Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.102 views

Sambangi MUI, Dosen Bercadar yang Dipecat Kemenag Adukan Persoalan Dirinya

JAKARTA (voa-islam.com) - Dr Hayati Syafri, dosen bercadar dari IAIN Bukit Tinggi yang dipecat oleh Kemenag, setelah mengajukan banding ke Badan Kepegawaian Negara (BKN), pada Rabu kemarin beliau menyambangi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat untuk mengadukan persoalan yang dihadapinya.

Kunjungan Dr. Hayati Syafri tersebut mendapat sambutan baik oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Didampingi Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM) Indonesia, Hayati melakukan audiensi dengan Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat K.H Arwani Faishol dan Ketua Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga Dr. Hj. Azizah, M.A.

Hayati Syafri menceritakan bagaimana beliau mendapat diskriminasi pemaksaan untuk melepas cadarnya yang mengakibatkan penonaktifan dirinya sebagai dosen dan berujung pada keluarnya SK Kemenag tentang Pemberhentian dirinya sebagai PNS.

Disamping itu, Hayati juga menceritakan bagaimana pihak kampus melakukan pemaksaan pelarangan cadar dengan mengeluarkan Surat Edaran yang ditandatangani langsung oleh Dekan FTIk IAIN Bukittinggi. Sehingga berimbas pada mahasiswi yang sudah terbiasa bercadar ditekan untuk melepaskan cadarnya.

Berdasarkan fakta fakta yang telah disampaikan Hayati, Wasekjen komisi Fatwa MUI Pusat K.H Arwani Faishol berpendapat bahwa penggunaan cadar merupakan bagian dari syariat islam. Beliau secara tegas menyatakan SALAH BESAR jika menganggap bahwa cadar adalah simbol radikalisme dan Anti Pancasila.

K.H Arwani Faishol menerangkan bahwa bagi yang bermahzab Syafii, wajah dan telapak tangan adalah bagian dari aurat sehingga harus ditutup kecuali pada waktu sholat. Itulah fungsi dari penggunaan cadar sebagai bagian dari hijab untuk menutupi wajah yang masuk dalam kategori Aurat berdasarkan Mahzab Syafii.

Mengacu pada kebebasan beragama yang dijamin oleh UUD 1945, kebebasan beragama juga mencakup pada pelaksanaan syariah sesuai dengan Mahzab yang diyakini. Sehingga seseorang yang meyakini Mahzab Syafii, tidak boleh dipaksa menjalankan praktek ibadahnya dengan mahzab lain.

Hasil audiensi ini akan dibawa oleh K.H Arwani Faishol dalam rapat internal komisi fatwa untuk dibahas dan ditindaklanjuti mengenai adanya diskriminasi dan pelanggaran HAM dalam pelarangan penggunaan cadar dilingkungan kampus IAIN Bukitinggi Sumatera Barat. Selain itu Dr. Hj. Azizah, M.A juga akan membahas masalah ini di Komisi yang dipimpinnya.[fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Rabu, 23 Sep 2020 11:29

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Rabu, 23 Sep 2020 11:00

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Rabu, 23 Sep 2020 05:24

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Selasa, 22 Sep 2020 22:15

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Selasa, 22 Sep 2020 22:13

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 21:21

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Selasa, 22 Sep 2020 21:15

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Selasa, 22 Sep 2020 21:00

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Selasa, 22 Sep 2020 20:18

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Selasa, 22 Sep 2020 18:19

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Selasa, 22 Sep 2020 18:07

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Selasa, 22 Sep 2020 17:45

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Selasa, 22 Sep 2020 16:18

Wah, Ada Ngabaliniyah

Wah, Ada Ngabaliniyah

Selasa, 22 Sep 2020 14:00

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 09:57

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X