Tokoh  tersebut berasal dari perwakilan  PD Persis Majalengka, PD Pemuda Persis  Majalengka,  DPW FPI Majalengks, Mawil LPI Majalengka, DPD II HTI Majalengka,  PD MMI Majalengka, Korwil Tim Pembela Ulama Majalengka,  Gema Pembebasan Majalengka, Komunitas Santri Kalong, Komunitas Monster Of Wadah Runtah, dan komunitas Urang Majalengka. Pada Sabtu malam, 15/7, mereka melakukan pertemuan dan konsolidasi di rumah salah seorang tokoh Majalengka yang juga mantan anggota DPR RI dari PAN, H Ade Firdaus, SE, MM.
 
Dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan oleh  H Ade Firdaus,SE, MM, Aliansi Tokoh Umat Islam Majalengka, menyatakan, Perppu No. 2 Tahun 2017  tidak memiliki urgensi untuk diterbitkan karena tidak ada kegentingan yang memaksa sehingga pemerintah perlu menerbitkan Perppu tentang Ormas tersebut. Semestinya pemerintah taat pada peraturan perundangan yang telah ditetapkan tentang Ormas yaitu UU No 17 Tahun 2013.
 
"Jangan sampai pemerintah justru menghindari UU tersebut dan mencari-cari alasan yang tidak logis untuk menerbitkan peraturan baru yang malah menambah kegaduhan di negeri ini," ujar H Ade Firdaus.
 
Karena itu, Aliansi Tokoh Umat Islam Majalengka menolak keras terbitnya Perppu No. 2 Tahun 2017 karena Perppu ini membuka peluang kepada pemerintah untuk bertindak represif dan otoriter. 
 
Setidaknya, kata dia,  ada tiga hal penting yang akan membuka era baru rezim otoritarian tersebut. Pertama, dengan sewenang-wenang pemerintah dapat membubarkan Ormas yang secara subyektif dianggap bertentangan dengan Pancasila, tanpa melalui proses peradilan (Pasal 61). Dalam konteks ini, pemerintah dapat bertindak secara sepihak dalam menilai, menuduh, dan menindak Ormas, tanpa ada ruang bagi Ormas itu untuk membela dirimembuktikan tuduhan yang disampaikan. 
 
Kedua, adanya ketentuan-ketentuan yang bersifat karet seperti larangan melakukan tindakan permusuhan terhadap SARA (Pasal 59-3) dan penyebaran paham lain yang dianggap bakal mengganggu Pancasila dan UUD 1945 (pasal 59-4) berpotensi dimaknai secara sepihak untuk menindas pihak lain. 
 
Ketiga, adanya ketentuan pemidanaan terhadap anggota dan pengurus Ormas (Pasal 82-a), menunjukkan Perppu tersebut menganut prinsip kejahatan asosiasi dalam mengadili pikiran dan keyakinan, sesuatu yang selama ini justru ditolak.  
 
Berdasarkan hal-hal di atas, maka masyarakat, lanjut Ade, semakin mendapatkan bukti bahwa rezim yang berkuasa saat ini adalah rezim represif yang anti pada  Islam. 
 
"Buktinya, setelah sebelumnya melakukan kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis, bahkan di antaranya ada yang masih ditahan hingga sekarang, lalu melakukan pencekalan terhadap para da’i, pembatasan terhadap seruan-seruan dakwah, pembubaran atau penghalangan terhadap kegiatan dakwah di sejumlah tempat, kini pemerintah justru menerbitkan Perppu represif (sewenang-wenang) yang diarahkan untuk membubarkan Ormas Iislam," tegasnya.
 
"Oleh karena itu kami mendorong dan mengajak kepada semua pihak baik anggota DPR, tokoh, ulama, Ormas, umat Islam, dan seluruh kekuatan rakyat untuk bersatu  mengerahkan segenap kekuatan  menghentikan sikap represif rezim penguasa saat ini tanpa terpancing untuk melakukan tindak kekerasan," ujarnya lagi di depan wartawan baik cetak, online maupun TV yang sejak awal hadir dalam pertemuan tersebut.  [abuziad/syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
Pasukan Zionis Tahan 2700 Warga Palestina sejak Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel

Pasukan Zionis Tahan 2700 Warga Palestina sejak Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel

Kamis, 19 Apr 2018 21:40

Jaisyul Islam Serahkan Senjata ke Rezim Assad, Pergi Tinggalkan Dumayr Menuju Jarablus

Jaisyul Islam Serahkan Senjata ke Rezim Assad, Pergi Tinggalkan Dumayr Menuju Jarablus

Kamis, 19 Apr 2018 21:30

Serangan Kejutan Islamic State (IS) dekat Kota Mayadin Tewaskan 25 Tentara Suriah

Serangan Kejutan Islamic State (IS) dekat Kota Mayadin Tewaskan 25 Tentara Suriah

Kamis, 19 Apr 2018 21:20

Laporan: Komandan LNA Khalifa Haftar Menderita Kerusakan Otak dan Tak Akan Pernah Normal Lagi

Laporan: Komandan LNA Khalifa Haftar Menderita Kerusakan Otak dan Tak Akan Pernah Normal Lagi

Kamis, 19 Apr 2018 21:10

PBB Minta Israel Berhenti Usir Orang Badui Palestina dari Yerusalem Timur

PBB Minta Israel Berhenti Usir Orang Badui Palestina dari Yerusalem Timur

Kamis, 19 Apr 2018 21:03

Mulai Tahun Ini, Calon Jamaah Haji Wafat Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jamaah Haji Wafat Bisa Digantikan Keluarganya

Kamis, 19 Apr 2018 21:01

18 Laporan Kasus Penistaan Agama Sukmawati Ditangani Bareskrim

18 Laporan Kasus Penistaan Agama Sukmawati Ditangani Bareskrim

Kamis, 19 Apr 2018 20:34

Ada Kesamaan Pendukung dari Kasus Ahok-Konde dan Kidung

Ada Kesamaan Pendukung dari Kasus Ahok-Konde dan Kidung

Kamis, 19 Apr 2018 20:33

Enam Bulan Memimpin Anies Sandi Tutup Empat Hiburan Malam, Ini Tanggapan Anggota DPD

Enam Bulan Memimpin Anies Sandi Tutup Empat Hiburan Malam, Ini Tanggapan Anggota DPD

Kamis, 19 Apr 2018 19:44

Modus Serangan Amerika ke Suriah Disebut Mirip ketika Menyerang Irak

Modus Serangan Amerika ke Suriah Disebut Mirip ketika Menyerang Irak

Kamis, 19 Apr 2018 19:33

Politisi PKB Sebut Romy Dekati Jokowi Bisanya Hanya Selfie dan Agar PPP Tidak Bubar

Politisi PKB Sebut Romy Dekati Jokowi Bisanya Hanya Selfie dan Agar PPP Tidak Bubar

Kamis, 19 Apr 2018 19:02

Harapan di Pilpres 2019, SBY Singgung Intelijen

Harapan di Pilpres 2019, SBY Singgung Intelijen

Kamis, 19 Apr 2018 18:51

Era Disrupsi Teknologi, Kemenristekdikti Luncurkan SIRenang

Era Disrupsi Teknologi, Kemenristekdikti Luncurkan SIRenang

Kamis, 19 Apr 2018 18:47

Sikap PP Muhammadiyah atas Kekerasan di Suriah: Kecam AS, Inggris, dan Perancis

Sikap PP Muhammadiyah atas Kekerasan di Suriah: Kecam AS, Inggris, dan Perancis

Kamis, 19 Apr 2018 18:33

Ziarah Kubur di Hari Jumat Itu Baik, Selama Tidak Menghususkannya

Ziarah Kubur di Hari Jumat Itu Baik, Selama Tidak Menghususkannya

Kamis, 19 Apr 2018 14:45

Kurma Palmfruit, Terkenal Murah dan Enak asal Tunisia, ini 20 Khasiatnya

Kurma Palmfruit, Terkenal Murah dan Enak asal Tunisia, ini 20 Khasiatnya

Kamis, 19 Apr 2018 13:26

[VIDEO] Ini Cara Mudah Jadi Masterclass jualan di FACEBOOK, Hanya 150 ribu

[VIDEO] Ini Cara Mudah Jadi Masterclass jualan di FACEBOOK, Hanya 150 ribu

Kamis, 19 Apr 2018 12:17

Bantah Tweet Singgung Al Qur'an dan Nabi Muhammad, Jejak Digital Ini Ungkap Kebohongan Politisi PSI

Bantah Tweet Singgung Al Qur'an dan Nabi Muhammad, Jejak Digital Ini Ungkap Kebohongan Politisi PSI

Kamis, 19 Apr 2018 11:56

KNRP Ramaikan Islamic Book Fair 2018

KNRP Ramaikan Islamic Book Fair 2018

Kamis, 19 Apr 2018 11:28

Dukung Peningkatan Literasi, MNC Play Hadir di Islamic Book Fair 2018

Dukung Peningkatan Literasi, MNC Play Hadir di Islamic Book Fair 2018

Kamis, 19 Apr 2018 11:21


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X