Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.950 views

Sebuah Catatan tentang Munas Perdana FORJIM

Shodiq Ramadhan

Redpel Suara Islam Online/Ketua SC Munas I Forjim

(voa-islam.com), Saya ditunjuk teman-teman menjadi Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Nasional Forum Jurnalis Muslim (Forjim) perdana. Sebelumnya, pengurus transisi telah membentuk kelompok kerja (Pokja) yang bertugas menyiapkan segala perangkat Munas, mulai dari draft tata tertib persidangan, draft AD/ART, draft kode etik, dan draft rekomendasi Munas.

Dihitung secara keseluruhan, persiapan Munas pertama Forjim ini sekitar tiga bulan. Persiapan materi-materi sidang yang membutuhkan waktu paling lama. Di tengah-tengah kesibukan para jurnalis, menyiapkan perangkat-perangkat Munas itu merupakan sebuah pekerjaan tambahan yang luar biasa.

Pelaksanaan Munas I sendiri dijadwalkan akan dilakukan pada akhir Desember 2017 di Jakarta. Sekaligus bertepatan dengan "hari jadi" Forjim, yang menurut catatan dilahirkan pada 16 Desember. Tetapi, karena akhir Desember bersamaan dengan libur sekolah dan sebagian anggota Forjim harus memenuhi keinginan keluarganya untuk berlibur, maka kami ngalah. Munas diundur sedikit menjadi awal Januari 2018. Tepatnya pada 5-6 Januari, tempatnya di Wisma PKK Melati, Kebagusan, Jakarta Selatan.

Sebagai Ketua SC, saya menyiapkan Munas I Forjim ini betul-betul layaknya sebagai Munas. Bukan sekadar ngumpul-ngumpul, mengesahkan AD/ART dan lalu menerima begitu saja keputusan-keputusan strategis. Peserta Munas, sekitar 40 orang dari berbagai media (umum dan Islam) dan daerah, juga diberikan bekal materi melalui Dialog Nasional Jurnalis Muslim. Kami hadirkan dalam kesempatan ini mantan Pemred Majalah Sabili Zaenal Muttaqin, mantan wartawan Gatra Ahmad Husen dan Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Djauhar. 

Mas Zaenal kami minta bicara tentang sejarah pers Islam, Mas Husen bicara tentang peran jurnalis sebagai agen perubahan sesuai tema besar Munas dan Pak Djauhar membawakan materi membangun kompetensi jurnalis muslim.

Tentang kehadiran Pak Djauhar, bagi kami terasa istimewa. Sebab beliau mengaku, setelah mendapatkan surat permohonan narasumber dari Forjim, sejumlah koleganya di Dewan Pers menyarankan supaya tidak menghadiri undangan ini. DP, kata Pak Djauhar, mem-blacklist sebuah organisasi jurnalis yang mereka dengar pernah mewacanakan adanya DP tandingan. "Ah, mereka (Forjim, red) berani mengundang Dewan Pers berarti mereka orang-orang yang terbuka," kata Pak Djauhar pada kawan-kawannya.

Sebelum Dialog Nasional, kami juga menghadirkan Usamah Hisyam sebagai keynote speaker. Bos Obsession Media Group (OMG) yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) ini di awal reformasi adalah anggota Fraksi PPP DPR yang terlibat dalam pembahasan RUU Pers yang menjadi UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Di luar rangkaian acara resmi, yang dalam pembukaan juga dihadiri sejumlah kolega dan partner di lapangan, ucapan selamat kepada Forjim juga disampaikan melalui video. Di antaranya mubaligh kondang Dr Zakir Naik, Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat KH Cholil Nafis, Pimpinan Perguruan Islam As-Syafiiyah KH Abdul Rasyid AS, dan Plt Ketua DPR Fadli Zon. Ucapan tertulis melalui WhatsApp disampaikan Pimpinan Majelis Az-Zikra Ustaz Muhammad Arifin Ilham.

*

Anggota Forjim sejauh ini sangatlah majemuk. Bukan hanya dari media Islam, tetapi juga dari media-media umum. Dengan beragam latar belakang dan afiliasi ormas. Karena itu, jalannya persidangan-persidangan Munas juga terasa dinamis. Berbagai pemikiran konstruktif dihadirkan demi membangun Forjim sebagai organisasi yang modern. Ada perdebatan-perdebatan kecil, tetapi segera bisa ditemukan titik temu.

Pembahasan AD/ART yang kurang lebih 13 halaman pun bisa selesai tepat waktu. Pembahasan kode etik yang menjadi amanah AD/ART juga bisa diselesaikan, meskipun menyisakan PR bagi Majelis Etik untuk menyempurnakannya.

Sebagaimana Munas-munas pada umumnya, Munas I Forjim juga melahirkan sejumlah rekomendasi. Ada rekomendasi internal dan eksternal. Khusus rekomendasi eksternal, ini yang menarik, Munas I Forjim menyapakati bahwa gaji layak untuk Jurnalis (Muslim) pemula di Jakarta tahun 2018 adalah senilai Rp6,9 juta. Perhitungannya, berdasarkan survei kelayakan hidup bagi jurnalis yang hidup di tengah kota Jakarta.

Angka Rp6,9 juta sejatinya masih kecil. Sebab Aliansi Jurnalis Independen (AJI) untuk tahun 2017 saja sudah merilis gaji layak jurnalis sebesar Rp7,5 juta. Pertimbangannya, jurnalis tidak bisa disamakan dengan "buruh" pada umumnya. Jurnalis adalah profesi yang membutuhkan keahlian tertentu dan alat-alat penunjang khusus. Tentu saja, dengan standar gaji sebesar itu, jurnalis harus memenuhi standar-standar kompetensi dan target perusahaan media tempat ia bekerja.

Rekomendasi lainnya, Forjim menolak segala bentuk pemblokiran terhadap media Islam, menolak kriminalisasi tokoh dan ulama, mengusahakan terjalinnya kerja sama media Islam dan jurnalis Musim dengan lembaga-lembaga Islam, serta menyerukan umat Islam untuk merebut kepemimpinan dalam Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. 

 

Musyawarah Mufakat untuk Ketum

Hal yang menarik dari perhelatan Munas I Forjim adalah pemilihan Ketua Umum untuk periode tiga tahun ke depan. Dalam Tata Tertib Munas dan AD/ART disepakati bahwa Munas hanya akan memilih Ketua Umum saja. Selanjutnya Ketum terpilih dipersilahkan untuk memilih Sekum, Bendum dan para Ketua Bidang.

Teknik pengambilan keputusan disepakati, pertama dilakukan secara musyawarah mufakat. Kedua, jika tidak tercapai permufakatan maka dilakukan pengambilan suara terbanyak.

Sejak awal Munas, nama-nama anggota Forjim yang digadang menjadi calon Ketum sudah mengemuka. Bahkan The Forjim Institute -lembaga think tank- pun sempat melakukan survey. Hasilnya, ada lima nama anggota Forjim yang dinilai layak menjadi Ketum.

Kebetulan, saya adalah Ketua Sidang Pleo pemilihan ketua umum. Karena kita tahu, tidak bakal ada yang mau "dengan sadar" mencalonkan diri sendiri untuk jadi Ketum, maka saya sampaikan kepada para peserta Munas bahwa berdasarkan hasil survei ada sejumlah nama yang dinilai layak menjadi Ketum, saya sebut satu per satu namanya. Tetapi ini sekadar hasil survei, yang tidak mengikat dan tidak mempengaruhi suara peserta sidang.

Karena Munas ini adalah yang pertama, disepakati pula jika semua anggota Forjim yang hadir dalam Munas berhak untuk dipilih dan memilih. Tak ada syarat khusus, Semua berhak mencalonkan dan dicalonkan. Tersebutlah enam nama yang ditunjuk peserta sidang: Bilal Muhammad (Voa Islam), Edy Susanto (Panjimas), Nuim Hidayat (Warta Pilihan), Shodiq Ramadhan (Suara Islam), Ibnu Syafaat (Voa Islam), dan Dudy Sya'bani (Ahad).

Saya sendiri sedari awal sudah menyatakan tidak maju, baik sebagai Ketum maupun Sekum. Karena itu saya mundur dari pencalonan. Dua nama lagi, Mas Nuim dan Mas Syafaat juga menyatakan mundur. Tinggallah tiga calon yang maju. Ketiganya lalu diminta secara singkat mengenalkan diri dan menyampaikan gagasan besarnya untuk Forjim.

Sesuai Tatib Sidang, keputusan dengan dua cara: musyawarah mufakat dan suara terbanyak. Maka untuk kelancaran sidang, kertas suara pun saya minta dibagikan. Papan penghitungan juga disiapkan.

Lalu saya tanyakan kepada peserta, bagaimana teknis terbaik untuk pengambilan keputusan agar bisa dilakukan musyawarah mufakat terlebih dahulu. Salah seorang peserta mengusulkan, agar tiga calon tersebut keluar dari ruangan, lalu kami bermusyawarah menyampaikan pandangan satu persatu. Sidang pleno kali ini diikuti 27 peserta. Singkat cerita, peserta musyawarah menyepakati Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketua Umum Forjim.

Plong rasanya, lega, syukur alhamdulillah, saya bisa mengantarkan dan turut menyiapkan Forjim menjadi organisasi yang akan dijalankan dengan prinsip: independen, transparan, akuntabel, ta’awun, amar ma’ruf nahi munkar dan fastabikhul khairat. Selamat untuk Dudy dan pengurus baru Forjim 2018-2021, selamat bekerja!. (voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Senin, 15 Oct 2018 12:35

Inggris, Prancis dan Jerman Desak Saudi Beri Tanggapan Rinci Atas Hilanngya Jamal Khashoggi

Inggris, Prancis dan Jerman Desak Saudi Beri Tanggapan Rinci Atas Hilanngya Jamal Khashoggi

Senin, 15 Oct 2018 11:18

Jebakan Sekularisme Melalui Media Digital

Jebakan Sekularisme Melalui Media Digital

Senin, 15 Oct 2018 10:59

Kemampuan Jokowi Menghibur: Ekonomi Meroket dan Tawa IMF

Kemampuan Jokowi Menghibur: Ekonomi Meroket dan Tawa IMF

Senin, 15 Oct 2018 10:45

Mukerwil Ke-1 Dewan Dakwah Aceh Siap Hadapi Tantangan Dakwah

Mukerwil Ke-1 Dewan Dakwah Aceh Siap Hadapi Tantangan Dakwah

Senin, 15 Oct 2018 10:07

Bantuan untuk Desa Terisolir di Donggala

Bantuan untuk Desa Terisolir di Donggala

Senin, 15 Oct 2018 09:51

Kepastian Perbaikan BPJS Kesehatan di tangan Prabowo-Sandi

Kepastian Perbaikan BPJS Kesehatan di tangan Prabowo-Sandi

Senin, 15 Oct 2018 09:45

Saudi Ancam Balas Sanksi yang Lebih Keras jika Dihukum atas Kasus Jamal Khasoggi

Saudi Ancam Balas Sanksi yang Lebih Keras jika Dihukum atas Kasus Jamal Khasoggi

Ahad, 14 Oct 2018 21:45

Saham Saudi Terjun Bebas Setelah Trump Ancam Beri Hukuman Berat Terkait Hilangnya Kashoggi

Saham Saudi Terjun Bebas Setelah Trump Ancam Beri Hukuman Berat Terkait Hilangnya Kashoggi

Ahad, 14 Oct 2018 21:25

Netanyahu Ancam Beri 'Pukulan Sangat Kuat' Kepada Hamas Jika Serangan Tidak Berhenti

Netanyahu Ancam Beri 'Pukulan Sangat Kuat' Kepada Hamas Jika Serangan Tidak Berhenti

Ahad, 14 Oct 2018 20:43

Mantan Anggota DPR sebut Pasal Ini Ada Konsep Komunisme

Mantan Anggota DPR sebut Pasal Ini Ada Konsep Komunisme

Ahad, 14 Oct 2018 16:31

Amien Rais Diperiksa terkait Ratna Sarumpaet, Ka'ban: Terlalu Mengada-ngada

Amien Rais Diperiksa terkait Ratna Sarumpaet, Ka'ban: Terlalu Mengada-ngada

Ahad, 14 Oct 2018 15:31

Kritik Tajam Fadli terkait Pidato Jokowi di hadapan IMF

Kritik Tajam Fadli terkait Pidato Jokowi di hadapan IMF

Ahad, 14 Oct 2018 14:31

Pembatalan Seminar di UGM, Dua Aktivis Singgung Orba

Pembatalan Seminar di UGM, Dua Aktivis Singgung Orba

Ahad, 14 Oct 2018 13:31

[Story Hamka-5] Cara Hamka Memberi Maaf

[Story Hamka-5] Cara Hamka Memberi Maaf

Ahad, 14 Oct 2018 07:50

Tentara Yaman Rebut Pos-pos Militer Baru Pemberontak Syi'ah Houtsi di Sa'ada

Tentara Yaman Rebut Pos-pos Militer Baru Pemberontak Syi'ah Houtsi di Sa'ada

Sabtu, 13 Oct 2018 14:15

Israel Perintahkan Penghentian Segera Pengiriman Bahan Bakar ke Jalur Gaza

Israel Perintahkan Penghentian Segera Pengiriman Bahan Bakar ke Jalur Gaza

Sabtu, 13 Oct 2018 13:15

Pendeta Tersangka Teror Andrew Brunson Pulang Ke AS Setelah Dibebaskan Pengadilan Turki

Pendeta Tersangka Teror Andrew Brunson Pulang Ke AS Setelah Dibebaskan Pengadilan Turki

Sabtu, 13 Oct 2018 12:05

Ayah Bunda, Jangan Bercerai!

Ayah Bunda, Jangan Bercerai!

Jum'at, 12 Oct 2018 21:59

Ekonomi Meroket hanyalah Khayalan

Ekonomi Meroket hanyalah Khayalan

Jum'at, 12 Oct 2018 21:05


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X