Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.612 views

Pertama Kali Digunakan, UU Ormas Gagal Jerat Aktivis FPI

KLATEN (voa-islam.com), Penasehat Hukum dari Tim Pembela Aktivis Islam (TPAI) mengatakan UU Ormas, UU No 16 tahun 2017 pertama kalinya digunakan di Indonesia untuk menuntut aktivis Islam.

"Dalam Tuntutannya di PN Klaten, Jaksa menuntut 8 bulan pidana penjara kepada 4 aktivis simpatisan FPI, Klaten," kata Penasehat Hukum FPI, MS Kalono dalam keterangannya, Selasa (22/5/2018).

Jaksa meyakini bahwa Terdakwa telah terbukti melakukan perbuatan pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 82a  terkait dengan pasal 59 ayat (3) huruf d UU No 16 tahun 2017, "Ormas dilarang melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan."

Di dalam pledoinya, para Penasehat Hukum aktivis Islam tersebut mendalilkan bahwa sesuai dengan fakta persidangan, unsur dalam pasal 59 ayat (3) huruf d tidak terpenuhi, karena pasal tersebut sesuai dengan penjelasannya mempunyai syarat, yaitu yang dimaksud dengan "kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum" adalah "tindakan penangkapan, penahanan dan membatasi kebebasan bergerak seseorang karena latar belakang etnis, agama dan kebangsaan yang bertentangan dengan ketentuanperundang-undangan yang berlaku."

Artinya, imbuh Kalono, harus karena latar belakang "etnis, agama dan kebangsaan". Kalono menegaskan, terbukti di dalam persidangan perbuatan para Terdakwa bukan karena latar belakang etnis, agama dan kebangsaan.

"Dakwaan tersebut sangat jelas dan meyakinkan tidak terbukti. Sehingga para Terdakwa terlepas dari satu-satunya tuntutan Jaksa tersebut. Jadilah UU Ormas yang baru gagal menjerat aktivis Islam,"ujar Kalono.

Namun, lanjut Kalono, drama belum berakhir, ternyata Majelis Hakim memvonis dengan sesuatu yang jarang terjadi di dunia peradilan, menggunakan pasal yang tidak dituntut oleh Jaksa.

Hakim menilai bahwa para tamu Hotel Srikandi yang ternyata bukan pasangan suami isteri dan telah terbukti bersalah dengan putusan Pengadilan Negeri Klaten melakukan perbuatan asusila, mereka merasa ketakutan karena didatangi oleh orang yang menggunakan pakaian FPI.

"Sehingga, oleh karenanya Majelis Hakim menjatuhkan hukuman percobaan dengan 5 bulan kurangan penjara jika dalam masa 6 bulan melakukan perbuatan pidana lagi, sesuai pasal 335 KUHP,"jelasnya.

Menurut Kalono, Penasehat Hukum mempunyai bukti fakta persidangan bahwa para saksi korban ketakutan bukan karena datangnya orang berbaju FPI. Tetapi mereka takut jika ketahuan keluarganya, bahkan salah satu Hakim sempat menasihati sebaiknya keluarganya diberitahu agar para saksi korban atau pelaku asusila tidak mengulangi lagi berbuat zina/selingkuh.

"Semua fakta persidangan tersebut dan fakta-fakta yang lain terekam semua dengan baik, maka Penasehat Hukum akan melakukan upaya hukum dengan mengajukan banding atau kasasi terhadap putusan Majelis Hakim tersebut,"ucapnya.

Kalono menegaskan upaya perlawanan hukum ini dilakukan demi menjaga kehormatan amar makruf nahi munkar.  "Serta demi menyelamatkan generasi muda yang kondisi sosialnya sudah sangat memprihatinkan di kawasan Prambanan," tandasnya.

Sekedar diketahui, anggota FPI Klaten ditahan aparat kepolisian karena melakukan monitoring nahi munkar.

Pada Jum’at (22/12/2017), Sudarno atau yang akrab disapa Ustadz Sulis, salah seorang anggota FPI bersama beberapa rekannya usai menggelar aksi sosial Sedekah Jum’at tersebut, berinisiatif melaksanakan aksi amar ma’ruf nahi munkar, berupa monitoring (pemantauan) di Hotel Srikandi, Klaten, Jawa Tengah di hari yang sama.

Dalam aksi monitoring tersebut, Laskar FPI tidak melakukan tindakan anarkis, ancaman dan kekerasan apa pun, hingga semua berjalan dengan lancar.

Hasil monitoring didapati terduga enam pasangan mesum dan salah satunya diduga adalah oknum polisi.

Ustadz Sulis kemudian melaporkan kepada aparat Polsek Prambanan dan menyerahkan semua KTP  terduga pelaku agar aparat kepolisian segera melakukan tindakan hukum kepada mereka.

Pada Sabtu Malam, Ustadz Sulis ditangkap pihak kepolisian saat sedang memonitoring geng motor Klitih. Tak hanya Ustadz Sulis, tiga orang anggota FPI lainnya yakni, Angga Ary Tinarko, Gatot Teguh Santoso dan Suroto atau disapa Sukar juga ikut ditangkap. (bil/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Rabu, 20 Feb 2019 08:20

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Rabu, 20 Feb 2019 08:00

Pejabat Eropa Tolak Seruan Trump untuk Pulangkan Jihadis Asing yang Ditangkap di Suriah

Pejabat Eropa Tolak Seruan Trump untuk Pulangkan Jihadis Asing yang Ditangkap di Suriah

Selasa, 19 Feb 2019 22:05

Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Selasa, 19 Feb 2019 20:00

India Tuduh Badan Intelijen Pakistan Terlibat Serangan Bom Mematikan di Khasmir

India Tuduh Badan Intelijen Pakistan Terlibat Serangan Bom Mematikan di Khasmir

Selasa, 19 Feb 2019 18:15

Perdana Menteri Imran Khan: Pakistan Siap Membalas Jika Diserang India

Perdana Menteri Imran Khan: Pakistan Siap Membalas Jika Diserang India

Selasa, 19 Feb 2019 17:45

Tak ingin Pasar Dikuasai Asing, Pemuda Sukses Ini Disebut Sandi

Tak ingin Pasar Dikuasai Asing, Pemuda Sukses Ini Disebut Sandi

Selasa, 19 Feb 2019 16:41

Hacker Retas Perusahaan dan Badan Pemerintah AS Setelah Amerika Mundur dari Perjanjian Nuklir

Hacker Retas Perusahaan dan Badan Pemerintah AS Setelah Amerika Mundur dari Perjanjian Nuklir

Selasa, 19 Feb 2019 14:45

Kritisi Greenpeace Indonesia ke Capres 2019

Kritisi Greenpeace Indonesia ke Capres 2019

Selasa, 19 Feb 2019 14:41

Pilih Capres Berkualitas dengan Penilaian Konsep Membangun Negara

Pilih Capres Berkualitas dengan Penilaian Konsep Membangun Negara

Selasa, 19 Feb 2019 12:41

Tagar #JokowiBohongLagi Menggema di Jagad Twitter

Tagar #JokowiBohongLagi Menggema di Jagad Twitter

Selasa, 19 Feb 2019 11:53

Mahasiswi Hindu Pun Tolak RUU PKS

Mahasiswi Hindu Pun Tolak RUU PKS

Selasa, 19 Feb 2019 09:59

Banyak Sebut Data Tak Akurat Saat Debat, Jokowi Diminta untuk Klarifikasi

Banyak Sebut Data Tak Akurat Saat Debat, Jokowi Diminta untuk Klarifikasi

Selasa, 19 Feb 2019 09:39

Prabowo Nasionalis dan Patriot

Prabowo Nasionalis dan Patriot

Senin, 18 Feb 2019 20:51

Cara Sederhana 6 Langkah Mendidik Adab Anak

Cara Sederhana 6 Langkah Mendidik Adab Anak

Senin, 18 Feb 2019 20:35

Pizza Diva Halal Hadir 4 Rasa baru, Raih Rp. 20 Jutaan/bulan

Pizza Diva Halal Hadir 4 Rasa baru, Raih Rp. 20 Jutaan/bulan

Senin, 18 Feb 2019 19:10

Tiap Hari Ikuti Praktek Quranic Quantum Healing bersama Abi Khadijah

Tiap Hari Ikuti Praktek Quranic Quantum Healing bersama Abi Khadijah

Senin, 18 Feb 2019 18:54

Sandi Memastikan Ini jika Terpilih

Sandi Memastikan Ini jika Terpilih

Senin, 18 Feb 2019 18:51

Pakistan Tarik Pulang Dubesnya dari India di Tengah Meningkatnya Ketegangan Atas Kashmir

Pakistan Tarik Pulang Dubesnya dari India di Tengah Meningkatnya Ketegangan Atas Kashmir

Senin, 18 Feb 2019 18:05

Masya Allah, Ini 10 Manfaat Ajaib 'Quranic Quantum Healing', Tanpa Obat, Operasi, Jin dan Dukun!

Masya Allah, Ini 10 Manfaat Ajaib 'Quranic Quantum Healing', Tanpa Obat, Operasi, Jin dan Dukun!

Senin, 18 Feb 2019 18:03


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X