Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.666 views

AILA: Putusan MK Suburkan Gerakan Anti Moral dan Agama

JAKARTA (voa-islam.com), Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Judicial Review (JR) soal gugatan soal lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) serta pasal perzinahan.

Gugatan itu diajukan oleh Aliansi Cinta Keluarga (AILA) terhadap KUHP pasal 284, 285 dan 292. MK menyatakan perumusan delik LGBT dalam hukum pidana Indonesia masuk wewenang DPR-presiden. 

Dalam putusannya, majelis menganggap kewenangan menambah unsur pidana baru dalam suatu undang-undang bukanlah kewenangan MK, melainkan kewenangan presiden dan DPR.

Menyikapi penolakan tersebut, Ketua AILA Indonesia Rita Hendrawaty Soebagjo meminta semua pihak agar tetap bijak.

"Ditolaknya Judicial review  KUHP pasal 284, 285 dan 292 oleh 5 hakim MK harus disikapi dengan arif, meskipun putusan ini akan berdampak pada semakin rentannya masyarakat terhadap kejahatan kesusilaan seperti seks bebas, perkosaan dan perilaku LGBT,"katanya.

"Putusan ini juga akan menyuburkan gerakan dan pemikiran anti moral dan agama yang berusaha menjauhkan masyarakat dari jati diri bangsa yang berketuhanan dan berkemanusiaan yg adil dan beradab,"lanjut Rita.

Rita juga secara khusus mengucapkan apresiasi kepada 4 hakim MK yang mendukung permohonan dan memberikan dissenting opinion yaitu ; Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.H., Dr. Anwar Usman, S.H., M.H., Prof. Dr. Aswanto, S.H., M.H., dan Dr. Wahiduddin Adams, S.H., M.H.

Kendati perjuangan untuk keluarga Indonesia yang lebih beradab akan mendapat tantangan yang sangat besar dengan putusan JR ini, Namun Rita menegaskan pihaknya akan tetap memperkuat perjuangan ketahanan keluarga  melalui berbagai program pendukung lainnya seperti edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

"Serta program advokasi dan konsultasi bagi para korban kejahatan kesusilaan,"cetusnya.

Menurut Rita, masyarakat Indonesia harus terus meningkatkan kewaspadaan dan menguatkan kontrol sosial untuk mencegah dampak putusan ini. Karena saat ini kejahatan kesusilaan dilakukan secara samar maupun terang terangan atas nama hak asasi dan kebebasan.

"Oleh karena itu, AILA berharap pemerintah dan seluruh elemen masyarakat tetap bersikap kritis terhadap berbagai konsep terkait keluarga, perempuan dan anak yang bertentangan dengan nilai-nilai moral dan agama yang dianut bangsa Indonesia,"tegasnya.

Kemudian, Aila meminta doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia dalam upaya mengawal kebijakan terkait keluarga, perempuan dan anak, agar perangkat kebijakan tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin merusak tatanan sosial, budaya dan keluhuran budi yang telah dibangun oleh para pendahulu negeri ini.

"Semoga langkah AILA beserta tim pemohon dan organisasi mendukung JR ini diridhoi Allah swt dan bisa menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berjuang mewujudkan keluarga Indonesia yang lebih beradab,"harapnya.

Diketahui, 4 hakim konstitusi setuju LGBT masuk KUHP, sedangkan 5 hakim lainnya menolak.

Para hakim yang setuju adalah Ketua MK Arief Hidayat, hakim konstitusi Anwar Usman, Wahiduddin Adams, dan Aswanto. Sedangkan 5 hakim lainnya yang menolak, yaitu Maria Farida, I Dewa Gede Palguna, Suhartoyo, Manahan Sitompul, dan Saldi Isra.

Dissenting Opinion

Arief dalam dissenting opinion-nya, menjelaskan bahwa Pasal 284 KUHP tentang perzinaan bertentangan dengan perkembangan hukum. Arief menyatakan pasal tersebut mempersempit ruang lingkup zina.

"Dalam Pasal 284 KUHP jelas mempersempit ruang lingkup dan bahkan bertentangan dengan konsep persetubuhan terlarang (zina) menurut nilai agama dan living law yang hidup dan berkembang di masyarakat Indonesia yang sejatinya lebih luas," ujar Arief dalam pertimbangannya dikutip dari detikcom di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Arief dan hakim lainnya menganggap kepastian hukum dalam Pasal 284 KUHP menjadi tidak adil seiring dengan perkembangan zaman. Menurutnya, perlu aturan yang pasti soal konteks zina dalam perkembangan hukum dan kehidupan saat ini.

"Dari waktu ke waktu semakin dirasakan bahwa eksistensi kepastian hukum yang ada dalam norma Pasal 284 KUHP jelas bersifat tidak adil, baik secara sosiologis-historis maupun dalam konteks kekinian, sebab filosofi dan paradigma yang menjiwai norma Pasal 284 KUHP jelas mempersempit dan bahkan bertentangan dengan konsep "persetubuhan terlarang'," ucapnya.

Terkait Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan, Arief juga menganggap sebaiknya kata 'perempuan' dihapus. Sebab, kasus pemerkosaan yang terjadi kini tak hanya laki-laki dan perempuan, tapi juga bisa sesama jenis kelamin.

"Dengan diakuinya konsepsi perkosaan sebagai pemaksaan persetubuhan yang dapat dilakukan, baik oleh laki-laki maupun perempuan, maka kami berpendapat frasa 'perempuan' dalam Pasal 285 KUHP seharusnya dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat," kata Arief.(bilal/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Islam Bukan Zombie

Islam Bukan Zombie

Senin, 24 Sep 2018 12:34

Alergi Islam Politik, Upaya Mencegah Kebangkitan Islam

Alergi Islam Politik, Upaya Mencegah Kebangkitan Islam

Senin, 24 Sep 2018 10:30

Polisi Bubarkan Deklarasi#2019GantiPresiden di Tangsel

Polisi Bubarkan Deklarasi#2019GantiPresiden di Tangsel

Senin, 24 Sep 2018 09:49

Sambut Hijriah, Masjid Al Ikhlas VGH Bekasi Gelar Donor Darah

Sambut Hijriah, Masjid Al Ikhlas VGH Bekasi Gelar Donor Darah

Senin, 24 Sep 2018 09:37

Politisi Demokrat “Taubat” dari Golput, 2019 Berjuang Bersama Prabowo-Sandi

Politisi Demokrat “Taubat” dari Golput, 2019 Berjuang Bersama Prabowo-Sandi

Senin, 24 Sep 2018 08:43

Kepemimpinan Syar'i yang Dinanti

Kepemimpinan Syar'i yang Dinanti

Senin, 24 Sep 2018 08:25

Hegemoni AS Kembali Mencengkeram Indonesia

Hegemoni AS Kembali Mencengkeram Indonesia

Senin, 24 Sep 2018 08:04

Ini Modal Awal Dana Kampanye Prabowo-Sandi

Ini Modal Awal Dana Kampanye Prabowo-Sandi

Senin, 24 Sep 2018 07:43

Nyawa Anak Gaza Kembali Syahid (In syaa Allah)

Nyawa Anak Gaza Kembali Syahid (In syaa Allah)

Senin, 24 Sep 2018 07:23

Pendukung Jokowi-Ma’ruf Dinilai tidak Paham Deklarasi Kampanye

Pendukung Jokowi-Ma’ruf Dinilai tidak Paham Deklarasi Kampanye

Senin, 24 Sep 2018 06:43

Peran Ulama dalam Politik untuk Mencerdaskan Umat

Peran Ulama dalam Politik untuk Mencerdaskan Umat

Senin, 24 Sep 2018 06:25

Fenomena Media Sosial Pemicu Perceraian

Fenomena Media Sosial Pemicu Perceraian

Senin, 24 Sep 2018 06:24

Kemarahan dan Peringatan Politisi Demokrat ke Projo

Kemarahan dan Peringatan Politisi Demokrat ke Projo

Senin, 24 Sep 2018 05:43

Ekonomi Digital, Perempuan Target Global?

Ekonomi Digital, Perempuan Target Global?

Ahad, 23 Sep 2018 23:53

Deklarasi Kampanye Dicedarai, Prabwo-Sandi Komitmen tetap Damai

Deklarasi Kampanye Dicedarai, Prabwo-Sandi Komitmen tetap Damai

Ahad, 23 Sep 2018 23:23

Deklarasi Kampanye Damai Terganggu, KPU Diminta Bersikap

Deklarasi Kampanye Damai Terganggu, KPU Diminta Bersikap

Ahad, 23 Sep 2018 22:23

Deklarasi Kampanye Damai Gagal dan Melahirkan Protes

Deklarasi Kampanye Damai Gagal dan Melahirkan Protes

Ahad, 23 Sep 2018 21:23

Politisi Demokrat sebut Pendukung Jokowi Ganggu Deklarasi Damai

Politisi Demokrat sebut Pendukung Jokowi Ganggu Deklarasi Damai

Ahad, 23 Sep 2018 20:23

Otoritas Palestina Akan Hentikan Kerjasama Keamanan Jika Israel Setuju Berdamai dengan Hamas

Otoritas Palestina Akan Hentikan Kerjasama Keamanan Jika Israel Setuju Berdamai dengan Hamas

Ahad, 23 Sep 2018 20:05

Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Ahad, 23 Sep 2018 19:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 22/09/2018 10:08

Islam Nusantara: Haruskah?