Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.157 views

Pemuda Muhammadiyah Gelar, 2017 Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp

JAKARTA (voa-islam.com), Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah bersama Religion for Peace Asia And Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN) menggelar agenda Tahunan, “ 2017 Asia And Pacific Interfaith Youth Peace Camp” yang kali ini dilaksanakan di Jakarta tepatnya di Hotel Sofyan Betawi, Gedung Dakwah Muhammadiyah dan Kolese Kanisius Jakarta. Ketiganya berada disekitar Menteng Raya-Jakarta Pusat, dilaksanakan mulai tanggal 12-15 Desember 2017.

"Pada hari Selasa, 12 Desember 2017, pukul 19.00 seluruh peserta APIYCC akan disambut oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dalam acara Welcoming Dinner di Balai Kota DKI Jakarta," kata Dahnil Anzar Simanjuntak. 

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dalam keterangannya. Selanjutnya, pada hari Rabu, 13 Desember 2017, pukul 09.00 WIB, seluruh peserta akan mengikuti Opening Ceremony di Istana Wapres, yang akan dihadiri dan dibuka oleh Wapres RI, Bapak Muhammad Jusuf Kalla.

Kemudian, peserta APIYCC akan melakukan kunjungan ke Masjid Istiqlal, Katedral dan beberapa tempat simbol keberagaman Indonesia, serta akan melakukan dialog dengan masyarakat Kali Ciliwung terkait dengan isu perubahan iklim dan menjaga bumi. Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp diikuti oleh 60 Peserta dari 25 Negara Asia dan Pacific, dengan mengusung Tema “ Raising Awereness on Climate Change: Gotong Royong for Our Earth”.

Isu perubahan iklim sengaja dipilih oleh Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dan Religion for Peace Asia And Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN) untuk menjawab tantangan utama belakangan ini yakni semakin panasnya bumi. Pertama, Panas dalam makna yang sebenarnya, yakni karena pengaruh perubahan iklim sehingga memunculkan dampak bencana alam dan ancaman-ancaman bencana alam yang lebih serius dimasa akan datang bila manusia dibumi melalui warga negara di dunia tidak memulai kepedulian untuk menjaga bumi dengan mengurangi aktivitas yang memberikan dampak pada meningkatnya efek gas rumah kaca.

"Bumi bukan warisan nenek moyang, namun bumi adalah hutang generasi hari ini kepada generasi yang akan datang yang harus 'dibayarkan' dalam kondisi utuh bahkan harus lebih baik,"jelas President (Moderator) Religion for Peace Asia And Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN) itu.

Kedua,Bumi semakin “panas”, karena pengaruh aktivitas manusia bumi yang penuh dengan praktik provokasi, kebencian dan saling menegasikan. Kasus klaim Donal Trump terhadap Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel adalah salah satu peristiwa “semakin panasnya” bumi akibat tindakan lisan dan kebijakan yang ugal-ugalan abai dialog. Konflik, terorisme dan stigmatisasi adalah bagian lain yang membuat bumi semakin panas dalam makna situasi hubungan politik dan kemanusiaan, seolah pintu dialog telah terkunci, dan bumi sedang menuju konflik panas dimasa yang akan datang.

"Panas dalam makna Perubahan iklim pun panas dalam makna politik dan hubungan antar peradaban,"ucap Dahnil.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Pemuda Muhammadiyah bersama RfP-APYIN menghimpun 60 Pemuda Lintas Agama dari 25 Negara Asia dan Pacific untuk berkumpul bersama membangun kesepahaman bersama untuk mendorong Gerakan bersama meski berbeda keyakinan agama, Different Faith, Common Action.

"Kami menyebutnya sebagai gerakan “gotong royong for Our Earth”ujarnya. Melalui Agenda ini, Pemuda Muhammadiyah bersama RfP-APYIN ingin mendorong Internasionalisasi Pancasila melalui nilai-nilai Gotong Royong, atau dalam Islam disebut sebagai Ta’awun (saling Tolong menolong).

"Meski kita berbeda, karena kita hidup di Bumi yang sama, kerusakan bumi akan berdampak terhadap kita semua, apapun agama dan sukunya," Melalui Prinsip Gotong Royong agaknya, dampak perubahan iklim dengan semakin panasnya dunia bisa dikurangi dan hadapi bersama. 

"Egoisme agama, suku, negara dilebur menjadi spirit kemanusian satu bumi dengan semangat Gotong Royong, untuk mencegah terjadinya kerusakan massal terhadap bumi dan peradaban kita yang disebabkan ulah egoisme dan kerakusan manusia yang abai dengan masa depan anak cucu," tandasnya. (bilal/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Jum'at, 21 Sep 2018 20:45

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Jum'at, 21 Sep 2018 20:30

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Jum'at, 21 Sep 2018 20:26

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Jum'at, 21 Sep 2018 20:20

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

Jum'at, 21 Sep 2018 20:15

Rusia Desak Israel Berikan Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Ditembaknya Pesawat Il-20

Rusia Desak Israel Berikan Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Ditembaknya Pesawat Il-20

Jum'at, 21 Sep 2018 20:00

Parlemen Kanada Nyatakan Kejahatan Militer Myanmar Terhadap Rohingya Sebagai Genosida

Parlemen Kanada Nyatakan Kejahatan Militer Myanmar Terhadap Rohingya Sebagai Genosida

Jum'at, 21 Sep 2018 19:39

Di Tanggal Ini, “Serangan” Darat ke 500 Target Siap Dilancarkan Kubu Prabowo-Sandi

Di Tanggal Ini, “Serangan” Darat ke 500 Target Siap Dilancarkan Kubu Prabowo-Sandi

Jum'at, 21 Sep 2018 18:43

Tinggalkan Mengajar 10 Tahun, Ketum Kepemudaan Terima jadi Jubir Prabowo-Sandi

Tinggalkan Mengajar 10 Tahun, Ketum Kepemudaan Terima jadi Jubir Prabowo-Sandi

Jum'at, 21 Sep 2018 17:43

Mantan Anggota DPR: Kalau Disuruh, Saya Milih Khilafah daripada PKI

Mantan Anggota DPR: Kalau Disuruh, Saya Milih Khilafah daripada PKI

Jum'at, 21 Sep 2018 16:43

Mantan Panglima TNI Singgung Nyali KSAD terkait Nonton Bareng Film G30S/PKI

Mantan Panglima TNI Singgung Nyali KSAD terkait Nonton Bareng Film G30S/PKI

Jum'at, 21 Sep 2018 15:43

Pidato KSP ke Projo Ini Dikritik karena Potensial Disalahpahami dan Berbahaya

Pidato KSP ke Projo Ini Dikritik karena Potensial Disalahpahami dan Berbahaya

Jum'at, 21 Sep 2018 14:43

Generasi Yang Hilang

Generasi Yang Hilang

Jum'at, 21 Sep 2018 07:10

Innalillahi, Komandan Kokam Jawa Tengah Berpulang

Innalillahi, Komandan Kokam Jawa Tengah Berpulang

Jum'at, 21 Sep 2018 06:46

Pengadilan Irak Vonis Mati Wakil Abu Bakar Al-Bagdadi

Pengadilan Irak Vonis Mati Wakil Abu Bakar Al-Bagdadi

Kamis, 20 Sep 2018 16:45

Jenderal Rusia Desak Moskow Tembak Jatuh Pesawat Tempur Israel

Jenderal Rusia Desak Moskow Tembak Jatuh Pesawat Tempur Israel

Kamis, 20 Sep 2018 15:38

Debu Ajak Masyarakat Lombok Bergembira dengan Dzikir

Debu Ajak Masyarakat Lombok Bergembira dengan Dzikir

Kamis, 20 Sep 2018 14:51

Berpuasa Asyura, Tapi Punya Hutang Puasa Ramadhan. Sah Puasanya?

Berpuasa Asyura, Tapi Punya Hutang Puasa Ramadhan. Sah Puasanya?

Kamis, 20 Sep 2018 13:54

Permintaan Maaf Asia Sentinel ke SBY dan Demokrat Disambut Investigasi

Permintaan Maaf Asia Sentinel ke SBY dan Demokrat Disambut Investigasi

Kamis, 20 Sep 2018 13:13

PERSIS: Tak Ada Forum Legal Alumni Santri Kami Dukung Jokowi

PERSIS: Tak Ada Forum Legal Alumni Santri Kami Dukung Jokowi

Kamis, 20 Sep 2018 12:35


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X