Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.365 views

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

PANGKAL PINANG (voa-islam.com)--Sikap tegas ditunjukkan tokoh ulama dari Fak fak, Papua Barat, Ustaz Fadlan Garamatan (UFG) dalam sidang pleno pembuka di hari kedua berlangsungnya Kongres Umat Islam Indonesia (KUII)-VII, Kamis, 27 Februari 2020 di Ballroom Novotel, Pangkal Pinang, Bangka-Belitung.

Dalam sesi diskusi sekaligus tanya-jawab yang menghadirkan pemakalah KH. Ahmad Ishomuddin, M.Ag, sebagai narasumber pengganti KH. Said Agil Shiradj selaku Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang tidak hadir, Ustaz Fadlan terpaksa meminta narasumber untuk menyudahi pemaparannya menjelang akhir sesi.

Pasalnya, ungkap Ustaz Fadlan, dalam membacakan makalahnya narasumber banyak menyebut istilah dan labelisasi, serta stigma yang menyudutkan sesama ormas Islam sendiri. Bahkan, Rais Syuriah PBNU itu, dengan nada cenderung membela, menceritakan alasannya ketika diminta menjadi saksi ahli yang meringankan mantan Gubernur DKI yang saat itu didakwa sebagai pelaku penista agama.

Dalam kesempatan tanya-jawab itu, Ustaz sudah beberapa kali meminta kearah pimpinan pleno, untuk menginterupsi pemaparan argumentasi narasumber, namun tidak diakomodir.

Akhirnya ia terpaksa berkata lantang dari arah belakang ruang sidang, agar sesi pemaparan disudahi dan argumentasi narasumber tidak perlu dilanjutkan lagi. Lantaran sangat berpotensi “memanaskan suasana” ruang pleno di pagi hari itu.

Sebelumnya, seorang peserta yang mengaku dari ormas Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI), juga sudah meminta klarifikasi kepada narasumber, kenapa dalam paparan makalahnya dengan menyebut nama MMI dan ormas Islam lainnya, seperti FPI (Front Pembela Islam), dengan labelisasi yang tendensius. Seperti istilah ‘Islam radikal’, ‘Islam fundamental’, ‘Islam garis keras’, dan lainnya.

Setelah sesi diskusi ditutup pimpinan pleno beberapa menit kemudian, Ustaz Fadlan pun menjelaskan kepada wartawan tentang sikap tegasnya itu. Menurut ulama yang juga menjabat Sekretaris di Komitre Dakwah Khusus (KDK) MUI Pusat, tidak sepantasnya narasumber beragumentasi dengan narasi yang bernada sinis dan tendensius terhadap sesama ormas Islam.

“Apalagi sampai menceritakan dirinya ikut membela seorang pelaku penista agama,” katanya. Pasalnya, selain kasus tersebut sudah berlalu dan perkaranya sudah berketetatapan hukum tetap di persidangan.

Selain itu, nama sang penista agama juga masih tergolong sensitif di telinga sebagian besar peserta kongres. Terbukti, saat Ustaz Fadlan meminta agar sesi tersebut disudahi, mayoritas para peserta pun bertepuk tangan mendukung “interupsi tegas” UFG.

Ulama yang selalu berpernampilan khas dengan jubah kharismatik dan sorban imamahnya ini pun menjelaskan, sejatinya dirinya tidak sedang marah saat bersuara keras dari arah belakang ruang pleno, saat menjelang diskusi berakhir.

“Sejatinya saya tidak marah. Memang beginilah gaya orang Papua bicara. Sebenarnya saya hanya ingin bersikap tegas terhadap semua narasi-narasi yang cenderung membangkitkan emosi umat dan berpotensi memecah belah antar sesama umat Islam,” jelasnya.

Sebab, lanjut ulama bergelar “Ustadz Sabun Mandi’ lantaran pernah mengislamkan sekaligus 12.372 orang warga asli Papua di Kab. Wamena, tidak banyak orang di Nusantara ini yang mengalami langsung kerasnya tantangan berdakwah di pedalaman hutan belantara. Agar orang-orang suku pedalaman Nuu Waar (Papua) mau menerima hidayah Islam untuk mengenal nama Allah dan Rasulnya.

“Sampai sekarang saya masih berusaha merangkul mereka dalam cahaya Islam dengan pendekatan sosial-budaya dengan biaya yang tidak sedikit,” katanya. “Lalu tiba-tiba ada pihak yang mengaku ustadz dan ulama di perkotaan, dengan mudahnya ingin memecah-belah mereka dengan narasi dan labelisasi yang cenderung menyesatkan umat.

Karenanya, Ustaz Fadlan pun menegaskan, agar nilai spirit kebersatuan umat Islam, harus terus dinarasikan di tengah forum kongres ini. “Jadikan selalu konsep kebersatuan umat Islam, sebagai landasan pemikiran para nara sumber juga peserta, di dalam menyampaikan narasi pemikirannya,” tambahnya.

Jangan sampai, lanjut Pengasuh Ponpes Nuu Waar yang membina para santri khusus asal Papua secara gratis ini, di kongres ini ada narasumber yang narasi serta bangunan argumentasinya, justru ingin memecah-belah umat. “Apalagi dengan istilah dan stigma negatif terhadap kelompok sesama Islam yang seakidah,” tandas Ustaz Fadlan.

Karena, menurutnya, narasi sinis yang sangat tendensius kepada ormas di luar organisasinya, hanya akan melahirkan pengkotak-kotakkan sesama umat Islam sendiri. “Ini jelas akan membangun pontesi konflik di masa depan. Lantas, kapan kita bisa maju kalau begini terus!” tandas Ustaz.* [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Jum'at, 03 Apr 2020 07:51

Memutus Mata Rantai Corona

Memutus Mata Rantai Corona

Jum'at, 03 Apr 2020 07:09

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Jum'at, 03 Apr 2020 06:31

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Jum'at, 03 Apr 2020 06:18

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Kamis, 02 Apr 2020 20:30

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X