Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.477 views

Unsyiah Tuan Rumah Sarasehan Dosen PAI Se Indonesia

BANDA ACEH (voa-islam.com)--Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menjadi tuan rumah pelaksanaan sarasehan dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi umum (PTU) se-Indonesia. 

Kegiatan dengan tema “Quo Vadis Dosen PAI di PTU” itu diikuti oleh 150 orang peserta yang terdiri dari dosen-dosen PAI di berbagai kampus di Aceh dan juga kampus-kampus lainnya di Indonesia berlangsung di Ruang Multimedia RKU 1 Unsyiah, Jumat (2/8/2019) dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Unsyiah, Prof Dr Marwan. 

Sekretaris Panitia, Dr Rahmat Fadhil, Sabtu (3/8/2019) mengatakan sarasehan tersebut terselenggara berkat kerjasama UPT Mata Kuliah Umum Unsyiah dibawah pimpinan Dr. Teuku Muttaqin Mansur dengan Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Indonesia (ADPISI) Pusat. Dan juga dirangkai dengan pelatihan sertifikasi dan standarisasi bagi dosen-dosen PAI di Unsyiah dan beberapa kampus lain di Aceh.  

Rahmat Fadhil menambahkan sertifikasi dan standarisasi sangatlah penting dimiliki oleh para dosen-dosen PAI. Hal ini dikarenakan sebahagian besar pengajar mata kuliah PAI di perguruan tinggi umum adalah mereka-mereka yang tidak memiliki latar belakang pendidikan atau kesarjanaan agama. 

“Walaupun sebenarnya dosen-dosen PAI tersebut telah memiliki kompetensi da’i maupun ustaz melalui jalur non-formal. Oleh karenanya, melalui sertifikasi dan standarisasi ini diharapkan para dosen yang bukan lulusan perguruan tinggi agama akan mendapatkan pengesahan dan standarisasi setelah mengikuti proses sertifikasi ini,” kata Rahmat Fadhil. 

Koordinator mata kuliah PAI Unsyiah, Ustaz Enzus Tinianus SH MH, sangat bergembira bersamaan momentum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XVI tahun ini, dimana Unsyiah menjadi tuan rumah, secara bersamaan pula dapat menggelar pertemuan dosen-dosen PAI se Indonesia yang kebetulan sebahagian besar mereka adalah official dari berbagai perguruan tinggi yang menjadi peserta MTQ kali ini.  

Menurut Ustaz Enzus, sarasehan ini juga merupakan salah satu sarana untuk saling bertukar informasi dan pengalaman dalam membimbing dan mendidik mahasiswa agar semakin cinta agama, bangsa dan negaranya. Apalagi akhir-akhir ini ada tuduhan bahwa kampus-kampus negeri di Indonesia menjadi sarangnya gerakan radikalisme dan intoleran. Juga mensinyalir adanya upaya menggiring opini seakan-akan kampus-kampus negeri sebagai kampus yang radikal. 

“Bagi kita, radikalisme dan intoleran adalah pemikiran dan sikap yang sangat merusak kehidupan agama, bangsa dan negara kita sendiri. Dan tuduhan tersebut sangatlah tendensius dan tidak menghargai pembinaan-pembinaan dengan pendekatan agama yang begitu sungguh-sungguhnya sedang dilakukan oleh dosen-dosen PAI di berbagai kampus PTU di Indonesia,” kata Ustaz Enzus.

 

Sementara itu Wakil Rektor I Unsyiah, Prof Dr Marwan dalam sambutan pembukaannya menguraikan kembali betapa penting dan strategisnya dosen PAI ini untuk pengembangan akhlak dan karakter mahasiswa. Terutama sekali dalam menghadapi tantangan dan kemajuan zaman yang semakin kompetitif.  

“Oleh karenanya bekal keimanan dan ketaqwaan merupakan pilar-pilar yang sangat diharapkan dapat dimiliki oleh para mahasiswa di perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi umum baik di Aceh maupun Indonesia secara keseluruhan. Hal itu tentunya untuk membentengi diri dari pengaruh dan budaya yang tidak sesuai dengan Islam,” kata Prof Marwan. 

Sarasehan tersebut menghadirkan pembicara utama guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan juga Menteri Agama RI Kabinet Gotong Royong periode 2001-2004 Prof Dr Said Agiel Husein Al Munawar. Selain itu juga narasumber lainnya, diantaranya Sekjend Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Indonesia (ADPISI) Pusat, Dr Andy Hadiyanto, Ketua pengembangan Organisasi ADPISI Pusat, Dr Waway Qodratullah, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Prof Dr Mustanir dan juga Ketua BKM Jamik Darussalam Unsyiah, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc.

 

ADPISI Aceh Dilantik

Bersamaan dengan sarasehan dosen-dosen PAI se-Indonesia di Unsyiah ini, juga dilaksanakan pelantikan Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Indonesia (ADPISI) Aceh periode 2019-2024. 

ADPISI merupakan wadah resmi yang menaungi seluruh dosen-dosen pengajar mata kuliah PAI di perguruan tinggi umum se-Indonesia. Untuk Aceh baru kali ini dibentuk kepengurusannya dan sekaligus menjadi cabang dari ADPISI Pusat.  

Kepengurusan ADPISI Aceh ini diketuai oleh Prof Dr drh Muslim Akmal dari Unsyiah dengan wakil ketua Samwil, S.Pd.I, MA (Universitas Teuku Umar), sekretaris umum Dr Rahmat Fadhil (Unsyiah), wakil sekretaris Zulfahmi, M.Ag (ISBI Aceh), bendahara Enzus Tinianus, SH, MH (Unsyiah), wakil bendahara Zarkasyi SHI, M.HI (Unimal). Selain itu kepengurusan ADPISI Aceh juga memiliki divisi-divisi dibawahnya, antara lain divisi pendidikan dan SDM, divisi pengembangan jaringan dan organisasi, divisi media dan publikasi, divisi penelitian dan kajian, dan divisi pengabdian masyarakat.  

Ketua ADPISI Aceh, Prof Dr drh Muslim Akmal dalam sambutannya mengingatkan bahwa ADPISI Aceh lahir untuk mewadahi dosen-dosen PAI pada perguruan tinggi umum se Aceh agar menjadi sarana saling menguatkan, berbagi pengalaman dan pengembangan kapasitas tenaga pengajar agar dari waktu ke waktu dapat menjadi semakin lebih baik dan berkualitas.  

Selain itutambahnya, keberadaan ADPISI Aceh diharapkan akan menjadi penggerak untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan dalam mendidik mahasiswa-mahasiswa diberbagai perguruan tinggi umum yang saat ini semakin marak semangat beragama. 

“Termasuk juga sebagai antisipasi terhadap berbagai pemikiran dan ajaran yang menyimpang.  Terutama terhadap pemahaman-pemahaman yang menjauhkan mereka dari hakikat dan Syariat Islam. Semoga saja usaha ini menjadi amal jariah bagi kita semua,” pungkas Prof Muslim Akmal.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Cina Beri Wewenang Penjaga Pantai Untuk Menembak Dan Menghancurkan Kapal Asing

Cina Beri Wewenang Penjaga Pantai Untuk Menembak Dan Menghancurkan Kapal Asing

Sabtu, 23 Jan 2021 20:15

Putra Pengusaha Suriah Yang Terkait Ledakan Beirut Selamat Dari Upaya Pembunuhan

Putra Pengusaha Suriah Yang Terkait Ledakan Beirut Selamat Dari Upaya Pembunuhan

Sabtu, 23 Jan 2021 19:45

Pemerintahan Biden Akan Tinjau Kesepakatan Perjanjian Dengan Taliban

Pemerintahan Biden Akan Tinjau Kesepakatan Perjanjian Dengan Taliban

Sabtu, 23 Jan 2021 18:15

Ketua Komnas HAM Bagaikan Merangkap Ketua Tim Pembela Polisi

Ketua Komnas HAM Bagaikan Merangkap Ketua Tim Pembela Polisi

Sabtu, 23 Jan 2021 17:55

Cerita Syekh Palestina Selesaikan Hafalan Quran Bersanad di Pengungsian

Cerita Syekh Palestina Selesaikan Hafalan Quran Bersanad di Pengungsian

Sabtu, 23 Jan 2021 17:50

Anis: Indonesia Mengulang Kondisi Krisis Ekonomi 1998

Anis: Indonesia Mengulang Kondisi Krisis Ekonomi 1998

Sabtu, 23 Jan 2021 17:26

Muadzin Baca Shalawat Setelah Adzan Dengan Keras, Bolehkah?

Muadzin Baca Shalawat Setelah Adzan Dengan Keras, Bolehkah?

Sabtu, 23 Jan 2021 14:00

12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

Jum'at, 22 Jan 2021 23:16

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Jum'at, 22 Jan 2021 22:37

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Jum'at, 22 Jan 2021 19:42

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Jum'at, 22 Jan 2021 17:08

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Jum'at, 22 Jan 2021 12:38

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Jum'at, 22 Jan 2021 08:43

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Kamis, 21 Jan 2021 16:20


MUI

Must Read!
X