Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.016 views

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

SUKOHARJO (voa-islam.com)--HMI Cabang Sukoharjo melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Sukoharjo. Mahasiwa dalam aksinya memprotes terkait tindakan kepolisian yang melakukan kriminalisasi terhadap aksi mahasiswa hampr di beberapa daerah. Di Sukoharjo kriminalisasi aktivis pembela rakyat akibat pencemaran limbah PT RUM. Di Bengkulu pada 18 September 2018 yang lalu juga terulang kembali, dan lainnya. 

Membentangkan spanduk dan poster beruliskan SAVE AKTIVIS, MASIHKAH POLISI BERSAMA RAKYAT, KEMATIAN DEMOKRASI..!! dan lainnya.

Kedatangan mereka salah satunya untuk menuntut permohonan maaf pihak Kepolisian terkait tindakan represif kepada aktivis mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di Bengkulu. Kala itu mahasiswa melakukan unjuk rasa menyikapi melemahnya nilai kurs rupiah terhadap mata uang dolar.

“Demokrasi tidak bisa di bungkam oleh kepentingan, demokrasi memiliki pemaknaan bahwa puncak kekuasaannya adalah milik rakyat. Jadi bila pemerintah melalui jajaran Polro melakukan tindakan brutal terhadap masyarakat yang menyuarakan aspirasinya, maka hal ini sama saja mencederai demokrasi,” ujar Syaif Rahman, Ketua Umum HMI Komisariat IAIN Surakarta, Jumat (21/9/2018)


Dalam aksinya HMI Sukoharjo menyampaikan beberapa tuntutannya diantaranya adalah stop kriminalisasi aktivis. Hal semacam ini banyak sekali tindakan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian yang melanda kawan kami waktu menyuarakan aspirasi.

“Termasuk yang berkaitan dengan beberapa Aktivis yang membela Rakyat Sukoharjo Atas dampak Limbah PT RUM, kawan kawan aktivis ditangkap dengan tuduhan pengrusakan PT RUM saat demonstrasi, gak sebanding dengan limbah PT RUM yang merusak seluruh sektor yang dirasakan langsung oleh ribuan warga Sukoharjo. Sangat tidak adil, harusnya seluruh Jajaran Direksi PT RUM lah yang harus di tangkap dan di penjara, bukan terbalik, kok malah aktivis yang membela rakyat yang di tangkap,” jelasnya. 

Perlu di ketahui, Sebanyak 5 dari 7 terdakwa, kasus perusakan terhadap bangunan PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo, divonis hukuman penjara 2 tahun, hingga 2 tahun 3 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang tanggal 7 Agustus 2018 baru 1 bulan yang lalu. 

HMI Sukoharjo berpendapat bahwa tindakan tersebut merupakan pembungkaman aksi kritik yang dilindungi oleh undang-undang.

“Rakyat tidak bodoh, di takut takuti dengan jeratan hukum karena membela masyarakat yang terkena dampak limbah PT RUM, kami mahasiswa Siap iuran untuk ganti rugi kerusakan pagar pabrik PT RUM, asalkan PT RUM juga harus bertangung jawab Atas pencemaran limbah yang sampai hari ini masih dirasakan ribuan warga walau PT RUM tidak lagi beroprasi,” tandasnya. 


Kedatangan mahasiswa di DPRD Sukoharjo ditemui langsung ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto dan Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi. Di hadapan ketua DPRD dan Kapolres mereka mempunyai empat tuntutan, diantaranya institusi kepolisian bersikap independen, selain itu mahasiswa menuntuk agar pemerintah menegakan kedaulatan ekonomi dan demokrasi.

“Kongkrit, lepaskan Aktivis yang mebela rakyat dari jeratan Hukum, kami berharap Polri menangkap seluruh Direksi PT RUM beserta seluruh pemegang saham yang berkaitan dengan PT RUM, mereka biang keroknya, mencemari lingkungaan dan merugikan ribuan warga, Penjarakan semua, tegakan keadilan untuk Rakyat Indonesia,” tegasnya.

Pemerintahan tidak bisa diam lalu melangkah dengan enaknya tanpa mempedulikan rakyat. Ini adalah tanggungjawab. “Maka dari itu jangan heran mahasiswa melakukan tugasnya sebagai agen of change, menyelamatkan demokrasi dari sakratul maut. kami mahasiswa Siap jiwa dan raga menyuarakan kebenaran dan membela saudara saudara kami Aktivis yang di kriminalisasi, sudah kami kaji, teliti, telaah dan kami rangkum serta siapkan berkas untuk kami laporkan kepada Presiden RI dan seluruh pihak yang berwenang Mabes Polri, Kejaksaan RI, Mahkamah Agung, Komnas HAM, Kementerian Hukum dan HAM, kami aktivis mahasiswa tidak sedang main main, disaat saudara kami aktivis di kriminalisasi maka kami sebagai Aktivis Siap untuk membela sampai mati,” ungkapnya. 

Selanjutnya, menuntut institusi kepolisian bersikap independen dari kepentingan, HMI cabang Sukoharjo juga menuntut agar dihentikannya politisasi pers. "Dan terakhir adalah menuntut pemerintahan menegakan kedaulatan ekonomi dan demokrasi dan membebaskan aktivis yang saat ini di kriminalisasi karena membela rakyat yang tertindas," pungkasnya.* [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
Sejumlah Wali Kota Protes Hasil Riset Setara Institute

Sejumlah Wali Kota Protes Hasil Riset Setara Institute

Jum'at, 14 Dec 2018 21:41

Erdogan: Saya Tahu Orang yang Berada Dibalik Pembunuhan Khashoggi

Erdogan: Saya Tahu Orang yang Berada Dibalik Pembunuhan Khashoggi

Jum'at, 14 Dec 2018 21:15

Istri Ambil Duit Suami Tanpa Sepengatuhannya

Istri Ambil Duit Suami Tanpa Sepengatuhannya

Jum'at, 14 Dec 2018 17:07

Kotak Suara dari Kardus, Apa yang Ada di Pikiran KPU dan Negara?

Kotak Suara dari Kardus, Apa yang Ada di Pikiran KPU dan Negara?

Jum'at, 14 Dec 2018 15:35

Politisi: Semakin Hari, Kubu Jokowi semakin Menunjukkan Sifat Aslinya

Politisi: Semakin Hari, Kubu Jokowi semakin Menunjukkan Sifat Aslinya

Jum'at, 14 Dec 2018 14:35

15.000 Pasukan Oposisi Suriah Siap Bergabung dalam Operasi Militer Turki Melawan YPG di Timur Efrat

15.000 Pasukan Oposisi Suriah Siap Bergabung dalam Operasi Militer Turki Melawan YPG di Timur Efrat

Jum'at, 14 Dec 2018 14:15

Pernyataan Moeldoko Dinilai Otoriter dan Miskin Empati

Pernyataan Moeldoko Dinilai Otoriter dan Miskin Empati

Jum'at, 14 Dec 2018 13:35

Bukan Rakyat yang Urusi Presiden

Bukan Rakyat yang Urusi Presiden

Jum'at, 14 Dec 2018 12:35

Keluhan Petani ke Cawapres 02

Keluhan Petani ke Cawapres 02

Jum'at, 14 Dec 2018 11:35

Paska Keliling Jatim, Andi Singgung Potong Leher

Paska Keliling Jatim, Andi Singgung Potong Leher

Jum'at, 14 Dec 2018 10:35

Aktris Israel-Amerika Terkenal Kecam Hukum Kontroversial Israel, Menyebutnya Sebagai Rasis

Aktris Israel-Amerika Terkenal Kecam Hukum Kontroversial Israel, Menyebutnya Sebagai Rasis

Jum'at, 14 Dec 2018 10:15

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Jum'at, 14 Dec 2018 10:05

Survey Abal-abal Masjid Radikal, Yuk Bangga jadi Aktivisnya

Survey Abal-abal Masjid Radikal, Yuk Bangga jadi Aktivisnya

Jum'at, 14 Dec 2018 09:33

Yang Terkenang dari 212, Peran Muslimah untuk Kebangkitan

Yang Terkenang dari 212, Peran Muslimah untuk Kebangkitan

Jum'at, 14 Dec 2018 09:04

Mantan Jubir Al-Shabaab yang Membelot ke Pemerintah Ditangkap Pasukan Somalia dan Ethiopia

Mantan Jubir Al-Shabaab yang Membelot ke Pemerintah Ditangkap Pasukan Somalia dan Ethiopia

Jum'at, 14 Dec 2018 09:00

[VIDEO] Bantahan untuk Grace Natalie, Perda Syariah Tak Langgar Aturan Negara

[VIDEO] Bantahan untuk Grace Natalie, Perda Syariah Tak Langgar Aturan Negara

Jum'at, 14 Dec 2018 07:42

[VIDEO] Habib Bahar bin Smith Dijadikan Tersangka, GNPF Ulama Tuntut Keadilan Hukum

[VIDEO] Habib Bahar bin Smith Dijadikan Tersangka, GNPF Ulama Tuntut Keadilan Hukum

Jum'at, 14 Dec 2018 04:54

[VIDEO] Boikot Berbalas Boikot

[VIDEO] Boikot Berbalas Boikot

Jum'at, 14 Dec 2018 02:43

Lifestyle kekinian: Ala Korea atau Islam?

Lifestyle kekinian: Ala Korea atau Islam?

Kamis, 13 Dec 2018 23:23

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Kamis, 13 Dec 2018 22:08


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X