Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.130 views

AILA: Putusan MK Suburkan Gerakan Anti Moral dan Agama

JAKARTA (voa-islam.com), Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Judicial Review (JR) soal gugatan soal lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) serta pasal perzinahan.

Gugatan itu diajukan oleh Aliansi Cinta Keluarga (AILA) terhadap KUHP pasal 284, 285 dan 292. MK menyatakan perumusan delik LGBT dalam hukum pidana Indonesia masuk wewenang DPR-presiden. 

Dalam putusannya, majelis menganggap kewenangan menambah unsur pidana baru dalam suatu undang-undang bukanlah kewenangan MK, melainkan kewenangan presiden dan DPR.

Menyikapi penolakan tersebut, Ketua AILA Indonesia Rita Hendrawaty Soebagjo meminta semua pihak agar tetap bijak.

"Ditolaknya Judicial review  KUHP pasal 284, 285 dan 292 oleh 5 hakim MK harus disikapi dengan arif, meskipun putusan ini akan berdampak pada semakin rentannya masyarakat terhadap kejahatan kesusilaan seperti seks bebas, perkosaan dan perilaku LGBT,"katanya.

"Putusan ini juga akan menyuburkan gerakan dan pemikiran anti moral dan agama yang berusaha menjauhkan masyarakat dari jati diri bangsa yang berketuhanan dan berkemanusiaan yg adil dan beradab,"lanjut Rita.

Rita juga secara khusus mengucapkan apresiasi kepada 4 hakim MK yang mendukung permohonan dan memberikan dissenting opinion yaitu ; Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.H., Dr. Anwar Usman, S.H., M.H., Prof. Dr. Aswanto, S.H., M.H., dan Dr. Wahiduddin Adams, S.H., M.H.

Kendati perjuangan untuk keluarga Indonesia yang lebih beradab akan mendapat tantangan yang sangat besar dengan putusan JR ini, Namun Rita menegaskan pihaknya akan tetap memperkuat perjuangan ketahanan keluarga  melalui berbagai program pendukung lainnya seperti edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

"Serta program advokasi dan konsultasi bagi para korban kejahatan kesusilaan,"cetusnya.

Menurut Rita, masyarakat Indonesia harus terus meningkatkan kewaspadaan dan menguatkan kontrol sosial untuk mencegah dampak putusan ini. Karena saat ini kejahatan kesusilaan dilakukan secara samar maupun terang terangan atas nama hak asasi dan kebebasan.

"Oleh karena itu, AILA berharap pemerintah dan seluruh elemen masyarakat tetap bersikap kritis terhadap berbagai konsep terkait keluarga, perempuan dan anak yang bertentangan dengan nilai-nilai moral dan agama yang dianut bangsa Indonesia,"tegasnya.

Kemudian, Aila meminta doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia dalam upaya mengawal kebijakan terkait keluarga, perempuan dan anak, agar perangkat kebijakan tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin merusak tatanan sosial, budaya dan keluhuran budi yang telah dibangun oleh para pendahulu negeri ini.

"Semoga langkah AILA beserta tim pemohon dan organisasi mendukung JR ini diridhoi Allah swt dan bisa menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berjuang mewujudkan keluarga Indonesia yang lebih beradab,"harapnya.

Diketahui, 4 hakim konstitusi setuju LGBT masuk KUHP, sedangkan 5 hakim lainnya menolak.

Para hakim yang setuju adalah Ketua MK Arief Hidayat, hakim konstitusi Anwar Usman, Wahiduddin Adams, dan Aswanto. Sedangkan 5 hakim lainnya yang menolak, yaitu Maria Farida, I Dewa Gede Palguna, Suhartoyo, Manahan Sitompul, dan Saldi Isra.

Dissenting Opinion

Arief dalam dissenting opinion-nya, menjelaskan bahwa Pasal 284 KUHP tentang perzinaan bertentangan dengan perkembangan hukum. Arief menyatakan pasal tersebut mempersempit ruang lingkup zina.

"Dalam Pasal 284 KUHP jelas mempersempit ruang lingkup dan bahkan bertentangan dengan konsep persetubuhan terlarang (zina) menurut nilai agama dan living law yang hidup dan berkembang di masyarakat Indonesia yang sejatinya lebih luas," ujar Arief dalam pertimbangannya dikutip dari detikcom di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Arief dan hakim lainnya menganggap kepastian hukum dalam Pasal 284 KUHP menjadi tidak adil seiring dengan perkembangan zaman. Menurutnya, perlu aturan yang pasti soal konteks zina dalam perkembangan hukum dan kehidupan saat ini.

"Dari waktu ke waktu semakin dirasakan bahwa eksistensi kepastian hukum yang ada dalam norma Pasal 284 KUHP jelas bersifat tidak adil, baik secara sosiologis-historis maupun dalam konteks kekinian, sebab filosofi dan paradigma yang menjiwai norma Pasal 284 KUHP jelas mempersempit dan bahkan bertentangan dengan konsep "persetubuhan terlarang'," ucapnya.

Terkait Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan, Arief juga menganggap sebaiknya kata 'perempuan' dihapus. Sebab, kasus pemerkosaan yang terjadi kini tak hanya laki-laki dan perempuan, tapi juga bisa sesama jenis kelamin.

"Dengan diakuinya konsepsi perkosaan sebagai pemaksaan persetubuhan yang dapat dilakukan, baik oleh laki-laki maupun perempuan, maka kami berpendapat frasa 'perempuan' dalam Pasal 285 KUHP seharusnya dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat," kata Arief.(bilal/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

Latest News
Yang Tuduh Ulama/Tokoh Islam Radikal dan Lakukan Persekusi Makin Minus Popularitas

Yang Tuduh Ulama/Tokoh Islam Radikal dan Lakukan Persekusi Makin Minus Popularitas

Jum'at, 19 Jan 2018 06:15

Kritik Nazarudin, Politisi Demokrat, Andi Arief

Kritik Nazarudin, Politisi Demokrat, Andi Arief "serang" Fahri Hamzah

Jum'at, 19 Jan 2018 05:15

Ulama Saudi Syaikh Abdul Muhsin Al-Tuwaijiri Meninggal Ditembak Saat Berdakwah di Guienea

Ulama Saudi Syaikh Abdul Muhsin Al-Tuwaijiri Meninggal Ditembak Saat Berdakwah di Guienea

Kamis, 18 Jan 2018 22:36

Gradasi dan Degradasi Filsafat Islam

Gradasi dan Degradasi Filsafat Islam

Kamis, 18 Jan 2018 22:25

Suriah Ancam Tembak Jatuh Jet Tempur Turki Jika Berani Serang Afrin dan Manbij

Suriah Ancam Tembak Jatuh Jet Tempur Turki Jika Berani Serang Afrin dan Manbij

Kamis, 18 Jan 2018 22:05

Pelecahan Seksual terhadap Muslimah di Solo Bagai Teror

Pelecahan Seksual terhadap Muslimah di Solo Bagai Teror

Kamis, 18 Jan 2018 21:56

Janji Jokowi Menata Kampung dan Becak Mulai Ditunaikan Anies-Sandi

Janji Jokowi Menata Kampung dan Becak Mulai Ditunaikan Anies-Sandi

Kamis, 18 Jan 2018 21:34

Jangan Pernah Berpikir bahwa dengan Kriminalisasi Ulama Ghirah Umat Islam Kendur

Jangan Pernah Berpikir bahwa dengan Kriminalisasi Ulama Ghirah Umat Islam Kendur

Kamis, 18 Jan 2018 21:29

Ide Radikal LGBT: Alat Politik Penjajah

Ide Radikal LGBT: Alat Politik Penjajah

Kamis, 18 Jan 2018 21:24

Ulama/Ustaz Diperiksa, Dewan Syuro PBB: Jangan Gentar, Kebatilan Pasti Tumbang

Ulama/Ustaz Diperiksa, Dewan Syuro PBB: Jangan Gentar, Kebatilan Pasti Tumbang

Kamis, 18 Jan 2018 21:03

Usai Diperiksa, Ustadz Zulkifli Diperbolehkan Pulang

Usai Diperiksa, Ustadz Zulkifli Diperbolehkan Pulang

Kamis, 18 Jan 2018 20:58

Militer Israel Keluarkan 1000 Lebih Perintah Penahanan Administratif Selama 2017

Militer Israel Keluarkan 1000 Lebih Perintah Penahanan Administratif Selama 2017

Kamis, 18 Jan 2018 20:45

Militer Filipina Peringatkan Masuknya Jihadis Asing ke Mindanao dengan Menyamar

Militer Filipina Peringatkan Masuknya Jihadis Asing ke Mindanao dengan Menyamar

Kamis, 18 Jan 2018 19:45

Ratusan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Ustadz Zulkifli

Ratusan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Ustadz Zulkifli

Kamis, 18 Jan 2018 16:45

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

Kamis, 18 Jan 2018 15:39

Ashraf Ghani Akui Militer Afghanistan Tidak Akan Bertahan Lebih Dari 6 Bulan Tanpa Bantuan AS

Ashraf Ghani Akui Militer Afghanistan Tidak Akan Bertahan Lebih Dari 6 Bulan Tanpa Bantuan AS

Kamis, 18 Jan 2018 15:30

[VIDEO-3] SOLUSI UI: Cerita Eep Dituduh Jatuhkan Jokowi Dengan Video Editan

[VIDEO-3] SOLUSI UI: Cerita Eep Dituduh Jatuhkan Jokowi Dengan Video Editan

Kamis, 18 Jan 2018 15:12

[VIDEO-2] Diskusi SOLUSI UI: Survei Cuma 30%, Perlu Tingkatkan Kualitas Parpol Islam

[VIDEO-2] Diskusi SOLUSI UI: Survei Cuma 30%, Perlu Tingkatkan Kualitas Parpol Islam

Kamis, 18 Jan 2018 15:08

[VIDEO-1] Diskusi SOLUSI UI 2018: Menakar Kekuatan Politik Islam 2018-2019

[VIDEO-1] Diskusi SOLUSI UI 2018: Menakar Kekuatan Politik Islam 2018-2019

Kamis, 18 Jan 2018 15:03

Ulama Kembali Dikriminalisasi, Forjim Ajak Jurnalis Muslim Lawan Diskriminasi Hukum

Ulama Kembali Dikriminalisasi, Forjim Ajak Jurnalis Muslim Lawan Diskriminasi Hukum

Kamis, 18 Jan 2018 14:31


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X