Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.475 views

Perluasan Delik Perzinahan DItolak, Nasir Jamil: Ancaman Berbahaya

JAKARTA (voa-islam.com), Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menyayangkan Putusan MK  Nomor 46/PUU-XIV/2016 yang menolak perluasan delik perzinahan dan LGBT.

Menurut Nasir, keengganan mayoritas hakim konstitusi yang tidak mau memperluas penafsiran delik perzinahan dan LGBT sebagai bentuk inkonsistensi dan ancaman yang berbahaya bagi Indonesia sebagai negara berketuhanan berdasarkan Pancasila.

“Ada hal berbahaya yang muncul dari putusan MK tersebut, yakni seolah-olah LGBT, kumpul kebo dan delik perzinahan dinyatakan konstitusional. Jelas ini berbahaya, karena tidak sesuai dengan konteks negara Indonesia yang berketuhanan berdasarkan Pancasila. Khususnya jika tidak membaca secara utuh dan menyeluruh dari Putusan MK No. 46/PUU-XIV/2016. Di sinilah 5 hakim konstitusi yang menyatakan menolak permohonan ini tidak sensitif," kata Nasir dalam keterangannya,  Jumat (15/12/2017).

Politisi Aceh tersebut meyakini, jika Putusan MK No. 47/PUU-XIV/2016 dibaca utuh, semua hakim konstitusi secara substansi sebenarnya setuju soal  perlunya pembaharuan delik perzinahan maupun LGBT, namun sayangnya 5 hakim konstitusi yang menjadi mayoritas menolak perluasan pasal-pasal perzinahan dan LGBT melalui MK.  Mereka bukan menolak substansi bahwa perzinahan seperti kumpul kebo dan LGBT tidak dapat dipidana, melainkan para hakim tersebut membatasi dirinya untuk tidak membuat hukum baru dalam KUHP warisan Belanda  yang saat ini masih berlaku, dan lebih menyerahkan kepada DPR dan Pemerintah sebagai pembentuk undang-undang.

“Ada inkonsistensi dari 5 hakim konstitusi tersebut, seolah-olah membatasi diri dengan konsep judicial restraint, dan tidak mau membuat norma baru dalam bentuk penafsiran karena MK berposisi sebagai negative legislator. Padahal MK sudah sangat sering membuat putusan yang memperluas makna suatu pasal dan bahkan seolah-olah membuat norma baru, sehingga berposisi sebagai positive legislator. Misalnya dalam putusan MK terkait hak dan kedudukan anak luar perkawinan, putusan MK terkait penggunaan KTP/Paspor sebagai dasar memilih, dan lain-lain. Karena itu, putusan MK No. 47 ini adalah bentuk inkonsistensi yang patut disesalkan," kata Nasir.

Nasir Djamil yang juga masuk dalam Panitia Kerja (Panja) RUU KUHP di DPR menyatakan akan benar-benar mengawal pembahasan pasal-pasal berkaitan dengan perzinahan dan kesusilaan khususnya LGBT. Menurutnya hal tersebut adalah tanggungjawab bersama sebagai upaya menjaga Pancasila sebagai nilai adiluhur bangsa yang harus tertuang dalam peraturan perundang-undangan.

“Dalam rancangan KUHP yang diajukan Pemerintah ke DPR tahun 2015 lalu, draft berkaitan dengan perzinahan sudah diperluas, namun soal LGBT belum. Karena itu dari awal kami fokus bahwa LGBT termasuk tindakan yang dapat dikriminalisasi dalam KUHP. Ini yang akan kita kawal terus," pungkas Nasir Djamil. (bilal/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Pasukan Israel Lukai 206 Warga Palestina di Jalur Gaza

Pasukan Israel Lukai 206 Warga Palestina di Jalur Gaza

Sabtu, 23 Jun 2018 03:03

Divonis Hukuman Mati, Aman Abdurrahman Langsung Sujud Syukur

Divonis Hukuman Mati, Aman Abdurrahman Langsung Sujud Syukur

Sabtu, 23 Jun 2018 02:57

PP Pemuda Muhammadiyah Serukan Kadernya Berperan Aktif dalam Pilkada 2018

PP Pemuda Muhammadiyah Serukan Kadernya Berperan Aktif dalam Pilkada 2018

Sabtu, 23 Jun 2018 02:30

Perjuangan Batalkan Ambang Batas Capres

Perjuangan Batalkan Ambang Batas Capres

Jum'at, 22 Jun 2018 23:59

Dianggap Tak Mampu Jelaskan Soal Iriawan, Politisi: Apa yang Bisa Diharapkan dari Rezim Ini?

Dianggap Tak Mampu Jelaskan Soal Iriawan, Politisi: Apa yang Bisa Diharapkan dari Rezim Ini?

Jum'at, 22 Jun 2018 23:17

Kontroversi List Da'i, Perpecahan Menanti

Kontroversi List Da'i, Perpecahan Menanti

Jum'at, 22 Jun 2018 23:14

Di Lingkar Istana Kepresidenan Jokowi: Ada Dayang dan Ada yang Pergi Saling Maki

Di Lingkar Istana Kepresidenan Jokowi: Ada Dayang dan Ada yang Pergi Saling Maki

Jum'at, 22 Jun 2018 22:17

Militer Filipina Buru Amir Baru Islamic State Asia Tenggara

Militer Filipina Buru Amir Baru Islamic State Asia Tenggara

Jum'at, 22 Jun 2018 21:30

Fahri Hamzah Bicarakan Kesadaran Diri Jokowi untuk Bangsa dan Negara

Fahri Hamzah Bicarakan Kesadaran Diri Jokowi untuk Bangsa dan Negara

Jum'at, 22 Jun 2018 21:17

UEA Bantah Tuduhan Mengoperasikan Penjara Rahasia dan Menyiksa Tahanan di Yaman

UEA Bantah Tuduhan Mengoperasikan Penjara Rahasia dan Menyiksa Tahanan di Yaman

Jum'at, 22 Jun 2018 21:15

Rezeki yang Melupakan Ibadah

Rezeki yang Melupakan Ibadah

Jum'at, 22 Jun 2018 21:00

Pejuang Taliban Tewaskan 16 Polisi Afghanistan di Badghis

Pejuang Taliban Tewaskan 16 Polisi Afghanistan di Badghis

Jum'at, 22 Jun 2018 20:35

Soal Iriawan, Hendri: Semakin Banyak Pejabat yang Komentar, semakin seperti Ada yang Ditutupi

Soal Iriawan, Hendri: Semakin Banyak Pejabat yang Komentar, semakin seperti Ada yang Ditutupi

Jum'at, 22 Jun 2018 20:17

Tegar di Jalan Yang Benar

Tegar di Jalan Yang Benar

Jum'at, 22 Jun 2018 19:33

Saudi Akan Bangun Kanal Selebar 200 Meter di Sepanjang Perbatasan dengan Qatar

Saudi Akan Bangun Kanal Selebar 200 Meter di Sepanjang Perbatasan dengan Qatar

Jum'at, 22 Jun 2018 17:30

PPh Final UMKM, Menyembelih Itik Bertelur Emas?

PPh Final UMKM, Menyembelih Itik Bertelur Emas?

Jum'at, 22 Jun 2018 17:16

Soal PJ Gubernur Jabar, FORMASI Jabar Dukung Fraksi-Fraksi di DPR Gunakan Hak Angket

Soal PJ Gubernur Jabar, FORMASI Jabar Dukung Fraksi-Fraksi di DPR Gunakan Hak Angket

Jum'at, 22 Jun 2018 16:55

Pemerintah Yaman Kirim Bala Bantuan Jelang Serangan Besar di Kota Pelabuhan Hodeidah

Pemerintah Yaman Kirim Bala Bantuan Jelang Serangan Besar di Kota Pelabuhan Hodeidah

Jum'at, 22 Jun 2018 16:45

Masih Ragu-ragu Berinvestasi Saham di Pasar Modal Syari'ah?

Masih Ragu-ragu Berinvestasi Saham di Pasar Modal Syari'ah?

Jum'at, 22 Jun 2018 15:00

Maung Institute: Penetapan PJ Gubernur Jawa Barat Tidak Fair

Maung Institute: Penetapan PJ Gubernur Jawa Barat Tidak Fair

Jum'at, 22 Jun 2018 11:30


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X