Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.840 views

Buya Gusrizal: PSBB Serius Menjalankan Konsep yang Diajarkan Nabi

PADANG (voa-islam.com)--Dilanjutkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumbar membuat ruang gerak makin dibatasi. Secara syariat, disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar Buya Gusrizal Gazahar Dt Palimo Basa, konsep-konsep yang diusung dalam PSBB sudah mengacu kepada ajaran Nabi.

Dalam hal ini, Buya Gusrizal menyampaikan harapan MUI Sumbar, agar PSBB dijalankan betul-betul dengan menerapkan konsep yang diajarkan Nabi Muhammad sallallahu ‘alayhi wassalam tersebut.

“Pertama adalah betul-betul ada penyekatan secara mutlak, antara daerah yang dianggap episentrum dengan daerah yang masih steril. Misal Padang, sekarang merupakan daerah episentrum. Maka, betul-betul Padang itu dikarantina secara mutlak. Jangan sampai ada keluar dulu dari Kota Padang ke daerah lain. PSBB jangan separuh-separuh. Betul-betul sekat antar wilayah,” tegas Buya Gusrizal.

MUI juga minta agar yang berwenang konsisten dalam menetapkan larangan terhadap kerumunan. Dalam hal ini, landasan MUI sendiri ada dua, yaitu hadits Nabi yang mengatakan agar jika ada wabah di satu negeri maka negeri itu jangan dimasuki, dan hadits lainnya yang menyebutkan agar jangan mencampurkan yang sakit dengan yang sehat.

Rujukan itu diambil dari Hadits Riwayat Muslim dari Usamah bin Zaid bin Haritsah radiyallahu anh, Rasulullah berkata, wabah tha’un adalah suatu ayat, tanda kekuasaan Allah azza wajalla, yang sangat menyakitkan, yang ditimpakan kepada orang-orang dari hambaNya. Jika kalian mendengar berita dengan adanya wabah Tha’un, maka jangan sekali-kali memasuki wilayah itu, jika Tha’un telah terjadi pada suatu daerah dan kalian di sana, maka janganlah kalian keluar darinya.

Kemudian, rujukan kedua adalah Hadits Riwayat Bukhari dari Abu Hurairah, Rasulullah berkata, pemilik unta yang sakit tidak boleh mencampurkan (untanya) dengan (unta) yang sehat.

Dua konsep ini, disebut Gusrizal, telah diserap dalam aturan PSBB di Sumbar. Untuk itu, pelaksanaannya harus disiplin.

“MUI minta ini konsisten dijalankan,” sebut Buya Gusrizal.

Kemudian, Buya Gusrizal juga mengimbau agar masyarakat meningkatkan kesabaran di masa sulit seperti sekarang ini. Disampaikan, sabar dalam taat mengikuti aturan termasuk yang diajarkan dalam agama.

“Sabar itu ada tiga, sabar ketika ditimpa musibah, sabar dalam menjaga diri agar tidak terjatuh dalam kemaksiatan, dan sabar dalam taat mengikuti aturan yang berlaku,” sebut Buya.

Namun demikian, diakui oleh Buya Gusrizal, bahwa dakwah yang disampaikan saat ini pada umat masih belum maksimal, sehingga jika ada masyarakat yang salah dalam memahami suatu hukum, tidak juga bisa disalahkan.

“Semua kita punya kelemahan. Dakwah kita belum berikan wawasan dasar. Jadi kondisi ini jadi hikmah juga bagi para ulama, agar bisa cari strategi memahamkan ilmu dasar untuk umat,” tutur Buya.

Terkait banyaknya perdebatan antara umat, terutama di media sosial, bahkan ada penyampaian yang menyatakan kekecewaan terhadap imbauan-imbauan pemerintah, Gusrizal menyebutkan, umat seperti itu karena ilmu mereka belum ada, dan mengedepankan emosi yang ada.  

“Banyak sebenarnya di dalam fikih, kalau dipahami umat, tidak seberat yang mereka pikirkan. Hujan lebat saja orang boleh tidak ke masjid. Orang boleh ambil yang maksimla. Tapi jangan salahkan yang minimal,” terang Buya lagi.

Ditekankan, ulama tidak boleh memberi fatwan untuk umum secara berat. Yang diberikan haruslah kemudahan, rukshoh. Disebut Gusrizal, itu merupakan konsep dalam berfatwa.

“Harus tetap sabar. Salah satu bentuk kesabaran ya itu, ikuti tuntunan syariah dalam beribadah. Meskipun emosional kita menuntut lebih,” pungkas Gusrizal.*

Sumber: Sumbarfokus.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas Dalam Bentrokan Dengan Islamic State Di Homs

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas Dalam Bentrokan Dengan Islamic State Di Homs

Ahad, 17 Jan 2021 21:00

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Ahad, 17 Jan 2021 20:45

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS Di Hari Pertama Menjabat Presiden

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS Di Hari Pertama Menjabat Presiden

Ahad, 17 Jan 2021 20:22

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Ahad, 17 Jan 2021 20:14

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Ahad, 17 Jan 2021 19:54

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Ahad, 17 Jan 2021 19:43

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Ahad, 17 Jan 2021 19:42

Pro Kontra Vaksin

Pro Kontra Vaksin

Ahad, 17 Jan 2021 19:19

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27


MUI

Must Read!
X