Ahad, 24 Zulhijjah 1447 H / 6 Juni 2010 18:56 wib
1.912 views
Israel Beri ''Medali'' Serdadu Pembunuh 6 Aktivis Internasional

Nazaret/London – Infopalestina: Seorang serdadu Zionis mengakui dia sendirian membunuh enam solidaritas internasional dari sembilan belah aktivis yang dibunuh dengan darah dingin oleh pasukan Zionis yang menyerbu kapal armada kebebasan saat fajar pada hari Senin (31/5), ketika armada tersebut mencoba menuju Jalur Gaza untuk membawa bantuan bagi mereka yang membutuhkan di Jalur Gaza yang diblokade.
Koran-koran Inggris memberitakan penuturan dari serdadu Zionis tersebut tentang kejadian yang dilakukannya seperti dikutip The Jerusalem Post di saat hasil otopsi terhadap 9 korban aktivis yang gugur menunjukkan bahwa mereka tertembak di kepala oleh peluru yang ditembakkan dari jarak dekat.
Surat kabar The Times mengatakan bahwa laporan media Zionis membicarakan tentang kemungkinan pemberian “medali keberagian” kepada tentara Zionis tersebut. Tapi, surat kabar ini memprediksi bahwa pemberian medali kepada serdadu terebut, jika itu terjadi, akan meningkatkan konflik antara Israel dan Turki akibat serangan pasukan Israel terhadap kafilah kemanusiaan sebelum mereka mencapai pantai laut Gaza.
Koran ini mengutip dari Mustafa Akyol – seorang penulis senior Turki – yang mengatakan bahwa penghargaan medali kepada serdadu Israel yang terlibat pembantaian adalah "penghinaan dan provokasi terhadap Turki".
Serdadu Zionis, yang namanya disebut dengan inisial (S), mengklaim bahwa dirinya adalah tentara terakhir dari 15 tentara yang turun dengan tali dari helikopter "Black Hawk" di atas kapal Marmara Turki.
Surat kabar Inggris The Independent mengutip sendiri dari tentara Zionis tersebut yang mengatakan bahwa setelah mendarat di diserang oleh beberapa aktivis solidaritas. Dia menyatakan bahwa dirinya tidak memperkirakan menemukan di hadapannya "arena pertempuran".
Militer Israel mengklaim bahwa penumpang kapal armada kebebasan yang memulai menembak dengan senjata yang mereka rampas dari para prajurit Israel yang mendarat pertama kali di atas kapal. Tuduhan ini ditampik para penumpang kapal dengan tegas.
Surat kabar itu mengatakan, "Para aktivis Inggris dan Amerika yang ada di antara penumpang kapal tersebut menuturkan cerita yang berbeda. Mereka menuduh para prajurit Israel melepskan tembakkan dari kapal-kapal yang mengepung armada, dari atas permukaan kapal dan dari helikopter yang terbang di atas kapal."
Hasil otopsi juga menunjukkan bahwa tentara Israel menembaki 30 kali pada 9 aktivis Turki., lima di antaranya tewas ditembak di kepala. Demikian menurut wakil ketua Dewan Kedokteran Forensik Turki, yang menangani pembedahan jenazah para aktivis. (asw) www.infopalestina.com
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!