Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.342 views

Unsyiah Tuan Rumah Sarasehan Dosen PAI Se Indonesia

BANDA ACEH (voa-islam.com)--Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menjadi tuan rumah pelaksanaan sarasehan dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi umum (PTU) se-Indonesia. 

Kegiatan dengan tema “Quo Vadis Dosen PAI di PTU” itu diikuti oleh 150 orang peserta yang terdiri dari dosen-dosen PAI di berbagai kampus di Aceh dan juga kampus-kampus lainnya di Indonesia berlangsung di Ruang Multimedia RKU 1 Unsyiah, Jumat (2/8/2019) dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Unsyiah, Prof Dr Marwan. 

Sekretaris Panitia, Dr Rahmat Fadhil, Sabtu (3/8/2019) mengatakan sarasehan tersebut terselenggara berkat kerjasama UPT Mata Kuliah Umum Unsyiah dibawah pimpinan Dr. Teuku Muttaqin Mansur dengan Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Indonesia (ADPISI) Pusat. Dan juga dirangkai dengan pelatihan sertifikasi dan standarisasi bagi dosen-dosen PAI di Unsyiah dan beberapa kampus lain di Aceh.  

Rahmat Fadhil menambahkan sertifikasi dan standarisasi sangatlah penting dimiliki oleh para dosen-dosen PAI. Hal ini dikarenakan sebahagian besar pengajar mata kuliah PAI di perguruan tinggi umum adalah mereka-mereka yang tidak memiliki latar belakang pendidikan atau kesarjanaan agama. 

“Walaupun sebenarnya dosen-dosen PAI tersebut telah memiliki kompetensi da’i maupun ustaz melalui jalur non-formal. Oleh karenanya, melalui sertifikasi dan standarisasi ini diharapkan para dosen yang bukan lulusan perguruan tinggi agama akan mendapatkan pengesahan dan standarisasi setelah mengikuti proses sertifikasi ini,” kata Rahmat Fadhil. 

Koordinator mata kuliah PAI Unsyiah, Ustaz Enzus Tinianus SH MH, sangat bergembira bersamaan momentum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XVI tahun ini, dimana Unsyiah menjadi tuan rumah, secara bersamaan pula dapat menggelar pertemuan dosen-dosen PAI se Indonesia yang kebetulan sebahagian besar mereka adalah official dari berbagai perguruan tinggi yang menjadi peserta MTQ kali ini.  

Menurut Ustaz Enzus, sarasehan ini juga merupakan salah satu sarana untuk saling bertukar informasi dan pengalaman dalam membimbing dan mendidik mahasiswa agar semakin cinta agama, bangsa dan negaranya. Apalagi akhir-akhir ini ada tuduhan bahwa kampus-kampus negeri di Indonesia menjadi sarangnya gerakan radikalisme dan intoleran. Juga mensinyalir adanya upaya menggiring opini seakan-akan kampus-kampus negeri sebagai kampus yang radikal. 

“Bagi kita, radikalisme dan intoleran adalah pemikiran dan sikap yang sangat merusak kehidupan agama, bangsa dan negara kita sendiri. Dan tuduhan tersebut sangatlah tendensius dan tidak menghargai pembinaan-pembinaan dengan pendekatan agama yang begitu sungguh-sungguhnya sedang dilakukan oleh dosen-dosen PAI di berbagai kampus PTU di Indonesia,” kata Ustaz Enzus.

 

Sementara itu Wakil Rektor I Unsyiah, Prof Dr Marwan dalam sambutan pembukaannya menguraikan kembali betapa penting dan strategisnya dosen PAI ini untuk pengembangan akhlak dan karakter mahasiswa. Terutama sekali dalam menghadapi tantangan dan kemajuan zaman yang semakin kompetitif.  

“Oleh karenanya bekal keimanan dan ketaqwaan merupakan pilar-pilar yang sangat diharapkan dapat dimiliki oleh para mahasiswa di perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi umum baik di Aceh maupun Indonesia secara keseluruhan. Hal itu tentunya untuk membentengi diri dari pengaruh dan budaya yang tidak sesuai dengan Islam,” kata Prof Marwan. 

Sarasehan tersebut menghadirkan pembicara utama guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan juga Menteri Agama RI Kabinet Gotong Royong periode 2001-2004 Prof Dr Said Agiel Husein Al Munawar. Selain itu juga narasumber lainnya, diantaranya Sekjend Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Indonesia (ADPISI) Pusat, Dr Andy Hadiyanto, Ketua pengembangan Organisasi ADPISI Pusat, Dr Waway Qodratullah, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Prof Dr Mustanir dan juga Ketua BKM Jamik Darussalam Unsyiah, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc.

 

ADPISI Aceh Dilantik

Bersamaan dengan sarasehan dosen-dosen PAI se-Indonesia di Unsyiah ini, juga dilaksanakan pelantikan Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Indonesia (ADPISI) Aceh periode 2019-2024. 

ADPISI merupakan wadah resmi yang menaungi seluruh dosen-dosen pengajar mata kuliah PAI di perguruan tinggi umum se-Indonesia. Untuk Aceh baru kali ini dibentuk kepengurusannya dan sekaligus menjadi cabang dari ADPISI Pusat.  

Kepengurusan ADPISI Aceh ini diketuai oleh Prof Dr drh Muslim Akmal dari Unsyiah dengan wakil ketua Samwil, S.Pd.I, MA (Universitas Teuku Umar), sekretaris umum Dr Rahmat Fadhil (Unsyiah), wakil sekretaris Zulfahmi, M.Ag (ISBI Aceh), bendahara Enzus Tinianus, SH, MH (Unsyiah), wakil bendahara Zarkasyi SHI, M.HI (Unimal). Selain itu kepengurusan ADPISI Aceh juga memiliki divisi-divisi dibawahnya, antara lain divisi pendidikan dan SDM, divisi pengembangan jaringan dan organisasi, divisi media dan publikasi, divisi penelitian dan kajian, dan divisi pengabdian masyarakat.  

Ketua ADPISI Aceh, Prof Dr drh Muslim Akmal dalam sambutannya mengingatkan bahwa ADPISI Aceh lahir untuk mewadahi dosen-dosen PAI pada perguruan tinggi umum se Aceh agar menjadi sarana saling menguatkan, berbagi pengalaman dan pengembangan kapasitas tenaga pengajar agar dari waktu ke waktu dapat menjadi semakin lebih baik dan berkualitas.  

Selain itutambahnya, keberadaan ADPISI Aceh diharapkan akan menjadi penggerak untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan dalam mendidik mahasiswa-mahasiswa diberbagai perguruan tinggi umum yang saat ini semakin marak semangat beragama. 

“Termasuk juga sebagai antisipasi terhadap berbagai pemikiran dan ajaran yang menyimpang.  Terutama terhadap pemahaman-pemahaman yang menjauhkan mereka dari hakikat dan Syariat Islam. Semoga saja usaha ini menjadi amal jariah bagi kita semua,” pungkas Prof Muslim Akmal.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Kemenkes: 88 dari 100 ribu Orang Meninggal Akibat Rokok

Kemenkes: 88 dari 100 ribu Orang Meninggal Akibat Rokok

Kamis, 01 Oct 2020 22:18

Bangkitnya Komunis Satukan Umat

Bangkitnya Komunis Satukan Umat

Kamis, 01 Oct 2020 22:07

Iran Seludupkan Senjata Ke Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman Melalui Pangkalan di Somalia

Iran Seludupkan Senjata Ke Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman Melalui Pangkalan di Somalia

Kamis, 01 Oct 2020 21:45

Islamic State Perintahkan Anggotanya Lancarkan Serangan di Turki Setiap Bulan

Islamic State Perintahkan Anggotanya Lancarkan Serangan di Turki Setiap Bulan

Kamis, 01 Oct 2020 20:45

Mesir Hukum 2 Influencer TikTok Wanita Enam Tahun Penjara Karena 'Mendorong Prostitusi'

Mesir Hukum 2 Influencer TikTok Wanita Enam Tahun Penjara Karena 'Mendorong Prostitusi'

Kamis, 01 Oct 2020 20:30

Jajak Pendapat: Hampir Setengah Anggota Partai Konservatif Inggris Percaya Islam Adalah Ancaman

Jajak Pendapat: Hampir Setengah Anggota Partai Konservatif Inggris Percaya Islam Adalah Ancaman

Kamis, 01 Oct 2020 20:05

Turki Akan Kirim Dukungan Militer ke Azerbaijan Jika Diminta

Turki Akan Kirim Dukungan Militer ke Azerbaijan Jika Diminta

Kamis, 01 Oct 2020 19:47

Menjaga Pelita Kehidupan

Menjaga Pelita Kehidupan

Kamis, 01 Oct 2020 16:37

Hati-hati, Hallyu Cuma Bikin Halu

Hati-hati, Hallyu Cuma Bikin Halu

Kamis, 01 Oct 2020 16:14

Film G30S/PKI, Jejak Sejarah ideologi

Film G30S/PKI, Jejak Sejarah ideologi

Kamis, 01 Oct 2020 16:10

Indonesia Darurat Keamanan Ulama?

Indonesia Darurat Keamanan Ulama?

Kamis, 01 Oct 2020 16:06

IDEAS: Penciptaan Lapangan Kerja Jangan Korbankan Kesejahteraan Pekerja

IDEAS: Penciptaan Lapangan Kerja Jangan Korbankan Kesejahteraan Pekerja

Kamis, 01 Oct 2020 16:03

PKI Subur Bersama Rezim Otoriter

PKI Subur Bersama Rezim Otoriter

Kamis, 01 Oct 2020 15:59

BWA Ubah Lahan Tidur di Cireunghas Jadi Wakaf Produktif

BWA Ubah Lahan Tidur di Cireunghas Jadi Wakaf Produktif

Kamis, 01 Oct 2020 15:56

Satu Pekan Diberlakukan PSBB, Kasus COVID-19 Klaster Perkantoran di DKI Menurun

Satu Pekan Diberlakukan PSBB, Kasus COVID-19 Klaster Perkantoran di DKI Menurun

Kamis, 01 Oct 2020 11:47

Tak Terbayangkan Kalau Dulu PKI Menang dan Berkuasa

Tak Terbayangkan Kalau Dulu PKI Menang dan Berkuasa

Kamis, 01 Oct 2020 11:21

 Orang dengan Obesitas Lebih Mudah Terpapar Virus

Orang dengan Obesitas Lebih Mudah Terpapar Virus

Kamis, 01 Oct 2020 11:16

Mushola Jadi Sasaran Vandalisme, Kearifan Warga Sekitar Patut Diapresiasi

Mushola Jadi Sasaran Vandalisme, Kearifan Warga Sekitar Patut Diapresiasi

Kamis, 01 Oct 2020 11:08

Muslim India Kecewa Pengadilan Vonis Bebas Terdakwa Konspirator Penghancuran Masjid Babri

Muslim India Kecewa Pengadilan Vonis Bebas Terdakwa Konspirator Penghancuran Masjid Babri

Rabu, 30 Sep 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Rabu, 30 Sep 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 29/09/2020 11:18

Berhenti Menyakiti Ulama