Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.474 views

Bahas Kondisi Bangsa, GNPF Ulama Bertemu Ketua DPR RI

JAKARTA (voa-islam.com), Presidium Pusat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) bertemu Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, di komplek DPR Senayan, Rabu (18/7/2018). Kedatangan rombongan yang dipimpin ketua umum GNPF-Ulama Ustadz Yusuf Muhammad Martak itu untuk membicarakan sejumlah persoalan ummat dan bangsa.

Dalam pertemuan tersebut,  Ustadz Yusuf Muhammad Martak, menyampaikan pandangan para ulama terkait sejumlah persoalan bangsa. Nampak ikut hadir Ustadz Zaitun Rasmin, Ustadz Muhammad Al Khathath, dan Ustadz Edy Mulyadi.

"Tadi kami sampaikan sejumlah  permasalahan yang terkait kriminalisasi dan ketidakadilan hukum yang terjadi kepada para ulama, habaib, ustadz dan tokoh umat Islam. Banyak kasus kecil yang tidak mempunyai dasar hukum justru malah diangkat dan diproses," kata Ustadz Yusuf di Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Di sisi lain, lanjut dia, banyak penista agama yang melakukan penghinaan baik kepada agama Islam maupun kepada tokoh Islam, tidak diproses hukum kendati telah dilaporkan ke polisi. "Bahkan ada yang sudah tersangka tapi malah di-SP3-kan," tambahnya.

Ustadz Yusuf mencontohkan kasus Victor Laiskodat, yang dalam pernyataannya terbukti telah mengancam akan membunuh umat Islam dan menuduh tiga partai sebagai sarang teroris yang akan mengembangkan khilafah di Indonesia.

"Pada kasus Laiskodat, aparat  hukum tidak mengambil tindakan yang seharusnya  Tapi justru dia diberi kebebasan mencalonkan diri menjadi gubernur dan saat ini terpilih menjadi gubernur di NTT," ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, GNPF Ulama juga menyinggung soal keterpurukan ekonomi. Menurut Ustadz Yusuf, banyak UKM yang tutup lantaran daya beli turun karena minimnya lapangan pekerjaan

"Kami sampaikan, sebelum moratorium pengiriman tenaga kerja ke luar negeri, Indonesia tidak kurang dari 40-50 ribu orang perbulan mengirim tenaga kerja dari yang low skill sampai high skill ke luar negeri. Dengan adanya moratorium berarti ada sejumlah 40-50 ribu anak bangsa yang tidak memiliki pekerjaan," jelasnya.

Soal banjir TKA juga disinggung Ustadz Edy Mulyadi. Fakta di lapangan menunjukkan saat ini banjir TKA itu telah merebut  lapangan kerja yang semestinya menjadi  hak anak negeri. Hal itu dimungkinkan karena pemerintah membuka pintu seluas2nya bagi TKA dengan segala level keterampilan.

"Di Morowali, misalnya, TKA yg datang banyak tenaga kasar. Akibatnya, tenaga kerja lokal yang sudah bekerja di perusahaan itu jadi tergusur.  Ironisnya, para TKA itu dilatih oleh pekerja kita untuk menjadi mandor. Setelah mereka bisa, mandor lokalnya dipecat," papar Ustadz Edy.

Menurut dia, persoalan ini tidak boleh dibiarkan. Terlebih lagi di banyak tempat sudah mulai terjadi gesekan antara TKA dan pekerja dan atau penduduk lokal. DPR, lanjut dia, harus mengambil peran untuk menghentikannya.

Senada dengan GNPF Ulama, Ketua DPR Bambang Soesatyo juga merasakan keprihatinan yang sama terkait kondisi bangsa Indonesia. DPR RI menurutnya telah melakukan banyak Sidak maupun kunjungan kerja ke berbagai wilayah yang diduga dibanjiri tenaga kerja asing.

Komisi IX yang membawahi bidang ketenagakerjaan baru-baru ini juga melakukan sudah sidak ke Morowali.

"Kami sudah tegaskan ke pemerintah bahwa tenaga kerja asing unskill jangan sampai tumbuh subur di tanah Indonesia. Justru yang harus kita lahirkan adalah pembukaan lapangan pekerjaan bagi saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air," urai Bambang Soesatyo.

Dia menjelaskan, akan terus menjalin komunikasi intensif dengan para ulama, dan tidak segan untuk urun rembug mencari solusi bagi persoalan bangsa bersama GNPF Ulama.

"Saya sama sekali tak meragukan kecintaan para ulama terhadap NKRI. Kini para alim ulama punya tantangan yang tak ringan. Selain merekatkan ukhuwah kebangsaan, alim ulama juga harus menjadi bagian dari penyejuk masyarakat, bangsa dan negara," pungkasnya. (bil/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Inggris akan Bangun Dinding Baja untuk Lindungi Kunjungan Trump

Inggris akan Bangun Dinding Baja untuk Lindungi Kunjungan Trump

Jum'at, 26 Apr 2019 11:00

Pasukan Pimpinan AS Tewaskan 1.600 Warga Sipil di Raqqah Suriah pada 2017

Pasukan Pimpinan AS Tewaskan 1.600 Warga Sipil di Raqqah Suriah pada 2017

Jum'at, 26 Apr 2019 10:45

Bioskop di Inggris Didesak Boikot Festival Film Israel

Bioskop di Inggris Didesak Boikot Festival Film Israel

Jum'at, 26 Apr 2019 10:33

Level Utang Negara Meningkat: Prestasi atau frustasi?

Level Utang Negara Meningkat: Prestasi atau frustasi?

Jum'at, 26 Apr 2019 09:53

Inggris Darurat Serangan Senjata Tajam

Inggris Darurat Serangan Senjata Tajam

Jum'at, 26 Apr 2019 09:14

Mahfud MD Sebut Salah Input C1 Untungkan Kedua Paslon, Warganet: Prof Kok Dukung Human Error

Mahfud MD Sebut Salah Input C1 Untungkan Kedua Paslon, Warganet: Prof Kok Dukung Human Error

Jum'at, 26 Apr 2019 08:11

Survei C1 Lapitek UKRI: Prabowo-Sandi Raih 62,20%

Survei C1 Lapitek UKRI: Prabowo-Sandi Raih 62,20%

Jum'at, 26 Apr 2019 07:55

Innalillahi, Hingga Kamis Jumlah Petugas KPPS yang Wafat Bertambah Jadi 225 Orang

Innalillahi, Hingga Kamis Jumlah Petugas KPPS yang Wafat Bertambah Jadi 225 Orang

Jum'at, 26 Apr 2019 06:57

Literasi untuk Negeri

Literasi untuk Negeri

Jum'at, 26 Apr 2019 06:11

The Blueprint of “Fat Man”

The Blueprint of “Fat Man”

Jum'at, 26 Apr 2019 04:20

Generasi Indonesia Darurat Game Online

Generasi Indonesia Darurat Game Online

Jum'at, 26 Apr 2019 02:09

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Jum'at, 26 Apr 2019 00:42

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Jum'at, 26 Apr 2019 00:01

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Kamis, 25 Apr 2019 23:02

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Kamis, 25 Apr 2019 22:38

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Kamis, 25 Apr 2019 21:48

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Kamis, 25 Apr 2019 21:23

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Kamis, 25 Apr 2019 20:01

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

Kamis, 25 Apr 2019 20:00

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

Kamis, 25 Apr 2019 19:48


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X