Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.246 views

Tidak Sesuai Fakta, Ketua MIUMI Aceh Sebut Survei Setara Aceh Kota Intoleran Ngawur

ACEH (voa-islam.com) - Ketua Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Aceh Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA sangat menyanyangkan rilis yang disampaikan oleh Setara Institute baru-baru ini (7/12/2018) di Jakarta yang mengatakan bahwa Banda Aceh termasuk tiga kota paling intoleran di Indonesia.

Pernyataan ini berdasarkan survei mengenai Indeks Kota Toleran 2018 yang dilakukan oleh Setara Institute terhadap 94 kota di Indonesia di mana Banda Aceh menduduki peringkat kedua terendah dengan urutan ke 93. Survei yang dilakukan sejak November 2017-Oktober 2018 ini menyimpulkan bahwa Banda Aceh sebagai kota paling intoleran di Indonesia menduduki peringkat kedua.

"Pernyataan Setara Institute itu tidak benar. Survei ini tidak didukung oleh data yang valid dan fakta yang ada. Ini jelas pembohongan publik. Ini sama saja menuduh syariat Islam yang selama ini diberlakukan di Aceh telah menciptakan kehidupan intoleran di Aceh, khususnya di Banda Aceh sebagai ibukota provinsi Aceh. Tentu saja survei ini telah melukai hati umat Islam di Aceh, khususnya di Banda Aceh," katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, (15/12).

"Saya tinggal di Banda Aceh selama empat puluh tahun sejak saya lahir sampai hari ini, belum pernah saya mendengar atau melihat konflik agama di Banda Aceh," lanjutnya.

Faktanya, menurut Yusran yang juga pengurus DDII, Aceh secara umum dan Banda Aceh secara khusus termasuk daerah yang paling toleransi terhadap pemeluk agama dari dulu masa kerajaan Aceh sampai hari ini. Selama ini katanya, Syariat Islam yang berlaku di Aceh telah memberikan kenyamanan kehidupan antar umat beragama. Hal ini diakui oleh para pemeluk agama lain.

"Kehidupan beragama di Banda Aceh sangat kondusif dan harmonis. Tidak ada konflik atau keributan yang bermotif agama antar pemeluk agama dari dulu sampai hari ini. Selama ini, para pemeluk agama saling menghormati dan menghargai," ujarnya.

"Banda Aceh termasuk kota yang paling toleran di Indonesia, bahkan dunia sebagaimana yang kami rasakan sebagai warga kota Banda Aceh. Hal ini juga seperti yang disampaikan oleh walikota Banda Aceh Aminullah ketika mendapat kunjungan dari forkompinda dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Blitar baru-baru ini (15/11)," tambahnya.

 

Yusran menilai survei Setara Instute ini ngawur dan intoleran. Survei ini justru menimbulkan masalah dan kegaduhan dengan mendiskreditkan umat Islam di Indonesia, khususnya umat Islam di Aceh. Tentu saja survei ini, menurutnya telah merugikan kota-kota yang diklaim sebagai kota intoleran seperti kota Banda Aceh, Jakarta dan lainnya.

"Tidak ada manfaat sedikitpun. Yang ada justru buat masalah dan keributan. Sepertinya ada pesan-pesan sponsor dari pihak tertentu yang berupaya untuk mendiskreditkan Islam dan umat Islam di Indonesia. Mengingat, adanya keinginan beberapa daerah di Indonesia yang ingin melahirkan dan menerapkan perda-perda syariat," ungkapnya.

Anehnya, lanjut Yusran yang juga Anggota Ikatan Ulama dan Da'i Asia Tenggara, Setara Institute menempatkan kota-kota yang sering terjadi konflik agama seperti Ambon, Menado dan lainnya sebagai kota toleran. Bahkan di Menado menurutnya dua orang tokoh umat Islam Fakhri Hamzah dan Habib Bahar yang mau pulang ke kampung sendiri ditolak kedatangannya dan dikejar pakai parang sampai ke airport. Kok bisa disimpulkan kota Ambon dan Menado sebagai kota toleran tertinggi?

"Apakah karena penduduk Ambon dan Menado itu banyak kristen maka disebut kota toleran? Padahal umat Islam yang menjadi korban konflik di kedua kota tersebut. Apakah patut dinobatkan sebagai kota toleran? Jelas ini survei yang ngawur," pungkasnya.

Setara Institute merilis daftar Indeks Kota Toleran (IKT) di tahun 2018. Dari 94 kota yang telah disurvei, disebut ada sepuluh kota dengan toleransi yang tertinggi dan tiga kota dengan toleransi terendah.

Sepuluh kota toleran versi Setara Institute yaitu Singkawang, Salatiga, Pematang Siantar, Manado, Ambon, Bekasi, Kupang, Tomohon, Binjai, Surabaya. Sementara tiga kota dengan toleransi terendah, atau intoleran yaitu: Jakarta, Banda Aceh, Tanjung Balai. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Latest News
Rasulullah Dihina, Siapa yang Mampu Melindunginya?

Rasulullah Dihina, Siapa yang Mampu Melindunginya?

Sabtu, 31 Oct 2020 22:35

Jaringan Minimarket Milik Sidogiri Singkirkan Seluruh Produk Prancis dari Rak

Jaringan Minimarket Milik Sidogiri Singkirkan Seluruh Produk Prancis dari Rak

Sabtu, 31 Oct 2020 22:34

Rusia Bersumpah Bantu Yerevan Melawan Azerbaijan Jika Pertempuran Mencapai Armenia

Rusia Bersumpah Bantu Yerevan Melawan Azerbaijan Jika Pertempuran Mencapai Armenia

Sabtu, 31 Oct 2020 22:25

Inilah 6 Tips Melatih Fokus dalam Islam

Inilah 6 Tips Melatih Fokus dalam Islam

Sabtu, 31 Oct 2020 22:20

27 Orang Tewas Akibat Gempa di Turki dan Yunani

27 Orang Tewas Akibat Gempa di Turki dan Yunani

Sabtu, 31 Oct 2020 22:10

Usia Istri Jauh Lebih Tua: Bercermin pada Macron dan Rasulullah

Usia Istri Jauh Lebih Tua: Bercermin pada Macron dan Rasulullah

Sabtu, 31 Oct 2020 21:37

Politisi Demokrat Kritik Keputusan Pemerintah Tak Naikan Upah Minimum 2020

Politisi Demokrat Kritik Keputusan Pemerintah Tak Naikan Upah Minimum 2020

Sabtu, 31 Oct 2020 21:22

MUI Serukan Boikot Perancis!

MUI Serukan Boikot Perancis!

Sabtu, 31 Oct 2020 20:56

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Gunakan Gergaji Listrik untuk Putus Suplai Listrik ke Warga Palestina

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Gunakan Gergaji Listrik untuk Putus Suplai Listrik ke Warga Palestina

Sabtu, 31 Oct 2020 20:35

Jakarta Jadi Kota Pertama di Asia Tenggara Sabet Juara Sustainable Transport 2020

Jakarta Jadi Kota Pertama di Asia Tenggara Sabet Juara Sustainable Transport 2020

Sabtu, 31 Oct 2020 20:25

Azerbaijan Sebut Armenia Berencana Gunakan Amunisi Fosfor di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Sebut Armenia Berencana Gunakan Amunisi Fosfor di Nagorno-Karabakh

Sabtu, 31 Oct 2020 20:05

[VIDEO] MUI: Boikot Produk Prancis Wajib

[VIDEO] MUI: Boikot Produk Prancis Wajib

Sabtu, 31 Oct 2020 19:57

Puluhan Ribu Umat Muslim Turun ke Jalan Mengecam Islamofobia Prancis

Puluhan Ribu Umat Muslim Turun ke Jalan Mengecam Islamofobia Prancis

Sabtu, 31 Oct 2020 19:48

Terkait Zakat Pengurang Pajak, Anis: Pelaksanaannya Perlu Kajian Mendalam

Terkait Zakat Pengurang Pajak, Anis: Pelaksanaannya Perlu Kajian Mendalam

Sabtu, 31 Oct 2020 19:36

Future Impossible Tense

Future Impossible Tense

Sabtu, 31 Oct 2020 18:00

MUI Serukan Umat Boikot Produk Prancis hingga Macron Minta Maaf

MUI Serukan Umat Boikot Produk Prancis hingga Macron Minta Maaf

Sabtu, 31 Oct 2020 09:12

Empat Struktur Penting Efektivitas Audit Internal Syariah di Lembaga Keuangan Islam

Empat Struktur Penting Efektivitas Audit Internal Syariah di Lembaga Keuangan Islam

Sabtu, 31 Oct 2020 08:57

Bersolek untuk Siapa?

Bersolek untuk Siapa?

Sabtu, 31 Oct 2020 08:43

Kopi Sehat UBM: Menjernihkan Pikiran

Kopi Sehat UBM: Menjernihkan Pikiran

Sabtu, 31 Oct 2020 08:15

Anis Matta Beri Motivasi Santri Agar Bisa Jadi Pemimpin Politik

Anis Matta Beri Motivasi Santri Agar Bisa Jadi Pemimpin Politik

Sabtu, 31 Oct 2020 08:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X