Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.736 views

Sambut Kongres Umat Islam Indonesia VII, FAI UMJ Gelar FGD

TANGERANG SELATAN (voa-islam.com)--Setidaknya ada dua agenda besar umat Islam yang akan digelar pada tahun ini. Adalah Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII yang akan digelar pada 26-29 Februari 2020 di Bangka Belitung dan Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang akan digelar di Kota Solo pada 1-5 Juli 2020 mendatang.

Bersiap menyambut dua agenda besar itu, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (FAI UMJ) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peran Umat Islam Indonesia dalam Mewujudkan NKRI Maju, Adil dan Beradab” pada Selasa (21/1).

Hadir sebagai keynote speaker pada acara ini adalah Dr Anwar Abbas selaku Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia. Acara yang digelar di gedung Bussines Center UMJ ini juga dihadiri lebih dari 40 peserta, baik dari Guru Besar, Doktor dan dosen biasa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta.

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Agama Islam UMJ, Rini Fatma Kartika, S.Ag, MH, mengatakan FAI-UMJ akan terus berupaya memberikan kontribusi pemikiran untuk Kongres Umat Islam dan Muktamar Muhammadiyah yang sebentar lagi akan diselenggarakan. "Ini kegiatan kita rutin. Setiap kali ada kongres insya Allah kita akan terus memberikan kontribusi," jelasnya.

Sebelumnya, kata Rini, FAI UMJ juga telah memberikan kontribusi pemikiran pada kongres umat Islam yang ke 6 beberapa tahun lalu. "Dulu di kongres umat Islam ke 6 kita juga memberikan kontribusi. Mudah-mudahan kali ini kita bisa memberikan kontribusi untuk kongres umat Islam VII dan juga untuk Muktamar Muhammadiyah pada Juli 2020 nanti,"imbuhnya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof Dr Syaiful Bakhri, SH, MH dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh FAI-UMJ ini. Apalagi tema yang diangkat adalah tema yang sangat menarik untuk dijadikan bahan kajian diskusi, yaitu Islam dan NKRI.   

Sekretaris Jendral MUI Pusat Dr Anwar Abbas, MM, M.Ag dalam keynote speechnya juga mengapresiasi langkah yang dilakukan UMJ itu. Dijelaskannya, Kongres Umat Islam yang akan diadakan nanti adalah kongres yang ke-7 dan tema yang akan diangkat dalam kongres nanti sama dengan tema FGD yang diadakan FAI UMJ ini.

“Mengapa kongres nanti menggunakan tema tersebut? Agar negeri ini menjadi lebih maju. Beberapa pakar memprediksi Indonesia akan menjadi negara maju dengan Produk Domestik Bruto (PDB) yang tinggi," ungkap Buya Anwar Abbas.

Untuk diketahui dalam bidang ekonomi, Produk Domestik Bruto atau yang dalam bahasa Inggris populer disebut Gross Domestic Product adalah nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara pada periode tertentu dan PDB ini menjadi salah satu metode untuk menghitung pendapatan nasional.

Pertanyaannya ketika  negeri ini menjadi negeri maju, siapa yang yang menjadi penentu. Dijelaskannya, mereka adalah orang-orang yang menguasai materi di negara ini.

"Kenapa mereka yang menjadi penentu? Karena, merekalah yang menguasai ekonomi dan politik. Lalu bagaimana dengan umat Islam?Karena itu untuk menjadi negara yang maju, adil dan beradab, umat Islam jangan meninggalkan agama dalam setiap aktivitasnya,"ungkapnya.

Usai Sekjen MUI Dr Anwar Abbas menyampaikan keynote speech dan membuka acara, acara dilanjutkan pemaparan oleh para narasumber untuk menyampaikan eksekutif summarynya. Beberapa narasumber yang hadir antara lain: Prof Dr Fathurrahman Djamil MA, Prof Dr Armai Arief, M.Ag., Prof Dr Sanusi Uwes, MA., Prof Dr Andi Faisal Bakti, MA., Prof Dr Muhammad Said, MA., Dr Sudarnoto Abd. Hakim, MA.

Selain narasumber utama, semua doktor yang hadir juga memberikan pokok-pokok pikirannya. Dari seluruh pemaparan yang disampaikan secara umum menghasilkan delapan rekomendasi, antara lain: Pertama, umat Islam tidak boleh membenturkan antara pancasila dan Islam. Karena Pancasila sebenarnya adalah Islam. Selain itu, nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila sangat islami.

Kedua, umat Islam harus mulai serius memainkan peran bidang ekonomi. Karena bila menguasai bidang ekonomi, maka kekuatan di bidang lainnya akan ikut, misalnya bidang politik, pendidikan, budaya, dan lain sebagainya. Ketiga, umat Islam harus mulai memikirkan untuk memiliki perbankan, karena perbankan akan menjadi salah satu hal penting dalam menyokong kegiatan ekonomi umat.

Keempat, umat Islam harus serius untuk mulai memikirkan mengenai Islamic sosial finance, untuk menggarap lebih serius berkaitan zakat dan wakaf. Karena dua hal ini menjadi salah satu instrumen keuangan yang murah meriah untuk memberikan kesejahteraan bagi umat Islam. Kelima, umat Islam harus mulai memikirkan keadilan bidang pendidikan, khususnya secara empirik di lapangan terkait pendanaan untuk pendidikan. Karena, porsi pendidikan untuk lembaga pendidikan Islam tidak proporsional bila dibandingkan dengan lembaga pendidikan umum. 

Keenam, umat Islam harus mulai memikirkan problematika yang bersifat struktural dan kultural. Struktural berkaitan dengan kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah, dan kultural berkaitan dengan kultur dan etos yang dimiliki oleh umat Islam itu sendiri.  Ketujuh, Umat Islam harus mulai menggerakkan peran kaum muslim milenial dalam pengembangan ekonomi di Indonesia. Karena merekalah da’i yang akan menggerakkan ekonomi di masyarakat. 

Kedelapan, reformasi pendidikan agama harus terus ditingkatkan. Sehingga porsi pemberian pendidikan agama (baca: pelajaran agama) di sekolah-sekolah formal mendapatkan porsi yang sama dengan pendidikan umum (baca: pelajaran umum). Demikianlah ringkasan rekomendasi yang diajukan dalam kegiatan FGD yang diadakan oleh FAI-UMU yang bekerjasama dengan MUI Pusat. Adapun rekomendasi secara lengkap yang disampaikan oleh para Guru Besar dan para Doktor dalam bentuk makalah lengkap akan dikodifikasi menjadi sebuah buku.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X