Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.629 views

Dinilai Berbau PKI, Massa Bentrok dengan Aparat Saat Bubarkan Acara di LBH Jakarta

JAKARTA (voa-islam.com), Ribuan masyarakat dari berbagai elemen menggeruduk kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, pada Minggu Malam (17/9). Massa mendesak aparat kepolisian membubarkan kegiatan seminar yang dianggap menghidupkan kembali paham Komunisme dan membelokkan sejaran pemberontakan PKI 1965.

"Aksi demo Aliansi mahasiswa dan pemuda anti komunis saat ini sedang melakukan aksi demo di depan gedung LBH Jakarta. Setelah dibubarkan secara paksa seminar pro PKI kemarin oleh aparat kepolisian sekarang mereka melaksanakan lagi kegiatan yang sama dalam bentuk menyanyikan lagu genjer-genjer yang merupakan lagu kebanggaan komunis dan lagu komunis lainnya," kata Rahmat Himran, koordinator aksi salah satu elemen yang mendatangi LBH Jakarta, dalam broadcastnya yang tersebar massif pada Minggu Malam (17/9/2017).

Rahmat kemudian menyerukan seluruh aktivis anti-Komunis untuk berkumpul di LBH Jakarta, karena massa anti-komunis kalah jumlah dengan aparat kepolisian serta panitia acara.

"Dengan ini saya mengajak kawan kawan aktivis dimana pun berada agar sekarang segera menuju ke kantor LBH Jakarta. Kita akan bergabung bersama dalam aksi melawan komunis. Kita akan demo sampai acara tersebut bubar.. siap nginap jika memungkinkan, "tandas Rahmat

Menurut pantauan voa-islam, massa anti-komunis semakin larut malam semakin banyak berdatangan, mereka berhasil mengepung kantor LBH yang dijaga ratusan aparat kepolisian. Massa mendesak aparat untuk membubarkan kegiatan berbau PKI sembari meneriakkan yel-yel."Ganyang PKI, bubarkan PKI," lontar massa aksi.

Aparat sendiri berusaha bernegosiasi dengan massa aksi, menurut aparat pada malam tersebut sudah tidak ada lagi kegiatan seminar. Acara kontennya telah berubah bukan lagi membahas sejarah 1965, namun massa anti komunis tidak percaya dan tetap bertahan di depan LBH Jakarta.

Jelang pukul 1.30 WIB pagi, akhirnya aparat kepolisian membubarkan paksa massa angi-komunis menggunakan tembakan gas ait mata dan water canon. Sejumlah massa terluka dan ditangkap, mereka sempat mengungkapkan kekecewaan kepada aparat keamana, menurut mereka seharusnya yang "digebuk" bukan mereka. akan tetapi acara yang berbau PKI. "Ya Allah kenapa polisi nembaki kita, kita bukan PKI," lontar salah seorang massa.

Kekecewaan serupa banyak diugkapkan oleh netizen baik dalam bentuk status dan meme yang bertebaran di media sosial. (bilal/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Pengaruh Godaan Jin 'Qarin' Terhadap Pengasuhan Anak

Pengaruh Godaan Jin 'Qarin' Terhadap Pengasuhan Anak

Jum'at, 23 Feb 2018 20:25

Jokowi bukan Capres Pilihan Megawati di 2019?

Jokowi bukan Capres Pilihan Megawati di 2019?

Jum'at, 23 Feb 2018 20:15

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Jum'at, 23 Feb 2018 18:10

[VIDEO] Ma'idaturrahmah 23 Februari berbagi hidangan kepada 130 Dhuafa

[VIDEO] Ma'idaturrahmah 23 Februari berbagi hidangan kepada 130 Dhuafa

Jum'at, 23 Feb 2018 17:55

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

Jum'at, 23 Feb 2018 17:24

Tabligh Akbar ''Keajaiban Hafidz Al-Qur'an'' di Pondok Ngruki, AYO HADIR!!

Tabligh Akbar ''Keajaiban Hafidz Al-Qur'an'' di Pondok Ngruki, AYO HADIR!!

Jum'at, 23 Feb 2018 16:50

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Jum'at, 23 Feb 2018 14:18

Tandatangani MoU, Forjim Bakal Latih Relawan MRI se-Indonesia

Tandatangani MoU, Forjim Bakal Latih Relawan MRI se-Indonesia

Jum'at, 23 Feb 2018 13:30

LEU Bangun Program Ritel untuk Pemberdayaan Umat

LEU Bangun Program Ritel untuk Pemberdayaan Umat

Jum'at, 23 Feb 2018 13:23

Ini Rekomendasi Mukernas Forjim Soal UU MD3 dan RKUHP

Ini Rekomendasi Mukernas Forjim Soal UU MD3 dan RKUHP

Jum'at, 23 Feb 2018 13:13

Serangan Taliban di Pos Keamanan di Ghazni Tewaskan 8 Polisi Afghanistan

Serangan Taliban di Pos Keamanan di Ghazni Tewaskan 8 Polisi Afghanistan

Jum'at, 23 Feb 2018 12:45

Qatar Akan Tanam 16.000 Pohon untuk Perhelatan Piala Dunia 2022

Qatar Akan Tanam 16.000 Pohon untuk Perhelatan Piala Dunia 2022

Jum'at, 23 Feb 2018 11:41

Angkatan Bersenjata Turki Bom Konvoi 30-40 Kendaraan Bala Bantuan YPG/PKK dekat Afrin

Angkatan Bersenjata Turki Bom Konvoi 30-40 Kendaraan Bala Bantuan YPG/PKK dekat Afrin

Jum'at, 23 Feb 2018 10:38

IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

Jum'at, 23 Feb 2018 09:36

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Kamis, 22 Feb 2018 23:03

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Kamis, 22 Feb 2018 22:36

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Kamis, 22 Feb 2018 22:30

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Kamis, 22 Feb 2018 22:15

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Kamis, 22 Feb 2018 22:00

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Kamis, 22 Feb 2018 21:37


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X