Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.395 views

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

YOGYAKARTA (voa-islam.com)--Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PP Muhammadiyah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (18/7) di Kantor PP Muhammadiyah, JL. Cik Ditiro, 23, Yogyakarta.

Haedar menganggap bahwa, pemberantasan korupsi sebagai jalan amal shaleh, sehingga Pimpinan Pusat Muhammadiyah harus ambil bagian dalam tugas tersebut. Karena pemberantasan korupsi bukan semata tugas sepihak yang diembankan hanya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Muhammadiyah mendukung tegaknya sistem kehidupan kenegaraan yang bebas dari korupsi. Karena mengingat betapa terjal dan berlikunya jalan penegakan sistem yang bebas dari korupsi, sekaligus juga melakukan usaha pemberantasan korupsi,” jelas Haedar.

Meski demikian, Haedar tetap mengajak segenap anak bangsa untukoptimis dengan usaha perbaikan sistem tersebut. Optimisme tersebut dibarengi dengan kepercayaan terhadap progres negara yang berbekal sejarah panjang. Namun perlu disadari bahwa masih ada banyak hal yang tercecer yang perlu diperbaiki. Terkait tugas perbaikan tersebut memang sudah ada institusi yang dibentuk dan ditugaskan untuk penanganan hal-hal tersebut. Sebagai kesatuan bangsa, institusi tersebut harus didukung oleh elemen-elemen bangsa lainnya.

Karena banyaknya lawan dari tugas institusi pemberantasan korupsi, maka diperlukan back-up dari semua kalangan. Baik dari media masa, partai politik, organisasi kepentingan, serta masyarakat luas. Mengingat kasus korupsi sudah mengakar di Indonesia, tugas tersebut menjadi sebuah hal yang sulit. Mengutip pepatah ‘membersihkan lantai yang kotor yaitu dengan sapu yang bersih’, maka diperlukan pembentukan ‘sapu-sapu’ yang bersih dalam jumlah yang banyak. Karena luasnya lantai kotor yang harus dibersihkan.

Sedangkan dalam menyikapi banyaknya kasus tindakan korupsi di Indonesia, menurut Haedar, dalam bangunan sistem berfikir setidaknya terdapat tiga sudutpandangyang harus dibenahi. Pertama, struktur yaitu dengan cara mendukung KPK menjalankan tugas sesuai fungsinya. Dukungan tersebut untuk membuat sebuah sistem dalam pemerintahan kita secara keseluruhan untuk lebih baik lagi. Ketika ada problem Abuse of Power, menjadi tugas yang berat ketika institusi penegakan hukum dan pemerintahan juga turut terjangkit masalah yang bersifat koruptif.

“Setiap kita membangun sistem, pasti ada hal yang mampu kita urai. Kita dorong sebanyak mungkin pihak untuk melakukan gerakan political wil supaya tercipta sikap anti korupsi dan tercapainya Good Government,” jelasnya.

Optimisme tersebut dibangun dan disebarkan, sehingga tugas institusi KPK terbantu dan lebih ringan. Selanjutnya dilakukan penegakan dan tindakan yang lebih berani, tugas-tugas tersebut merupakan amanah kolektif sebagai bangsa. Penegakan sistem dilakukan mulai dari hulu, untuk pembenahan aspek yang berpontensi munculkan problem Abuse of Power. Sehingga tercipta suasana politik nilai yang mapan, kemudian terbentuk sistem pemerintahan yang baik (Good Goverment).

Sistem politik yang menjadi realitas bangsa ini sedang dalam proses menuju liberasi yang sedimikian rupa. Sistem liberal yang menjangkiti politik Indonesia, menjadikan bangsa ini pragmatis. Sistem liberal menjadikan transaksi politik uang dianggap ‘lumrah’, bukan hanya pada elite. Tapi ‘penyakit’ tersebut juga menyebar sampai pada strata masyarakat yang paling bawah.

Kedua, membangun kultur atau budaya anti korupsi. Pada sudut kedua ini, Muhammadiyah telah menjadikanya sebagai sistem melalui audit yang dilakukan terhadap semua institusi atau Amal Usaha Muhamamdiyah (AUM) yang kemudian hasilnya dilaporkan secara masif ke Pimpinan diatasnya. Meski demikian, budaya yang dilakukan oleh Muhammadiyah ini masih terdapat beberapa kekurangan. Dijalankannya sistem tersebut oleh Muhammadiyah selain sebagai bentuk kerapian organisasi, juga diharapkan sebagai model percontohan yang bisa direplikasi di Indonesia.

“Tradisi tersebut mampu mengamankan uang umat yang kita ikhitiarkan sendiri menjadi akuntabel. Membiasakan budaya tersebut menjadi tugas bersama. Dari kerjasama ini dapat diteruskan sampai kepada PTM dan AUM lainnya sehingga gerakan ini menjadi gerakan kolektif,” jelasnya.

Ketiga, perbaikan pada aspek personal atau manusianya. Diperlukan karakter manusia Indonesia yang bersahaja, memiliki konsep hidup ‘cukup’. Karena pada dasarnya bangsa Indonesia memiliki tradisi yang bisa dijadikan sebagai tameng atas nafsu tindakan koruptif, yaitu prihatin.

Tradisi tersebut menjadikan manusia Indonesia memiliki strugle of life yang kokoh. Namun, manusia-manusia Indonesia menjadi gagap atas pribadi yang dimilikinya tatkala berada di ambang batas kecukupan.

“Kelebihan tersebut memunculkan hasrat ingin berlebihan kepada yang lain, sehingga tercipta manusia yang rakus dan tamak,” pungkas Haedar.*

Sumber: Muhammadiyah.or.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
OCHA: Israel Lakukan 178 Operasi Pencarian dan Penangkapan di Tepi Barat Hampir 2 Bulan Terakhir

OCHA: Israel Lakukan 178 Operasi Pencarian dan Penangkapan di Tepi Barat Hampir 2 Bulan Terakhir

Senin, 26 Aug 2019 14:16

PBB: Israel Hancurkan 24 Bangunan Palestina dalam Waktu Kurang dari 2 Bulan

PBB: Israel Hancurkan 24 Bangunan Palestina dalam Waktu Kurang dari 2 Bulan

Senin, 26 Aug 2019 13:15

Kaji Konsep Pendidikan Al-Qur’an Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktor

Kaji Konsep Pendidikan Al-Qur’an Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktor

Senin, 26 Aug 2019 12:00

Perampok Politik

Perampok Politik

Senin, 26 Aug 2019 11:15

Soal Pindah Ibu Kota, PKS Ingatkan Pemerintah Harus Bahas dengan DPR

Soal Pindah Ibu Kota, PKS Ingatkan Pemerintah Harus Bahas dengan DPR

Senin, 26 Aug 2019 06:45

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner di Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner di Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Senin, 26 Aug 2019 06:10

Ribuan Pengungsi Rohingya Peringati 'Hari Genosida' di Bangladesh

Ribuan Pengungsi Rohingya Peringati 'Hari Genosida' di Bangladesh

Ahad, 25 Aug 2019 23:06

Toyota akan Luncurkan Berbagai Kendaraan Listrik untuk Olimpiade 2020

Toyota akan Luncurkan Berbagai Kendaraan Listrik untuk Olimpiade 2020

Ahad, 25 Aug 2019 22:49

Di Tengah Krisis Kashmir, PM India Malah Dapat Penghargaan Kehormatan dari UEA

Di Tengah Krisis Kashmir, PM India Malah Dapat Penghargaan Kehormatan dari UEA

Ahad, 25 Aug 2019 22:35

Studi Terbaru: Tes Darah Dapat Memprediksi Umur Seseorang

Studi Terbaru: Tes Darah Dapat Memprediksi Umur Seseorang

Ahad, 25 Aug 2019 21:35

3 Tentara Turki Tewas di Irak Utara Setelah Bentrok dengan Pemberontak Komunis Kurdi

3 Tentara Turki Tewas di Irak Utara Setelah Bentrok dengan Pemberontak Komunis Kurdi

Ahad, 25 Aug 2019 21:35

Milisi Syiah Hizbullata Bantah Tembak Jatuh Pesawat Tanpa Awak Israel

Milisi Syiah Hizbullata Bantah Tembak Jatuh Pesawat Tanpa Awak Israel

Ahad, 25 Aug 2019 21:30

Penguncian India Atas Wilayah Kashmir yang Diduduki Berlanjut untuk Hari ke-20

Penguncian India Atas Wilayah Kashmir yang Diduduki Berlanjut untuk Hari ke-20

Ahad, 25 Aug 2019 21:05

Pengungsi Rohingya Merindukan Rumah dan Kewarganegaraan

Pengungsi Rohingya Merindukan Rumah dan Kewarganegaraan

Ahad, 25 Aug 2019 20:22

Dua Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Lebanon

Dua Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Lebanon

Ahad, 25 Aug 2019 19:16

Pria Muslim Meninggal Setelah Diinterogasi di Penjara Thailand yang Terkenal Kejam

Pria Muslim Meninggal Setelah Diinterogasi di Penjara Thailand yang Terkenal Kejam

Ahad, 25 Aug 2019 19:15

Pesawat Tempur Turki 'Netralisir' 9 Teroris PKK di Irak Utara

Pesawat Tempur Turki 'Netralisir' 9 Teroris PKK di Irak Utara

Ahad, 25 Aug 2019 18:10

Putaran ke-9 Perundingan Damai AS-Taliban Dilanjutkan di Doha Qatar

Putaran ke-9 Perundingan Damai AS-Taliban Dilanjutkan di Doha Qatar

Ahad, 25 Aug 2019 17:03

AS: Pembersihan Etnis Muslim Rohingya Masih Berlanjut di Myanmar

AS: Pembersihan Etnis Muslim Rohingya Masih Berlanjut di Myanmar

Ahad, 25 Aug 2019 16:54

Alumnus: Pemilihan Ketua Alumni UI Memuakkan

Alumnus: Pemilihan Ketua Alumni UI Memuakkan

Ahad, 25 Aug 2019 13:53


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X