Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.514 views

Kafir, Meninggalkan Shalat Jumat Tiga Kali karena Corona? Berikut Penjelasan KH Cholil Nafis

 

Oleh:

KH. M. Cholil Nafis

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat

 

SERINGKALI saat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kembali. Benarkah?

Saya penasaran pada kesimpulan itu, lalu saya mencari referensi, kira-kira hadits yang mana ya. Sebatas pencarian saya dalam kitab-kitab hadits maka saya temukan hadits riwayat Abu Daud, no. 1052, Tirmidzi, no. 500 dan Nasai, no. 1369 dari Abi Al-Ja’d r.a. Rasulullah saw. bersabda:

مَنْتَرَكَثَلَاثَجُمَعٍتَهَاوُنًابِهَاطَبَعَاللَّهُعَلَىقَلْبِهِ

“Barangsiapa yang meninggalkan shalat Jumat sebanyak tiga kali dengan meremehkannya, maka Allah tutup hatinya.”

‎منتركثلاثجمعمتوالياتمنغيرعذرطبعاللهعلىقلبه

“Siapa yang meninggalkan jumatan 3 kali berturut-turut tanpa udzur, Allah akan mengunci mati hatinya.” (HR. At-Thayalisi dalam Musnadnya 2548)

Hadits ini shahih namun pemaknaan tetap harus sesuai kaidah ilmu ushul fikih kalau ingin memetik hukum (istinbathul Ahkam) dari teks hadits ini. Pertama, hadits ini menyebutkan bahwa orang yg meninggalkan jum’atan/ shalat Jum’at tiga kali berturut-turut karena meremehkan, bahkan dalam riwayat lain disebutkan bukan karena udzur. Artinya yang karena udzur dan bukan karena mengabaikan tidak termasuk dalam hadits ini.

Karenanya, orang yang tak jum’atan itu boleh jadi karena udzur juga bisa karena malas bahkan mungkin tak percaya hukum kewajiban shalat Jum’at. Ulama fikih merinci hukumnya secara berbeda. Bagi yang karena udzur tentu boleh tak Jum’atan dan diganti degan shalat Zhuhur seperti karena sakit atau ketakutan.

Dalam kasus Covid-19 bisa karena keduanya yaitu karena sakit bagi Pasien Dalam Pengawasan(PDP) dan takut menular bagi Orang Dalam Pamantauan (ODP) juga nasyarakat yang takut tertular. Tak jum’atan karena malas atau meremehkan kewajiban shalat Jum’at hukumnya haram atau ma’siat kepada Allah.

Nah, dalam hadits ini ancamannya bagi yg meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut maka dicap oleh Allah sebagai munafik dan anti kebaikan sehingga tertutup hatinya dari menerima kebaikan. Akhirnya ia cenderung menolak terhadap ajakan kebaikan dan bahkan resah dari seruan baik dari agama.

Jika meninggalkan shalat Jum’at karena inkar/tak percaya pada rukun Islam atau jewajiban jum’atan maka tak perlu sampai tiga kali Jum’atan maka saat itu juga ia telah kufur kepada Allah dan keluar dari Islam.

Nah, fatwa ulama se-Dunia yg membolehkan tidak shalat Jum’at dan ditetapkan oleh pemerintah DKI dan daerah merah Covid-19 tidak boleh shalat Jum’at itu bukan karena alasan masjid atau kewajiban shalat yang dilarang tapi untuk menghindari kerumunan banyak orang yang dikhawatirkan jadi arena penularan covid-19 yang membahayakan.

Jadi larangan itu bukan shalat jum’atan atau jemaahnya tapi berkerumun banyak orang yang membahayakan. Dalam prinsip Hukum Islam: “Mencegah dari mafsadah/keburukan didahulukan daripada memperoleh kebaikan”. Sebab menurut dugaan kuat (ghalabatuzhzhan) virus itu menyebar kepada orang lain dengan cepat saat orang dalam kerumunan.Makanya shalat jum’at diliburkan dan diganti dengan shalat zhuhur itu saddan lidzdzari’ah (langkah preventif) dari bahaya covid-19.

Allah SWT tetap mencatat pahala jum’atan bagi orang yg sudah biasa shalat Jum’at tapi beberapa kali tidak melakukan karena udzur wabah Corona. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.:

‎قَالَرَسُولُاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَإِذَامَرِضَالْعَبْدُأَوْسَافَرَكُتِبَلَهُمِثْلُمَاكَانَيَعْمَلُمُقِيمًاصَحِيحًا

Rasulullah saw. bersabda: ‘Apabila seorang hamba sakit atau bepergian (safar), dicatat (amalannya) seperti apa yang dikerjakannya ketika dia bermukim dan sehat.’” (HR Bukhari).

Sumber: Cholilnafis.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 22:35

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Selasa, 24 Nov 2020 22:08

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Selasa, 24 Nov 2020 21:41

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Selasa, 24 Nov 2020 21:20

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 20:45

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Selasa, 24 Nov 2020 20:25

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Selasa, 24 Nov 2020 20:20

PKS Tolak Penghapusan Premium

PKS Tolak Penghapusan Premium

Selasa, 24 Nov 2020 18:39

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Selasa, 24 Nov 2020 10:09

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

Selasa, 24 Nov 2020 09:03

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 24 Nov 2020 08:06

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Senin, 23 Nov 2020 16:41


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X