Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.329 views

Musim Semi Islam dan Arab Paksa Israel ‘Bijak’ Gunakan Senjata

[ 22/12/2011 - 10:30 ]

Dr. Yunus Al-Asthal

“Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. tempat kembali mereka ialah neraka; dan Itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim.” (Ali – Imran: 151)

Sesungguhnya zionis Israel sekarang dalam situasi yang tidak menentu dan terjadi perbedaan pandangan di internal mereka. Sebab yang mereka hadapi kini semakin komplek dan banyak front. Apakah mereka lebih dulu menyerang reaktor nuklir Iran padahal itu akan menyebabkan perang dunia? Ataukah mereka menyerang Libanon Selatan padahal perlawanan di sana memiliki perlengkapan senjata dan roket, jika diserang, hanya akan mengulang eksperimen menakutkan yang sudah pernah dicoba tahun 2006? Sebagian kalangan zionis mewacanakan menguasai kembali gurun Sinai secara militer sebab kekuatan Mesir di sana lumpuh, namun di sana justru menjadi surga bagi ‘kelompok teroris’ dan menjadi backing dari kelompok perlawanan? Ataukah Israel akan menyerang kembali Jalur Gaza karena dianggap sebagai front terlemah dibanding ketiga front di atas? Ataukah mereka akan menunggu momen, sambil mengamati “musim semi” (revolusi) Arab yang di kotak suara pemilu telah berubah menjadi “musim semi Islam”? sembari itu zionis Israel memperbaiki pertahanan, melanjutkan pembangunan Dom Iron, sarana-sarana peringatan serangan diri dan merekrut sebanyak-banyaknya mata-mata, dan ..dan…

Eskalasi terakhir Israel ke Jalur Gaza adalah dalam rangka memanaskan situasi dan menguji tingkat kekuatan. Sebab sebagian elit militer Israel mengeluhkan kekurangan informasi rahasia terkait Jalur Gaza. sehingga mereka harus menguatkan sisi spionase. Eskalasi serangan ini dalam rangka mempersiapkan agresi Cash Lade 2.

Penulis yakin bahwa zionis Israel akan terkalahkan dengan rasa ketakutan. Jika sebagian harus memutuskan untuk perang, maka lawan mereka akan menghadang meski dengan berbagai bahaya menghadang. Dalam perjalanan waktu, mereka akan menerima gencatan senjata jangka panjang dengan kompensasi hal penting misalnya harus membebaskan tawanan atau akan menarik diri dari Tepi Barat, atau membekukan pemukiman, atau menghentikan politik pelecehan terhadap masjid Al-Aqsha, pembangunan sinagog dan sisi-sisi penjajahan dan kekerasan Israel lainnya.

Surat Ali Imran di atas memberikan kabar gembira kepada kaum mukminin bahwa Allah akan menempatkan di hati orang-orang kafir rasa takut dan gentar. Sebab di dalam hati mereka penuh kesyirikan tanpa alasan yang benar. Mereka akan merasakan ketakutan itu saat berperang dengan kaum yang memiliki kekuatan besar yang justru menginginkan kematian dan kesyahidan ketimbang ingin hidup.

Sebab turunnya ayat di atas akan memperjelas maknanya. Ketika kaum mukminin keluar di perang Uhud ketika merasakan tamparan militer sebab kaum Quraisy mampu membunuh 70 pasukan mukmin dan melukai puluhan lainnya. Kemudian kaum Quraisy pulang karena merasa sudah cukup membalaskan dendam atas kekalahan di perang Badar sebelumnya atau kekalahan di tahap pertama perang Uhud. Kekalahan itu dirasakan pasukan mukminin karena sayap pasukan pemanah sempat tergiur dengan rampasan perang.

Di perjalanan, kaum musyrik Quraisy bertanya-tanya, “Apa kita lakukan terhadap mereka. Kenapa kita tidak habisi saja mereka.” Mereka sudah menanamkan ketakutan dalam diri kita ketika mengetahui kami mengusir mereka ke Hamra Al-Asad. Kemudian mereka meminta dukungan kepada Naim bin Masud Al-Asyja’i yang saat itu masih musyrik agar menyampaikan pesan bahwa Quraisy telah berhimpun untuk menyerang kalian. Maka larikan dari hadapan mereka karena hampir saja mereka mendapatkan dan menginjak kalian.” Maka jawaban kami umat Islam pada saa itu, “Cukuplah Allah bagi kami dan Dia sebaik-baik Penolong. Sebab mereka tidak akan bermanfaat bagi mereka golongan mereka meski banyak.”

Pada saat yang sama, Ma’bad bin Abu Ma’bad Al-Khazai menyampaikan kabar terbalik kepada Quraisy bahwa orang-orang yang tidak ikut dalam perang Uhud dari kaum mukmin telah menyesal atas tindakan mereka. Maka mereka keluar semuanya bergabung dalam pasukan yang besarnya belum pernah saya saksikan. Mereka kini tersulut dengan apa yang dialami saudara mereka kemarin.

Allah menurunkan penggalan ayat di surat Ali Imran menegaskan bahwa Allah adalah Penolong kalian, Dia sebaik-baik penolong. Dia Yang Maha Tinggi akan mengalahkan musuh kalian. Allah akan menurunkan perasaan takut dalam hati mereka karena kesyikiran.

Ketakutan yang karenanya Allah mengalahkan kaum musyrik di Hamra Al-Asad juga hampir mengalahkah Yahudi Bani Nadlir setelah mereka menghianati janji mereka.

“Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama. kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka dapat mempertahankan mereka dari (siksa) Allah; Maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. dan Allah melemparkan ketakutan dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (Kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, Hai orang-orang yang mempunyai wawasan.” (Al-Hasyr: 2)

Kaum Quraisy yang terkalahkan karena ketakutan di hati mereka, akhirnya menempuh jalan damai di Hudaibiyah, padahal mereka di kampung halaman mereka ketika berhadapan dengan kelompok umat Islam yang sedang umrah hanya memiliki semangat untuk berperang. Ini karena umat Islam telah berbaiat di bawah pohon untuk siap mati membela Islam.

“dan Sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah) kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) penolong.” (Al-Fath: 22-23)

Demikian halnya dengan kaum munafik yang sengaja membelot dari perang Tabuk. Mereka mengira Rasulullah dan umat Islam tidak akan pulang dengan selamat. Namun perkiraan mereka salah. Allah justru menjadikan hal itu sebagai kemenangan. Di perang Tabuk umat Islam ditolong dengan rasa takut yang dicampak oleh Allah di hati mereka dengan radius satu bulan. Demikian halnya dengan Romawi yang mundur hingga ke pendalam Syam ketika mengetahui umat Islam sedang dalam perjalanan menyerang mereka.

Kenapa penulis harus bersembunyi di balik kenyataan sirah dan sejarah. Padahal fakta adalah saksi paling benar. Di peringatan 24 tahun Intifada Masjid, bagaimana kita melawan penjajah Israel? Apa alat perang kita? Kenapa para penganut PLO harus terpaksa terlena dengan berdirinya negara? Padahal Israel sudah keder dengan perlawanan Palestina.

Sesungguhnya janji Allah akan terbukti sejak malaikat mewahyukan bahwa kaum musyrik ketakutan dengan kita. (bsyr)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pusat Informasi Palestina lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Nasib masjid di Kampung Cilumbu ini sungguh mengenaskan. Lima tahun mangkrak, kini nyaris tak berbentuk masjid, dipenuhi rumput liar, berlumut, dan menghitam terpapar panas dan hujan....

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Sahabat, Ulurtangan mari kirimkan dukungan terbaikmu untuk warga Palestina di Gaza demi menguatkan mereka menghadapi situasi mencekam ini. Mari dukung mereka dengan berdonasi dengan cara:...

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Saat ini, Ulurtangan bersama Yayasan An Najjahtul Islam Jonggol sedang merintis pembangunan Rumah Qur’an dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) An Najjah dan Gedung Majelis Taklim di Jonggol,...

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Mari bergabung dalam memperkuat jaringan kebaikan di pelosok negeri dengan Wakaf Al-Qur'an. Jangan ragu untuk menjadi bagian dari kebaikan ini. Abadikan harta dengan wakaf Al-Qur'an dan saksikan...

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Hidup Naura Salsabila dipenuhi dengan rintangan yang sangat berat. Meskipun baru berusia sepuluh bulan, bayi yang imut ini harus menghadapi penyakit yang dahsyat, yaitu tumor pembuluh darah berukuran...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X