Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
9.227 views

Hanya Dua Hari Densus 88 Menembak Mati 11 TerdugaTeroris

Jakarta (voa-islam.com) Densus 88, sesudah tewasnya 4 orang anggota Brimob di Poso, dan beberapa orang anggota Brimob lainnya, yang mengalami luka-luka, nampaknya melakukan tindakan yang sangat luar biasa, dan hanya dalam waktu singkat melakukan pembersihan, di tempat-tempat yang dianggap menjadi tempat persembunyian teroris.

Densus 88, hanya dalam waktu singkat membabat 11 orang yang diduga menjadi anggota kelompok teroris. Diduga kelompok ini sering melakukan aksi teror di wilayah Sulawesi. Penangkapan ini dilakukan dalam waktu 2 kali 24 jam (2 hari). Demikian dikatakan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Boy Rafli Amar dalam siaran pers di Gedung Humas Polri, Jakarta, Sabtu (5/1/2013).

Berikut adalah rincian penembakan sebelas teroris tersebut.

1. Makassar, Sulawesi Selatan. Jumat (4/1) di Masjid Nur Alfiah, di dalam rumah sakit Wahidin, Makassar, sekira 10.30 WIT, dua teroris yang memberikan perlawanan ditembak, Abua Suaya dan Hasan alias Kholil.

Jumat (4/1) di Terminal Dayang, Makassar sekira 14.30 WIT juga terjadi penangkapan terhadap dua orang. Keduanya juga melakukan perlawanan dan harus dilumpuhkan Tim Densus 88, keduanya adalah Tamrin dan Arbain

Jumat (4/1) di Emrekan, Makassar, dua orang masih dengan kelompok yang sama, harus dilumpuhkan sekira pukul 18.30 WIT, keduanya adalah Syarifudin dan Fadli

Selain, di Makassar, tim Densus 88 juga melumpuhkan daerah di Dompu, Nusa Tenggara Barat. Jumat (4/1), sekira pukul 18.00 WIT, ditangkap saat mereka baru saja turun dari tempat pelatihan. Dua orang itu juga harus ditembak mati, Roy dan Bahtiar. Ditemukan juga barang bukti 1 bom pipa siap ledak, 4 bom pipa masih dalam perakitan, serta bahan-bahan bom, urea, asam nitrat, sodium, paku besi, baterai.

Pada Sabtu (5/1), pukul 07.00 WIT, tiga orang ditembak mati di Kebun Kacang, Kelurahan Kandai, Dompu, NTB. Dari 3 orang yang tewas ini, satu sudah teridentifikasi atas nama Andi, sedangkan dua lainnya belum. Bersama ketiga orang ini diamankan BB senjata api laras pendek jenis FN.

Sebelumnya, di kantor Polda Sulawesi Tengah berlangsung kunjungan Panglima TNI, Laksamana Suhartono, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, dan Kepala BIN, Letjen Marciano. Ketiganya membahas situasi keamanan di Poso, dan dianggap sebagai situasi yang sangat rawan, dan mengganggu keamanan nasional.

Tetapi, tindakan polisi yang sangat eksessif (berlebihan) itu, pasti akan menimbulkan kebencian dari kalangan umat Islam, yang melihat tindakan polisi itu, sebagai langkah yang sangat tidak layak, dan semakin sulit menciptakan situasi di Poso yang lebih kondosif.

Polisi sendiri sangat tidak akurat, ketika melakukan penangkapan terhadap 14 orang yang menjadi tersangka teroris. Mereka menghadapi penyiksaan secara brutal, dan sesudah itu dilepaskan, karena ke 14 orang yang ikut pengajian itu, ternyata tidak terbukti. Langkah polisi ini akan berdampak negatif bagi kepentingan jangka panjang keamanan nasional. af

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Tumor Mata Nuraini Makin Parah, Dokter Menyerah. IDC Upayakan Pengobatan Alternatif

Tumor Mata Nuraini Makin Parah, Dokter Menyerah. IDC Upayakan Pengobatan Alternatif

Usai kemoterapi ke-12, kondisi Nuraini makin parah. Daging tumor mata kanan tidak kempis, malah tumbuh daging tumor di mata kiri, kepala, leher dan kaki. Ayo bantu!!...

Jadi Tulang Punggung Keluarga Besar, Muallaf Siska Masyitoh Butuh Modal Usaha Rp 13 Juta. Ayo Bantu!!

Jadi Tulang Punggung Keluarga Besar, Muallaf Siska Masyitoh Butuh Modal Usaha Rp 13 Juta. Ayo Bantu!!

Paska hijrah menjadi Muslimah, ujian datang begitu berat. Sang suami terkena stroke sehingga ia harus banting tulang menafkahi suami, kelima anaknya dan sang ibunda yang kini menjadi muallaf....

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

Amanah aqiqah ananda Reza dan Zidane ditunaikan di penjara di Nusakambangan. Semoga ananda menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat, shalih, qurrota a'yun, dan mujahid yang istiqamah...

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Abu Akhtar ditangkap Densus, sepeda motornya pun hilang. Untuk menafkahi balita kembarnya hanya mengandalkan penghasilan ayahnya, kuli batu bata dengan penghasilan yang pas-pasan....

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Alhamdulillah donasi Rp 40.143.000,- sudah disalurkan kepada muallaf Nurul Hutabarat, dimanfaatkan untuk melunasi hutang biaya kuliah dan modal usaha....

Latest News


Must Read!
X